32 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 112

“Saat Jalanan Bernapas: Korlantas Hentikan One Way Nasional, Arus Mudik 2026 Kembali Normal”

0

Jakarta, Mediaistana.Com – Setelah sempat diberlakukan sebagai strategi utama mengurai kepadatan arus mudik Lebaran 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi menghentikan skema rekayasa lalu lintas one way nasional, Keputusan ini diambil menyusul kondisi arus kendaraan yang dinilai telah kembali stabil dan terkendali.

Kepala Korlantas Polri, Agus Suryonugroho, menyampaikan bahwa evaluasi terkini menunjukkan volume kendaraan tidak lagi memerlukan pengaturan satu arah, Dengan demikian, pola lalu lintas dikembalikan ke sistem normal dua arah, baik menuju Jakarta maupun ke wilayah Trans Jawa.

“Sejak 18 Maret 2026 kami memberlakukan one way. Hari ini kami evaluasi, kondisi arus cukup landai dan terkendali,Maka mulai pukul 13.00 WIB dilakukan sosialisasi, dilanjutkan sterilisasi jalur, hingga akhirnya one way nasional resmi kami tutup pada pukul 13.22 WIB,” ujar Agus dari Command Center KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Jumat (20/3/2026).

Keputusan penghentian ini tidak diambil secara instan. Korlantas terlebih dahulu melakukan tahapan sosialisasi kepada masyarakat serta pembersihan jalur (clearance) guna memastikan transisi menuju arus normal berjalan aman dan tertib,Dengan kembalinya sistem lalu lintas ke pola reguler, mobilitas kendaraan dari dan menuju berbagai daerah terpantau lancar.

Agus menegaskan bahwa kondisi ini menjadi indikator keberhasilan pengendalian arus mudik tahun ini,“Sekarang lalu lintas sudah normal, baik yang mengarah ke Jakarta maupun ke arah Semarang,” jelasnya.

Lebih lanjut, jenderal bintang dua tersebut menekankan bahwa kebijakan rekayasa lalu lintas bersifat dinamis dan adaptif, mengikuti situasi di lapangan Korlantas pun kini mengalihkan fokus pada pengamanan rangkaian Hari Raya Idulfitri, mulai dari malam takbiran, pelaksanaan Salat Id, hingga pengawasan destinasi wisata yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung.

Tak hanya itu, strategi untuk menghadapi arus balik juga tengah disiapkan secara matang,Berbagai skenario akan diterapkan termasuk kemungkinan pemberlakuan kembali one way nasional, pemanfaatan tol fungsional, hingga pengalihan arus berbasis teknologi pemantauan lalu lintas secara real-time,“Kami akan susun skenario bersama para stakeholder, melihat kondisi traffic secara langsung, baru kemudian menentukan langkah seperti one way nasional untuk arus balik,” pungkas Agus.

Dengan berakhirnya rekayasa one way nasional, Korlantas berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik dengan lebih nyaman, aman, dan lancar—menjadikan momen pulang kampung tahun ini tidak hanya sebagai tradisi, tetapi juga pengalaman perjalanan yang tertib dan berkesan.

Langit Takbiran Dijaga Ketat: 1.810 Personel Kepung Jantung Ibu Kota, Jakarta Dipastikan Tetap Kondusif

0

JAKARTA, Mediaistana.com – Menyambut malam takbiran 2026, Polda Metro Jaya mengerahkan kekuatan penuh dengan menurunkan sebanyak 1.810 personel guna memastikan suasana ibu kota tetap aman, tertib, dan kondusif menjelang Hari Raya Idulfitri.

Ribuan aparat tersebut terdiri dari 1.759 personel dari jajaran Polda Metro Jaya dan 51 personel dari Polres, Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengamanan terpadu untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas sekaligus mengurai kepadatan aktivitas masyarakat yang diprediksi meningkat signifikan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menegaskan bahwa malam takbiran merupakan momen krusial yang membutuhkan pengawasan maksimal, terutama di titik-titik pusat keramaian ibu kota,“Pengamanan ini menjadi prioritas untuk memastikan masyarakat dapat merayakan malam takbiran dengan aman tanpa adanya gangguan yang dapat merusak ketertiban umum,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).

Penggelaran personel dilakukan secara terstruktur dengan pembagian wilayah strategis,Sektor A kawasan Monas dijaga oleh 100 personel, Sektor B Monas sebanyak 274 personel, Sektor C Bundaran HI sebanyak 533 personel, serta 903 personel khusus diterjunkan untuk pengamanan kamseltibcarlantas.

Fokus pengamanan mencakup sejumlah titik vital seperti :

* TL Harmoni
* Jalan Veteran
* kawasan Kedutaan Besar Amerika Serikat
* Pospol Medan Merdeka Barat
* Tenda Putih Monas
* Bundaran HI
* Dukuh Atas
* TL Kebon Sirih hingga
* TL Sarinah.

Tak hanya pengamanan statis, aparat juga menyiapkan langkah antisipatif berupa rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas utama seperti kawasan Monas, Bundaran HI, serta koridor Sudirman–Thamrin, Upaya ini dilakukan secara dinamis sesuai situasi di lapangan guna menjaga kelancaran arus kendaraan.

Petugas kamseltibcarlantas akan disiagakan penuh untuk melakukan pengaturan, penjagaan, hingga penguraian kepadatan lalu lintas yang berpotensi terjadi saat malam takbiran berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, Budi juga mengimbau masyarakat untuk merayakan malam takbiran secara bijak dan tidak berlebihan. Ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban serta menghindari aktivitas yang dapat memicu konflik.

“Masyarakat diharapkan tidak melakukan konvoi atau arak-arakan, tidak menyalakan petasan, tidak kebut-kebutan, serta tetap mematuhi arahan petugas di lapangan,” tegasnya.

Dengan pengamanan maksimal dan dukungan kesadaran masyarakat, malam takbiran di Jakarta diharapkan dapat berlangsung khidmat, aman, dan penuh kebersamaan tanpa gangguan berarti.

*Di Akhir Ramadhan, Polisi Ungkap Sabu 26,7 Kg Jaringan Medan–Jakarta*

0

Jakarta,Mediaistana.Com– Menjelang akhir bulan suci Ramadhan 1447 H, Polres Metro Jakarta Pusat berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu seberat 26,7 kilogram dari jaringan lintas daerah Medan–Jakarta. Pengungkapan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberantas peredaran gelap narkotika demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Minggu, 15 Maret 2026, di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, sebagai hasil pengembangan penyelidikan Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat terhadap jaringan peredaran narkotika antarprovinsi. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial K yang diduga merupakan bagian dari jaringan Medan–Jakarta.

“Pelaku memanfaatkan momentum saat aparat tengah fokus pada pengamanan arus mudik dalam rangka Operasi Ketupat Jaya 2026. Hal ini menunjukkan bahwa kejahatan narkotika terus beradaptasi dengan berbagai situasi,” ujar Kapolres, Jumat (20/3/2026).

Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa sabu seberat kurang lebih 26,7 kilogram serta 900 cartridge rokok elektrik yang diduga mengandung zat berbahaya jenis etomidate. Selain itu, polisi juga mengamankan satu unit kendaraan, telepon genggam, serta sejumlah barang bukti pendukung lainnya.

Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wisnu S. Kuncoro menambahkan, pelaku menggunakan modus menyembunyikan narkotika di dalam ban kendaraan yang diangkut menggunakan mobil towing. Kendaraan yang digunakan diketahui merupakan Mitsubishi Pajero dengan pelat nomor tidak resmi atau pelat tempel.

“Barang bukti disembunyikan di dalam dua ban, satu ditempatkan di atas kendaraan dan satu lagi sebagai ban serep di bagian bawah. Modus ini digunakan untuk mengelabui petugas,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pendalaman, tersangka diketahui merupakan residivis kasus narkotika dan diduga telah beberapa kali melakukan pengiriman barang haram tersebut. Total nilai barang bukti yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai Rp25,9 miliar, dengan estimasi jumlah jiwa yang berhasil diselamatkan sebanyak 25.900 orang.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 119 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda paling banyak Rp10 miliar.

Tidak hanya mengungkap kasus narkotika jaringan lintas daerah, dalam periode yang sama Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat juga berhasil mengungkap 14 kasus peredaran obat keras daftar G di sejumlah wilayah rawan. Dari pengungkapan tersebut, diamankan 14 orang tersangka dengan barang bukti sebanyak 35.143 butir obat berbahaya yang diedarkan secara ilegal di wilayah Tanah Abang, Sawah Besar, Kemayoran, Cempaka Putih, dan Johar Baru.

Kapolres menegaskan bahwa Polri akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan secara komprehensif, baik melalui langkah preventif maupun represif, guna menekan peredaran narkotika dan obat-obatan berbahaya di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Kami tidak akan lengah. Setiap celah peredaran akan kami tutup demi melindungi masyarakat dari bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang,” tegasnya.

Polres Metro Jakarta Pusat juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan narkotika dengan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Peran serta masyarakat sangat penting. Kami mengimbau untuk tidak ragu melaporkan melalui layanan Kepolisian 110 atau mendatangi kantor polisi terdekat apabila menemukan indikasi peredaran narkotika,” pungkas Kapolres.

Takbiran Tanpa Deru Mesin: Strategi Sunyi Ibu Kota Sambut Idulfitri 1447 H

0

JAKARTA, Mediaistana.com – Menjelang malam kemenangan, suasana Ibu Kota diproyeksikan hadir dengan wajah berbeda,Polda Metro Jaya melalui Direktorat Lalu Lintas resmi mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar konvoi kendaraan saat malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah,Langkah ini menjadi bagian dari strategi menciptakan perayaan yang lebih tertib, aman, dan bermakna.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komarudin, menegaskan bahwa semangat takbiran seharusnya tidak diukur dari hiruk-pikuk jalanan, melainkan dari kekhusyukan ibadah di lingkungan masing-masing.

“Momentum takbiran bisa difokuskan di masjid atau mushola, Kami mengajak masyarakat merayakan dengan cara yang lebih aman tanpa konvoi,” ujarnya di Jakarta, Jumat (20/3/2026).

Menurutnya, konvoi kendaraan bukan hanya berpotensi memicu kemacetan parah, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan serta gangguan keamanan, Oleh karena itu pendekatan yang diambil tidak semata represif, melainkan preventif dan persuasif.

Dalam pengamanan malam takbiran, aparat gabungan dari Polri, TNI, hingga instansi terkait akan disiagakan di sejumlah titik vital, Kawasan protokol seperti Jalan Jenderal Sudirman hingga MH Thamrin menjadi fokus utama, dengan penempatan ratusan personel untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas warga.

Perhatian khusus juga diberikan pada gelaran bertajuk “Jakarta Bedug Kolosal Malam Idul Fitri 1447 Hijriah”, yang diprediksi menyedot antusiasme besar masyarakat, Selain itu Pawai Obor Malam Takbiran akan memeriahkan suasana dengan rute dari kawasan Monas menuju Bundaran HI.

Sebagai bagian dari rekayasa situasi, kebijakan Car Free Night diberlakukan di sepanjang Sudirman–Thamrin mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB, Kebijakan ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk merayakan takbiran secara terpusat tanpa gangguan kendaraan bermotor, sekaligus menciptakan atmosfer yang lebih humanis di jantung kota.

Di tengah kebijakan tersebut, respons masyarakat terbelah, Sebagian besar menyambut positif karena dinilai mampu mengurangi potensi kemacetan dan insiden tahunan.

Namun, ada pula yang berharap tradisi takbiran keliling tetap dapat difasilitasi dengan pengaturan yang lebih tertib dan terorganisir.

Dengan kombinasi pengamanan ketat, rekayasa lalu lintas, serta pendekatan humanis, aparat berharap malam takbiran tahun ini menjadi simbol harmoni—bukan hanya bebas dari kemacetan, tetapi juga sarat makna spiritual.

Idulfitri pun diharapkan hadir bukan sekadar perayaan, melainkan refleksi bersama—bahwa kemenangan sejati tidak selalu dirayakan dengan kebisingan, melainkan dengan ketenangan yang menyatukan.

Refleksi Idulfitri 1447 H: Kabiro Mediaistana.com Ajak Perkuat Kemitraan dan Penegakan Supremasi Hukum

0

CILACAP-Mediaistana.com – Menyongsong fajar kemenangan Hari Raya Idulfitri 1447 H, Suliyo, Kepala Biro Mediaistana.com, menyampaikan pesan mendalam bagi seluruh lapisan masyarakat.

Di tengah suasana fitri yang penuh khidmat, sosok yang dikenal vokal dalam menyuarakan keadilan ini mengawali pesannya dengan permohonan maaf yang tulus.

​”Atas nama pribadi dan keluarga besar Biro Mediaistana.com, kami menghaturkan permohonan maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja,” ungkapnya.

Baginya, momentum Idul Fitri tahun ini bukan sekadar perayaan rutin, melainkan titik balik untuk mempererat kembali tali komunikasi dan merajut sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat.

Sebagai “corong publik”, ia menegaskan komitmennya agar ke depan Mediaistana.com tetap menjadi garda terdepan dalam menyajikan informasi yang aktual, tajam, dan terpercaya.

​”Kami ingin terus konsisten menyuarakan kebenaran demi mendorong penegakan supremasi hukum dan HAM. Karena hanya dengan pondasi itulah, keadilan yang hakiki bagi masyarakat dapat terwujud,” tambahnya.

​Lebih lanjut, Suliyo memberikan refleksi filosofis mengenai makna bulan suci yang baru saja berlalu.
Menurutnya, keberhasilan menjalankan ibadah di bulan Ramadan tidak hanya diukur dari lamanya menahan lapar dan dahaga, melainkan dari transformasi sosial yang dihasilkan.

​”Esensi Ramadan yang paling mendasar adalah seberapa besar kontribusi perubahan umat dalam melahirkan tatanan kehidupan yang harmonis. Perubahan perilaku yang positif adalah kunci dalam menjaga kerukunan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tegasnya dengan lugas.

​Menutup pernyataannya, Kepala Biro Mediaistana.com ini kembali memanjatkan doa dan harapan bagi seluruh umat muslim yang merayakan.
​”Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H. Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.
(Suliyo)

Tim Patroli Gabungan Koops TNI Papua Evakuasi 21 Pengungsi di Aifat Timur Jauh Maybrat

0

Tim Patroli Gabungan Koops TNI Papua Evakuasi 21 Pengungsi di Aifat Timur Jauh Maybrat

Jakarta -MEDIA ISTANA Papua – Sebanyak 21 warga pengungsi berhasil dievakuasi secara aman oleh aparat gabungan TNI bersama pemerintah daerah di Dusun Topo, Kampung Ainesra, Distrik Aifat Timur Jauh, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, pada Selasa (17/3/2026). Kegiatan penjemputan ini dilakukan oleh unsur TNI dan Koops TNI Papua bersama pejabat pemerintah daerah serta tokoh masyarakat setempat.

Tim gabungan patroli keamanan bergerak menuju lokasi penjemputan di Dusun Topo dan tiba di Kampung Ainesra untuk menjemput para pengungsi yang selama ini bertahan di hutan perbatasan antara Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Teluk Bintuni akibat gangguan keamanan oleh TPNPB OPM. Pada sore hari, seluruh pengungsi telah berkumpul di titik penjemputan, tim Patroli Gabungan Koops TNI Papua segera melaksanakan evakuasi menuju Pos Komando Taktis (Kotis) Koops TNI Papua.

Setibanya di Pos Kotis, para pengungsi langsung menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis Koops TNI Papua, dilanjutkan dengan pendataan identitas guna memastikan kondisi dan kebutuhan masing-masing. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar, mencerminkan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjamin keselamatan warga.

Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Letkol Inf Wirya menegaskan “Untuk sementara waktu, para pengungsi ditempatkan di lokasi penampungan di wilayah Distrik Aifat, sambil menunggu proses koordinasi lebih lanjut terkait pemulangan ke daerah asal, khususnya bagi warga dari Kabupaten Teluk Bintuni. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah lanjutan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembinaan, serta koordinasi lintas wilayah guna memastikan proses pemulangan berjalan aman, tertib, dan bermartabat”, tegasnya.

Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat di wilayah rawan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan kemanusiaan di Papua Barat Daya. (Koops TNI Papua)

HAMDAN

Cegah Pelemparan Batu di Tol Terpeka, Polsek TBT Patroli di Over Pass dan Pasang Spanduk imbauan Larangan

0

Tulang Bawang Barat l Mediaistana.com – Guna mencegah aksi pelemparan batu ke jalan Tol Polsek Tulang Bawang Tengah Polres Tubaba, Polda Lampung, melaksanakan patroli sekaligus memasang spanduk imbauan di jembatan penyeberangan (Fly Over) km 196 Tiyuh Bujung Sari Marga Kec. Pagar Dewa Kab.Tulang Bawang Barat. Jumat (20/03/2026)

Setelah petugas melaksanakan patroli KRYD cegah gangguan Kamtibmas dan C3, kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan spanduk imbauan terkait larangan pelemparan batu di Jalan Tol, dalam rangka Ops Ketupat Krakatau 2026.

Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni S.I.K., M.I.K, melalui Kapolsek Tulang Bawang Tengah Kompol M. Taufiq, S.H., M.H, mengatakan, tujuan pemasangan spanduk imbauan ini, sebagai upaya pencegahan terkait maraknya aksi pelemparan batu ke jalan tol yang dapat mengakibatkan kecelakaan dan keselamatan jiwa pengguna jalan.

“Tentunya demi menjamin keamanan, keselamatan, kelancaran bagi masyarakat maupun para pemudik dalam menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H,” jelasnya.

Maka dari itu, kami himbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum seperti pelemparan batu atau barang apapun di jalan Tol.

Karena, lempar batu ke Jalan Tol bisa dipidana. Ingat ! Bagi para pelaku pelemparan batu di Jalan Tol dapat di ancam dengan pidana hukuman 5 hingga 7 tahun penjara.

“Sanksi pidana tersebut mengacu pada Pasal 262 KUHP UU 1/2023 Ayat 1 dan Ayat 2.” tegasnya.

Pihaknya berharap, masyarakat yang tinggal disekitar Fly Over agar tetap menjaga situasi Kamtibmas yang aman,nyaman serta kondusif di wilayah hukum Polres Tubaba,”ungkapnya.

“Sehingga seluruh masyarakat yang melintasi di Kab.Tulang Bawang Barat Merasa “Mudik Aman Keluarga Bahagia,” sesuai dengan tagline tahun ini dalam Rangka Ops Ketupat Krakatau 2026,” pungkasnya. **

*(humas_tubaba_R)*

Mudik Aman Keluarga Bahagia, Polsek Gunung Agung Terima Puluhan Kendaraan Titipan Pemudik

0

Tulang Bawang Barat l Mediaitana.com – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, jajaran Polsek Gunung Agung Polres Tubaba, Polda Lampung memberikan layanan penitipan kendaraan bagi pemudik yang ingin meninggalkan kendaraannya dengan aman dan nyaman selama libur lebaran.

Sampai hari ini, Polsek Gunung Agung telah menerima puluhan kendaraan titipan pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman, untuk menikmati moment lebaran bersama keluarga.

Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni S.I.K., M.I.K, melalui Kapolsek Gunung Agung Iptu Amiruddin, S.H, menjelaskan bahwa layanan ini merupakan bagian dari Ops Ketupat Krakatau 2026 yang bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Lebaran di kampung halaman sesuai tagline tahun ini “Mudik Aman Keluarga Bahagia”

“Kami menyediakan fasilitas penitipan kendaraan untuk membantu masyarakat yang ingin mudik tanpa rasa khawatir akan keamanan kendaraan mereka, Ini juga sebagai upaya Polri dalam mengurangi kepadatan arus lalu lintas, khususnya pemudik yang biasanya menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jauh,” ujar Kapolsek. Jumat (20/03/2026)

Kapolsek menjelaskan, sejak layanan penitipan kendaraan dibuka, pihaknya telah menerima sebanyak 4 (empat) unit kendaraan sepeda motor berbagai merk yang dititipkan oleh pemudik di Mapolsek Gunung Agung

“Sebagian besar masyarakat yang menitipkan kendaraan berasal dari kalangan karyawan swasta dan pemudik dari luar wilayah yang hendak pulang ke Kampung halaman menggunakan transportasi umum,” jelasnya.

Ia pun mengajak masyarakat yang ingin menitipkan kendaraannya, Polsek Gunung Agung menyediakan prosedur yang mudah dan gratis.

“Penitipan kendaraan R2 maupun R4 ini gratis. Pemilik kendaraan cukup membawa identitas diri seperti KTP dan STNK asli, serta mengisi formulir penitipan kendaraan di Polsek Gunung Agung,” imbuhnya.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan baik. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap keamanan dan kenyamanan para pemudik, sesuai dengan tagline tahun ini “Mudik Aman, Keluarga Nyaman,” pungkasnya **

*(humas_tubaba_R)*

Sempat Buron, Pelaku Penyiram Air Keras Berhasil Diamankan Sat Reskrim Polres Tulang Bawang Barat

0

Tulang Bawang Barat l Mediaistana.com — Sat Reskrim Polres Tubaba Polda Lampung berhasil menangkap terduga pelaku Tindak Pidana Penganiayaan Berat (Anirat) yang sempat Buron di tempat persembunyiannya, Kejadian terjadi Pada Hari Kamis tanggal 11 Desember 2025 Jam 17.30 Wib di di Tiyuh Tirta Kencana Kec. Tulang Bawang Tengah Kab. Tulang Bawang Barat.

Inisial Pelaku yakni YO (46) Warga Desa Rekso Binangun Kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah, sedangkan identitas korban berinisial SN (54) Warga Tiyuh Tirta Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni S.I.K, M.I.K, melalui Kasat Reskrim Akp Juherdi Sumandi S.H, M.H membenarkan hal tersebut atas keberhasilan anggotanya mengungkap kasus Anirat yang terjadi beberapa bulan lalu.

“Pelaku telah kita amankan saat berada di SPBU Rumbia Kabupaten Lampung Tengah tanpa perlawanan,” ujarnya

Lebih lanjut ungkap Akp Juherdi, kejadian bermula saat korban pulang dari tempat adiknya di Tiyuh Pulung Kencana, saat di tengah jalan korban di hadang oleh pelaku dan langsung di siram air keras di sekujur tubuhnya dan seketika korban terjatuh.

“Karena korban merasa kepanasan lalu korban meminta pertolongan dengan tetangga yang berada di dekat tempat kejadian untuk menyiramkan air, selanjutnya korban di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Tulang Bawang Barat.” Jelas Kasat Reskrim

“Menurut keterangan pelaku saat di interogasi, dirinya melakukan tindakan itu di dasari sakit hati karena korban telah menyakiti dan menolak bersama lagi .” Ujarnya

“Atas perbuatannya pelaku terancam pasal 469 atau 466 Ayat 2 Undang-undang No 1 tahun 2023 Republik Indonesia tentang KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 Tahun.” Pungkas Akp Juherdi.” **

*(humas_tubaba_R)*

Maung Garuda Nusantara Santunan bagi Anak Yatim, Dhuafa, dan Janda di Cikarang Jelang Idul Fitri

0

Mediaistana.com – Cikarang, Jawa Barat, 20 Maret 2026 — Maung Garuda Nusantara kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan misi sosial dan kemanusiaan melalui kegiatan santunan kepada anak yatim, kaum dhuafa, serta para janda.

Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kaum Kali Jeruk, Cikarang, dengan melibatkan jajaran pengurus, anggota, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.

Aksi sosial ini menjadi bagian dari program berkelanjutan organisasi dalam memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial, gotong royong, dan solidaritas antarwarga. Dalam kegiatan tersebut, bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dan santunan tunai yang diberikan secara langsung kepada para penerima manfaat, sebagai upaya konkret membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan.

Ketua pelaksana kegiatan dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan materiil, namun juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional dan sosial antara anggota organisasi dengan masyarakat. “Kehadiran kami di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial,” ujarnya.

Ketua Umum Fadil Yakub dalam pernyataannya turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia menekankan bahwa keberhasilan kegiatan sosial seperti ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara pengurus, anggota, dan masyarakat.

Secara khusus, Ketua Umum juga memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada salah satu anggota, Abdul Rojak, atas dedikasi, kepedulian, dan kontribusi nyata yang diberikan dalam mendukung terlaksananya kegiatan santunan ini. Menurutnya, peran aktif anggota di lapangan menjadi kunci dalam memastikan bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Robby Nabia, S.E., menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting karena dilaksanakan pada momentum akhir bulan suci Ramadan, menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ia menyampaikan bahwa pada periode tersebut, kebutuhan masyarakat kurang mampu cenderung meningkat, sehingga kehadiran bantuan sosial menjadi sangat berarti.

“Momentum di hari-hari terakhir puasa ini sangatlah penting. Saudara-saudara kita, khususnya anak yatim, dhuafa, dan para janda, sangat membutuhkan perhatian dan uluran tangan. Melalui kegiatan santunan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban mereka serta menghadirkan kebahagiaan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri,” ungkapnya.

Selain penyaluran bantuan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual, memohon keberkahan, kesehatan, serta keselamatan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak kental dalam kegiatan tersebut, mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi dasar gerakan organisasi.
Kegiatan ini juga mendapat respons positif dari masyarakat setempat yang merasa terbantu dan mengapresiasi kehadiran organisasi dalam memberikan perhatian kepada kelompok rentan. Hal ini menunjukkan bahwa sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan masyarakat dapat menjadi kekuatan penting dalam membangun kesejahteraan sosial.

Ke depan, Maung Garuda Nusantara berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan kegiatan sosial dan kemanusiaan, serta mendorong partisipasi aktif berbagai elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih peduli, inklusif, dan berkeadilan sosial.

Tentang Organisasi Ormas Maung Garuda Nusantara
Maung Garuda Nusantara merupakan organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Organisasi ini aktif melaksanakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat nilai-nilai solidaritas dan kebersamaan di berbagai wilayah Indonesia.

RED// David E.SE