AMBON – Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Maluku, Anos Yeremias, menerima aksi penyampaian aspirasi dari unsur pimpinan partai tingkat kecamatan se-Kota Ambon serta Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), di Kantor DPD Golkar Maluku, Kamis (30/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Anos menegaskan bahwa seluruh aspirasi kader akan ditindaklanjuti melalui mekanisme organisasi dan koordinasi lintas bidang di internal partai. Ia menyebutkan, komunikasi akan melibatkan bidang kepartaian serta pengurus yang menangani wilayah terkait guna memastikan setiap masukan tersampaikan secara utuh.
“Aspirasi ini akan kami koordinasikan dan laporkan secara berjenjang, termasuk kepada Ketua DPD. Saat ini beliau sedang berada di Jakarta untuk melakukan komunikasi langsung dengan DPP,” kata Anos kepada para peserta aksi.
Ia menjelaskan, Ketua DPD Golkar Maluku baru saja tiba dari kunjungan kerja dan langsung melanjutkan agenda koordinasi di tingkat pusat, termasuk terkait sejumlah keputusan strategis partai, di antaranya dinamika pelaksanaan musyawarah daerah (Musda).
Anos juga mengimbau seluruh kader untuk menahan diri dan tetap menjaga etika berorganisasi. Menurutnya, setiap perbedaan pandangan harus diselesaikan melalui mekanisme musyawarah yang sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai, serta petunjuk pelaksanaan yang berlaku.
“Tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan selama kita berada dalam koridor aturan organisasi. Kita harus menjaga tradisi musyawarah dan menghindari cara-cara yang justru memperkeruh situasi,” ujarnya.
Terkait tuntutan kader mengenai sejumlah aspek teknis, termasuk kelengkapan administrasi seperti daftar ceklis, Anos mengakui pihaknya belum menerima dokumen tersebut secara resmi di tingkat DPD I. Ia berjanji akan segera melakukan koordinasi dengan DPD Golkar Kota Ambon serta memanggil pihak-pihak terkait untuk klarifikasi.
Selain itu, ia juga akan mengundang Ketua Harian DPD Golkar Maluku, Ridwan, yang saat ini berada di Hotel Manise, untuk turut memberikan penjelasan kepada kader guna memastikan informasi yang diterima tetap satu pintu.
Menutup pernyataannya, Anos menekankan bahwa dinamika dalam organisasi politik merupakan hal yang wajar. Namun, ia mengingatkan bahwa setiap keputusan politik tidak selalu dapat memuaskan semua pihak.
“Dalam organisasi, ada keputusan yang mudah diterima dan ada yang tidak. Itu hal biasa. Yang terpenting adalah kita tetap menjaga soliditas dan menghormati mekanisme yang ada,” pungkasnya.