Beranda blog Halaman 111

Peringatan Hari Veteran Nasional 2026 Kemenhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran

0

Peringatan Hari Veteran Nasional 2026 Kemenhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran

Jakarta -MEDIA ISTANA,Subang – Dalam rangka memperingati Hari Veteran Nasional Tahun 2026, pemerintah melalui Kementerian Pertahanan melaksanakan program renovasi 9 sekretariat DPD/DPC Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) serta bedah rumah 52 rumah veteran yang tersebar di 19 provinsi. Program ini merupakan wujud nyata penghormatan dan kepedulian negara kepada para Veteran Republik Indonesia atas jasa, pengorbanan, dan dedikasi mereka dalam merebut, mempertahankan, dan menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Peresmian secara simbolis dilakukan oleh Ketua Umum LVRI Jenderal (Purn) H.B.L. Mantiri didampingi Sekretaris Badan Cadangan Nasional (Ses Bacadnas) Mayor Jenderal TNI (Mar) Freddy Ardianzah yang mewakili Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan, Letjen TNI Gabriel Lema, bertempat di DPC LVRI Subang, Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus LVRI, unsur Forkopimda, serta para undangan.

Selain renovasi sekretariat dan bedah rumah veteran, Kementerian Pertahanan juga menyelenggarakan bakti kesehatan bagi para veteran sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup para pejuang bangsa. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa penghormatan kepada veteran tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui program-program yang memberikan manfaat nyata.

Sekretaris Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan, Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menegaskan bahwa perhatian kepada veteran merupakan bagian dari tanggung jawab negara untuk memastikan para pejuang bangsa tetap memperoleh penghormatan yang layak. Menurutnya, para Veteran Republik Indonesia tidak pernah berhenti mengabdi. Di usia senja, mereka tetap mewariskan jiwa, semangat, dan nilai-nilai perjuangan 1945 kepada generasi penerus sebagai bekal membangun Indonesia Emas 2045. Ia juga menegaskan komitmen Kementerian Pertahanan untuk terus mendukung berbagai program LVRI dalam menjalankan pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LVRI Jenderal TNI (Purn.) HBL Mantiri menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah yang terus hadir bagi para veteran. Menurutnya, bantuan renovasi sekretariat dan bedah rumah bukan hanya memperbaiki fasilitas fisik, tetapi juga menjadi simbol bahwa negara tidak pernah melupakan jasa para pejuang kemerdekaan. Ia menegaskan bahwa LVRI akan terus menjaga persatuan, melestarikan jiwa, semangat, dan nilai-nilai kejuangan 1945, serta berperan aktif mendukung pembangunan nasional demi tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Renovasi sekretariat LVRI diharapkan semakin memperkuat fungsi organisasi sebagai pusat pembinaan, silaturahmi, dan pewarisan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda. Di sisi lain, rehabilitasi rumah veteran menjadi simbol kehadiran negara dalam memastikan para pejuang bangsa dapat menikmati kehidupan yang lebih layak, aman, dan bermartabat.

Peringatan Hari Veteran Nasional menjadi momentum bagi seluruh bangsa Indonesia untuk terus menghormati jasa para veteran, tidak hanya melalui penghargaan simbolik, tetapi juga melalui kepedulian yang berkelanjutan. Semangat pengabdian, patriotisme, dan cinta tanah air yang diwariskan para veteran merupakan fondasi penting dalam memperkuat persatuan bangsa serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk generasi kini dan masa depan.

Kutipan : Kapus Veteran Bacadnas Kemhan RI Brigjen TNI Asep Tardiana Wachgi, S.H., M.H.

Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau

0

Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau

Jakarta -MEDIA ISTANA,Pangkalpinang – Asisten Intelijen (Asintel) Satlap Tricakti Kolonel Inf Rudi Firmansyah, memberikan penjelasan mengenai pemberitaan yang berkembang terkait penanganan 53 ton pasir timah di salah satu rumah di kawasan Air Merbau, Kabupaten Belitung, Kamis (6/8/2026). Menurutnya, terdapat sejumlah hal yang perlu diluruskan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh.

Rudi menjelaskan, berdasarkan data yang dimiliki Satlap Tricakti, material tersebut merupakan milik mitra PT Timah yang telah tercatat dalam pengawasan Satlap. Ia mengatakan salah satu tugas Satlap Tricakti adalah melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap tata kelola timah, termasuk menertibkan aktivitas yang diduga ilegal.

“Kami mendata barang-barang milik mitra PT Timah agar tidak terjadi penyelewengan. Setelah didata, jumlahnya akan dicek secara berkala. Jika ada perubahan jumlah, tentu akan dimintai penjelasan,” ujarnya.

Ia menerangkan, sejumlah mitra PT Timah untuk sementara menyimpan material di gudang atau rumah pribadi karena kapasitas gudang yang tersedia disebut sedang penuh. Menurutnya, penyimpanan tersebut dilakukan dengan mekanisme wajib lapor kepada Satlap Tricakti, sehingga keberadaan dan jumlah barang tetap berada dalam pengawasan.

Rudi menyebut Satlap Tricakti sebelumnya telah menyampaikan informasi tersebut kepada Kapolres Belitung. Dalam penjelasannya, Satlap menyampaikan bahwa material tersebut telah didata sebagai milik mitra PT Timah dan berada dalam pengawasan.

Namun, kata dia, pihaknya kemudian mengetahui adanya tindakan lanjutan berupa pengamanan barang oleh personil Ditreskrimsus Polda Babel. Kondisi itu, menurut Rudi, menimbulkan kesan adanya perbedaan pemahaman di lapangan.

“Kami menganggap ini lebih kepada miskomunikasi. Sebelumnya kami sudah menjelaskan status barang yang kami awasi, tetapi kemudian ada tindakan lanjutan sehingga muncul dugaan ilegal. Karena itu kami merasa perlu memberikan penjelasan,” katanya.

Terkait dugaan pelanggaran hukum, Rudi menegaskan Satlap Tricakti tidak pernah menghalangi proses penegakan hukum. Ia mengatakan saat barang diamankan, personel Satlap tidak melakukan intervensi dan membiarkan aparat kepolisian menjalankan tugasnya.

“Silakan dilakukan pemeriksaan. Kalau memang terbukti ilegal, katakan ilegal. Tetapi apabila hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ilegal, maka sampaikan juga apa adanya. Kami tidak menghalangi maupun mengintimidasi siapa pun,” ujarnya.

Rudi juga menjelaskan bahwa keberadaan material di lokasi penyimpanan bukan berarti terdapat indikasi penyelundupan. Menurutnya, dugaan penyelundupan harus dibuktikan melalui proses hukum dan fakta-fakta yang ditemukan dalam penyidikan.

Ia menambahkan, Satlap Tricakti bersama PT Timah terus berupaya mengoptimalkan kapasitas gudang agar material milik mitra yang telah terdata dapat dipindahkan ke lokasi penyimpanan resmi.

Lebih lanjut, Rudi menyebut kerja sama yang menjadi dasar penyimpanan material tersebut berkaitan dengan Surat Perintah Kerja (SPK) CV Heiro Jaya Persada yang berada di wilayah Belitung dan Belitung Timur.

Ia berharap seluruh pihak dapat mengedepankan koordinasi antarlembaga agar tidak terjadi perbedaan persepsi dalam penanganan perkara. Menurutnya, klarifikasi mengenai status material juga dapat diperoleh melalui PT Timah terkait kemitraan maupun data pengawasan yang telah dilakukan Satlap Tricakti.

Sementara itu, status hukum atas 53 ton pasir timah yang telah diamankan saat ini masih berada dalam proses penanganan aparat kepolisian. Penentuan ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum sepenuhnya akan bergantung pada hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh penyidik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

HAMDAN ❤️

Digrebek Saat Hendak Bertransaksi, Pria Di Tuba Diamankan Polisi! Satu Rekannya Kabur Ke Perkebunan Karet

0

Tulang Bawang l Mediaistana.com – Upaya peredaran narkotika yang diduga akan berlangsung di Kabupaten Tulang Bawang berhasil digagalkan aparat Satresnarkoba Polres Tulang Bawang. Seorang pria berinisial H diamankan setelah diduga hendak melakukan transaksi narkotika jenis sabu di sebuah rumah di Kampung Agung Dalem, Kecamatan Banjar Margo.

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang diterima polisi pada 1 Agustus 2026. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan dan pengawasan di lokasi yang dicurigai menjadi tempat aktivitas peredaran narkotika.

Puncaknya, pada Senin, 3 Agustus 2026 sekitar pukul 14.00 WIB, petugas mendapati seorang pria mengenakan baju kuning yang diduga sedang melakukan transaksi sabu. Polisi segera bergerak melakukan pengamanan. H berhasil diamankan, sementara seorang pria lainnya berhasil melarikan diri ke arah perkebunan karet dan kini masih dalam pengejaran.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan satu bungkus plastik klip yang berisi tujuh paket plastik klip diduga narkotika jenis sabu, serta satu unit telepon genggam Samsung Galaxy berwarna hitam yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut.

Dalam pemeriksaan awal, H mengakui barang bukti tersebut merupakan miliknya. Ia juga mengungkapkan bahwa pada malam sebelumnya diduga telah terjadi sejumlah transaksi narkotika, termasuk kepada seseorang yang disebut berinisial B. Berdasarkan pengakuan itu, polisi langsung melakukan pengembangan untuk menelusuri jaringan yang diduga terlibat.

Kasus ini kini ditangani Satresnarkoba Polres Tulang Bawang dengan dugaan pelanggaran Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika beserta ketentuan hukum yang berlaku.

Polres Tulang Bawang menyatakan penyidikan masih terus berlanjut. Selain memburu pelaku yang melarikan diri, penyidik juga tengah mengembangkan perkara guna mengungkap jaringan pemasok, mengirim barang bukti ke laboratorium forensik, serta melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum.

Kasus ini menjadi peringatan bahwa aparat kepolisian terus meningkatkan pengawasan terhadap peredaran narkotika di wilayah Tulang Bawang. Polisi memastikan pengembangan kasus akan terus dilakukan hingga seluruh pihak yang diduga terlibat dapat diungkap sesuai proses hukum yang berlaku.**

(R)

Dari Mako hingga Jalan Raya, Kapolresta Banyuwangi Hadir Menjaga Kenyamanan dan Keselamatan Warga

0
MEDIAISTANA.COM | BANYUWANGI – Puluhan peserta konferensi internasional terkesima dengan keramahan masyarakat Banyuwangi. Peserta International Course & Experiential Learning: Islamic Justice bertajuk “Access to Justice in Southeast Asia 2026” itu melihatnya sebagai bentuk dari implementasi nilai-nilai keislaman yang nyata.

 

Fehmida Kanwal, peserta dari Pakistan, mengaku jika ia mendapat wawasan tentang bagaimana nilai Islam diimplementasikan dengan baik di semua aspek. “Saya banyak belajar disini tentang bagaimana Islam diimplementasikan dalam berbagai aspek dengan baik,” ujarya saat mengikuti salah satu sesi konferensi di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Rabu (5/8/2026).

 

Hal senada juga disampaikan oleh Destiny Perez Orozco dari Amerika Serikat. Pengalamannya berkeliling Banyuwangi dan berdiskusi dengan sejumlah stakeholder lokal memberikan wawasan baru tentang nilai-nilai keislaman. “Pengalaman ini memberi wawasan baru yang lebih luas bagi kami,” ujarnya.

 

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani sendiri menegaskan jika nilai-nilai keislaman adalah spirit utama dalam mewujudkan tatanan masyarakat dan tata kelola pemerintahannya. Hal tersebut disampaikan saat didapuk memberikan pidato kunci dalam konferensi yang dihelat oleh The Centre for Human Rights, Multiculturalism and Migration (CHRM2) Fakultas Hukum Universitas Jember bekerja sama dengan Universitas Islam Cordoba Banyuwangi.

 

Salah satu nilai keislaman yang dijabarkan oleh Ipuk adalah upaya untuk menghadirkan kepemimpinan yang inklusif dan setara dalam berbagai bidang pelayanan publik. 

 

“Nilai-nilai maqasudus syariah menjadi fondasi dalam setiap kebijakan yang diambil Pemkab Banyuwangi. Sehingga seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang inklusif dan berkeadilan untuk memperoleh layanan publik,” ujarnya.

 

Konferensi tersebut diikuti oleh ratusan peserta. Di antaranya adalah 26 delegasi internasional dari 12 negara, yakni Indonesia, Amerika Serikat, Filipina, Pakistan, India, Prancis, Jepang, Vietnam, Australia, Malaysia, Korea Selatan, dan Kanada. 

 

Sebelumnya, para peserta telah melakukan kunjungan ke sejumlah kabupaten sekitar Banyuwangi sebagai Experiential Learning. 

 

Rektor Universitas Islam Cordoba Banyuwangi, Prof. Agus Trihartono, menyebutkan kegiatan tersebut sebagai bagian dari komitmen perguruan tinggi untuk menjadikan Banyuwangi sebagai pusat keilmuan baru di Indonesia.

 

“Kami bercita-cita untuk mewujudkan Banyuwangi sebagai laboratorium hidup untuk kajian berbagai bidang keilmuan. Khususnya, dalam keilmuan Islam Internasional,” pungkasnya. 

Model Kelas Rangkap Sukapura Jadi Rujukan Nasional Pendidikan Kepulauan Riau

0

Probolinggo, Mediaistana.com
Inovasi pembelajaran kelas rangkap dari SDN Ngadisari 2, Kecamatan Sukapura, kini jadi rujukan nasional.
Model yang lahir di lereng Bromo itu dipelajari BBPMP Provinsi Kepulauan Riau sebagai solusi pendidikan di daerah kepulauan dengan keterbatasan guru dan murid.
Rombongan BBPMP Kepulauan Riau dipimpin Kepala BBPMP Warsita. Mereka melakukan studi banding ke SDN Ngadisari 2, didampingi BBPMP Jawa Timur, Rabu (5/8/2026).

Kedatangan mereka disambut Korwil Dikdaya Sukapura Nur Chabibah Umaroh, Pengawas SD Evi Herawati, dan Kepala SDN Ngadisari 2 Marsini Astuti.
Selama di sekolah, rombongan mengamati langsung proses belajar mengajar. Mereka juga berdiskusi tentang perencanaan pembelajaran, strategi mengelola kelas rangkap, metode evaluasi, hingga capaian hasil belajar siswa.

SDN Ngadisari 2 sendiri merupakan sekolah mitra program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia – INOVASI, kemitraan Pemerintah Indonesia-Australia bidang pendidikan.

Kepala BBPMP Kepulauan Riau Warsita mengatakan, banyak sekolah di wilayahnya harus tetap beroperasi dengan jumlah guru dan siswa terbatas.
Kami membawahi wilayah kepulauan. Setiap pulau harus ada sekolah agar anak tetap dapat hak belajar. Model kelas rangkap dari Sukapura sangat cocok diterapkan di sana, ujarnya.

Hal senada disampaikan Korwil Dikdaya Sukapura Nur Chabibah. Ia menyebut ada kesamaan tantangan antara wilayah kepulauan dan pegunungan.
Di Kepulauan Riau ada sekitar 2.400 pulau kecil. Banyak sekolah dengan murid sedikit dan guru terbatas. Model yang kami terapkan di Sukapura dinilai bisa diduplikasi di sana, jelasnya.

Ia menambahkan, kelas rangkap terbukti meningkatkan capaian belajar siswa. Indikatornya terlihat dari rapor pendidikan SDN Ngadisari 2 yang terus naik tiap tahun.
Kepala SDN Ngadisari 2 Marsini Astuti mengaku bangga. Ini penyemangat bagi kami untuk terus memperbaiki pembelajaran. Semoga praktik baik ini bisa diterapkan di Kepulauan Riau dan daerah lain yang karakteristiknya sama dengan Sukapura, katanya.

Nur Chabibah menegaskan, pengalaman Sukapura membuktikan inovasi bisa lahir dari keterbatasan. Kuncinya ada pada kreativitas guru, perencanaan matang, dan komitmen bersama.
Ketertarikan BBPMP Kepulauan Riau ini bukti bahwa praktik baik dari Kabupaten Probolinggo bisa jadi inspirasi nasional, khususnya untuk wilayah terpencil, pegunungan dan kepulauan, pungkasnya.

Bunda Guru PGRI Aceh Timur Serahkan Bantuan Bagi 309 Guru Korban Banjir

0

 

Aceh Timur–Mediaistana.com 

 Bunda Guru PGRI Kabupaten Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky, S.Pd., M.Ag menyerahkan bantuan dari PB PGRI kepada 309 guru yang menjadi korban banjir di Kecamatan Peureulak, Peureulak Barat, dan Peureulak Timur. Penyerahan bantuan dipusatkan di SMP Negeri 1 Peureulak, Kamis (6 Agustus 2026).

 

Bantuan diserahkan langsung oleh Bunda Guru PGRI Kabupaten Aceh Timur didampingi Ketua PGRI Aceh Timur Bapak Bustami, S.Pd., M.Si.

 

Dalam sambutannya, Ketua PGRI Aceh Timur yang juga Plt. Kadisdikbud Aceh Timur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian Bunda Guru PGRI.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Bunda Guru, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky. Kehadiran beliau menjadi penguat semangat bagi rekan-rekan guru yang tertimpa musibah banjir. Ini bukti nyata kepedulian dan solidaritas,” ujar Bustami.

 

Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari bantuan Pengurus Besar PGRI untuk 1.640 guru di Kabupaten Aceh Timur dengan total nilai Rp164.450.000. Dana tersebut berasal dari sumbangan guru-guru di seluruh Indonesia sebagai bentuk solidaritas.

 

“Alhamdulillah, hari ini kami salurkan untuk 309 guru di wilayah Peureulak. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban Bapak/Ibu guru dan menjadi penyemangat untuk terus mendidik generasi Aceh Timur,” tuturnya.

 

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Disdikbud berkomitmen terus bersinergi dengan PGRI dan seluruh pemangku kepentingan untuk pemulihan pendidikan pasca banjir.uan Bagi 309 Guru Korban Banjir

SIDANG PRAPERADILAN DI PN JAKARTA SELATAN: SEKJEN ELANG TIGA HAMBALANG 

0

SIDANG PRAPERADILAN DI PN JAKARTA SELATAN: SEKJEN ELANG TIGA HAMBALANG KABUPATEN BOGOR BERI DUKUNGAN PENUH KEPADA TIM LBH

Bogor, Jawa Barat – mediaistana.com

Hambalang, 5 Agustus 2026 – Sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali digelar dengan agenda penyampaian replik dan duplik. Dalam persidangan tersebut, Tim LBH Elang Tiga Hambalang kabupaten Bogor Jawa Barat Jawa yang dipimpin oleh Ketua LBH Elang Tiga Hambalang, Okyy James, S.H., M.H., bersama anggota tim JD Tonny dan Yuda, menyampaikan replik sebagai tanggapan atas jawaban pihak pemohon sesuai ketentuan hukum acara yang berlaku. Selanjutnya, duplik disampaikan secara lisan oleh pihak termohon di hadapan majelis hakim.

Turut hadir dalam persidangan tersebut Sekretaris Jenderal Elang Tiga Hambalang, Ganda Satria Dharma, sebagai bentuk dukungan nyata dan komitmen organisasi dalam mengawal proses hukum yang sedang berlangsung.

Ganda Satria Dharma menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar pendampingan, melainkan wujud dukungan penuh terhadap upaya penegakan hukum yang berlandaskan profesionalisme, integritas, dan keadilan.

“Kami memberikan dukungan penuh kepada LBH Elang Tiga Hambalang yang telah bekerja secara profesional dalam menjalankan pendampingan hukum. Kami percaya setiap tahapan persidangan harus dijalankan dengan menjunjung tinggi prinsip keadilan, transparansi, dan kepastian hukum. Elang Tiga Hambalang akan terus mengawal proses ini hingga selesai dengan tetap menghormati independensi majelis hakim dan seluruh proses peradilan,” tegas Ganda Satria Dharma.

Sementara itu, Ketua LBH Elang Tiga Hambalang, Okyy James, S.H., M.H., menyampaikan bahwa replik yang dibacakan merupakan bagian dari strategi pembelaan hukum yang disusun berdasarkan fakta-fakta persidangan, alat bukti, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami telah menyampaikan replik sebagai bagian dari hak hukum dalam proses praperadilan. Selanjutnya, kami juga mengikuti agenda duplik yang disampaikan secara lisan dan akan menghadapi tahap pembuktian sesuai jadwal yang ditetapkan majelis hakim dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan etika beracara,” ujar Okyy.

Usai agenda replik dan duplik, persidangan akan dilanjutkan dengan tahap pembuktian melalui pemeriksaan saksi-saksi dan ahli dari para pihak. Tahapan ini menjadi langkah penting sebelum majelis hakim menjatuhkan putusan.

Elang Tiga Hambalang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung setiap proses hukum yang berjalan dalam koridor peraturan yang berlaku, serta berharap seluruh rangkaian persidangan menghasilkan putusan yang memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi seluruh pihak.

Narasumber: Ganda Satria Dharma (Sekretaris Jenderal Elang Tiga Hambalang)

Maulana Mansur reporter
Media: mediaistana.com

0

Bunda Guru PGRI Aceh Timur Serahkan Bantuan Bagi 309 Guru Korban Banjir

 

Aceh Timur–Mediaistana.com 

Bunda Guru PGRI Kabupaten Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky, S.Pd., M.Ag menyerahkan bantuan dari PB PGRI kepada 309 guru yang menjadi korban banjir di Kecamatan Peureulak, Peureulak Barat, dan Peureulak Timur. Penyerahan bantuan dipusatkan di SMP Negeri 1 Peureulak, Kamis (6 Agustus 2026).

 

Bantuan diserahkan langsung oleh Bunda Guru PGRI Kabupaten Aceh Timur didampingi Ketua PGRI Aceh Timur Bapak Bustami, S.Pd., M.Si.

 

Dalam sambutannya, Ketua PGRI Aceh Timur yang juga Plt. Kadisdikbud Aceh Timur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian Bunda Guru PGRI.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Bunda Guru, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky. Kehadiran beliau menjadi penguat semangat bagi rekan-rekan guru yang tertimpa musibah banjir. Ini bukti nyata kepedulian dan solidaritas,” ujar Bustami.

 

Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari bantuan Pengurus Besar PGRI untuk 1.640 guru di Kabupaten Aceh Timur dengan total nilai Rp164.450.000. Dana tersebut berasal dari sumbangan guru-guru di seluruh Indonesia sebagai bentuk solidaritas.

 

“Alhamdulillah, hari ini kami salurkan untuk 309 guru di wilayah Peureulak. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban Bapak/Ibu guru dan menjadi penyemangat untuk terus mendidik generasi Aceh Timur,” tuturnya.

 

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Disdikbud berkomitmen terus bersinergi dengan PGRI dan seluruh pemangku kepentingan untuk pemulihan pendidikan pasca banjir.

Blank Spot Lenyap ! Akhir 2026 Pemkot Probolinggo Tambah Super Koridor Internet

0

Probolinggo, Mediaistana.com
Pemerintah Kota Probolinggo terus memperkuat transformasi digital melalui penambahan infrastruktur internet di wilayahnya. Komitmen tersebut disampaikan saat Ngopi Bareng Wartawan dengan tema utama Penguatan Infrastruktur Digital Kota Probolinggo Melalui Penambahan Super Koridor, yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Probolinggo, Kamis malam (6/8/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin dan Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari yang didampingi Sekretaris Daerah Budiono Wirawan serta Asisten Administrasi Umum Retno Fadjar Winarti. Puluhan wartawan dari media cetak, media online, harian, dan mingguan mengikuti diskusi interaktif mengenai berbagai program pembangunan dan penguatan infrastruktur digital di Kota Probolinggo.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Probolinggo, Lucia Aries Yulianti, menjelaskan tahun ini Pemerintah Kota Probolinggo tengah mengikuti penilaian Indeks Pemerintahan Digital (Pemdi). Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong penggunaan aplikasi SuperApp B-Link sebagai pintu masuk berbagai layanan publik berbasis digital.

Harapannya B-Link dapat diunduh dan dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat. Kami juga berharap teman-teman media ikut membantu menyosialisasikan kepada masyarakat, seluruh perangkat daerah, kecamatan, kelurahan hingga RT dan RW. Penggunaan aplikasi ini menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian pemerintahan digital, ujarnya.
Selain itu, Diskominfo juga tengah menyiapkan berbagai infrastruktur digital yang akan semakin diperkuat pada 2027.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo menegaskan, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik. Menurutnya, perkembangan teknologi telah membuat seluruh proses pemerintahan semakin transparan dan mudah dipantau oleh masyarakat maupun pemerintah pusat.

Dengan sistem digitalisasi, SIPD hingga perkembangan artificial intelligence (AI), proses pemerintahan sekarang semakin terbuka. Masyarakat bisa mengetahui perencanaan, pelaksanaan hingga hasil pembangunan. Keterbukaan ini bukan lagi pilihan, tetapi menjadi kebutuhan, ungkapnya.

Pria yang olahraga ini menjelaskan, Pemerintah Kota Probolinggo telah menghapus seluruh titik blank spot internet. Setelah sebelumnya membangun dua Super Koridor, pada akhir 2026 pemerintah akan menambah Super Koridor baru yang tersebar di berbagai wilayah kota.

Menurutnya, Super Koridor merupakan jaringan internet dengan kapasitas penguatan sinyal lebih besar dibanding jaringan internet biasa sehingga masyarakat dapat menikmati akses internet yang lebih cepat dan stabil.

Nantinya masyarakat tidak perlu lagi mencari lokasi dengan jaringan internet kuat hanya di Alun-alun atau Jalan Suroyo. Hampir seluruh kawasan utama akan terlayani, mulai Jalan Sudirman, Soekarno-Hatta, KH Hasan Genggong, Wonoasih, Ketapang, Triwung hingga kawasan Sumber Wetan, jelasnya.

Selain mendukung aktivitas masyarakat, penambahan Super Koridor juga diharapkan memperkuat penyebaran informasi pembangunan, pelayanan publik berbasis digital, hingga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Sebelum memaparkan program digitalisasi, Wali Kota Aminuddin juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga semangat pembangunan Kota Probolinggo menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia menyebut suasana kemerdekaan mulai terasa dengan pembagian hampir 11 ribu bendera Merah Putih serta pemasangan dekorasi kota yang dilakukan secara sederhana namun tetap meriah di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Kota ini adalah tanggung jawab kita bersama. Semakin banyak masyarakat, tokoh agama, akademisi, media dan seluruh elemen yang terlibat dalam pembangunan, maka hasilnya akan semakin baik, tuturnya.

Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari menambahkan, Pemerintah Kota Probolinggo berkomitmen menjalankan pemerintahan secara terbuka dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Meski dihadapkan pada berbagai regulasi serta kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, pemerintah daerah tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik.

Kami berharap penyebarluasan informasi tidak hanya dilakukan pemerintah, tetapi juga didukung oleh teman-teman media agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan utuh mengenai berbagai program pembangunan, ujarnya.

Dalam sesi diskusi, sejumlah wartawan mengajukan pertanyaan terkait pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, ketenagakerjaan, hingga pengelolaan parkir di Kota Probolinggo.

Menanggapi hal tersebut, Dokter Aminuddin mengungkapkan seluruh proses pembangunan telah dirancang secara bertahap dan terukur. Kehadiran SuperApp B-Link menjadi salah satu sarana untuk mempermudah masyarakat memperoleh informasi serta layanan pemerintahan secara terbuka.

Keterbukaan informasi akan meningkatkan kepercayaan masyarakat maupun investor. Ketika semua informasi mudah diakses, investor akan lebih tertarik berinvestasi di Kota Probolinggo sehingga berdampak pada terbukanya lapangan pekerjaan, katanya.

Terkait isu pemutusan hubungan kerja (PHK), ia menyampaikan Pemerintah Kota Probolinggo telah menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari perlindungan bagi para pekerja.

Menjawab pertanyaan Arif Mashudi dari Radar Bromo mengenai sistem parkir tepi jalan yang dinilai masih mengalami kebocoran retribusi, kepala daerah tersebut mengatakan pemerintah sedang mengkaji sistem pengelolaan parkir yang lebih modern melalui kerja sama dengan Bank Jatim.

Pemerintah sedang menyiapkan sistem baru agar pengelolaan parkir lebih tertata. Kesejahteraan juru parkir juga menjadi perhatian, termasuk rencana peningkatan pendapatan mereka melalui sistem yang lebih baik. Nantinya juga akan disiapkan sentra parkir dengan tarif yang lebih terjangkau dan pengelolaan yang lebih profesional, pungkasnya.

PT Miren Outdoor Industry: Legalitas Lengkap, Warga Wonorejo Dukung Penuh

0

Mediaistans.com| Jepara, 6 Agustus 2026 – Kuasa Hukum dari PT Miren Outdoor Industry Indonesia yang beralamat di Jl. Raya Jepara-Bangsri KM. 5, Desa/Kelurahan, Wonogiri, Kec. Jepara, Kab. Jepara, Provinsi Jawa Tengah, 59431, Indra Mukmin,SH, menyampaikan klarifikasi resmi guna meluruskan berbagai informasi yang beredar di masyarakat maupun pemberitaan yang mempertanyakan status hukum serta kelengkapan perizinan perusahaan.

Perusahaan senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan komunikasi dan transparansi kepada masyarakat Desa Wonorejo. Menyadari keterbatasan informasi yang sempat terjadi, kami telah melaksanakan pertemuan tatap muka pada Rabu malam, 5 Agustus 2026 bertempat di lingkungan perusahaan. Kegiatan silaturahmi, sosialisasi, dan klarifikasi tersebut dihadiri perwakilan warga, aparat desa, serta pemangku kepentingan untuk memaparkan fakta yang sebenarnya disertai bukti-bukti administratif yang sah.

Dalam pertemuan tersebut, kami menegaskan hal-hal pokok sebagai berikut:

– Kepatuhan Hukum: PT Miren Outdoor Industri Indonesia adalah entitas bisnis yang taat aturan. Seluruh dokumen perizinan utama serta dasar hukum pendirian perusahaan telah selesai diurus dan diterbitkan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Cukup , Semua Legalitas Perusahaan sudah sesuai aturan dan Sah secara Hukum.

“Kesalahpahaman antara Miren dan Warga Sudah selesai dan Warga mendukung penuh adanya Miren di Desa Wonorejo.
Miren juga siap bekerjasama dengan warga Desa Wonorejo seperti pemeliharaan sampah , CSR ,Dll selama Sesuai dengan SOP perusahaan.

Bahkan ada warga yang mengucapkan,
berita yang beredar adalah oknum yang mengatasnamakan warga Desa Wonorejo yang mendapatkan Keuntungan dibalik berita tersebut dan Ini membuat nama warga desa Wonorejo jadi buruk.

Untuk itu Kedepan warga Juga meminta akses satu pintu untuk berkomunikasi dengan pihak Miren untuk tidak terjadi kesalahpahaman dikemudian hari.

Untuk Itu Bos Miren TONG LANGXING telah menunjuk Kuasa Hukum Indra Mukmin Nasution SH menjadi jembatan antara warga dan Miren.
Akses satu pintu melalui beliau sebagai kuasa hukum.

Sehubungan dengan narasi yang beredar belakangan ini yang menyatakan persyaratan berdirinya perusahaan tidak jelas, kami menegaskan informasi tersebut adalah tidak benar, tidak akurat, dan kami duga cenderung bersifat memfitnah serta merugikan nama baik maupun iklim investasi perusahaan. Kami menggunakan hak konstitusional untuk menyampaikan hak jawab ini, “tegas INDRA MUKMIN SH.

Kami memohon agar setiap pihak menyampaikan informasi terkait keberadaan perusahaan senantiasa didasarkan pada bukti nyata dan fakta yang akurat, guna mencegah kesalahpahaman serta kerusakan nama baik pihak yang telah berupaya menjalankan kegiatan usaha dengan patuh pada aturan yang berlaku, “ucap Indra Mukmin SH.

Besar harapan kami agar media senantiasa menyajikan pemberitaan yang berimbang dan memberikan hak jawab yang layak. Demikian klarifikasi ini kami sampaikan agar masyarakat luas memperoleh gambaran yang utuh, jelas, dan berimbang mengenai status hukum serta keberadaan PT Miren Outdoor Industry Indonesia,”harap tim kuasa hukum.

Atas perhatian dan pemuatan penjelasan ini, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

Kuasa Hukum
PT Miren Outdoor Industry Indonesia.
Indra Mukmin Nasution LAWFIRM

(red)