Beranda blog Halaman 155

Syukuri Usia ke-47, Rustam Fadly Tukuboya Gelar Tasyakuran Bersama Keluarga dan Sahabat di Namlea

0

 

Namlea – Bertambahnya usia menjadi momentum untuk mensyukuri setiap nikmat dan perjalanan hidup yang telah dilalui. Semangat itulah yang mewarnai peringatan ulang tahun ke-47 Rustam Fadly Tukuboya, SH, yang akan diperingati melalui acara tasyakuran di kediamannya di Namlea, Kabupaten Buru, Jumat malam (31/7/2026).

Acara tasyakuran direncanakan berlangsung pukul 20.00 WIT atau setelah pelaksanaan Shalat Isya, dengan dihadiri keluarga, sahabat, kerabat, dan sejumlah pejabat, tokoh masyarakat, tokoh agama.

Selain menjadi momen silaturahmi, kegiatan tersebut juga diisi dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT atas limpahan kesehatan, umur, dan berbagai nikmat yang telah diberikan.

Bagi Rustam Fadly Tukuboya, ulang tahun bukan sekadar penanda bertambahnya usia, tetapi juga menjadi ruang untuk merenungkan perjalanan hidup, mengevaluasi langkah yang telah dilalui, serta memperkuat komitmen untuk terus memberikan manfaat bagi sesama.

Tasyakuran yang digelar secara sederhana itu diharapkan menjadi momentum mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan. Dalam tradisi masyarakat, doa yang dipanjatkan bersama keluarga dan sahabat merupakan ikhtiar memohon keberkahan agar setiap langkah kehidupan senantiasa mendapat ridha Allah SWT.

Pada akhirnya, usia hanyalah hitungan waktu. Yang lebih bermakna adalah bagaimana setiap tahun dijalani dengan kejujuran, pengabdian, dan kepedulian terhadap orang lain. Karena sejatinya, seseorang dikenang bukan semata karena usianya, melainkan karena manfaat yang ditinggalkannya.

Semoga di usia ke-47, Rustam Fadly Tukuboya, SH senantiasa diberikan kesehatan, umur yang penuh berkah, rezeki yang halal, kebijaksanaan dalam setiap langkah, serta kekuatan untuk terus mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan daerah yang dicintainya.

(Mus ltc)

Publik Soroti Tindakan ASN Mengusir Kapus Tanjung Haloban

0
Oplus_131072

LABUHANBATU – Pengusiran Kepala Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu Susiani, S,KM, MM, dari ruang kerjanya oleh salah seorang tenaga medis viral di media sosial dan menjadi sorotan publik, Rabu, (29/07/2026).

Terlihat dari video yang viral, beberapa orang ASN yang dimotori oleh seorang tenaga medis bernama J Silalahi mengusir Kepala Puskesmas tersebut untuk keluar dan pergi meninggalkan puskesmas.

Situasi semakin memanas dengan turut campurnya seorang pria berkaos kuning yang diduga suami J Silalahi berdebat dengan seorang pria berkaos hitam yang tak lain kekasih Susiani.

Tidak kalah dengan istrinya, suami J Silalahi dengan nada tinggi turut serta menolak kehadiran Susiani sebagai kepala Puskesmas Tanjung Haloban.

Keributan itu menjadi sorotan dan buah bibir masyarakat setempat. Salah seorang warga Desa Tanjung Haloban yang minta dirahasiakan namanya sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh sekelompok tenaga medis yang berstatus ASN di puskesmas tersebut.

“Tindakan seperti Itu sangat buruk dilakukan oleh ASN, itu pelanggaran etik ASN. Ada pula suami bidan yang bertugas di puskesmas itu turut campur menolak kapus hadir menjalankan tugasnya. Persoalan internal pemerintah suami kok ikut campur. Memalukan,” kata sumber.

Menurut sumber, negara ini adalah negara hukum yang menganut asas praduga tak bersalah, bila ada perbuatan kapus dianggap melanggar hukum sebaiknya diproses secara hukum.

Disebut sumber kembali, seumpama kebijakan kapus memimpin bawahan kurang arif, para tenaga medis itu bisa melaporkan kepada kepala dinas, Inspektorat atau bupati, bukan menjustifikasi seseorang dan melakukan pengusiran secara radikal.

“Mereka ASN itu abdi negara, janganlah bertindak main usir karena tak suka, macam tak ada attitude Abdi negara itu panutan masyarakat,selesaikan persoalan secara regulasi bukan cara anarki,” ungkap sumber.

Di kesempatan itu, sumber yang mengaku rumahnya tidak jauh dari Puskesmas Tanjung Haloban, sudah mendengar issu tak sedap adanya gunjang ganjing ambisi seorang ASN yang bertugas di situ ingin menjadi kepala puskesmas.

“Saya tidak ada kepentingan dalam masalah itu, saya hanya menilai tindakan seperti itu melanggar etik. Baik dibalas baik akan indah, tetapi jelek dibalas jelek, jadi jelek semua. Ekses kericuhan itu, pelayanan terhadap masyarakat untuk berobat ke puskesmas bisa jadi terganggu,” ungkap sumber kembali.

Di ujung pembicaraan, sumber menilai kericuhan di puskesmas dan sampai terjadinya pengusiran terhadap kapus dinilainya sarat dengan kepentingan, tidak semata – mata karena adanya dugaan pemotongan anggaran, melakukan ada indikasi ditunggangi pihak ketiga yang bermain di balik layar berambisi menjadi kepala puskesmas.

“Isu itu dah mulai santer dan jadi gunjingan masyarakat setelah viralnya video yang pertama. Isu nya lagi ada keterlibatan seorang anggota dewan dibalik kericuhan tersebut, tetapi ntah siapa anggota dewannya. Kita lihat saja ke depannya nanti, jika kapus itu dicopot dan penggantinya ASN yang bertugas di puskesmas itu juga berarti isu itu benar adanya,” ungkap sumber.

Terpisah, salah seorang tokoh masyarakat Desa Tanjung Haloban yang tidak berkenan ditulis namanya, kepada wartawan mengatakan persoalan di Puskesmas Tanjung Haloban agar dapat segera diselesaikan oleh pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.

“Pemkab Labuhanbatu harus bertindak cepat menyelesaikan persoalan – persoalan itu agar reda, karena kami ikut malu, desa kami viral dengan hal yang buruk di medsos,” pungkasnya.

Dari sumber lain yang dihimpun, sangat menyayangkan tindakan Jeni Silalahi sebagai bidan senior di Puskesmas Tanjung Haloban yang berpendidikan tinggi.

“Jeni itu S2, tetapi sikap dan tindakannya tidak mencerminkan seseorang yang berpendidikan tinggi,”cetus sumber.

Sumber menilai, tindakan pengusiran terhadap Kapus Tanjung Haloban sama saja tidak menghargai Bupati Labuhanbatu yang menempatkan Susiani sebagai Kepala Puskesmas di Tanjung Haloban.

“Jabatan kapus berdasarkan SK Bupati, dia diusir oleh bawahannya, sama saja ASN itu menolak apa yang menjadi keputusan bupati. Suka atau tidak suka sebagai bawahan, hanya Bupati yang berhak mencopot jabatan kapus”, ungkap sumber.

Terkait adanya pengusiran dan tuduhan sebagai koruptor, Kepala Puskesmas Susiani S,KM, MM diminta tanggapannya via seluler, Susiani mengatakan biar proses hukum yang membuktikan.

“Saya masih sah menjabat sebagai kapus berdasarkan SK Bupati, soal tuduhan itu biar proses hukum yang membuktikan,” balas singkat Susiani.

Disisi lain, awak media mengkonfirmasi Kepala BKPP Kabupaten Labuhanbatu, Ali Armaya Ritonga, ST, Kamis (30/7/2026) belum menjawab terkait sanksi pengusiran Kepala Puskesmas Tanjung Haloban oleh bawahannya.***

Tingkatkan Iman dan Taqwa, Satgas TMMD 129 Kodim 1505/Tidore Tunaikan Shalat Jumat Bersama Warga

0

Tingkatkan Iman dan Taqwa, Satgas TMMD 129 Kodim 1505/Tidore Tunaikan Shalat Jumat Bersama Warga

Jakarta -MEDIA ISTANA,Halmahera Timur – Di tengah padatnya pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129, personel Satgas TMMD Kodim 1505/Tidore tetap menyempatkan diri melaksanakan ibadah Shalat Jumat berjamaah bersama masyarakat di masjid setempat, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen Satgas TMMD untuk menjaga keseimbangan antara pelaksanaan tugas pengabdian kepada masyarakat dengan kewajiban beribadah, sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Dandim 1505/Tidore selaku Dansatgas TMMD ke-129, Letkol Inf Wahyu Widya Sasono, melalui Dan SSK Kapten Inf Fardi Ruslan mengatakan, seluruh personel Satgas TMMD yang beragama Islam melaksanakan Shalat Jumat berjamaah bersama warga sebagai bagian dari pembinaan mental dan rohani prajurit.

“Shalat Jumat merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Di sela-sela kesibukan menyelesaikan sasaran TMMD, personel tetap melaksanakan ibadah sebagai bentuk pembinaan mental sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Kapten Inf Fardi Ruslan.

Ia menambahkan, selain sebagai kewajiban agama, pelaksanaan Shalat Jumat bersama masyarakat juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara personel Satgas TMMD dan warga. Melalui kebersamaan tersebut diharapkan hubungan yang telah terjalin selama pelaksanaan TMMD semakin erat, sehingga kemanunggalan TNI dengan rakyat terus terpelihara, pungkasnya. (Pen Kodim 1505)

HAMDAN ❤️

Stok BBM Tiga SPBU di Tanimbar Dipastikan Aman, Anos Yeremias: Pasokan Pertamina Kembali Masuk Besok

0

Saumlaki,mediaistana.com -Anggota DPRD Dapil VII Provinsi Maluku, Anos Yeremias, menyampaikan bahwa ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh SPBU reguler di Kabupaten Kepulauan Tanimbar masih dalam kondisi aman.

Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan di media sosial setelah berkoordinasi dengan pihak Pertamina menyusul adanya laporan masyarakat mengenai kondisi stok BBM, Jumat (31/7/2026)

Berdasarkan data yang diterima dari Pertamina, stok BBM di tiga SPBU reguler masih tersedia dan mampu melayani kebutuhan masyarakat. Antrean kendaraan juga dilaporkan tetap normal dan tidak mengular hingga keluar area SPBU.

Anos menjelaskan, kondisi tersebut menunjukkan distribusi BBM di Tanimbar masih berjalan dengan baik meski beberapa jenis BBM memiliki ketahanan stok yang terbatas.

Di SPBU 84.974.01 PT Lintas Yamdena, stok Pertalite tercatat sebanyak 20 kiloliter (KL) dengan estimasi ketahanan sekitar 2,2 hari. Pertamax tersedia 4 KL dengan ketahanan sekitar 2,6 hari, sementara Biosolar sebanyak 1,2 KL dan Dexlite 1,5 KL, masing-masing diperkirakan cukup untuk sekitar 1,5 hari.

Sementara itu, di SPBU 84.974.02 PT Yamdena Energi Perkasa, stok Pertamax mencapai 5,6 KL dengan estimasi ketahanan 2,3 hari, sedangkan Dexlite tersedia 4,9 KL atau cukup untuk sekitar 4,9 hari.

Adapun di SPBU 84.974.03 PT Arafura Trans Petrolium, stok Pertalite tersisa 3 KL dengan ketahanan sekitar 1 hari. Pertamax masih tersedia 8,8 KL atau diperkirakan cukup hingga 8,8 hari, sedangkan Biosolar sebanyak 1,5 KL dan Dexlite 1,2 KL, masing-masing memiliki ketahanan sekitar 1 hari.

Menindaklanjuti kekhawatiran masyarakat terkait pasokan BBM, Anos mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi langsung dengan Pertamina.

“Berdasarkan informasi yang kami peroleh, suplai BBM ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar telah dijadwalkan dan diperkirakan mulai masuk besok. Dengan tambahan pasokan tersebut, stok BBM di seluruh SPBU diharapkan kembali meningkat,” tulis Anos dalam keterangannya.

Ia berharap proses distribusi berlangsung lancar sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap normal dan tidak terjadi kelangkaan BBM.

Informasi ini sekaligus menjadi penegasan bahwa kondisi stok BBM di Kabupaten Kepulauan Tanimbar masih terkendali. Masyarakat diimbau tetap membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan agar distribusi tetap merata di seluruh wilayah.

Pj Geuchik Di Aceh Timur Diduga Aniaya Mantan Kadus Akibat Konflik Lama

0

Pj Geuchik Di Aceh Timur Diduga Aniaya Mantan Kadus Akibat Konflik Lama

 

 

Aceh Timur-Mediaistana.com

Perselisihan lama yang berujung pada dugaan penganiayaan terhadap seorang mantan kepala dusun terjadi di Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur. FA, yang menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Peudawa sekaligus Penjabat (Pj) Geuchik (Kepala Desa) Gampong Paya Dua, Kecamatan Peudawa, dilaporkan menganiaya Najir, (43), warga Dusun Bantayan Timur, Gampong Paya Dua, Kecamatan Peudawa.

 

Merasa menjadi korban penganiayaan, Najir yang merupakan mantan Kepala Dusun (Kadus) Bantayan Timur, Gampong Paya Dua itu langsung mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Aceh Timur untuk membuat laporan.

 

Kepada wartawan usai membuat laporan, Najir menuturkan peristiwa itu terjadi ketika dirinya sedang memangkas rambut di sebuah tempat pangkas rambut di Gampong Alue Bue Jalan, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur pada Kamis (30/07/2026) sekira pukul 17.00 WIB.

 

“Saya sedang dipangkas rambut, tiba-tiba FA datang bersama seorang temannya. Tanpa banyak bicara dia langsung mendorong saya hingga hampir terjatuh, lalu memukul bibir saya,” ujar Najir.

 

Tak hanya itu, Najir mengaku situasi semakin mencekam ketika rekan FA diduga mengambil gunting yang ada di lokasi dan berusaha menyerangnya. Beruntung, aksi tersebut berhasil digagalkan oleh tukang pangkas rambut yang sigap menahan orang tersebut.

 

Usai melakukan dugaan penganiayaan, FA bersama rekannya disebut langsung meninggalkan lokasi kejadian.

 

Najir menduga insiden itu berkaitan dengan perselisihan yang pernah terjadi antara dirinya dan FA pada Mei lalu. Meski demikian, ia tidak menjelaskan secara rinci penyebab cekcok yang disebut menjadi pemicu hubungan keduanya memburuk.

 

Dalam kejadian tersebut Najir telah membuat laporan ke polres Aceh Timur atas dugaan Penganiayaan terhadap dirinya.

PETIR Desak JPU Terapkan Pasal Pembunuhan Berencana, Kesaksian Sopir Ambulans Jadi Sorotan di Persidangan

0

.

 

MEDIAISTANA.COM

Sidang Kasus Tewasnya Dua Debt Collector di Kalibata, Saksi Ambulans Sebut Korban Masih Berpeluang Selamat, PETIR Desak Penegakan Hukum yang Adil

Jakarta Selatan – Sidang lanjutan perkara dugaan pembunuhan terhadap dua debt collector (mata elang) di Kalibata, Jakarta Selatan, dengan enam terdakwa mantan anggota Satuan Pelayanan (Yanma) Mabes Polri kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (30/7/2026).

Enam terdakwa dalam perkara Nomor 295/Pid.B/2026/PN JKT.SEL yakni Ahmad Marz Zulqadri, Ilham Adjie Maulana, M. Irfan Akbar Batubara, Baginda Nurhidayat, Jefry Leo Agusta, dan Raafi Ghaffaar Wahhab menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan saksi di Ruang Sidang Utama Prof. H. Oemar Seno Adji, SH, Gedung Sementara Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Harsono RM, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Dalam persidangan tersebut, majelis hakim mendengarkan keterangan lima orang saksi. Tiga di antaranya merupakan anggota Polri yang memberikan keterangan terkait asal-usul sepeda motor dalam perkara tersebut.

Sementara dua saksi lainnya, termasuk seorang sopir ambulans, memberikan kesaksian mengenai proses evakuasi para korban setelah kejadian.

Salah satu keterangan yang menjadi perhatian dalam persidangan datang dari sopir ambulans. Di hadapan majelis hakim, saksi menyatakan dirinya sempat berupaya mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit, namun menurut keterangannya upaya tersebut terhambat.
“Itu kedua korban saya lihat masih hidup, dan kemungkinan besar selamat jika segera dibawa ke rumah sakit,” ujar saksi sopir ambulans dalam persidangan.

Saksi juga mengaku heran karena, menurut keterangannya, saat hendak memberikan pertolongan, dirinya justru dilarang mengevakuasi korban dan kunci mobil ambulans sempat disita.

Menanggapi jalannya persidangan, Sekretaris Jenderal PETIR (Persaudaraan Timur Indonesia Raya), Nefron Alvares Kapitan, SH., MH., mengapresiasi solidaritas berbagai organisasi yang terus mengawal jalannya perkara hingga persidangan berlangsung kondusif.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh lintas organisasi. Persidangan hari ini berjalan dengan agenda pemeriksaan lima orang saksi. Kami mengajak seluruh pihak menjaga ketertiban persidangan.

Silakan menyampaikan aspirasi, tetapi jangan menggunakan tindakan fisik. Kita semua wajib menjaga marwah pengadilan,” katanya.

Nefron juga menyampaikan kritik terhadap surat dakwaan yang disusun jaksa penuntut umum. Menurutnya, isi dakwaan tidak mencerminkan fakta-fakta yang berkembang di persidangan.

“Mestinya JPU menerapkan Pasal 458 ayat (1) dan ayat (3), namun justru menggunakan pasal yang lebih ringan. Menurut kami, unsur pembunuhan berencana telah menguat berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan,” ujarnya.
Ia juga menilai narasi yang menyebut kedua korban sebagai pihak yang memulai kejadian tidak sesuai dengan fakta yang diyakini pihak keluarga korban dan pendamping hukum.

“JPU harus mengevaluasi kembali penerapan pasal dan mempertimbangkan Pasal 458 terhadap perkara pengeroyokan yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia,” tegasnya.

Sementara itu, Tim Divisi Hukum PETIR, Salahudin Dirjon, SH., menyatakan pihaknya menilai keadilan bagi keluarga korban belum terwujud.

“Kami mendesak pemerintah menindak konten-konten bernuansa rasis dan provokatif serta berharap negara hadir memberikan perlindungan yang sama kepada seluruh warga negara,” katanya.

Ia juga meminta Presiden RI Prabowo Subianto memberikan perhatian terhadap proses penegakan hukum agar berjalan secara adil tanpa tebang pilih.

Pendiri PETIR, Semmy Manafe, mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang terus memberikan dukungan kepada keluarga korban.

Menurut Semmy, pihaknya menilai masih banyak narasi yang mendiskreditkan masyarakat Indonesia Timur.

“Kami berharap proses hukum ini menjadi ruang menghadirkan keadilan yang sesungguhnya.

Hari ini persidangan berlangsung aman dan kondusif. Kami percaya pengadilan adalah tempat mencari keadilan,” ujarnya.

Semmy juga menyoroti keterangan sopir ambulans yang menurutnya menjadi salah satu fakta penting yang terungkap di persidangan terkait peluang penyelamatan korban apabila segera mendapatkan pertolongan medis.

Roy Marthen Leonard Mbau Doek, SH., yang dikenal sebagai Rodock Timur, meminta aparat penegak hukum bersikap profesional.
“Kami mendesak jaksa dan hakim bersikap adil, transparan, dan objektif. Menurut kami, indikasi unsur pembunuhan berencana semakin menguat dan patut dipertimbangkan dalam proses hukum,” katanya.

Ketua DPW DKI Jakarta PETIR, Ones Kilykily, turut menyoroti status para terdakwa yang disebutnya belum seluruhnya diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) dari institusi Polri.

Menurut Ones, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, baru dua terdakwa yang telah dikenai PTDH, sementara empat lainnya masih berstatus anggota Polri.

“Kami mendesak Polri segera mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku terhadap empat terdakwa lainnya.

Tujuan kami adalah mengawal penegakan hukum yang transparan, jujur, dan bermartabat,” ujarnya.
Ia juga meminta Komisi III DPR RI memberikan perhatian khusus terhadap jalannya proses hukum agar berlangsung secara terbuka dan berkeadilan.

Sementara itu, Ketua Tim Divisi Hukum PETIR, Hasidah S. Lipung, SH., menyatakan pihaknya menilai keterangan saksi sopir ambulans memperkuat fakta bahwa upaya penyelamatan korban sempat terhambat.

Menurut Hasidah, pihaknya juga telah mencermati surat dakwaan yang diterima dan menilai terdapat sejumlah perbedaan antara isi dakwaan dengan fakta-fakta yang muncul selama persidangan.

“Kami berharap pada tahapan persidangan berikutnya seluruh fakta yang terungkap dapat menjadi pertimbangan dalam proses penuntutan. Kami juga akan menempuh langkah-langkah konstitusional dengan menyampaikan aspirasi kepada Komisi III DPR RI, Kejaksaan Agung, Mabes Polri, serta Presiden RI agar perkara ini mendapatkan perhatian,” tutupnya.

Persidangan akan kembali dilanjutkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Majelis Hakim untuk mendengarkan agenda pemeriksaan berikutnya dalam perkara tersebut.

Aris.t

Taman Beo Sukapura Kini Terang Benderang, Warga Apresiasi Kinerja Sudin Bina Marga Jakut

0

 

MEDIAISTANA.COM

Jakarta Kinerja Bina Marga Jakarta Utara langsung tanggap atas informasi maupun laporan warga Sukapura terkait permohohonan penerangan di taman Beo yang berada di wilayah RT. 013/ RW 06 kelurahan Sukapura Cilincing, kini sudah terang benderang.

Hartini selaku ketua RT setempat mengatakan “kurang lebih satu (1), Tahun taman Beo ini gelap gulita dan rawan kejahatan terutama banyak anak muda-mudi kumpul dan berpasangan nongkrong di taman tersebut,” ujarnya.

“Saya kwatir akibat tidak adanya penerangan di taman, hal tersebut menimbulkan rawan kejahatan maupun narkoba, apalagi muda mudi sering nongkrong dengan situasi dan kondisi gelap,”
“Alhamdulillah saat ini taman sudah terang, terimakasih kepada Walikota Jakarta Utara dan jajarannya, khususnya Suku Dinas Bina Marga Kota Administrasi Jakarta Utara,” bebernya.

“Tadi malam petugas Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara langsung tanggap dan mengeksekusi keluhan warga melalui para pengurus RT 013 RW. 06 kelurahan Sukapura, sehingga malam ini kondisi taman menjadi terang,” jelasnya.

Hartini selaku ketua RT setempat mengucapkan terimakasih kepada Kepala Sukun Dinas Bina Marga Jakarta Utara, Darwin Ali, S.T.,M.M, yang cepat memberikan respon hingga penerangan di Taman Beo sudah terpasang dan tidak pakai lama,” tutup Hartini.Kamis. (30/7/2026), tepat pukul 22.04 Wib.

Aris t

Taman Beo Sukapura Kini Terang Benderang, Warga Apresiasi Kinerja Sudin Bina Marga Jakut

0

 

INVESTIGASI.IN

Jakarta Kinerja Bina Marga Jakarta Utara langsung tanggap atas informasi maupun laporan warga Sukapura terkait permohohonan penerangan di taman Beo yang berada di wilayah RT. 013/ RW 06 kelurahan Sukapura Cilincing, kini sudah terang benderang.

Hartini selaku ketua RT setempat mengatakan “kurang lebih satu (1), Tahun taman Beo ini gelap gulita dan rawan kejahatan terutama banyak anak muda-mudi kumpul dan berpasangan nongkrong di taman tersebut,” ujarnya.

“Saya kwatir akibat tidak adanya penerangan di taman, hal tersebut menimbulkan rawan kejahatan maupun narkoba, apalagi muda mudi sering nongkrong dengan situasi dan kondisi gelap,”
“Alhamdulillah saat ini taman sudah terang, terimakasih kepada Walikota Jakarta Utara dan jajarannya, khususnya Suku Dinas Bina Marga Kota Administrasi Jakarta Utara,” bebernya.

“Tadi malam petugas Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara langsung tanggap dan mengeksekusi keluhan warga melalui para pengurus RT 013 RW. 06 kelurahan Sukapura, sehingga malam ini kondisi taman menjadi terang,” jelasnya.

Hartini selaku ketua RT setempat mengucapkan terimakasih kepada Kepala Sukun Dinas Bina Marga Jakarta Utara, Darwin Ali, S.T.,M.M, yang cepat memberikan respon hingga penerangan di Taman Beo sudah terpasang dan tidak pakai lama,” tutup Hartini.Kamis. (30/7/2026), tepat pukul 22.04 Wib.

Aris t

Selamat Ulang Tahun untuk Rustam Fadly Tukuboya, S.H.: Di Usia ke-47, Menyalakan Cahaya Pengabdian

0

 

Waktu adalah penulis paling jujur. Ia tidak pernah berdusta tentang siapa yang memilih berjalan untuk dirinya sendiri, dan siapa yang memilih berjalan demi orang lain.

Pada 31 Juli 2026, usia 47 tahun menjadi penanda perjalanan hidup Rustam Fadly Tukuboya, S.H. Sebuah usia yang tidak lagi dihitung dari banyaknya musim yang telah berlalu, melainkan dari jejak yang tertinggal di hati sesama.

Empat puluh tujuh tahun adalah usia ketika langkah semakin matang, kata-kata semakin bijak, dan keputusan semakin lahir dari pengalaman. Seperti pohon yang telah lama berakar, ia tidak lagi sibuk mengejar tinggi, tetapi memberi teduh bagi siapa saja yang singgah di bawah rindangnya.

Hidup mengajarkan bahwa jabatan hanyalah persinggahan, sementara pengabdian adalah warisan. Nama yang baik bukan dibangun oleh gemerlap pujian, melainkan oleh ketulusan saat hadir di tengah masyarakat, mendengar tanpa menghakimi, dan bekerja tanpa menuntut tepuk tangan.

Semoga setiap embusan napas di usia baru menjadi lembaran yang dipenuhi keberkahan.

Semoga kesehatan senantiasa mengiringi setiap langkah, kebijaksanaan tumbuh seiring waktu, dan kekuatan selalu menyertai setiap amanah yang dipikul.

Kiranya keluarga tetap menjadi pelabuhan yang menenangkan, sahabat menjadi penguat perjalanan, dan masyarakat terus menjadi alasan untuk mengabdi dengan hati yang tulus.

Sebab pada akhirnya, manusia tidak dikenang karena seberapa lama ia hidup, melainkan karena seberapa besar manfaat yang ia tinggalkan.

Selamat ulang tahun ke-47, Rustam Fadly Tukuboya, S.H.

Semoga usia yang bertambah menjadikan jiwa semakin teduh, hati semakin lapang, langkah semakin bermakna, dan pengabdian terus mengalir seperti mata air yang tak pernah berhenti memberi kehidupan.

Selamat menapaki babak baru kehidupan. Semoga setiap langkah selalu diterangi cahaya kebijaksanaan, dipenuhi keberkahan, dan meninggalkan jejak kebaikan yang akan dikenang sepanjang masa.

Namlea, 31 Juli 2027

(Redaksi)

PBV Peace Boat Dan Asar Humanity Bangun Tempat Wudhu, MCK, Sumur Bor Dayah Bustanur Rahmani di Aceh Timur

0

PBV Peace Boat Dan Asar Humanity Bangun Tempat Wudhu, MCK, Sumur Bor untuk Dayah Bustanur Rahmani di Aceh Timur

 

ACEH TIMUR –Mediaistana.com

Proses pemulihan pascabanjir yang melanda Aceh pada akhir 2025 terus berlanjut. Melalui kerja sama PBV Peace Boat Disaster Relief dan Asar Humanity, pembangunan fasilitas tempat wudhu, Mandi Cuci Kakus (MCK), serta sumur bor lengkap dengan sistem sanitasi kini telah berlangsung di Dayah Bustanur Rahmani, Dusun Alue Lipah Timu, Gampong Buket Bata, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur.

 

Kegiatan serah terima tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Koordinator Ksatria Asar Humanity Aceh Timur Yuslizar, didampingi oleh Pimpinan Dayah Bustanur Rahmani Abi Martunis, Kadus Alue Lipah Timu M.Nasir dan disaksikan oleh warga dan santri.

 

Koordinator Ksatria Asar Humanity Aceh Timur, Yuslizar, didampingi tim lapangan Safrizal, mengatakan pembangunan saat ini telah selesai dan sudah bisa dipergunakan.

 

“Alhamdulillah, tahap demi tahap telah terlaksana dengan baik, walaupun ada sedikit terkendala dengan bahan material, namun ini semua sudah bisa digunakan,” ujar Yuslizar, Kamis (30/7/2026) sore.

 

Ia berharap agar ini semua bisa dipergunakan serta dirawat dengan baik.

 

“Kami juga berharap ini semua semoga bermanfaat serta dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” Pungkas Keuchik Lizar.

 

Acara penyerahan ditandai dengan pemotongan pita yang dilakukan oleh Koordinator Ksatria Asar Humanity Aceh Timur, Yusizar.

 

Sementara itu, Kepala Dusun Alue Lipah Timu, M. Nasir, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian yang diberikan Asar Humanity kepada masyarakat di wilayahnya.

 

“Alhamdulillah, Ksatria Asar Humanity Aceh Timur sudah sangat membantu warga kami. Ini merupakan satu-satunya lembaga yang hadir di dusun kami sejak pasca banjir, mulai dari program hot meal, distribusi kebutuhan dasar, hygiene kit, hingga kini membangun tempat wudhu, MCK, dan sumur bor bantuan dari PBV Peace Boat Disaster Relief,” ungkap M. Nasir.

 

Ia berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan kualitas sanitasi dan memenuhi kebutuhan air bersih bagi santri Dayah Bustanur Rahmani maupun masyarakat sekitar.

 

Sebagai informasi, Peace Boat Disaster Relief (PBV) merupakan organisasi kemanusiaan yang berbasis di Jepang dan berfokus pada penanganan bencana, pemulihan masyarakat terdampak, serta penguatan kapasitas komunitas dalam menghadapi bencana, baik di Jepang maupun berbagai negara lainnya.

 

Sementara itu, Asar Humanity didirikan pada 1 November 2018 sebagai lembaga kemanusiaan yang berkomitmen mengatasi berbagai persoalan sosial, khususnya kemiskinan, melalui gerakan kepedulian masyarakat. Sejak memperoleh status sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) berdasarkan SK Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 394 Tahun 2024, Asar Humanity terus menjalankan berbagai program di bidang pendidikan berbasis pesantren, pangan dan air bersih, dunia Islam, agroekonomi, serta tanggap darurat (emergency). (*)