Beranda blog Halaman 633

Sinergi Tanpa Batas di Jantung Jakarta: Sambut Ramadan dengan Aksi Nyata Pengobatan Gratis

0

Mediaistana.com Jakarta Pusat – Sebuah pemandangan tak biasa terlihat di Btul Cafe pada Minggu (22/02/2026). Aroma kopi yang biasanya memenuhi ruangan, berganti dengan semangat kemanusiaan yang luar biasa. Dalam rangka menyambut awal pertama Ramadan 1447 H sekaligus merayakan HUT Btul Cafe, sebuah kolaborasi hebat tercipta antara DPW PKB DKI Jakarta, Yayasan Amazing New Beginning (YANB), dan Btul Cafe untuk menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi warga.

Bukan sekadar perayaan, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa ketika elemen politik, sosial, dan bisnis bersatu, dampaknya bisa langsung dirasakan di hati masyarakat.

Sehat Dulu, Ibadah Kemudian

Ketua YANB, dr. Kharl H. Silaen, SPM, MARS, menegaskan bahwa memastikan warga dalam kondisi prima sebelum memasuki bulan puasa adalah prioritas utama.

“Kami ingin memastikan masyarakat menyambut Ramadan dengan tubuh yang tangguh. Kesehatan adalah hak dasar, dan melalui kolaborasi ini, kami merobohkan sekat-sekat akses kesehatan agar semua warga merasa diperhatikan,” ujar dr. Kharl dengan penuh semangat.

Senada dengan hal tersebut, Pendiri YANB, Ibu Sriwati Jennete, tersenyum melihat antusiasme warga yang memadati lokasi. Beliau menekankan bahwa pesan utama dari acara ini adalah “Kepedulian”.

“Kami hadir untuk memberi tahu warga: Anda tidak sendirian. Di bulan yang penuh berkah ini, sinergi kami adalah pelukan hangat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kafe Bukan Hanya Tempat Kopi, Tapi Tempat Berbagi

Keunikan acara ini tak lepas dari peran Bapak Deddy, Owner Btul Cafe yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPW PKB DKI Jakarta. Baginya, merayakan ulang tahun usaha dengan berbagi adalah bentuk syukur yang paling tinggi.

“Fasilitas yang kami miliki adalah milik masyarakat juga. Saya ingin HUT Btul Cafe menjadi momentum di mana bisnis dan pengabdian berjalan beriringan. Terima kasih PKB dan YANB sudah mewujudkan visi kemanusiaan ini di tempat kami,” kata Bapak Deddy.

Gotong Royong: Napas Perjuangan DPW PKB DKI

Dukungan penuh datang dari Ketua DPW PKB DKI Jakarta, Ilyas. Ia melihat aksi ini sebagai manifestasi dari nilai gotong royong yang menjadi akar perjuangan mereka.

“Ini adalah politik yang melayani. Kami mendukung penuh kolaborasi yang menyentuh kebutuhan riil seperti ini, terutama saat kita bersiap diri lahir dan batin menuju Ramadan,” tegas Ilyas.

Kehadiran Dwi Yulianto dari Bimas Kemayoran dan Ustadz Ahmad Sopian pun menambah kesejukan suasana. Ustadz Ahmad mengingatkan bahwa menjaga kesehatan sesama adalah ibadah sosial yang pahalanya berlipat ganda, terutama di ambang bulan suci.

Layanan yang Diterima Masyarakat:

Antusiasme warga terpancar jelas saat mereka mendapatkan berbagai fasilitas medis secara cuma-cuma, antara lain:

Pemeriksaan Kesehatan Umum: Diagnosa mendalam oleh tenaga medis profesional.

Konsultasi Medis: Ruang diskusi kesehatan yang inklusif dan ramah.

Pemberian Obat-obatan: Paket obat gratis sesuai kebutuhan hasil pemeriksaan.

“Harapan Masa Depan”. Acara ini bukan sekadar seremoni satu hari. DPW PKB DKI Jakarta, YANB, dan Btul Cafe berkomitmen agar gerakan kolaboratif seperti ini terus berlanjut secara berkelanjutan. Harapannya, kualitas kesehatan warga Jakarta terus meningkat, membawa kesejahteraan yang nyata bagi semua lapisan masyarakat.

Ramadan telah berlangsung dan hari ini, warga Jakarta Pusat menyambutnya dengan tubuh yang lebih sehat dan hati yang lebih bahagia.

(Red/Ilham)

Apel Siaga Kamtibmas, Polda Lampung Jamin Keamanan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah

0

Bandar Lampung l Mediaistana.com – Polda Lampung menggelar Apel Siaga Kamtibmas dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Bulan Suci Ramadan 2026 Masehi/1447 Hijriah di Lapangan Mapolda, Senin (23/2/2026).

Apel siaga tersebut dipimpin langsung Kapolda Lampung, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen) Helfi Assegaf dan diikuti jajaran pejabat utama Polda Lampung, personel gabungan, serta para stakeholder kepentingan terkait.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 500 peserta yang terdiri dari berbagai organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, tokoh agama, hingga komunitas ojek online (Ojol) di wilayah Lampung.

Kapolda Helfi mengatakan, apel siaga ini menjadi momentum untuk mengonsolidasikan seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif selama Ramadan hingga perayaan Idulfitri di Provinsi Lampung.

“Ini adalah upaya kita mengumpulkan seluruh elemen masyarakat, ormas-ormas, dan kelompok-kelompok masyarakat di Lampung untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan sampai nanti Idulfitri,” ujarnya.

Melalui kesiapsiagaan di wilayah masing-masing, lanjut Helfi, masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.

Selain itu, Kapolda juga menegaskan bahwa seluruh organisasi kemasyarakatan yang ada di Lampung dilibatkan sebagai mitra binaan, bersinergi dengan TNI, unsur Forkopimda, serta stakeholder lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Polda Lampung juga menunjukkan kepedulian sosial dengan membagikan sebanyak 300 paket sembako kepada para peserta apel. Pembagian ratusan paket sembako ini diharapkan dapat membantu kebutuhan masyarakat menjelang Bulan Suci Ramadan.

Tak hanya itu, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Lampung turut melakukan pengecekan kesehatan kepada peserta upacara, sebagai upaya memastikan kondisi fisik peserta tetap prima selama mengikuti rangkaian kegiatan.

Terkait potensi gangguan Kamtibmas, Kapolda menyoroti adanya pergeseran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik menjelang Ramadan dan Idulfitri. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kebutuhan bahan pokok dan berdampak pada stabilitas harga.

“Kita harus memastikan suplai bahan pokok cukup dan mengawasi agar tidak terjadi penimbunan. Jangan sampai ada kelangkaan yang berujung pada kenaikan harga pangan,” tegasnya.

Melalui Apel Siaga Kamtibmas ini, Polda Lampung berharap terbangun kolaborasi yang kuat antara aparat keamanan dan masyarakat, sehingga situasi keamanan tetap terjaga dan aktivitas ibadah serta sosial selama Ramadan dapat berjalan lancar dan kondusif.

“Kita pastikan semua rekan-rekan yang terlibat dalam kegiatan apel ini dapat menjamin rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat di Provinsi Lampung, khususnya selama Bulan Suci Ramadan,” tandas jenderal polisi bintang dua tersebut.**

R

Polemik Transaksi Aset, Pemkab Banyuwangi Klaim Prosedur Sesuai Regulasi

0

Mediaistana.com

Banyuwangi,23-2-2025 — Polemik seputar transaksi aset milik pemerintah daerah kembali menjadi perhatian publik. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menegaskan bahwa seluruh proses telah dilakukan sesuai prinsip kehati-hatian serta berada dalam koridor regulasi perlindungan data investor.

 

Kepala Bapenda Banyuwangi, Samsudin, menyatakan pengelolaan data investor bukan berada di tangan pemerintah daerah, melainkan pada lembaga sekuritas yang memiliki kewenangan sesuai aturan sektor jasa keuangan.

 

“Pemerintah daerah telah menunjuk lembaga profesional yang berada dalam pengawasan otoritas resmi negara. Mekanisme transaksi tercatat secara administratif dan tidak dilakukan secara anonim,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, lembaga sekuritas yang menangani transaksi berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan, serta berada dalam sistem pemantauan lembaga pengawas negara seperti PPATK dan KPK.

Terkait isu adanya diskon dalam transaksi, Samsudin menyebut praktik tersebut merupakan bagian dari dinamika mekanisme pasar yang memiliki rujukan dalam praktik perdagangan efek.

 

Pemkab Banyuwangi menyatakan terbuka terhadap diskusi berbasis regulasi serta mendorong penyelesaian melalui jalur resmi guna menjaga akuntabilitas pengelolaan aset daerah.(kevin)

 

Gubernur Pramono Turun Tangan!Lapangan Padel Berisik di Jaksel–Jaktim Terancam Dicabut Izinnya

0

Jakarta, Mediaistana.Com – Polemik kebisingan lapangan padel di kawasan permukiman kembali memicu perhatian serius Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sejumlah warga di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur mengeluhkan suara aktivitas olahraga tersebut yang dinilai mengganggu ketenangan lingkungan, terutama pada malam hari,Menanggapi hal itu Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan jajarannya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin dan operasional seluruh lapangan padel di Ibu Kota, khususnya yang berdiri di dekat kawasan hunian.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, menjelaskan bahwa evaluasi tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek teknis di lapangan,
“Pemprov DKI Jakarta sedang melakukan pemetaan seluruh lokasi lapangan padel di Jakarta,Kami juga meninjau ulang dokumen perizinan, termasuk kesesuaian peruntukan wilayah serta ketentuan ketertiban umum,” ujar Chico kepada Media, Minggu (22/2/2026).

Menurutnya, pengkajian juga mencakup analisis dampak kebisingan terhadap warga sekitar, mengacu pada regulasi yang berlaku seperti Perda DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum dan standar baku mutu kebisingan lingkungan.

Pemprov DKI menegaskan tidak akan ragu menjatuhkan sanksi kepada pengelola yang terbukti melanggar,Sanksi dapat berupa pembatasan jam operasional hingga pencabutan izin usaha apabila ditemukan pelanggaran serius atau tidak adanya persetujuan dari warga sekitar,“Langkah ini diambil agar kejadian serupa tidak terulang di lokasi lain,Jika terbukti mengganggu ketertiban umum atau tidak sesuai izin, tentu akan ada tindakan tegas,” tegas Chico.

Saat ini, proses evaluasi ditargetkan segera rampung dalam waktu dekat,Pemprov DKI Jakarta juga berkoordinasi dengan dinas terkait, termasuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Lingkungan Hidup, guna memastikan pengawasan berjalan optimal.

Di sisi lain, keluhan warga terus bermunculan,Naufal warga Jalan Haji Nawi, Cilandak, Jakarta Selatan, mengaku aktivitas lapangan padel di dekat rumahnya menimbulkan kebisingan yang cukup mengganggu, bahkan telah berujung pada mediasi antara warga dan pengelola, Namun demikian, ia mengaku belum sepenuhnya puas dengan hasil mediasi tersebut,“Kami berharap ada solusi nyata bukan hanya janji,Lingkungan tempat tinggal seharusnya tetap nyaman dan tenang,” ujarnya.

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa pertumbuhan fasilitas olahraga dan gaya hidup urban harus tetap memperhatikan hak warga atas kenyamanan dan ketertiban lingkungan, Pemprov DKI Jakarta kini berada di bawah sorotan publik untuk memastikan keseimbangan antara investasi usaha dan kepentingan masyarakat tetap terjaga.

Membasuh Jiwa di Dermaga Ramadan: Kembali ke Hakikat, Menanggalkan “Daki” Duniawi

0

Ramadan kembali mendekap kita. Kehadirannya bukan sekadar pergantian kalender hijriah dari 1446 H menuju 1447 H, melainkan sebuah pelukan hangat yang membawa harapan baru bagi kebersihan hati.
Di hari-hari awal yang penuh rahmat ini, kita diajak untuk sejenak berhenti dari riuh rendah dunia, berserah diri dalam sabar, dan mengecap manisnya kebersamaan dalam lapar dan dahaga.

Sebagai insan beriman, sujud syukur adalah satu-satunya jawaban atas karunia usia yang memungkinkan kita kembali menghirup udara bulan mulia ini.
Namun, syukur saja tidak cukup. Ramadan menuntut sebuah introspeksi mendalam, berupa kajian atas perjalanan satu tahun yang telah terlewati.

“Sudahkah langkah kita membuahkan ketentraman sejati….???!!!
Ataukah kita justru tersesat dalam lingkaran keterpurukan, terjerat oleh kepahitan dan kekecewaan yang kita ciptakan sendiri “.

Kita sering terbius oleh fatamorgana harta, lupa bahwa keberlimpahan materi bukanlah penjamin kebahagiaan.
Terlebih, jika harta tersebut diraih dengan melabrak hukum Tuhan, norma sosial, dan aturan hukum yang berlaku, karena segala sesuatu yang tidak selaras dengan nurani hanya akan menjadi “DAKI” yang mengerak, membelenggu keimanan, dan mengaburkan pandangan kita terhadap “Sang Khalik”.

Secara hakiki, kebutuhan manusia itu sederhana, yaitu : Keberlanjutan hidup,  cukup dengan sepiring nasi dan lauk pauk, serta eksistensi, berupa kecukupan materi sewajarnya untuk ketenangan dalam menjalankan ibadah.

Namun, dinamika kehidupan sering kali memicu keserakahan.
Harta bukan lagi alat, melainkan “tuhan” yang dipuja dan dipamerkan dengan pongah.
Hal inilah yang menyebabkan “mati hati”—sebuah kondisi di mana jiwa tertutup oleh debu kesombongan hingga lupa bahwa esok saat maut menjemput, rumah megah dan mobil mewah tak akan ikut serta ke liang lahat.

Untuk itu, di bulan ini, mari kita buka cakrawala hati, menengadahkan tangan dengan ikhlas, memohon petunjuk agar sisa usia kita dituntun di jalan yang diridhai.

Ramadan harus menjadi konduktor peningkatan amal, terutama melalui sedekah yang tulus, karena dengan berbagi, kita belajar tentang rasa senasib sepenanggungan.

Sebagai bangsa besar dengan mayoritas muslim, idealnya Ramadan menjadi momentum untuk menyeterilkan negeri dari Konflik horizontal (saling umpat, dendam, dan tawuran) dan Tindak kriminal (pencurian, perampokan, hingga kejahatan kerah putih).

Mengingat satu titik kebusukan yang kita tanam hari ini—baik itu pengkhianatan terhadap jabatan maupun wewenang—akan melahirkan gurita korupsi yang melilit negeri dalam krisis multidimensi.

​”Mari jadikan Ramadan 1447 H ini sebagai tonggak untuk membersihkan hati dari kedengkian dan kemunafikan.
Luruskan langkah, basuhlah wajah republik ini dengan kejujuran, dan kembalilah pada fitrah manusia yang hanya mengharap ridha Ilahi demi keselamatan dunia dan akhirat”.

Malam Minggu Tak Harus Kelabu: Saat Sinergi Menjadi Benteng Penjaga Kedamaian JAKARTA UTARA

0
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (0.6319444, 0.40703124);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 35;
Mediaistana.com Jakarta – Di saat sebagian besar warga mulai memejamkan mata atau menikmati waktu santai di penghujung pekan, sebuah pemandangan berbeda terlihat di Pos Pantau Anti Tawuran, Jl. Sungai Kapuas Raya, Cilincing. Jarum jam menunjukkan pukul 23.00 WIB, Sabtu malam, namun semangat di lokasi tersebut justru sedang membara.

Bukan sekadar penjagaan rutin, malam itu menjadi momentum penting di mana Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol. Erick Frendriz, S.I.K., M.Si.memilih turun langsung ke lapangan. Bukan untuk sekadar memberi instruksi, melainkan untuk berdiri bersama, melingkar, dan berbincang hangat dengan para tokoh masyarakat serta organisasi kemasyarakatan (Ormas).

Keamanan: Sebuah Tanggung Jawab Kolektif
Pesan yang dibawa sangat jelas: Keamanan bukan hanya tugas seragam, tapi buah dari kebersamaan. Dalam bincang-bincang santai tersebut, Kapolres menekankan pentingnya sinergi untuk memastikan setiap warga bisa tidur dengan nyenyak dan beribadah dengan tenang, ungkapnya tegas dan singkat.

“Kehadiran kita di sini adalah bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih sangat solid. Giat kolaboratif ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata dari Aksi Bela Negara di tingkat lingkungan,” ujar Tertius, S.Pd., M.M., Gr., Kepala Bakorda Forum Kader Bela Negara (FKBN) Jakarta Utara.

Kekuatan dalam Keberagaman
Salah satu hal yang paling memotivasi dari aksi malam itu adalah bersatunya berbagai elemen masyarakat. Tak peduli warna seragamnya, tujuannya tetap satu: Deteksi dini dan perlindungan masyarakat.

Dalam Pantauan Media Bela Negara Network, Berikut adalah daftar elemen hebat yang membuktikan bahwa persatuan adalah kunci:

Kategori Elemen yang Terlibat
Pemerintah & Keamanan Tiga Pilar (TNI, Polri, Pemerintah Daerah) nampak Lembaga yang turut diantaranya Korps Gabungan Potensi Pertahanan KOGAPHAN FKBN, FKPPI, FKDM, serta organisasi
Sosial Kepemudaan Tagana, Karang Taruna (Katar), Bang Japar
Masyarakat Umum GRIB JAYA dan berbagai tokoh lokal.

Mengapa Ini Penting Bagi Kita?

Apa yang terjadi di Semper Barat ini adalah sebuah blueprint atau cetak biru bagi kita semua. Keamanan wilayah adalah fondasi kenyamanan kita dalam beraktivitas. Ketika kita peduli pada lingkungan terkecil kita—RT dan RW—kita sebenarnya sedang melakukan aksi Bela Negara yang sesungguhnya,.

Ini adalah pengingat bagi kita semua bahwa Kepedulian adalah kunci: Mengenali tetangga dan waspada terhadap lingkungan sekitar adalah langkah awal keamanan.

Kolaborasi mengalahkan ego: Saat ormas dan aparat bersatu, ruang bagi pelaku kriminalitas akan tertutup rapat.

Aman itu dirasakan bersama: Rasa aman tidak datang tiba-tiba, ia dijaga dan diupayakan.

Mari kita jadikan semangat dari Jakarta Utara ini sebagai inspirasi di wilayah kita masing-masing. Karena pada akhirnya, benteng terkuat sebuah bangsa bukanlah pagar beton, melainkan tangan-tangan warganya yang saling bergandengan.

Dabe Beauty Tampilkan Enam Artis Terbaik D’Academy di MEGA SHOWCASE TikTok

0

Dalam momentum istimewa awal Ramadan, Dabe Beauty siap menghadirkan perhelatan akbar MEGA SHOWCASE yang dipercaya langsung oleh TikTok untuk digelar pada 1 Maret 2026.

Mengusung semangat hiburan dan perjuangan di bulan suci, Dabe Beauty akan menampilkan enam artis terbaik dari ajang D’Academy di Indosiar. Para bintang tersebut akan tampil bergantian sejak pagi hingga pukul 24.00 WIB, menghadirkan energi, kemeriahan, dan semangat Ramadan bagi seluruh penonton.

Kehadiran enam artis pilihan ini menjadi bukti keseriusan Dabe Beauty dalam menyukseskan MEGA SHOWCASE bernilai 1 juta US dolar dalam satu hari. Tak hanya menghadirkan kualitas produk terbaik, Dabe Beauty juga berkomitmen menyuguhkan hiburan spektakuler yang akan menjadi sorotan publik nasional.

MEGA SHOWCASE 1 Maret 2026 akan menjadi langkah besar dan bersejarah bagi Dabe Beauty bersama TikTok — menghadirkan inspirasi, semangat, dan pencapaian yang lebih tinggi.

SETAHUN PEMERINTAH “SAH”, SUDAHKAH ADA PERBAIKAN ?

0

SETAHUN PEMERINTAH “SAH”,
SUDAHKAH ADA PERBAIKAN ?

​Tepat setahun yang lalu, Salim Fakhry dan Heri Al Hilal (SAH) dilantik dengan mandat besar untuk membawa lompatan terbaik bagi Aceh Tenggara.

Kini, per 16 Februari 2026, janji politik mulai diuji oleh kejamnya angka statistik dan target ambisius dalam RPJMK 2025-2029. Menengok data terbaru BPS (2025) Rilis Feb 2026, navigasi ekonomi pemerintahan SAH menunjukkan sinyal positif dengan pertumbuhan ekonomi yang merangkak naik ke angka 4,34 persen.

Capaian ini menjadi bukti awal bahwa “diplomasi anggaran” yang menjadi kartu As “Salim Fakhry” mulai membuahkan stimulus bagi mesin ekonomi lokal di Bumi Sepakat Segenep. ​Keberhasilan makro ini kian terasa utuh saat kita melihat lonjakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 74,36 poin.

Angka ini secara ilmiah menunjukkan bahwa investasi pada layanan kesehatan dan pendidikan telah berjalan melampaui rata-rata historis, sejalan dengan visi “Masyarakat Sejahtera” yang termaktub dalam dokumen perencanaan daerah.

Di saat yang sama, kemampuan menekan angka kemiskinan hingga ke level 9,78 persen jauh di bawah rata-rata Provinsi Aceh yang masih belasan persen menjadi prestasi yang patut diapresiasi secara objektif sebagai fondasi kesejahteraan yang kokoh.

​Namun, di balik kemilau IPM, terselip anomali pada pasar tenaga kerja yang memerlukan perhatian serius.Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang masih tertahan di angka 4,72 persen menjadi tantangan struktural yang nyata, mengingat angka ini lebih tinggi dibandingkan kabupaten tetangga.

Secara ilmiah, pertumbuhan kita saat ini masih cenderung bersifat jobless growth” karena konsentrasi yang terlalu berat pada sektor pertanian primer yang menyerap 43,12 persen PDRB namun minim nilai tambah.

Tanpa strategi hilirisasi produk tani yang lebih agresif di tahun kedua, target diversifikasi ekonomi dalam RPJMK akan sulit tercapai secara optimal.

​Memasuki tahun kedua, harmoni politik yang sudah terbangun harus segera dikonversi menjadi kebijakan yang lebih “progresif” di sektor riil. Setahun pertama telah berhasil meletakkan fondasi sosial yang baik, namun ujian sesungguhnya adalah memastikan angka-angka pertumbuhan di atas kertas BPS benar-benar bermanifestasi menjadi lapangan kerja yang luas bagi pemuda di Lembah Alas.

Publik menanti, apakah kepemimpinan SAH mampu melampaui rutinitas birokrasi menuju transformasi ekonomi berkelanjutan demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera,dan harmonis di bawah ridho Allah SWT.

Terlebih, Sang Bupati saat ini,didapuk menjadi Ketua DPD I Partai Golkar Aceh , menjadi kelas tersendiri untuk bergerak lebih strategis.

(AR/$E)

Sinergi Tanpa Batas: Kolaborasi Lintas Sektoral Pastikan Warakas Aman dan Kondusif Selama Ramadan.

0

Media istana.com JAKARTA UTARA – Semangat gotong royong terpancar kuat di jantung Kelurahan Warakas pada Sabtu malam (21/02/2026). Dalam upaya menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman bagi warga, seluruh elemen masyarakat bersatu padu dalam kegiatan “Giat Bersama Jaga Jakarta”.

Kegiatan yang dimulai pukul 21.30 WIB ini berpusat di Posko Siaga Ramadhan, Jln Warakas VII Gg 8, RT 09 RW 03. Tidak kurang dari 119 personel gabungan hadir mengikuti Apel Siaga, menunjukkan betapa solidnya komitmen menjaga keamanan wilayah di tengah suasana bulan suci.

Apel Kesiapsiagaan: Satu Komando, Satu Tujuan

Acara dipimpin langsung oleh Lurah Warakas, Ibu Sri Diana Tunggadewi, SE, MA, dengan didampingi jajaran Babinsa (Pelda Agus, Pelda Bambang, Serma Jonie) serta Bhabinkamtibmas (Aiptu Andreas dan Bripka Wiki Suhatri).

Dalam arahannya, Ibu Lurah menekankan bahwa patroli malam ini difokuskan pada pencegahan tawuran remaja dan antisipasi tindakan kriminalitas lainnya. Strategi patroli dibagi menjadi dua titik utama, yakni wilayah Utara dan Selatan, sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dari Penanggung Jawab wilayah, Letkol TNI (Purn.) Isdiyanto.

Apresiasi untuk Semangat Kolektif
Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, Ibu Sri Diana menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme seluruh organisasi yang hadir.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tapi tanggung jawab kita semua. Saya sangat mengapresiasi kolaborasi malam ini. Terima kasih kepada Koordinator Lapangan dan seluruh elemen masyarakat yang konsisten menjaga komunikasi demi Warakas yang aman dan terkendali,” ujar Ibu Lurah.

Daftar keterlibatan organisasi dalam giat ini mencerminkan kekuatan sosial Warakas, yang melibatkan:

Unsur Aparat: Koramil & Polsek Tanjung Priok.

Organisasi Masyarakat: Forum RW, LMK, FKDM, Tagana, KSB.

Relawan Keamanan: Linmas, Katar, Redkar, Mitra Jaya, Pokdar, Bang Japar.

Mitra Strategis: FKBN Bakorda Jakarta Utara dan berbagai Stakeholder lainnya.

Menjaga Marwah Wilayah
Senada dengan Lurah, Pelda Bambang selaku Babinsa mengingatkan pentingnya menjaga kewaspadaan, terutama di wilayah Tanjung Priok dan sekitarnya yang memiliki dinamika sosial yang tinggi.

“Kita semua tahu Warakas dan Tanjung Priok ini punya sejarah panjang, baik dari sisi positif maupun tantangannya. Terlebih di bulan Ramadan, kita harus lebih intens bersinergi agar masyarakat bisa beribadah dengan tenang tanpa rasa khawatir,” tegas Pelda Bambang kepada awak media Bela Negara Network DKI.

Kegiatan patroli lingkar wilayah ini ditutup dengan harapan besar agar momentum kebersamaan ini terus terjaga, menjadikan Warakas bukan hanya sebagai tempat tinggal, tapi sebagai rumah yang aman bagi seluruh warganya.

Mari Bersama Jaga Warakas! Keamanan lingkungan dimulai dari kepedulian kita di depan pintu rumah sendiri. (Red/ilham)

 

Ketua KNPI Kabupaten Bogor Wahyudi Chaniago SH

0

Ketua KNPI Kabupaten Bogor Wahyudi Chaniago SH

Bogor -mediaistana.com
Sangat Apresiasi Setahun Kinerja Bupati Rudy Susmanto Bangun Kabupaten Bogor

Setahun kepemimpinan Rudy Susmanto di Kabupaten Bogor menjadi momentum evaluasi sekaligus pembuktian nyata perubahan di kabupaten Bogor

Sejak resmi memimpin pada 20 Februari 2025 bersama Wakil Bupati Ade Ruhandi (Jaro Ade), arah pembangunan daerah menunjukkan akselerasi yang signifikan di berbagai sektor.

Ketua KNPI Kabupaten Bogor Wahyudi Chaniago,SH
menilai duet Rudy-Ade sebagai Bupati Bogor dan Wakil Bupati Bogor Telah berhasil menghadirkan perubahan nyata di Kabupaten Bogor

“Visi Bogor Istimewa dan Bogor Gemilang bukan sekedar slogan saja, Kita bisa melihat langsung dampaknya di masyarakat. Pembangunan bergerak, ekonomi tumbuh, dan pelayanan publik semakin baik,” ujar Wahyudi di Cibinong.

Menurutnya, konsep pembangunan yang diusung melalui semangat Kuta Udaya Wangsa telah memperlihatkan arah yang jelas: menjadikan Bogor sebagai pusat kebangkitan daerah dengan masyarakat yang berkualitas serta pemerintahan yang profesional.

Selama satu tahun, sejumlah capaian strategis berhasil diraih. Di bidang ekonomi dan ketenagakerjaan, apresiasi nasional diberikan melalui ajang yang digelar Kompas TV atas komitmen mendorong penciptaan kerja layak dan penguatan ekonomi lokal.

Di sektor infrastruktur, penghargaan dari Garuda TV menjadi bukti percepatan pembangunan yang semakin merata hingga ke wilayah pinggiran.

Sementara di bidang kesehatan, capaian Universal Health Coverage dengan tingkat kepesertaan JKN hampir menyeluruh menandai keseriusan pemerintah daerah menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh warga.

Komitmen terhadap lingkungan juga membuahkan hasil. Program kampung ramah lingkungan mencatatkan prestasi nasional melalui pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia atas pameran kerajinan berbahan daur ulang terbanyak.

Di bidang reformasi birokrasi, penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara menempatkan Kabupaten Bogor sebagai salah satu daerah dengan implementasi manajemen ASN terbaik di Jawa Barat.

Bahkan, dalam proses pengangkatan CASN Formasi 2024, Pemkab Bogor tercatat sebagai instansi tercepat di wilayah kerjanya.

Tak hanya itu, komitmen terhadap kelompok rentan juga mendapat pengakuan melalui penghargaan tokoh peduli disabilitas, serta penetapan Kabupaten Bogor sebagai kabupaten terbaik dalam penerapan Standar Pelayanan Minimal oleh Kementerian Dalam Negeri yang diserahkan langsung oleh Tito Karnavian.

Wahyudi menegaskan, deretan penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestise.

“Penghargaan ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan. Masyarakat tentu berharap Bogor semakin gemilang dan benar-benar menjadi daerah yang istimewa,” tutupnya.

Satu tahun pertama ini menjadi fondasi kuat. Kabupaten Bogor kini melangkah ke tahun berikutnya dengan optimisme dan keyakinan bahwa arah pembangunan sudah berada di jalur yang tepat.
Fauzy

Mediaistana reporter Maulana