DPC GMPRI Kabupaten Buru menepis berbagai isu miring yang menyerang kepemimpinan Satpol PP Kabupaten Buru. Organisasi kepemudaan tersebut menilai tudingan terhadap Kepala Satpol PP Kabupaten Buru terkait dugaan penyalahgunaan hak anggota tidak memiliki dasar fakta yang kuat di lapangan.
Ketua DPC GMPRI Kabupaten Buru, Rifandi Makatita, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas dan sistem kerja internal Satpol PP. Hasilnya, GMPRI justru melihat adanya peningkatan disiplin, produktivitas, dan pola kerja yang lebih humanis dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda).
“Jangan sampai isu-isu yang tidak berdasar menghambat kinerja pejabat yang sedang giat membangun daerah. Fakta di lapangan menunjukkan operasional berjalan baik dan hak-hak anggota tetap terpenuhi,” tegas Rifandi, Minggu, (10/5)
Menurut GMPRI, kepemimpinan Kasatpol PP saat ini berhasil membangun ritme kerja yang aktif dan terukur. Intensitas pengamanan wilayah meningkat, penertiban berjalan konsisten, serta respons terhadap keluhan masyarakat terkait ketertiban umum dinilai semakin cepat.
GMPRI menilai ketegasan yang diterapkan di internal Satpol PP bukan bentuk tekanan terhadap anggota, melainkan bagian dari upaya memperkuat disiplin aparat penegak Perda di Kabupaten Buru.
“Kasatpol PP dikenal tegas, tetapi tetap berada dalam koridor hukum. Disiplin yang diterapkan justru menjaga marwah institusi sebagai garda terdepan penegakan Perda di Bumi Bupolo,” ujar Rifandi,
Selain itu, GMPRI juga menyoroti keberhasilan Satpol PP dalam membangun sinergitas dengan unsur TNI dan Polri guna menjaga stabilitas keamanan daerah. Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai efektif menciptakan situasi yang kondusif di Kabupaten Buru.
Di tengah berkembangnya tudingan negatif terhadap Kasatpol PP, GMPRI meminta publik agar lebih objektif dalam menilai suatu persoalan. Organisasi itu mengingatkan agar opini liar dan rumor yang tidak dapat dipertanggungjawabkan tidak dijadikan dasar untuk menyerang kinerja pejabat daerah.
GMPRI menegaskan bahwa ukuran keberhasilan seorang pimpinan harus dilihat dari hasil kerja nyata, bukan dari isu yang belum terbukti kebenarannya. Saat ini, menurut mereka, Satpol PP Kabupaten Buru justru menunjukkan progres kerja yang signifikan dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.