Beranda blog Halaman 112

Digrebek Saat Hendak Bertransaksi, Pria Di Tuba Diamankan Polisi! Satu Rekannya Kabur Ke Perkebunan Karet

0

Tulang Bawang l Mediaistana.com – Upaya peredaran narkotika yang diduga akan berlangsung di Kabupaten Tulang Bawang berhasil digagalkan aparat Satresnarkoba Polres Tulang Bawang. Seorang pria berinisial H diamankan setelah diduga hendak melakukan transaksi narkotika jenis sabu di sebuah rumah di Kampung Agung Dalem, Kecamatan Banjar Margo.

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang diterima polisi pada 1 Agustus 2026. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan dan pengawasan di lokasi yang dicurigai menjadi tempat aktivitas peredaran narkotika.

Puncaknya, pada Senin, 3 Agustus 2026 sekitar pukul 14.00 WIB, petugas mendapati seorang pria mengenakan baju kuning yang diduga sedang melakukan transaksi sabu. Polisi segera bergerak melakukan pengamanan. H berhasil diamankan, sementara seorang pria lainnya berhasil melarikan diri ke arah perkebunan karet dan kini masih dalam pengejaran.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan satu bungkus plastik klip yang berisi tujuh paket plastik klip diduga narkotika jenis sabu, serta satu unit telepon genggam Samsung Galaxy berwarna hitam yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut.

Dalam pemeriksaan awal, H mengakui barang bukti tersebut merupakan miliknya. Ia juga mengungkapkan bahwa pada malam sebelumnya diduga telah terjadi sejumlah transaksi narkotika, termasuk kepada seseorang yang disebut berinisial B. Berdasarkan pengakuan itu, polisi langsung melakukan pengembangan untuk menelusuri jaringan yang diduga terlibat.

Kasus ini kini ditangani Satresnarkoba Polres Tulang Bawang dengan dugaan pelanggaran Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika beserta ketentuan hukum yang berlaku.

Polres Tulang Bawang menyatakan penyidikan masih terus berlanjut. Selain memburu pelaku yang melarikan diri, penyidik juga tengah mengembangkan perkara guna mengungkap jaringan pemasok, mengirim barang bukti ke laboratorium forensik, serta melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum.

Kasus ini menjadi peringatan bahwa aparat kepolisian terus meningkatkan pengawasan terhadap peredaran narkotika di wilayah Tulang Bawang. Polisi memastikan pengembangan kasus akan terus dilakukan hingga seluruh pihak yang diduga terlibat dapat diungkap sesuai proses hukum yang berlaku.**

(R)

Dari Mako hingga Jalan Raya, Kapolresta Banyuwangi Hadir Menjaga Kenyamanan dan Keselamatan Warga

0
MEDIAISTANA.COM | BANYUWANGI – Puluhan peserta konferensi internasional terkesima dengan keramahan masyarakat Banyuwangi. Peserta International Course & Experiential Learning: Islamic Justice bertajuk “Access to Justice in Southeast Asia 2026” itu melihatnya sebagai bentuk dari implementasi nilai-nilai keislaman yang nyata.

 

Fehmida Kanwal, peserta dari Pakistan, mengaku jika ia mendapat wawasan tentang bagaimana nilai Islam diimplementasikan dengan baik di semua aspek. “Saya banyak belajar disini tentang bagaimana Islam diimplementasikan dalam berbagai aspek dengan baik,” ujarya saat mengikuti salah satu sesi konferensi di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Rabu (5/8/2026).

 

Hal senada juga disampaikan oleh Destiny Perez Orozco dari Amerika Serikat. Pengalamannya berkeliling Banyuwangi dan berdiskusi dengan sejumlah stakeholder lokal memberikan wawasan baru tentang nilai-nilai keislaman. “Pengalaman ini memberi wawasan baru yang lebih luas bagi kami,” ujarnya.

 

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani sendiri menegaskan jika nilai-nilai keislaman adalah spirit utama dalam mewujudkan tatanan masyarakat dan tata kelola pemerintahannya. Hal tersebut disampaikan saat didapuk memberikan pidato kunci dalam konferensi yang dihelat oleh The Centre for Human Rights, Multiculturalism and Migration (CHRM2) Fakultas Hukum Universitas Jember bekerja sama dengan Universitas Islam Cordoba Banyuwangi.

 

Salah satu nilai keislaman yang dijabarkan oleh Ipuk adalah upaya untuk menghadirkan kepemimpinan yang inklusif dan setara dalam berbagai bidang pelayanan publik. 

 

“Nilai-nilai maqasudus syariah menjadi fondasi dalam setiap kebijakan yang diambil Pemkab Banyuwangi. Sehingga seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang inklusif dan berkeadilan untuk memperoleh layanan publik,” ujarnya.

 

Konferensi tersebut diikuti oleh ratusan peserta. Di antaranya adalah 26 delegasi internasional dari 12 negara, yakni Indonesia, Amerika Serikat, Filipina, Pakistan, India, Prancis, Jepang, Vietnam, Australia, Malaysia, Korea Selatan, dan Kanada. 

 

Sebelumnya, para peserta telah melakukan kunjungan ke sejumlah kabupaten sekitar Banyuwangi sebagai Experiential Learning. 

 

Rektor Universitas Islam Cordoba Banyuwangi, Prof. Agus Trihartono, menyebutkan kegiatan tersebut sebagai bagian dari komitmen perguruan tinggi untuk menjadikan Banyuwangi sebagai pusat keilmuan baru di Indonesia.

 

“Kami bercita-cita untuk mewujudkan Banyuwangi sebagai laboratorium hidup untuk kajian berbagai bidang keilmuan. Khususnya, dalam keilmuan Islam Internasional,” pungkasnya. 

Model Kelas Rangkap Sukapura Jadi Rujukan Nasional Pendidikan Kepulauan Riau

0

Probolinggo, Mediaistana.com
Inovasi pembelajaran kelas rangkap dari SDN Ngadisari 2, Kecamatan Sukapura, kini jadi rujukan nasional.
Model yang lahir di lereng Bromo itu dipelajari BBPMP Provinsi Kepulauan Riau sebagai solusi pendidikan di daerah kepulauan dengan keterbatasan guru dan murid.
Rombongan BBPMP Kepulauan Riau dipimpin Kepala BBPMP Warsita. Mereka melakukan studi banding ke SDN Ngadisari 2, didampingi BBPMP Jawa Timur, Rabu (5/8/2026).

Kedatangan mereka disambut Korwil Dikdaya Sukapura Nur Chabibah Umaroh, Pengawas SD Evi Herawati, dan Kepala SDN Ngadisari 2 Marsini Astuti.
Selama di sekolah, rombongan mengamati langsung proses belajar mengajar. Mereka juga berdiskusi tentang perencanaan pembelajaran, strategi mengelola kelas rangkap, metode evaluasi, hingga capaian hasil belajar siswa.

SDN Ngadisari 2 sendiri merupakan sekolah mitra program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia – INOVASI, kemitraan Pemerintah Indonesia-Australia bidang pendidikan.

Kepala BBPMP Kepulauan Riau Warsita mengatakan, banyak sekolah di wilayahnya harus tetap beroperasi dengan jumlah guru dan siswa terbatas.
Kami membawahi wilayah kepulauan. Setiap pulau harus ada sekolah agar anak tetap dapat hak belajar. Model kelas rangkap dari Sukapura sangat cocok diterapkan di sana, ujarnya.

Hal senada disampaikan Korwil Dikdaya Sukapura Nur Chabibah. Ia menyebut ada kesamaan tantangan antara wilayah kepulauan dan pegunungan.
Di Kepulauan Riau ada sekitar 2.400 pulau kecil. Banyak sekolah dengan murid sedikit dan guru terbatas. Model yang kami terapkan di Sukapura dinilai bisa diduplikasi di sana, jelasnya.

Ia menambahkan, kelas rangkap terbukti meningkatkan capaian belajar siswa. Indikatornya terlihat dari rapor pendidikan SDN Ngadisari 2 yang terus naik tiap tahun.
Kepala SDN Ngadisari 2 Marsini Astuti mengaku bangga. Ini penyemangat bagi kami untuk terus memperbaiki pembelajaran. Semoga praktik baik ini bisa diterapkan di Kepulauan Riau dan daerah lain yang karakteristiknya sama dengan Sukapura, katanya.

Nur Chabibah menegaskan, pengalaman Sukapura membuktikan inovasi bisa lahir dari keterbatasan. Kuncinya ada pada kreativitas guru, perencanaan matang, dan komitmen bersama.
Ketertarikan BBPMP Kepulauan Riau ini bukti bahwa praktik baik dari Kabupaten Probolinggo bisa jadi inspirasi nasional, khususnya untuk wilayah terpencil, pegunungan dan kepulauan, pungkasnya.

Bunda Guru PGRI Aceh Timur Serahkan Bantuan Bagi 309 Guru Korban Banjir

0

 

Aceh Timur–Mediaistana.com 

 Bunda Guru PGRI Kabupaten Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky, S.Pd., M.Ag menyerahkan bantuan dari PB PGRI kepada 309 guru yang menjadi korban banjir di Kecamatan Peureulak, Peureulak Barat, dan Peureulak Timur. Penyerahan bantuan dipusatkan di SMP Negeri 1 Peureulak, Kamis (6 Agustus 2026).

 

Bantuan diserahkan langsung oleh Bunda Guru PGRI Kabupaten Aceh Timur didampingi Ketua PGRI Aceh Timur Bapak Bustami, S.Pd., M.Si.

 

Dalam sambutannya, Ketua PGRI Aceh Timur yang juga Plt. Kadisdikbud Aceh Timur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian Bunda Guru PGRI.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Bunda Guru, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky. Kehadiran beliau menjadi penguat semangat bagi rekan-rekan guru yang tertimpa musibah banjir. Ini bukti nyata kepedulian dan solidaritas,” ujar Bustami.

 

Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari bantuan Pengurus Besar PGRI untuk 1.640 guru di Kabupaten Aceh Timur dengan total nilai Rp164.450.000. Dana tersebut berasal dari sumbangan guru-guru di seluruh Indonesia sebagai bentuk solidaritas.

 

“Alhamdulillah, hari ini kami salurkan untuk 309 guru di wilayah Peureulak. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban Bapak/Ibu guru dan menjadi penyemangat untuk terus mendidik generasi Aceh Timur,” tuturnya.

 

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Disdikbud berkomitmen terus bersinergi dengan PGRI dan seluruh pemangku kepentingan untuk pemulihan pendidikan pasca banjir.uan Bagi 309 Guru Korban Banjir

SIDANG PRAPERADILAN DI PN JAKARTA SELATAN: SEKJEN ELANG TIGA HAMBALANG 

0

SIDANG PRAPERADILAN DI PN JAKARTA SELATAN: SEKJEN ELANG TIGA HAMBALANG KABUPATEN BOGOR BERI DUKUNGAN PENUH KEPADA TIM LBH

Bogor, Jawa Barat – mediaistana.com

Hambalang, 5 Agustus 2026 – Sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali digelar dengan agenda penyampaian replik dan duplik. Dalam persidangan tersebut, Tim LBH Elang Tiga Hambalang kabupaten Bogor Jawa Barat Jawa yang dipimpin oleh Ketua LBH Elang Tiga Hambalang, Okyy James, S.H., M.H., bersama anggota tim JD Tonny dan Yuda, menyampaikan replik sebagai tanggapan atas jawaban pihak pemohon sesuai ketentuan hukum acara yang berlaku. Selanjutnya, duplik disampaikan secara lisan oleh pihak termohon di hadapan majelis hakim.

Turut hadir dalam persidangan tersebut Sekretaris Jenderal Elang Tiga Hambalang, Ganda Satria Dharma, sebagai bentuk dukungan nyata dan komitmen organisasi dalam mengawal proses hukum yang sedang berlangsung.

Ganda Satria Dharma menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar pendampingan, melainkan wujud dukungan penuh terhadap upaya penegakan hukum yang berlandaskan profesionalisme, integritas, dan keadilan.

“Kami memberikan dukungan penuh kepada LBH Elang Tiga Hambalang yang telah bekerja secara profesional dalam menjalankan pendampingan hukum. Kami percaya setiap tahapan persidangan harus dijalankan dengan menjunjung tinggi prinsip keadilan, transparansi, dan kepastian hukum. Elang Tiga Hambalang akan terus mengawal proses ini hingga selesai dengan tetap menghormati independensi majelis hakim dan seluruh proses peradilan,” tegas Ganda Satria Dharma.

Sementara itu, Ketua LBH Elang Tiga Hambalang, Okyy James, S.H., M.H., menyampaikan bahwa replik yang dibacakan merupakan bagian dari strategi pembelaan hukum yang disusun berdasarkan fakta-fakta persidangan, alat bukti, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami telah menyampaikan replik sebagai bagian dari hak hukum dalam proses praperadilan. Selanjutnya, kami juga mengikuti agenda duplik yang disampaikan secara lisan dan akan menghadapi tahap pembuktian sesuai jadwal yang ditetapkan majelis hakim dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan etika beracara,” ujar Okyy.

Usai agenda replik dan duplik, persidangan akan dilanjutkan dengan tahap pembuktian melalui pemeriksaan saksi-saksi dan ahli dari para pihak. Tahapan ini menjadi langkah penting sebelum majelis hakim menjatuhkan putusan.

Elang Tiga Hambalang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung setiap proses hukum yang berjalan dalam koridor peraturan yang berlaku, serta berharap seluruh rangkaian persidangan menghasilkan putusan yang memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi seluruh pihak.

Narasumber: Ganda Satria Dharma (Sekretaris Jenderal Elang Tiga Hambalang)

Maulana Mansur reporter
Media: mediaistana.com

0

Bunda Guru PGRI Aceh Timur Serahkan Bantuan Bagi 309 Guru Korban Banjir

 

Aceh Timur–Mediaistana.com 

Bunda Guru PGRI Kabupaten Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky, S.Pd., M.Ag menyerahkan bantuan dari PB PGRI kepada 309 guru yang menjadi korban banjir di Kecamatan Peureulak, Peureulak Barat, dan Peureulak Timur. Penyerahan bantuan dipusatkan di SMP Negeri 1 Peureulak, Kamis (6 Agustus 2026).

 

Bantuan diserahkan langsung oleh Bunda Guru PGRI Kabupaten Aceh Timur didampingi Ketua PGRI Aceh Timur Bapak Bustami, S.Pd., M.Si.

 

Dalam sambutannya, Ketua PGRI Aceh Timur yang juga Plt. Kadisdikbud Aceh Timur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian Bunda Guru PGRI.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Bunda Guru, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky. Kehadiran beliau menjadi penguat semangat bagi rekan-rekan guru yang tertimpa musibah banjir. Ini bukti nyata kepedulian dan solidaritas,” ujar Bustami.

 

Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari bantuan Pengurus Besar PGRI untuk 1.640 guru di Kabupaten Aceh Timur dengan total nilai Rp164.450.000. Dana tersebut berasal dari sumbangan guru-guru di seluruh Indonesia sebagai bentuk solidaritas.

 

“Alhamdulillah, hari ini kami salurkan untuk 309 guru di wilayah Peureulak. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban Bapak/Ibu guru dan menjadi penyemangat untuk terus mendidik generasi Aceh Timur,” tuturnya.

 

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Disdikbud berkomitmen terus bersinergi dengan PGRI dan seluruh pemangku kepentingan untuk pemulihan pendidikan pasca banjir.

Blank Spot Lenyap ! Akhir 2026 Pemkot Probolinggo Tambah Super Koridor Internet

0

Probolinggo, Mediaistana.com
Pemerintah Kota Probolinggo terus memperkuat transformasi digital melalui penambahan infrastruktur internet di wilayahnya. Komitmen tersebut disampaikan saat Ngopi Bareng Wartawan dengan tema utama Penguatan Infrastruktur Digital Kota Probolinggo Melalui Penambahan Super Koridor, yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Probolinggo, Kamis malam (6/8/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin dan Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari yang didampingi Sekretaris Daerah Budiono Wirawan serta Asisten Administrasi Umum Retno Fadjar Winarti. Puluhan wartawan dari media cetak, media online, harian, dan mingguan mengikuti diskusi interaktif mengenai berbagai program pembangunan dan penguatan infrastruktur digital di Kota Probolinggo.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Probolinggo, Lucia Aries Yulianti, menjelaskan tahun ini Pemerintah Kota Probolinggo tengah mengikuti penilaian Indeks Pemerintahan Digital (Pemdi). Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong penggunaan aplikasi SuperApp B-Link sebagai pintu masuk berbagai layanan publik berbasis digital.

Harapannya B-Link dapat diunduh dan dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat. Kami juga berharap teman-teman media ikut membantu menyosialisasikan kepada masyarakat, seluruh perangkat daerah, kecamatan, kelurahan hingga RT dan RW. Penggunaan aplikasi ini menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian pemerintahan digital, ujarnya.
Selain itu, Diskominfo juga tengah menyiapkan berbagai infrastruktur digital yang akan semakin diperkuat pada 2027.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo menegaskan, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik. Menurutnya, perkembangan teknologi telah membuat seluruh proses pemerintahan semakin transparan dan mudah dipantau oleh masyarakat maupun pemerintah pusat.

Dengan sistem digitalisasi, SIPD hingga perkembangan artificial intelligence (AI), proses pemerintahan sekarang semakin terbuka. Masyarakat bisa mengetahui perencanaan, pelaksanaan hingga hasil pembangunan. Keterbukaan ini bukan lagi pilihan, tetapi menjadi kebutuhan, ungkapnya.

Pria yang olahraga ini menjelaskan, Pemerintah Kota Probolinggo telah menghapus seluruh titik blank spot internet. Setelah sebelumnya membangun dua Super Koridor, pada akhir 2026 pemerintah akan menambah Super Koridor baru yang tersebar di berbagai wilayah kota.

Menurutnya, Super Koridor merupakan jaringan internet dengan kapasitas penguatan sinyal lebih besar dibanding jaringan internet biasa sehingga masyarakat dapat menikmati akses internet yang lebih cepat dan stabil.

Nantinya masyarakat tidak perlu lagi mencari lokasi dengan jaringan internet kuat hanya di Alun-alun atau Jalan Suroyo. Hampir seluruh kawasan utama akan terlayani, mulai Jalan Sudirman, Soekarno-Hatta, KH Hasan Genggong, Wonoasih, Ketapang, Triwung hingga kawasan Sumber Wetan, jelasnya.

Selain mendukung aktivitas masyarakat, penambahan Super Koridor juga diharapkan memperkuat penyebaran informasi pembangunan, pelayanan publik berbasis digital, hingga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Sebelum memaparkan program digitalisasi, Wali Kota Aminuddin juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga semangat pembangunan Kota Probolinggo menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia menyebut suasana kemerdekaan mulai terasa dengan pembagian hampir 11 ribu bendera Merah Putih serta pemasangan dekorasi kota yang dilakukan secara sederhana namun tetap meriah di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Kota ini adalah tanggung jawab kita bersama. Semakin banyak masyarakat, tokoh agama, akademisi, media dan seluruh elemen yang terlibat dalam pembangunan, maka hasilnya akan semakin baik, tuturnya.

Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari menambahkan, Pemerintah Kota Probolinggo berkomitmen menjalankan pemerintahan secara terbuka dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Meski dihadapkan pada berbagai regulasi serta kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, pemerintah daerah tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik.

Kami berharap penyebarluasan informasi tidak hanya dilakukan pemerintah, tetapi juga didukung oleh teman-teman media agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan utuh mengenai berbagai program pembangunan, ujarnya.

Dalam sesi diskusi, sejumlah wartawan mengajukan pertanyaan terkait pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, ketenagakerjaan, hingga pengelolaan parkir di Kota Probolinggo.

Menanggapi hal tersebut, Dokter Aminuddin mengungkapkan seluruh proses pembangunan telah dirancang secara bertahap dan terukur. Kehadiran SuperApp B-Link menjadi salah satu sarana untuk mempermudah masyarakat memperoleh informasi serta layanan pemerintahan secara terbuka.

Keterbukaan informasi akan meningkatkan kepercayaan masyarakat maupun investor. Ketika semua informasi mudah diakses, investor akan lebih tertarik berinvestasi di Kota Probolinggo sehingga berdampak pada terbukanya lapangan pekerjaan, katanya.

Terkait isu pemutusan hubungan kerja (PHK), ia menyampaikan Pemerintah Kota Probolinggo telah menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari perlindungan bagi para pekerja.

Menjawab pertanyaan Arif Mashudi dari Radar Bromo mengenai sistem parkir tepi jalan yang dinilai masih mengalami kebocoran retribusi, kepala daerah tersebut mengatakan pemerintah sedang mengkaji sistem pengelolaan parkir yang lebih modern melalui kerja sama dengan Bank Jatim.

Pemerintah sedang menyiapkan sistem baru agar pengelolaan parkir lebih tertata. Kesejahteraan juru parkir juga menjadi perhatian, termasuk rencana peningkatan pendapatan mereka melalui sistem yang lebih baik. Nantinya juga akan disiapkan sentra parkir dengan tarif yang lebih terjangkau dan pengelolaan yang lebih profesional, pungkasnya.

PT Miren Outdoor Industry: Legalitas Lengkap, Warga Wonorejo Dukung Penuh

0

Mediaistans.com| Jepara, 6 Agustus 2026 – Kuasa Hukum dari PT Miren Outdoor Industry Indonesia yang beralamat di Jl. Raya Jepara-Bangsri KM. 5, Desa/Kelurahan, Wonogiri, Kec. Jepara, Kab. Jepara, Provinsi Jawa Tengah, 59431, Indra Mukmin,SH, menyampaikan klarifikasi resmi guna meluruskan berbagai informasi yang beredar di masyarakat maupun pemberitaan yang mempertanyakan status hukum serta kelengkapan perizinan perusahaan.

Perusahaan senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan komunikasi dan transparansi kepada masyarakat Desa Wonorejo. Menyadari keterbatasan informasi yang sempat terjadi, kami telah melaksanakan pertemuan tatap muka pada Rabu malam, 5 Agustus 2026 bertempat di lingkungan perusahaan. Kegiatan silaturahmi, sosialisasi, dan klarifikasi tersebut dihadiri perwakilan warga, aparat desa, serta pemangku kepentingan untuk memaparkan fakta yang sebenarnya disertai bukti-bukti administratif yang sah.

Dalam pertemuan tersebut, kami menegaskan hal-hal pokok sebagai berikut:

– Kepatuhan Hukum: PT Miren Outdoor Industri Indonesia adalah entitas bisnis yang taat aturan. Seluruh dokumen perizinan utama serta dasar hukum pendirian perusahaan telah selesai diurus dan diterbitkan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Cukup , Semua Legalitas Perusahaan sudah sesuai aturan dan Sah secara Hukum.

“Kesalahpahaman antara Miren dan Warga Sudah selesai dan Warga mendukung penuh adanya Miren di Desa Wonorejo.
Miren juga siap bekerjasama dengan warga Desa Wonorejo seperti pemeliharaan sampah , CSR ,Dll selama Sesuai dengan SOP perusahaan.

Bahkan ada warga yang mengucapkan,
berita yang beredar adalah oknum yang mengatasnamakan warga Desa Wonorejo yang mendapatkan Keuntungan dibalik berita tersebut dan Ini membuat nama warga desa Wonorejo jadi buruk.

Untuk itu Kedepan warga Juga meminta akses satu pintu untuk berkomunikasi dengan pihak Miren untuk tidak terjadi kesalahpahaman dikemudian hari.

Untuk Itu Bos Miren TONG LANGXING telah menunjuk Kuasa Hukum Indra Mukmin Nasution SH menjadi jembatan antara warga dan Miren.
Akses satu pintu melalui beliau sebagai kuasa hukum.

Sehubungan dengan narasi yang beredar belakangan ini yang menyatakan persyaratan berdirinya perusahaan tidak jelas, kami menegaskan informasi tersebut adalah tidak benar, tidak akurat, dan kami duga cenderung bersifat memfitnah serta merugikan nama baik maupun iklim investasi perusahaan. Kami menggunakan hak konstitusional untuk menyampaikan hak jawab ini, “tegas INDRA MUKMIN SH.

Kami memohon agar setiap pihak menyampaikan informasi terkait keberadaan perusahaan senantiasa didasarkan pada bukti nyata dan fakta yang akurat, guna mencegah kesalahpahaman serta kerusakan nama baik pihak yang telah berupaya menjalankan kegiatan usaha dengan patuh pada aturan yang berlaku, “ucap Indra Mukmin SH.

Besar harapan kami agar media senantiasa menyajikan pemberitaan yang berimbang dan memberikan hak jawab yang layak. Demikian klarifikasi ini kami sampaikan agar masyarakat luas memperoleh gambaran yang utuh, jelas, dan berimbang mengenai status hukum serta keberadaan PT Miren Outdoor Industry Indonesia,”harap tim kuasa hukum.

Atas perhatian dan pemuatan penjelasan ini, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

Kuasa Hukum
PT Miren Outdoor Industry Indonesia.
Indra Mukmin Nasution LAWFIRM

(red)

Polres Labuhanbatu Mandul Dengan Bandar Komeng, Jarak Posko KBN Padang Matinggi Dengan Lapak Sabu 200 Meter

0

LABUHANBATU – Komitmen Polres Labuhanbatu dalam memberantas penyalahgunaan narkotika melalui sosialisasi bahaya narkoba di Posko Kampung Bebas Dari Narkoba (KBN), Lingkungan Bangunan, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, pada Jumat (19/6/2026), kini kembali menjadi sorotan publik.

Pasalnya, Masyarakat mengaku resah dan merasa khawatir karena banyaknya warga yang tidak dikenal, mulai pagi hari, siang dan sampai larut malam keluar masuk di lingkungan Bangunan, Kelurahan Padang Matinggi, Kabupaten Labuhanbatu diduga untuk membeli narkoba jenis sabu.

Sebelumnya, Kegiatan sosialisasi yang dipimpin langsung Kapolres Labuhanbatu, AKBP. Wahyu Endra jaya itu turut dihadiri Dandim 0209/Labuhanbatu Letkol. Kav Hanung Kaptiaji, tokoh agama, pejabat utama Polres Labuhanbatu, organisasi anti narkoba, insan pers, aktivis, mahasiswa, masyarakat, serta anak-anak yatim.

Dalam kesempatan itu, Kapolres menegaskan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah warga, saat ini diduga terdapat sedikitnya dua pondok yang dijadikan lokasi transaksi narkotika di sekitar Lingkungan Bangunan, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.

Lokasi titik pertama persis dipertengahan kampung warga lingkungan Bangunan sebelah kiri dengan jalan Beton untuk siang harinya terdapat pondok bertanda pohon durian dan kolam ikan milik warga bernama inisial Zev sebagai tempat menjual transaksi narkoba jenis sabu.

Dan, kalau dimalam hari, para pelaku yaitu Komeng alias Panjang dan Evan bersama anggota lainnya sebagai penjualan pindah ke arah sebelah kanan dibelakang rumah tempat jualan miso dilingkungan Bangunan tersebut.

Pondok transaksi jual beli sabunya berjarak 200 meter dengan Posko Kampung Bebas dari Narkoba (KBN) di Lingkungan Bangunan, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara.

Di lokasi tersebut warga menyebut sejumlah inisial diduga pelaku Bos peredaran narkotika Sabu tersebut yakni inisial K (Komeng alias Panjang mantan Residivis), Evan, warga Bangunan dan Zev mantan residivis warga bangunan.

Dan, ada dua titik lokasi peredaran narkoba sabu yang masuk wilayah hukum Kampung Bebas Dari Narkoba Polres Labuhanbatu dilingkungan Bangunan Kelurahan Padang Matinggi tersebut.

Mirisnya, pihak Polres Labuhanbatu seakan tutup mata serta Bungkam..

“Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera turun ke lapangan. Jangan sampai keberadaan pondok-pondok yang diduga menjadi lokasi transaksi narkoba semakin meresahkan warga dan merusak generasi muda,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak mau disebutkan.

Warga berharap Polres Labuhanbatu melalui Satuan Reserse Narkoba segera menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan dan penegakan hukum apabila ditemukan adanya tindak pidana.

Langkah cepat dinilai penting agar semangat Kampung Bebas Dari Narkoba benar-benar terwujud dan tidak hanya menjadi simbol semata, ujarnya.

Jangan Mandul Polres Labuhanbatu dengan Bandar sabu Inisial Komeng Alias Panjang dan lainnya, Buktinya Berani Bandar Buka Lapak/pondok jual beli sabu berjarak 200 meter dengan Posko KBN, tegasnya.

Disaat awak media mengkonfirmasi Lurah Padang Matinggi, Ahmad Akhiruddin Rambe, Selasa(4/8/2026), Miris melihat Ada lapak Jual beli Sabu berjarak 200 meter dari Posko Kampung Bebas dari Narkoba di Lingkungan Bangunan.

“Kalo seperti itu jaraknya bang, kita gak bisa cerita lah bang, kan ada polisi untuk memberantas nya, kita juga takut kalo kita sampaikan ke polisi takut resikonya bang dari bandar”, ucapnya.

Harapan kita, Polres Labuhanbatu harus bertindak, apalagi Lapak Jual beli Sabu nya berdekatan dengan Posko Kampung Bebas dari Narkoba.***

 

Apel Pagi Jadi Momentum Kantah Jakut Perkuat Transformasi Layanan Publik

0

Jakarta Utara, Mediaistana.Com – Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pelaksanaan apel pagi rutin yang digelar di halaman kantor, Kamis (6/8/2026), Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara, Uunk Din Parunggi, S.SiT., M.A.P., QRMP dan diikuti seluruh jajaran pegawai.

Dalam arahannya, Uunk Din Parunggi, S.SiT.,M.A.P., QRMP menekankan bahwa peningkatan mutu pelayanan harus menjadi budaya kerja yang diterapkan secara konsisten oleh seluruh pegawai, Menurutnya pelayanan yang cepat, ramah, informatif, dan profesional merupakan kunci untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan pertanahan.

Ia juga mengingatkan pentingnya pembenahan sistem kerja di lingkungan kantor, mulai dari pengelolaan administrasi, penataan sarana pelayanan, hingga pengaturan alur pelayanan yang lebih efektif dan efisien, Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan pelayanan publik yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Apel pagi tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat disiplin, koordinasi, dan semangat kerja seluruh aparatur, Upaya ini sejalan dengan transformasi layanan yang tengah dijalankan Kementerian ATR/BPN untuk menghadirkan pelayanan pertanahan yang modern, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.