29.5 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 120

Penutupan Pesantren Ramadhan 1447 H dilembaga Pemasyrakatan kelas IIA pontianak berlangsung khidmat

0

Media istana,com
Kubu Raya,Kalbar-

Kegiatan penutupan pesantren ramadhan 1447 hijriah dilembaga pemasyarakatan (lapas) Kelas IIA Pontianak berlangsung dengan khidmat dimesjid miftahul jannah. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh kalapas pontianak, pimpinan pondok pesantren ulil albab, perwakilan majelis ulama indonesia kalimantan barat, ketua BAZNAS kalbar, ketua LDK muhammadiyah kalbar, perwakilan kementerian agama kota pontianak, perwakilan Wahdah Islamiyah pontianak, serta jajaran petugas lapas pontianak, Selasa (17/3).


Rangkaian kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menambah suasana religius dan penuh kekhusyukan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian laporan oleh ketua panitia sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan pesantren ramadhan yang telah berlangsung mulai dari 19 februari hingga 17 maret 2026.
Adapun beberapa rangkaian kegiatan yang diikuti oleh warga binaan dalam pesantren ramadhan ini diantaranya yaitu belajar mengaji, pembelajaran fardu kifayah, terapi asmaul husna, latihan alat musik hadrah, latihan da’i, hafalan doa, tausiyah keagamaan, shalat tarawih berjamaah beserta kultum, tadarus hingga penyaluran zakat fitrah.
Kalapas pontianak, ridha ansari mengawali sambutannya dengan penyampaian ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam menyukseskan kegiatan pesantren ramadhan 1447 hijriah ini. Ia juga berpesan kepada seluruh peserta pesantren yang merupakan warga binaan agar menjadikan momentum ini sebagai barometer dalam menjalani kehidupan sehari-hari, baik selama berada di dalam lapas maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.
Lebih lanjut, ridha menyampaikan motto yang menjadi semangat dalam kegiatan ini, yakni “masuk sebagai napi, keluar sebagai santri”, yang merupakan harapan agar seluruh warga binaan dapat mengalami perubahan ke arah yang lebih baik melalui pembinaan keagamaan yang telah diikuti.
“Jadikan apa yang telah didapat selama mengikuti kegiatan pesantren ramadhan ini sebagai pegangan hidup sehingga mampu memberikan dampak positif serta meningkatkan keimanan guna menjadi pribadi yang lebih baik dimasa mendatang” ujar kalapas.
Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 wib ini ditutup dengan penyampaian kultum, doa bersama serta menikmati menu berbuka puasa bersama. Selanjutnya sebagai bentuk apresiasi, lapas pontianak memberikan sertifikat penghargaan kepada para narasumber yang telah memberi materi selama program ini berlangsung serta sertifikat penghargaan kepada 3 orang peserta terbaik selama mengikuti program pesantren ramadhan 1447 hijriah di lapas pontianak.

(Tim redaksi)

Skandal Promosi Jabatan di Sanggau: Meritokrasi Dikebiri, Kedekatan Jadi Mata Uang Kekuasaan

0

Media istana Com
Sanggau, Kalimantan Barat — Bau busuk praktik birokrasi kembali menyeruak dari tubuh Pemerintah Kabupaten Sanggau. Proses promosi dan mutasi jabatan yang semestinya menjadi panggung bagi aparatur berprestasi, justru diduga berubah menjadi arena transaksional yang sarat kepentingan.
Alih-alih menjunjung tinggi prinsip meritokrasi sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), sejumlah pejabat yang dilantik justru disinyalir tidak melalui mekanisme objektif, transparan, dan berbasis kinerja.


Indikasi kuat mengarah pada praktik “like and dislike”, di mana kedekatan personal dan loyalitas semu lebih menentukan dibanding kompetensi dan rekam jejak.
Sumber internal yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, sejumlah nama yang naik jabatan dinilai minim prestasi, bahkan ada yang rekam jejaknya dipertanyakan. Namun anehnya, mereka justru melesat menduduki posisi strategis, menggeser aparatur lain yang dinilai lebih layak.

“Ini bukan lagi soal mutasi biasa. Ini sudah mengarah pada pembusukan sistem. Orang-orang yang punya kapasitas justru diparkir, sementara yang dekat dengan lingkaran kekuasaan dipromosikan,” ungkap sumber tersebut.

Kondisi ini tidak hanya mencederai rasa keadilan di kalangan ASN, tetapi juga berpotensi merusak tata kelola pemerintahan secara menyeluruh. Jabatan yang seharusnya diisi oleh figur kompeten demi pelayanan publik yang optimal, justru diisi oleh mereka yang diragukan kapabilitasnya.

Lebih jauh, praktik semacam ini berpotensi melanggar ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS yang secara tegas mengatur sistem merit dalam pengisian jabatan. Jika dugaan ini terbukti, maka bukan hanya etika birokrasi yang runtuh, tetapi juga membuka ruang bagi tindakan maladministrasi hingga potensi penyalahgunaan wewenang.
Pengamat kebijakan publik menilai, fenomena ini merupakan alarm keras bagi lembaga pengawas seperti Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Ombudsman RI untuk segera turun tangan.
Pembiaran terhadap praktik semacam ini hanya akan memperparah degradasi integritas birokrasi di daerah.
Masyarakat pun berhak mempertanyakan: apakah jabatan di Sanggau kini benar-benar diperjualbelikan dalam bentuk kedekatan dan loyalitas? Ataukah ada kekuatan tak terlihat yang mengendalikan arah kebijakan di balik layar?
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kabupaten Sanggau belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut. Transparansi dan akuntabilitas kini menjadi tuntutan publik yang tak bisa lagi diabaikan.
Jika praktik ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah akan runtuh—dan yang tersisa hanyalah birokrasi yang kehilangan arah, integritas, dan marwahnya.

(Tim media)

BUMDes Karya Sejahtera Paparkan Capaian 2025 dan Proyeksi Strategis 2026

0

BANYUMAS-Mediaistana.com – Aula Balai Desa Karangsari, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, menjadi saksi bisu sebuah langkah penguatan ekonomi kerakyatan.

Pemerintah Desa Karangsari bersama jajaran pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Sejahtera menggelar agenda laporan pertanggungjawaban (LPJ) tahun buku 2025 sekaligus pemaparan Program Kerja Anggaran untuk tahun 2026 (selasa, 17/03/2026).

​Direktur BUMDes Karya Sejahtera, Pujiono, secara lugas memaparkan realisasi usaha dan capaian keuangan sepanjang tahun 2025.

Agenda ini tidak sekadar menjadi ajang formalitas, namun berkembang menjadi diskusi dinamis bersama warga sebagai bentuk transparansi publik.

Untuk tahun 2026, BUMDes Karya Sejahtera telah merancang program yang berfokus pada tiga pilar utama yaitu :
Pengolahan hasil tani untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal, Perluasan layanan simpan pinjam bagi masyarakat serta Digitalisasi administrasi guna memastikan tata kelola yang lebih akuntabel.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati pula revisi AD/ART sebagai landasan hukum untuk memperkuat peran pengawas serta memantapkan struktur organisasi.
​
​Sementara, Kepala Desa Karangsari, Sadirin, dalam arahannya menekankan bahwa keberhasilan desa bukan merupakan kerja tunggal, melainkan hasil kordinasi yang apik antar-lembaga.

Sadirin juga menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar kepada BPD, pengurus BUMDes, Ketua RT/RW, hingga Babinsa.

“Koordinasi adalah kunci. Mulai dari penguatan ekonomi melalui BUMDes, hingga menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan, semuanya membutuhkan tangan-tangan yang saling bergandengan,” ujar Sadirin.

Kehadiran Pendamping Desa juga dinilai krusial dalam memberikan asistensi teknis dan perencanaan agar setiap program yang digulirkan berjalan sesuai regulasi dan tepat sasaran.

Nada optimisme juga datang dari Ketua BPD Karangsari. Beliau memohon doa restu kepada seluruh elemen masyarakat agar seluruh program desa dan pengelolaan BUMDes dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Komitmen untuk menjaga amanah dan kekompakan menjadi pesan utama demi mewujudkan Karangsari yang lebih maju.

Menutup rangkaian agenda tersebut, Direktur BUMDes kembali menegaskan bahwa dukungan penuh dari RT, RW, Babinsa, dan lembaga desa lainnya adalah bahan bakar utama bagi perkembangan usaha desa.
Sinergi ini diharapkan tidak hanya membuka peluang ekonomi baru, tetapi juga menciptakan lapangan kerja yang mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh warga Karangsari secara berkelanjutan.
​

Nurbaiti Jan Kepala Puskesmas Sekincau Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis bagi Pemudik

0

Nurbaiti Jan Kepala Puskesmas Sekincau Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis bagi Pemudik

Jakarta -MEDIA ISTANA Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik tahun 2026, Kepala Puskesmas Sekincau, Nurbaiti Jan, turun langsung memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada para pemudik yang melintasi jalur utama Jalan Lintas Liwa, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat.17/3/2026

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, yang menekankan pentingnya keterlibatan seluruh unsur, termasuk tenaga kesehatan, dalam mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik tahun ini. Pemerintah daerah berharap arus mudik dapat berjalan lancar tanpa hambatan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung.

Pelayanan kesehatan gratis tersebut difokuskan bagi para pemudik yang mengalami kelelahan, gangguan kesehatan ringan, hingga pemeriksaan kondisi fisik secara umum. Pos pelayanan didirikan di titik strategis jalur lintas Liwa yang dikenal sebagai salah satu jalur padat saat musim mudik.

Di sela-sela kegiatan, Nurbaiti menyampaikan bahwa dirinya bersama seluruh jajaran Puskesmas Sekincau telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan pelayanan berjalan optimal.

“Kami bersama seluruh tim telah mempersiapkan diri untuk memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal kepada para pemudik. Ini merupakan bentuk kepedulian kami agar perjalanan masyarakat tetap aman dan sehat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pelayanan ini diberikan secara gratis sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang menempuh perjalanan jauh dan rentan mengalami kelelahan atau gangguan kesehatan di perjalanan.

Selain pemeriksaan kesehatan, tim medis juga memberikan edukasi kepada para pemudik terkait pentingnya menjaga kondisi tubuh selama perjalanan, seperti beristirahat secara berkala, menjaga asupan cairan, serta menghindari berkendara dalam kondisi lelah.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para pemudik yang merasa terbantu dengan adanya layanan kesehatan di jalur mudik. Kehadiran tenaga medis di lokasi dinilai sangat penting, terutama dalam mengantisipasi risiko kesehatan selama perjalanan panjang.

Dengan adanya keterlibatan aktif dari Puskesmas Sekincau dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, diharapkan arus mudik tahun 2026 dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan minim kendala. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di berbagai sektor, termasuk kesehatan.

Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta berbagai elemen masyarakat diharapkan terus terjalin guna menciptakan sistem pelayanan publik yang responsif, terutama pada momen-momen penting seperti arus mudik nasional.

HAMDAN

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus Tinjau Pos Pengamanan dan Pelayanan Idulfitri,

0

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus Tinjau Pos Pengamanan dan Pelayanan Idulfitri,

Jakarta -MEDIA ISTANA Lampung Barat — Bupati Lampung Barat, H. Parosil Mabsus, melakukan peninjauan langsung ke Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Hari Raya Idulfitri di Kecamatan Sekincau dan Kecamatan Sumber Jaya, Selasa (17/03/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Krakatau 2026.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat, serta Kepala Puskesmas setempat.

Bupati Parosil Mabsus mengatakan bahwa pengecekan ini merupakan langkah penting guna memastikan seluruh personel dan fasilitas pendukung siap menghadapi arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

“Kami ingin memastikan yang bertugas benar-benar siap, baik dari sisi kesiapan fisik, kelengkapan sarana dan prasarana, maupun mekanisme pelayanan kepada masyarakat,” ujar Parosil.

Ia menjelaskan, keberadaan pos pengamanan dan pos pelayanan tersebut sangat strategis dalam mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat, khususnya di titik-titik rawan kepadatan selama arus mudik.

Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur seperti TNI, Polri, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, serta organisasi masyarakat seperti PMI dan Pramuka menjadi kekuatan utama dalam menciptakan arus mudik yang aman dan lancar.

“Semua lapisan sudah ikut mendukung. Camat, kepala puskesmas, hingga organisasi seperti PMI dan Pramuka juga hadir. Mari kita bersama-sama meningkatkan suasana yang lancar pada arus mudik 2026 ini,” Ucapnya.

Parosil juga menyampaikan apresiasi dan doa kepada seluruh petugas yang terlibat agar senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas.

“Selamat bekerja, selamat bertugas. Mudah-mudahan seluruh petugas yang ditempatkan di sini, baik TNI, Polri, tenaga kesehatan, aparat pemerintah, maupun lainnya, diberikan kesehatan dan kelancaran,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Pos Pengamanan Rest Area Kecamatan Sumber Jaya, Solihin, mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pemudik, untuk selalu berhati-hati selama perjalanan.

“Kami dari Pospam Rest Area mengimbau kepada pengunjung yang menggunakan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, agar selalu berhati-hati dalam berkendara, sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung aman,” ungkapnya.

Dengan kesiapan yang matang dan sinergi antarinstansi, diharapkan pelaksanaan arus mudik dan perayaan Idulfitri di Kabupaten Lampung Barat tahun ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

HAMDAN

Wakapolri Tinjau Udara Arus Mudik, Pastikan Penyeberangan Merak–Bakauheni Terkendali

0

Lampung  l Mediaistana.com – Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo melakukan pemantauan arus mudik Lebaran 2026 di jalur penyeberangan Merak–Bakauheni guna melihat secara langsung dinamika pergerakan kendaraan serta kesiapan pengamanan Operasi Ketupat 2026. Hal tersebut disampaikan dalam doorstop kepada awak media di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Selasa (17/3).

Berdasarkan hasil pemantauan udara, arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Merak maupun sebaliknya terpantau relatif lancar dengan dukungan kondisi cuaca yang cukup baik. Meski demikian, antrean kendaraan roda dua dan roda empat mulai terlihat di Pelabuhan Merak sebagai bagian dari peningkatan volume pemudik yang akan menyeberang menuju Bakauheni.

“Secara umum dari hasil analisa dari udara relatif cukup lancar, dan alhamdulillah dalam kondisi cuaca yang cukup baik,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Dalam kesempatan tersebut, Komjen Pol. Dedi Prasetyo juga menyampaikan prediksi puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Gelombang kedua arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 hingga 19 Maret, sementara arus balik diprediksi berlangsung dalam dua gelombang, yakni pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.

“Diprediksi arus mudik gelombang kedua akan terjadi pada tanggal 18 sampai 19 Maret. Kemudian arus balik diperkirakan pada tanggal 24–25 dan 28–29 Maret,” jelasnya.

Sejumlah langkah pengamanan dan rekayasa lalu lintas telah disiapkan oleh Polda Lampung bersama stakeholder terkait guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada periode tersebut. Penguatan pengamanan dilakukan melalui patroli, pengawalan, serta pengaturan arus kendaraan di titik-titik krusial, khususnya menuju kawasan pelabuhan.

Selain itu, kesiapan juga mencakup dukungan sarana dan prasarana, termasuk pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu, serta pemantauan melalui command center untuk memastikan pergerakan arus lalu lintas dapat terpantau secara menyeluruh. Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, menghindari waktu-waktu puncak apabila memungkinkan, serta memanfaatkan layanan kepolisian melalui call center 110 apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan.

“Apabila membutuhkan layanan kepolisian, silakan hubungi layanan 110 dan kami minta jajaran untuk merespons dengan cepat,” tutupnya.

Dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, diharapkan pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, khususnya di wilayah penyeberangan Merak–Bakauheni, dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.***

(R)

Wakapolri: Aplikasi Siger Polda Lampung Permudah Pemudik, Perjalanan Lebih Aman dan Terukur

0

Lampung l Mediaistana.com – Wakapolri memberikan apresiasi kepada Polda Lampung atas kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, khususnya melalui inovasi aplikasi Siger yang didukung soliditas dan sinergi kuat lintas stakeholder dalam mengelola arus mudik Lebaran 2026. Apresiasi tersebut disampaikan saat doorstop kepada awak media di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Selasa (17/3).

Wakapolri menilai, peningkatan signifikan yang ditunjukkan Polda Lampung tidak terlepas dari kolaborasi erat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, Basarnas, dan ASDP. Sinergi ini menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan terukur.

Salah satu wujud nyata upaya pelayanan Polri adalah kehadiran aplikasi Siger yang menyajikan data lalu lintas secara real-time dan akurat. Aplikasi ini menjadi baseline utama dalam pengambilan keputusan di lapangan oleh Kapolda Lampung dan seluruh jajaran, sehingga setiap langkah penanganan dilakukan berbasis data (data-driven), lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran bagi kebutuhan masyarakat.

Melalui aplikasi Siger, kondisi arus lalu lintas diklasifikasikan dalam tiga kriteria utama, yakni hijau, kuning, dan merah. Kategori hijau menunjukkan kondisi arus yang masih landai dan terkendali. Namun ketika terjadi peningkatan volume kendaraan berdasarkan traffic counting, maka masuk pada kategori kuning sebagai peringatan dini. Pada fase ini, kepadatan mulai terdeteksi dari gate tol hingga kisaran KM 500 menuju KM 1, sehingga langkah antisipasi langsung dijalankan.

Dalam kondisi kuning, Polda Lampung bersama stakeholder telah menyiapkan lima rest area sebagai buffer zone untuk mengatur arus kendaraan sebelum menuju Pelabuhan Bakauheni. Pada titik ini, ASDP juga telah proaktif menghadirkan layanan pembelian tiket di rest area yang telah ditentukan, baik secara online maupun manual, sehingga masyarakat tidak perlu menunggu di pelabuhan.

Apabila volume kendaraan meningkat signifikan, dengan rekapitulasi mencapai di atas 6.000 hingga 9.000 kendaraan dan kepadatan mencapai sekitar KM 4, maka kondisi ditetapkan sebagai kategori merah. Pada situasi ini, langkah penanganan ditingkatkan dengan penambahan buffer zone menjadi 10 rest area. Seluruh titik tersebut juga dilengkapi layanan tiket oleh ASDP untuk mempercepat proses penyeberangan dan mengurangi antrean.

Selain pengendalian arus, aplikasi Siger juga berfungsi sebagai layanan informasi bagi masyarakat. Pemudik dapat menentukan pilihan jalur perjalanan secara lebih terukur, karena telah disiapkan empat alternatif jalur, yakni jalur barat, jalur tengah, jalur tol, dan jalur timur. Dengan skema ini, distribusi kendaraan menjadi lebih merata dan arus lalu lintas dapat dikendalikan secara optimal.

Pelayanan kepada masyarakat juga diperkuat melalui distribusi kendaraan ke empat pelabuhan—ASDP, SMA, BBJ, dan Panjang—yang diputuskan secara terpadu oleh seluruh stakeholder. Melalui mekanisme ini, kendaraan roda dua, roda empat, dan angkutan penumpang lainnya dapat diarahkan secara proporsional ke masing-masing pelabuhan, sehingga mengurangi penumpukan dan meningkatkan kelancaran arus.

Dalam aspek kesiapsiagaan, Polda Lampung bersama stakeholder juga telah menyiapkan langkah antisipasi terhadap situasi kontingensi, khususnya kecelakaan di perairan. Sebanyak 16 kapal disiagakan dengan dukungan 320 personel gabungan dari TNI, Basarnas, Polair, dan Polri. Kesiapan ini dilengkapi dengan perhitungan kebutuhan keselamatan seperti life jacket, kecepatan respons, serta penguatan pemantauan berbasis data secara real-time guna memitigasi risiko fatalitas di lapangan.

Command center yang terintegrasi menjadi pusat kendali utama dalam memantau seluruh pergerakan arus lalu lintas dan mendukung pengambilan keputusan cepat lintas instansi. Selain itu, Polda Lampung juga mengoptimalkan pelayanan melalui pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di berbagai titik strategis untuk memastikan masyarakat mendapatkan bantuan dengan cepat dan mudah.

“Keberhasilan ini tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh soliditas dan sinergi seluruh stakeholder dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan langkah yang terkoordinasi dan berbasis data, pemudik dapat merasakan perjalanan yang lebih aman, lancar, dan nyaman,” ujar Wakapolri.

Melalui berbagai upaya tersebut, Polri terus menghadirkan pelayanan yang responsif, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan kesiapan yang matang serta sinergi yang kuat, pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Lampung diharapkan berjalan aman, lancar, serta mewujudkan mudik aman, keluarga bahagia.**

(R)

Wakapolri: Aplikasi Siger Polda Lampung Permudah Pemudik, Perjalanan Lebih Aman dan Terukur

0

Lampung l Mediaistana.com– Wakapolri memberikan apresiasi kepada Polda Lampung atas kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, khususnya melalui inovasi aplikasi Siger yang didukung soliditas dan sinergi kuat lintas stakeholder dalam mengelola arus mudik Lebaran 2026. Apresiasi tersebut disampaikan saat doorstop kepada awak media di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Selasa (17/3).

Wakapolri menilai, peningkatan signifikan yang ditunjukkan Polda Lampung tidak terlepas dari kolaborasi erat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, Basarnas, dan ASDP. Sinergi ini menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan terukur.

Salah satu wujud nyata upaya pelayanan Polri adalah kehadiran aplikasi Siger yang menyajikan data lalu lintas secara real-time dan akurat. Aplikasi ini menjadi baseline utama dalam pengambilan keputusan di lapangan oleh Kapolda Lampung dan seluruh jajaran, sehingga setiap langkah penanganan dilakukan berbasis data (data-driven), lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran bagi kebutuhan masyarakat.

Melalui aplikasi Siger, kondisi arus lalu lintas diklasifikasikan dalam tiga kriteria utama, yakni hijau, kuning, dan merah. Kategori hijau menunjukkan kondisi arus yang masih landai dan terkendali. Namun ketika terjadi peningkatan volume kendaraan berdasarkan traffic counting, maka masuk pada kategori kuning sebagai peringatan dini. Pada fase ini, kepadatan mulai terdeteksi dari gate tol hingga kisaran KM 500 menuju KM 1, sehingga langkah antisipasi langsung dijalankan.

Dalam kondisi kuning, Polda Lampung bersama stakeholder telah menyiapkan lima rest area sebagai buffer zone untuk mengatur arus kendaraan sebelum menuju Pelabuhan Bakauheni. Pada titik ini, ASDP juga telah proaktif menghadirkan layanan pembelian tiket di rest area yang telah ditentukan, baik secara online maupun manual, sehingga masyarakat tidak perlu menunggu di pelabuhan.

Apabila volume kendaraan meningkat signifikan, dengan rekapitulasi mencapai di atas 6.000 hingga 9.000 kendaraan dan kepadatan mencapai sekitar KM 4, maka kondisi ditetapkan sebagai kategori merah. Pada situasi ini, langkah penanganan ditingkatkan dengan penambahan buffer zone menjadi 10 rest area. Seluruh titik tersebut juga dilengkapi layanan tiket oleh ASDP untuk mempercepat proses penyeberangan dan mengurangi antrean.

Selain pengendalian arus, aplikasi Siger juga berfungsi sebagai layanan informasi bagi masyarakat. Pemudik dapat menentukan pilihan jalur perjalanan secara lebih terukur, karena telah disiapkan empat alternatif jalur, yakni jalur barat, jalur tengah, jalur tol, dan jalur timur. Dengan skema ini, distribusi kendaraan menjadi lebih merata dan arus lalu lintas dapat dikendalikan secara optimal.

Pelayanan kepada masyarakat juga diperkuat melalui distribusi kendaraan ke empat pelabuhan—ASDP, SMA, BBJ, dan Panjang—yang diputuskan secara terpadu oleh seluruh stakeholder. Melalui mekanisme ini, kendaraan roda dua, roda empat, dan angkutan penumpang lainnya dapat diarahkan secara proporsional ke masing-masing pelabuhan, sehingga mengurangi penumpukan dan meningkatkan kelancaran arus.

Dalam aspek kesiapsiagaan, Polda Lampung bersama stakeholder juga telah menyiapkan langkah antisipasi terhadap situasi kontingensi, khususnya kecelakaan di perairan. Sebanyak 16 kapal disiagakan dengan dukungan 320 personel gabungan dari TNI, Basarnas, Polair, dan Polri. Kesiapan ini dilengkapi dengan perhitungan kebutuhan keselamatan seperti life jacket, kecepatan respons, serta penguatan pemantauan berbasis data secara real-time guna memitigasi risiko fatalitas di lapangan.

Command center yang terintegrasi menjadi pusat kendali utama dalam memantau seluruh pergerakan arus lalu lintas dan mendukung pengambilan keputusan cepat lintas instansi. Selain itu, Polda Lampung juga mengoptimalkan pelayanan melalui pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di berbagai titik strategis untuk memastikan masyarakat mendapatkan bantuan dengan cepat dan mudah.

“Keberhasilan ini tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh soliditas dan sinergi seluruh stakeholder dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan langkah yang terkoordinasi dan berbasis data, pemudik dapat merasakan perjalanan yang lebih aman, lancar, dan nyaman,” ujar Wakapolri.

Melalui berbagai upaya tersebut, Polri terus menghadirkan pelayanan yang responsif, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan kesiapan yang matang serta sinergi yang kuat, pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Lampung diharapkan berjalan aman, lancar, serta mewujudkan mudik aman, keluarga bahagia.***

(R)

Kapolres Cianjur Fasilitasi Penyaluran Kompensasi Ribuan Sopir Angkot, Gandeng Gubernur dan Kapolda Jabar

0

mediaistana.com

CIANJUR – Kapolres Cianjur, AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P., menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kondusivitas wilayah melalui pengawalan program kesejahteraan bagi pelaku transportasi konvensional.

Pada Selasa (17/3/2026), bertempat di Mako Polres Cianjur, AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi mendampingi Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu Ferdian, Sp.Og., menyambut kunjungan kerja Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M., dan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H.

Langkah Strategis Kapolres dalam Pelayanan Masyarakat

Sebagai pemegang tongkat komando di wilayah hukum Cianjur, AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi menegaskan bahwa Polres Cianjur tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga aktif mendukung program jaring pengaman sosial pemerintah. Penyaluran kompensasi dan tali asih ini difokuskan bagi para pemilik, sopir utama, hingga sopir cadangan, khususnya untuk trayek Cipanas (Kuning).

“Kami di Polres Cianjur berkomitmen memastikan seluruh proses penyaluran kompensasi ini berjalan aman, tepat sasaran, dan tanpa hambatan. Ini adalah bentuk empati dan kepedulian kami bersama unsur Forkopimda terhadap para pejuang transportasi di lapangan,” tegas Kapolres di sela-sela kegiatan.

Pengawasan Penyaluran 1.447 Penerima Manfaat

Di bawah arahan Kapolres, jajaran Polres Cianjur akan mengawal ketat penyaluran dana sebesar Rp1.000.000 per orang (akumulasi Rp200.000/hari selama 5 hari). Total terdapat 1.447 penerima manfaat yang dijadwalkan menerima bantuan dalam dua sesi:

  • Sesi I: 22 – 24 Maret 2026.
  • Sesi II: 27 – 28 Maret 2026.

Menjaga Keberlangsungan Transportasi Lokal

Kapolres berharap dukungan ekonomi ini dapat menjadi stimulus agar sektor transportasi umum di Cianjur tetap beroperasi dengan optimal. Kehadiran pimpinan tertinggi Jawa Barat di Mako Polres Cianjur ini juga menjadi simbol soliditas Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah guna meringankan beban ekonomi masyarakat.

Langkah humanis yang diambil Kapolres Cianjur ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara kepolisian dengan komunitas sopir angkot, sekaligus memastikan pelayanan transportasi bagi warga Cianjur tetap berjalan lancar dan kondusif.

(fiqi)

AWPI DPC Lampung Barat Gelar Bukber Perdana, Pererat Silaturahmi dan Perkuat Soliditas Organisasi

0

AWPI DPC Lampung Barat Gelar Bukber Perdana, Pererat Silaturahmi dan Perkuat Soliditas Organisasi

Jakarta -MEDIA ISTANA.Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Lampung Barat menggelar kegiatan buka puasa bersama (bukber) dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (17/3/2026) ini menjadi momentum penuh makna sebagai wujud rasa syukur sekaligus mempererat tali silaturahmi antar anggota.

Acara yang digelar di salah satu rumah makan sabah bikhak pekon sabarus kecamatan balik bukit , kabupaten Lampung Barat , provinsi Lampung.juga dihadiri seluruh jajaran kepengurusan DPC AWPI Lampung Barat, Sekretaris Ekoriadi ,Bendahara Ahsannuri serta para Kepala Bidang ,juga seluruh anggota AWPI lainnya.Bukber ini menjadi kegiatan perdana yang diinisiasi oleh AWPI DPC Lampung Barat sejak terbentuknya kepengurusan di daerah tersebut.

Ketua AWPI DPC Lampung Barat, Fransmoro, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang berbuka puasa bersama, tetapi juga sebagai bentuk rasa syukur atas kekompakan dan soliditas yang telah terjalin di antara seluruh anggota.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin mempererat tali silaturahmi antar anggota AWPI. Ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas kebersamaan dan kekompakan yang selama ini telah kita bangun,” ujar Fransmoro.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa meskipun kegiatan ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan, namun antusiasme para anggota terlihat sangat tinggi. Hal ini menjadi indikator positif bagi perkembangan organisasi ke depan.

“Kegiatan seperti ini, insyaallah akan kita jadikan sebagai agenda tahunan. Walaupun ini perdana, namun semangat dan partisipasi anggota sangat luar biasa,” tambahnya.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut Fransmoro juga menunjukkan kepeduliannya terhadap anggota dengan menyisihkan sebagian rezekinya untuk dibagikan sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih atas loyalitas serta kebersamaan yang telah terjalin.

“Ini hanya sebagai tanda terima kasih saya kepada seluruh anggota atas kebersamaan kita selama ini,” ungkapnya.

Ke depan, AWPI DPC Lampung Barat berkomitmen untuk terus menjaga soliditas organisasi serta meningkatkan peran sebagai penyampai informasi yang edukatif, akurat, dan terpercaya kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan fungsi pers sebagai kontrol sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

“Mungkin untuk perencanaan ke depan, AWPI akan tetap solid dalam menyajikan edukasi informasi yang valid dan menarik, karena kita adalah bagian dari kontrol sosial,” pungkas Fransmoro.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan AWPI DPC Lampung Barat semakin kuat dalam menjalin kebersamaan serta mampu memberikan kontribusi positif bagi dunia jurnalistik dan masyarakat luas, khususnya di wilayah Lampung Barat.

HAMDAN