Beranda blog Halaman 18

Viral di Ngawi! Ratusan Warga Padati Malam Puncak HUT RI ke-81 dan Harlah Karang Taruna Tunas Karya

0

Ngawi – Malam puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Harlah ke-8 Karang Taruna Tunas Karya di RT 03/05 Dusun Dukuh, Desa Tulakan, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi berlangsung spektakuler, Sabtu (22/8/2026). Hiburan rakyat menghadirkan Campursari Gedruk KMB dari Sragen yang sukses menjadi magnet ratusan warga.

Acara yang digagas Karang Taruna Tunas Karya ini menjadi penutup rangkaian kegiatan kemerdekaan, mulai dari lomba tradisional, permainan rakyat, hingga kegiatan sosial yang memperkuat semangat gotong royong masyarakat.

Hadir Kepala Desa Tulakan Drs. Wiyono, Kapolsek Sine Iptu Heri Riyanto bersama personel, Kepala Dusun Dukuh Warsidi, BPD, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memenuhi lokasi acara.

Ketua RT 03/05 Eko Mardianto mengatakan malam hiburan merupakan bentuk penghargaan kepada masyarakat atas partisipasi mereka dalam seluruh rangkaian HUT RI dan Harlah Karang Taruna.

“Ini bukan sekadar hiburan, tetapi wujud kebersamaan dan apresiasi bagi seluruh warga yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan,” ujarnya.

Kepala Dusun Warsidi mengapresiasi peran pemuda yang mampu menjadi penggerak kegiatan positif di desa, sekaligus berharap Karang Taruna semakin solid dan inovatif membangun lingkungan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Drs. Wiyono mengajak masyarakat menjaga persatuan dan kerukunan sebagai makna sejati kemerdekaan.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Aipda Rudi Hartono mengimbau warga menjaga keamanan, ketertiban, serta mengawasi anak-anak agar hiburan rakyat berlangsung aman dan kondusif.

Kemeriahan Campursari Gedruk KMB yang memadukan musik tradisional dan kesenian gedruk menutup perayaan dengan penuh semangat nasionalisme, menjadikan malam puncak di Dusun Dukuh sebagai salah satu perayaan HUT RI paling meriah di Kecamatan Sine, Ngawi.

Hari Kedelapan Penanganan Gempa NTT, TNI Salurkan 695,170 Ton Bantuan

0

Hari Kedelapan Penanganan Gempa NTT, TNI Salurkan 695,170 Ton Bantuan

Jakarta MEDIA ISTANA,(Puspen TNI). TNI terus melakukan penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta membantu masyarakat di wilayah terdampak. Hingga Sabtu (22/8/2026), sebanyak 5.832 personel dikerahkan untuk mendukung penanganan bencana.

TNI mengerahkan 27 unit alutsista, terdiri dari 21 pesawat, 5 KRI, dan 1 Kapal AD ADRI, untuk mendukung mobilitas personel, distribusi bantuan, serta kegiatan penanganan bencana.

Pada hari kedelapan pasca gempa NTT, TNI kembali mengirimkan 41,727 ton bantuan melalui jalur udara. Hingga saat ini, total bantuan yang telah dikirimkan TNI mencapai 695,170 ton.

TNI terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, dan instansi terkait dalam penanganan bencana serta penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

HAMDAN ❤️

Gelar Caruban Night Solidarity, Pemkab Madiun Galang Dana untuk Korban Bencana NTT

0
Oplus_131072

Madiun, media istana.com
Pemerintah Kabupaten Madiun mengemas Caruban Night Carnival menjadi Caruban Night Solidarity,Kegiatan yang melibatkan’47 kontingen tersebut tidak hanya menjadi parade budaya dan hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk menggalang solidaritas.sabtu (22/8/2026) bagi masyarakat terdampak bencana, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, semangat solidaritas menjadi pesan utama dalam kegiatan yang dikemas melalui parade karnaval malam tersebut. Hal itu sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sejumlah daerah yang tengah menghadapi bencana.

Di samping kita merayakan HUT RI yang ke-81, kita tingkatkan rasa solidaritas kita kepada seluruh bangsa Indonesia, utamanya warga kita yang ada di NTT yang mengalami musibah,” kata Hari Wuryanto.

“Ia mengajak masyarakat Kabupaten Madiun menunjukkan solidaritas tidak hanya melalui doa, tetapi juga kepedulian dan bantuan nyata bagi warga yang terdampak bencana.

Dalam pelaksanaannya, unsur solidaritas diwujudkan melalui penggalangan donasi dengan penyediaan tiga titik posko donasi di sepanjang rute parade. Pengunjung juga dapat menyalurkan bantuan melalui QR Code yang disediakan panitia.

“Selain aksi kemanusiaan, Caruban Night Solidarity tetap membawa misi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah. Kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk pelaku UMKM dan industri kreatif.

Semoga Caruban Night Solidarity terus berkembang menjadi agenda tahunan, sekaligus ikon pariwisata dan budaya Kabupaten Madiun,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan dimulai dari Alun-alun Reksogati dan berakhir di Lapangan Bangunsari. Selain parade, kegiatan turut menampilkan atraksi Dongkrek dan kolosal pencak silat dari sejumlah perguruan.

“Konsep acara juga disesuaikan dengan nuansa solidaritas. Kembang api ditiadakan dan rangkaian kegiatan ditutup dengan pengumuman donasi serta doa untuk korban bencana NTT dan masyarakat Kabupaten Madiun.(Tukiyo)

Ketua TP PKK Salurkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif

0

 

 

 

Aceh Timur -Mediaistana.com

Ketua Tim Penggerak (TP PKK) Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al Farlaky, SPd., Mag menyerahkan bantuan usaha ekonomi Produktif (UEP) kepada penerima di aula pendopo bupati setempat, Jumat (21/08/2026).

 

Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Aceh Timur mengatakan, pemberdayaan ekonomi keluarga merupakan salah satu fokus utama dalam sepuluh program pokok PKK, khususnya pada pokja yang menangani bidang sandang, pangan, dan koperasi.

 

“Pemberian bantuan usaha ekonomi produktif ini, adalah wujud kepedulian pemerintah melalui Dinas Soial dan TP PKK untuk membantu, mendukung, serta memajukan usaha para penerima manfaat pada hari ini,’ kata Lisma.

 

Karena itu, tambah Lisma, atas nama tim Penggerak PKK, pihaknya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Dosial, atas alokasi dan penyaluran program bantuan usaha ekonomi produktif tetswbut.

 

Tambahnya, program UEP ini merupakan bentuk nyata sinergi dan kepedulian pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, mengurangi kerentanan sosial, serta mendongkrak gairah usaha mikro di daerah kita.

 

“Oleh karenanya, bantuan yang diserahkan hari ini bukanlah sekadar seremonial atau bantuan sesaat, tetapi merupakan amanah sekaligus modal awal, untuk merintis atau mengembangkan usaha ekonomi yang sedang dijalankan,” papar Lisma.

 

Dirinya juga berpesan supaya memanfaatkan bantuan bantuan yang diberikan dengan sebaik-baiknya secara bijak dan produktif, sesuai peruntukannya, agar usaha yang dikelola dapat tumbuh berkembang, berdaya saing dan pada akhirnya mampu meningkatkan pendapatan, serta kesejahteraan keluarga.

 

di akhir sambutannya, Dr. Lismawani Iskandar Al Farlaky berharap, bantuan ini tidak sekadar diterima, tetapi benar-benar dikelola dan dimanfaatkan dengan baik untuk modal usaha.

 

“Jadikan ini sebagai langkah awal, untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan menggerakkan ekonomi di lingkungan kita. gunakan dana atau alat bantuan secara bijak sesuai kebutuhan usaha, tetap semangat, tekun, dan terus belajar mengembangkan produk, atau jasa yang dikelola,” pesan Lisma.

 

“Semoga usaha yang dijalankan semakin berkembang, berkah dan mandiri ke depan,” harap Ketua TP PKK Aceh Timur.

 

Adapun bantuan yang diberikan kepada 30 ibu-ibu penerima berupa peralatan rumah tangga seperti mixer dan blender, serta bahan pokok pembuatan makanan dan kue.

 

Turut hadir mendampingi Ketua TP PKK Aceh Timur, Plt Kadis Sosial beserta kabid dan staf, serta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Aceh Timur. (**)

Camat Banyuresmi, UPT Pertanian Wilayah VI dan Kepala Desa Bagendit Laksanakan Peletakan Batu Pertama Irigasi

0

Garut, Mediaistana.com – Camat Banyuresmi bersama Kepala UPT Pertanian Wilayah VI dan Kepala Desa Bagendit melaksanakan peletakan batu pertama di irigasi Kp, Cibunuang Rt.01/09, Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Rabu, (19/08/2026).

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, secara langsung Camat Banyuresmi Drs Heri Hermawan, melaksanakan peletakan batu pertama, didampingi Kepala Desa Bagendit Endang Omardani, S.E., Kepala UPT Pertanian Wilayah VI, Endra Haryawan, S.T.P., PPL Desa Bagendit Hari Hardiansyah, S.P., dan PPL Se-Kecamatan Banyuresmi.

Turut hadir Ketua BPD Desa Bagendit Hasyim, S.Pd., Bhabinkamtibmas Desa Bagendit Aipda Nugraha Suleman, Babinsa Desa Bagendit Koptu Jajuli, Kepala Dusun Tiga Ujang Hidayat, Ketua Kelompok Tani Bantarjati Haji Endang Hadum, Ketua Kelompok Tani Cibunuang Rodiyat, DKM Masjid Al-Ikhlas Ustad Suherman, Perwakilan Dasawisma, dan Anggota Kelompok Tani Kp. Cibunuang Desa Bagendit.

Camat Banyuresmi Drs Heri Hermawan mengatakan, Alhamdulillah barusan telah dilaksanakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan jaringan irigasi, sekaligus melakukan do’a bersama. Mudah-mudahan pembangunan irigasi ini, bisa bermanfaat untuk warga masyarakat, khususnya bagi para petani.

“Diharapkan masyarakat petani bisa memelihara hasil bangunan Irigasi, sehingga pengairan normal agar bisa mendongkrak produktivitas pertanian tanaman padi yang ada di Desa Bagendit, khususnya yang ada di Kp.Cibunuang, ujarnya.

Hal yang sama, Kepala UPT Pertanian Wilayah VI Endra Haryawan, S.T.P., mengatakan dengan adanya pembangunan irigasi tersier ini diharapkan dapat meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) padi yang dirasakan para petani.

“Irigasi yang dibangun oleh masyarakat, pertama mudah-mudahan ini awet, kedua ada peningkatan produksi padi dalam meningkatkan ketahanan pangan, sehingga ketahanan pangan tangan negara Indonesia, dihasilkan oleh masyarakat Indonesia,” tandasnya.

Ditempat yang sama Kepala Desa Bagendit Endang Omardani, S.E, mengucapkan terimakasih kepada Dinas Pertanian Kabupaten Garut, yang hari ini diwakili oleh kepala UPT Pertanian Wilayah VI Banyuresmi, dan para PPL Kecamatan Banyuresmi

“Alhamdulillah, pembangunan irigasi tersier ini bisa dilaksanakan di tahun 2026, mudah-mudahan menjadi dampak manfaat untuk akses peningkatan hasil dari pertanian khususnya untuk warga sekitar dan umumnya bagi warga Desa Bagendit dan Desa Binakarya,” ujarnya

Lanjut Kepala Desa Bagendit menjelaskan ditahun 2026 ini, dilokasi pertanian Cibunuang akan segera dibangun Jalan Usaha Tani (JUT) sebagai kolaboratif para kelompok tani yang ada di Dusun Tiga (3) antara Kelompok tani Cibunuang, Bantarjati dan Ciseupan).

“Ini salah satu terobosan yang memberikan inovasi dalam rangka kerjasama para ketua kelompok tani dalam upaya meningkatkan hasil pertanian dan juga untuk mempermudah akses mobilisasi hasil dari pertanian,” tuturnya.

Hal senada, Ketua Kelompok Tani Cibunuang Rodiyat menjelaskan, hari ini pekerjaan mulai dilakukan pembangunan irigasi, diawali dengan persiapan pemindahan bahan matrial pasir dengan jarak tempuh 450 M dengan melibatkan pekerja 15 orang, dihari pertama.

“Target saluran irigasi yang akan dicapai, sesuai hasil musyawarah di mesjid Al-Ikhlas, Panjang 400 M, Lebar dinding 15 Cm, Tinggi disesuaikan dengan kondisi lahan (5, 6, dan 7 Cm), Lebar 6,5 Cm dan Lantai (7 -10 Cm) dengan biaya Anggaran Rp.100 Juta bersumber dari APBN Pemerintah Pusat,” tuturnya.

Lanjut Rodiyat, dengan adanya pembangunan irigasi tersier, kami mengucapkan terimakasih kepada Kepala UPT Pertanian Wilayah VI, PPL Desa Bagendit dan Kapala Desa Bagendit yang telah mengusulkan pembangunan irigasi ini. Telah lama para petani berharap ada pembangunan irigasi Cibunuang – Pasir batu,. Alhamdulillah tahun 2026 ini, terlaksana. Pungkasnya.

Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD., KD., C.BJ., C.EJ., C.In., C.Par).

Romdoni Gelar Undian Agustusan, Hadiah Kulkas Dan Peralatan Rumah Tangga Bikin Warga Antusias

0

Romdoni Gelar Undian Agustusan, Hadiah Kulkas dan Peralatan Rumah Tangga Bikin Warga Antusias

INDRAMAYU-MEDIAISTANA.COM
Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut diramaikan Anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi Partai Golkar, Romdoni, dengan menggelar undian Agustusan bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (22/8/2026) tersebut berlangsung meriah. Sejumlah hadiah menarik disiapkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya kulkas serta berbagai perlengkapan rumah tangga.

Antusiasme masyarakat terlihat saat pengundian hadiah berlangsung. Hadiah yang telah disiapkan menjadi daya tarik tersendiri sekaligus menambah kemeriahan suasana perayaan kemerdekaan.

Romdoni mengatakan, kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk kebersamaan dengan masyarakat sekaligus untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

«“Kami ingin momentum kemerdekaan ini dirasakan bersama masyarakat. Selain sebagai hiburan, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan,” ujar Romdoni.»

Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dengan membangun kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap masyarakat.

Ia berharap kegiatan Agustusan tersebut dapat memberikan kegembiraan bagi warga serta semakin mempererat hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat.

“Semoga hadiah yang diberikan bermanfaat bagi para penerima dan kegiatan ini bisa menjadi kenangan yang menyenangkan dalam memperingati Hari Kemerdekaan,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan pengundian sejumlah hadiah. Masyarakat yang mendapatkan hadiah tampak antusias dan bahagia menerima berbagai perlengkapan rumah tangga yang telah disediakan panitia.

Editor: Iyons74

RESES 12 TITIK LAMPUNG TENGAH: MUNIR ABDUL HARIS SERAP ASPIRASI,

0

RESES 12 TITIK LAMPUNG TENGAH: MUNIR ABDUL HARIS SERAP ASPIRASI, SERAHKAN BANTUAN & UMUMKAN ALOKASI JALAN TERBESAR SE-LAMPUNG

Jakarta MEDIA ISTANA,LAMPUNG TENGAH — Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Munir Abdul Haris, S.Sos.I., melaksanakan kegiatan reses sekaligus sosialisasi di 12 titik wilayah Kabupaten Lampung Tengah. Kegiatan ini mencakup penyerapan aspirasi warga, penyampaian informasi pembangunan, hingga penyerahan langsung beragam bantuan bagi masyarakat Daerah Pemilihan 7.

Kegiatan Reses tersebut sudah dimulai sejak tanggal 10-13 Agustus kemudian akan dilanjutkan kembali pada Tanggal 18 Hingga 21 agustus.

Berdasarkan pantauan awak media Group PWDPI, ke-12 titik yang dikunjungi yakni: Kampung Sendangmulyo, Kampung Dono Arum, Kampung Sendang Asih, Kampung Sendang Retno, Kampung Sendangagung, Kampung Nyukangharjo, Kampung Padang Rejo, Kampung Payung Batu, Kampung Payung Makmur, Kampung Sendangmukti, Kampung Sendang Baru, serta Kampung Tawang Negeri.

Dalam rangkaian reses tersebut, Munir menyampaikan kabar gembira kepada seluruh masyarakat Dapil 7 Lampung Tengah: berkat kekompakan 12 anggota DPRD Provinsi Lampung lintas partai dari Dapil 7 serta komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, pada Tahun Anggaran 2026 ini Kabupaten Lampung Tengah mendapatkan alokasi perbaikan 8 ruas jalan provinsi senilai Rp304 miliar.

“Ini merupakan porsi terbesar dibandingkan 14 kabupaten/kota lainnya se-Provinsi Lampung. Angka tersebut diambil dari total anggaran perbaikan jalan provinsi dalam APBD TA 2026 sebesar Rp1.234.889.449.600,” tegas Munir saat ditemui, Sabtu (22/8/2026).

Selain menyampaikan capaian pembangunan, Munir juga menyerahkan berbagai bantuan langsung di lokasi kegiatan, antara lain: bantuan kegiatan Karang Taruna Cup Kampung Sendangagung senilai Rp10 juta; bantuan semen untuk Dusun 1 dan Dusun 4 Kampung Sendangmulyo masing-masing 100 sak; bantuan Gebyar Sholawat Persatuan Orgen Seluruh Sendang senilai Rp5 juta; bantuan Sunatan Massal Komunitas Sopir Travel Sendangagung senilai Rp5 juta; serta bantuan Kompetisi Bola Voli di Kecamatan Pubian senilai Rp5 juta.

Selanjutnya, diserahkan pula bantuan kegiatan Jalan Sehat Kampung Sendangagung dan Komunitas Senam PROLANIS senilai Rp5 juta, serta bantuan Karang Taruna Cup Desa Srimulyo senilai Rp10 juta.

“Saya juga menyerahkan bantuan pembangunan Balai Kampung Sridadi senilai Rp10 juta, serta 500 bibit Alpukat Siger yang dikerjasamakan dengan H. Ujang Mahmud, Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah, untuk warga Kampung Sendangmulyo,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Munir juga memprioritaskan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Desa-desa Sil 1 hingga 4 dengan mengupayakan beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah.

Sebagian yang telah diproses antara lain: Halwa Najwa Thoha dari Kampung Purworejo, Padang Ratu — S1 Kebidanan; Amru Fernando dari Kampung Nyokangharjo, Selagai Lingga — S1 Manajemen; Saskia Febria Ananda dari Kampung Kuripan, Padang Ratu — S1 Teknik Industri; serta Alif Fajril Mubarok dari Kampung Purwosari, Padang Ratu — S1 Teknik Mesin.

“Bantuan juga kami berikan kepada Muhammad Ali Mustofa dari Kampung Purwosari — S1 Teknik Mesin; Randi dari Kampung Tanjung Harapan, Anak Tuha — S1 Teknik Mesin; serta Tian Gilang Prayoga dari Kampung Lempuyang Bandar, Way Pengubuan — S1 Teknik Industri,” ungkapnya.

Munir menambahkan, pihaknya juga mengupayakan beasiswa bagi Nurdinda Maharani dari Kampung Indra Putra Subing — S1 Ilmu Keperawatan; Dewi Ayu Kartika dari Kampung Watu Agung — S1 Kebidanan; serta Handitha Chika Meidira dari Seputih Jaya, Gunung Sugih — S1 Kesehatan Masyarakat, ditambah 19 orang lainnya yang masih dalam tahap proses.

“Reses bukan sekadar menyerap aspirasi, melainkan wujud pertanggungjawaban kami. Tidak ada sekat antara yang memilih dan yang tidak memilih — semuanya adalah rakyat Lampung Tengah yang wajib diperjuangkan. Mulai dari perbaikan jalan, kegiatan pemuda, hingga biaya pendidikan anak-anak, kami hadir untuk seluruh masyarakat,” pungkas Munir Abdul Haris.

Hamdan ❤️

 

Trauma Healing Korem 161/WS Bangkitkan Keceriaan Anak-Anak Korban Gempa Flores J

0

Trauma Healing Korem 161/WS Bangkitkan Keceriaan Anak-Anak Korban Gempa Flores

Jakarta MEDIA ISTANA,(Puspen TNI). TNI melalui Korem 161/Wira Sakti memberikan trauma healing kepada anak-anak korban gempa bumi Flores. Mereka saat ini berada di pengungsian Lapangan Berdikari, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian TNI dalam membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak pascabencana.

Selama berada di pengungsian, anak-anak menghadapi situasi yang tidak mudah. Pengalaman bencana dapat memengaruhi kondisi psikologis mereka. Karena itu, prajurit Korem 161/WS mengajak anak-anak bermain dan berinteraksi. Kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi rasa cemas sekaligus mengembalikan keceriaan mereka.

Sejumlah permainan dan hiburan disiapkan untuk anak-anak. Di antaranya odong-odong, trampolin, rumah balon, serta permainan lainnya. Seluruh kegiatan dikemas secara interaktif dan menyenangkan. Anak-anak pun terlihat antusias mengikuti setiap permainan.

Melalui kegiatan tersebut, TNI menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat terdampak bencana. Dukungan diberikan tidak hanya dalam bentuk bantuan dan penanganan di lapangan. TNI juga memberikan pendampingan psikososial kepada anak-anak. Upaya ini dilakukan agar mereka kembali ceria, merasa aman, dan mampu bangkit bersama masyarakat selama masa pemulihan.

HAMDAN 💙

Terima Kasih Gubernur Maluku, Ketika Laut Kembali Menyapa Wetar: Arti Kemerdekaan yang Sesungguhnya

0

 

Editorial Redaksi

Ada kemerdekaan yang dirayakan dengan upacara, kibaran Merah Putih dan lantunan lagu kebangsaan. Tetapi ada pula kemerdekaan yang dirasakan jauh lebih sederhana: ketika sebuah kapal kembali merapat ke dermaga, membawa harapan, kebutuhan pokok, tenaga kesehatan, dan kesempatan bagi masyarakat untuk terhubung dengan dunia luar.

Bagi masyarakat Wetar Utara, sandarnya KM Sabuk Nusantara 104 di Pelabuhan Eray pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bukan sekadar peristiwa transportasi. Ia adalah simbol bahwa negara masih hadir di wilayah terluar, terpencil dan selama ini harus bergulat dengan kerasnya jarak serta keterbatasan infrastruktur.

Kerinduan yang sekian lama tersimpan akhirnya menemukan jawabannya di dermaga.

Air mata Kepala Desa Eray Lamberthus Managa ketika menyaksikan kapal kembali singgah, barangkali menjadi gambaran paling jujur tentang betapa mahalnya arti sebuah konektivitas bagi masyarakat kepulauan.

Bagi masyarakat di kota besar, sebuah kapal mungkin hanya sarana transportasi.

Tetapi bagi masyarakat Wetar Utara, kapal adalah urat nadi kehidupan.

Kapal membawa sembako. Kapal membawa hasil bumi. Kapal menghubungkan keluarga. Kapal membuka akses pendidikan dan perdagangan. Bahkan dalam keadaan darurat, kapal dapat menjadi jalan penyelamatan bagi pasien yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit di luar pulau.

Karena itu, ketika Pdt. Deasy Tayanne menyebut bahwa penderitaan masyarakat selama terputusnya rute tersebut terasa di berbagai sektor—kesehatan, pendidikan, sosial dan ekonomi—sesungguhnya ia sedang berbicara tentang wajah nyata kehidupan masyarakat di wilayah kepulauan.

Kemerdekaan Harus Terasa Sampai ke Dermaga Terjauh

Indonesia bukan hanya Jakarta, Surabaya, Ambon atau kota-kota besar lainnya.

Indonesia juga adalah Eray.

Indonesia adalah Wetar.

Indonesia adalah pulau-pulau kecil yang berdiri di garis terluar Nusantara, tempat masyarakatnya setiap hari menjaga kehidupan sekaligus menjaga batas geografis Republik Indonesia.

Karena itu, pembangunan konektivitas di kawasan 3T tidak boleh dilihat sebagai sekadar proyek transportasi. Ia adalah bagian dari kewajiban negara menghadirkan keadilan.

Kemerdekaan yang sesungguhnya bukan hanya ketika bendera Merah Putih berkibar di halaman kantor pemerintahan.

Kemerdekaan juga harus terasa ketika seorang ibu hamil dapat memperoleh akses rujukan dengan aman.

Ketika seorang pasien gawat darurat memiliki jalan untuk mendapatkan pertolongan.

Ketika harga kebutuhan pokok tidak melambung hanya karena biaya transportasi.

Ketika seorang anak di pulau terluar merasa bahwa masa depannya tidak kalah hanya karena ia dilahirkan jauh dari pusat pemerintahan.

Di situlah makna pembangunan menemukan wajah kemanusiaannya.

Pemimpin Diukur dari Jejak, Bukan Sekadar Kata

Apresiasi masyarakat Wetar kepada Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa patut ditempatkan dalam perspektif yang sehat.

Seorang pemimpin memang tidak cukup hanya berbicara tentang pembangunan. Masyarakat membutuhkan tindakan yang dapat dirasakan.

Jika aspirasi masyarakat diteruskan kepada pemerintah pusat, kemudian menghasilkan kembali beroperasinya konektivitas laut perintis, maka masyarakat berhak melihatnya sebagai sebuah langkah positif.

Ungkapan seorang tokoh masyarakat bahwa “pemimpin itu pembuktian kata-kata, bukan retorika” menjadi pesan yang sangat kuat.

Sebab politik pada akhirnya bukan tentang seberapa indah sebuah janji diucapkan.

Politik adalah tentang seberapa banyak persoalan rakyat yang dapat diselesaikan.

Dan bagi masyarakat Wetar Utara, satu kapal yang kembali datang mungkin jauh lebih berarti daripada seribu kata tentang pembangunan.

Jangan Biarkan Wetar Kembali Terisolasi

Namun kebahagiaan ini jangan berhenti sebagai seremoni.

Kembalinya KM Sabuk Nusantara 104 harus menjadi awal dari konsistensi pelayanan transportasi bagi masyarakat Wetar Utara.

Masyarakat tentu berharap rute ini tidak kembali hilang tanpa kepastian. Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat perlu memastikan keberlanjutan pelayanan, memperhatikan kondisi dermaga, keselamatan pelayaran, kebutuhan masyarakat serta kepastian jadwal.

Sebab persoalan konektivitas di Maluku bukan persoalan sehari dua hari.

Maluku adalah provinsi kepulauan. Laut bukan pemisah, melainkan jalan raya yang menghubungkan satu pulau dengan pulau lainnya.

Karena itu, kebijakan transportasi laut harus dibangun dengan perspektif kepulauan.

Jangan sampai masyarakat baru diperhatikan ketika sebuah kapal berhenti beroperasi, kemudian kembali dilayani setelah penderitaan mereka menjadi sorotan.

Pemerintahan yang baik seharusnya hadir sebelum masalah menjadi krisis.

Wetar Bukan Pinggiran Indonesia

Ada satu kalimat dari Kepala Puskesmas Eray Grace Hobataman yang layak direnungkan: kehidupan di pelosok bukan ancaman, tetapi kebanggaan.

Benar.Wetar bukan halaman belakang Indonesia.Wetar adalah bagian dari wajah Indonesia.

Masyarakat yang tinggal di sana bukan warga kelas dua. Mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, transportasi dan kehidupan ekonomi yang layak.

Justru karena mereka tinggal di wilayah terluar, perhatian negara harus semakin kuat.

Mereka bukan sekadar penghuni pulau.

Mereka adalah bagian dari garda depan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Laut Mengajarkan Kita Arti Persatuan

Pada akhirnya, kisah KM Sabuk Nusantara 104 yang kembali menyinggahi Eray mengajarkan sebuah hal sederhana:

Persatuan Indonesia harus dibangun dengan konektivitas yang nyata.

Jangan biarkan jarak geografis berubah menjadi jarak keadilan.

Jangan biarkan laut yang luas membuat rakyat merasa jauh dari negaranya sendiri.

Dan jangan biarkan masyarakat di pulau-pulau terluar hanya menjadi penonton ketika pembangunan berlangsung di pusat-pusat pertumbuhan.

Biarlah kapal-kapal terus berlayar.

Biarlah dermaga-dermaga kembali ramai.

Biarlah sembako, pendidikan, pelayanan kesehatan, perdagangan dan harapan bergerak dari satu pulau ke pulau lainnya.

Sebab ketika sebuah kapal merapat di Eray, sesungguhnya yang sedang merapat bukan hanya sebuah kapal.

Yang sedang merapat adalah harapan.

Dan ketika masyarakat Wetar menyambutnya dengan air mata dan sukacita, sesungguhnya mereka sedang mengatakan kepada Indonesia:

“Kami jauh dari pusat kekuasaan, tetapi kami tidak pernah jauh dari Indonesia.”

Itulah kemerdekaan yang harus terus dijaga.

Kemerdekaan yang bukan hanya dikibarkan di tiang bendera, tetapi dirasakan sampai ke dermaga paling jauh di negeri kepulauan ini.

 

(Mus Ltc)

​ ​ ​ ​Wamenko Pangan Tinjau KDKMP Indramayu, Potong Rantai Distribusi Pangan Nasional ​ ​IN

0

​​

​Wamenko Pangan Tinjau KDKMP Indramayu, Potong Rantai Distribusi Pangan Nasional

​INDRAMAYU-MEDIAISTANA.COM
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Indramayu untuk meninjau secara langsung persiapan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), salah satunya di Desa Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener, karena posisinya yang strategis Indramayu terpilih sebagai salah satu daerah penyangga utama ketahanan pangan nasional dengan kontribusi produksi beras mencapai 1,5 juta ton. Kamis, 20/8/2026.

​Dalam keterangannya di lapangan, Wamenko Pangan menjelaskan bahwa peninjauan ini dilakukan sesuai amanat Presiden untuk mengevaluasi persiapan infrastruktur dan tata kelola KDKMP. Program ini telah masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2030, dengan target pembentukan hingga 80.000 unit koperasi di seluruh Indonesia.

​”Kehadiran KDKMP dirancang untuk memotong rantai distribusi dan rantai pangan semaksimal mungkin. Kita ingin memastikan bantuan pemerintah maupun barang bersubsidi dapat sampai ke masyarakat dengan harga yang sama dan terjangkau. Koperasi ini nantinya akan menjadi bagian penting dari infrastruktur pemerintah,” ujar Wamenko Pangan.

​Wamenko menambahkan bahwa pemerintah saat ini sedang mematangkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait tata kelola dan mekanisme operasional KDKMP. Perpres tersebut disiapkan untuk menyesuaikan kondisi di lapangan, termasuk mengenai kesiapan lahan dan tata ruang di setiap wilayah.

​Sementara dalam kesempatan yang sama, Komandan Kodim (Dandim) 0616/Indramayu, Letkol Arm Tulus Widodo yang turut mendampingi kunjungan wamenko menegaskan kesiapan jajaran TNI dalam mendukung kelancaran dan keberhasilan program nasional tersebut di wilayah Indramayu.

​Menurutnya Kunjungan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan ke KDKMP Desa Rambatan Kulon menjadi momentum penting untuk memastikan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih benar-benar hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami dari TNI siap mendukung dan mendampingi, sehingga KDKMP dapat berkembang menjadi pusat penggerak ekonomi desa, memperkuat kemandirian masyarakat, serta mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” tegas Letkol Arm Tulus Widodo.

Dandm menyebut Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI, program KDKMP diharapkan mampu meningkatkan keandalan tata kelola ekonomi desa serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat di Kabupaten Indramayu.

Editor: Iyons74

​INDRAMAYU-MEDIAISTANA.COM
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Indramayu untuk meninjau secara langsung persiapan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), salah satunya di Desa Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener, karena posisinya yang strategis Indramayu terpilih sebagai salah satu daerah penyangga utama ketahanan pangan nasional dengan kontribusi produksi beras mencapai 1,5 juta ton. Kamis, 20/8/2026.

​Dalam keterangannya di lapangan, Wamenko Pangan menjelaskan bahwa peninjauan ini dilakukan sesuai amanat Presiden untuk mengevaluasi persiapan infrastruktur dan tata kelola KDKMP. Program ini telah masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2030, dengan target pembentukan hingga 80.000 unit koperasi di seluruh Indonesia.

​”Kehadiran KDKMP dirancang untuk memotong rantai distribusi dan rantai pangan semaksimal mungkin. Kita ingin memastikan bantuan pemerintah maupun barang bersubsidi dapat sampai ke masyarakat dengan harga yang sama dan terjangkau. Koperasi ini nantinya akan menjadi bagian penting dari infrastruktur pemerintah,” ujar Wamenko Pangan.

​Wamenko menambahkan bahwa pemerintah saat ini sedang mematangkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait tata kelola dan mekanisme operasional KDKMP. Perpres tersebut disiapkan untuk menyesuaikan kondisi di lapangan, termasuk mengenai kesiapan lahan dan tata ruang di setiap wilayah.

​Sementara dalam kesempatan yang sama, Komandan Kodim (Dandim) 0616/Indramayu, Letkol Arm Tulus Widodo yang turut mendampingi kunjungan wamenko menegaskan kesiapan jajaran TNI dalam mendukung kelancaran dan keberhasilan program nasional tersebut di wilayah Indramayu.

​Menurutnya Kunjungan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan ke KDKMP Desa Rambatan Kulon menjadi momentum penting untuk memastikan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih benar-benar hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami dari TNI siap mendukung dan mendampingi, sehingga KDKMP dapat berkembang menjadi pusat penggerak ekonomi desa, memperkuat kemandirian masyarakat, serta mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” tegas Letkol Arm Tulus Widodo.

Dandm menyebut Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI, program KDKMP diharapkan mampu meningkatkan keandalan tata kelola ekonomi desa serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat di Kabupaten Indramayu.

Editor: Iyons74