Beranda blog Halaman 650

Polres Tulang Bawang Barat Ikuti Zoom Meeting dalam Rangka Peresmian dan Groundbreaking SPPG Polri

0

Tulang Bawang Barat l Mediaistana.com — Polres Tubaba, Polda Lampung turut ambil bagian dalam Zoom Meeting Pimpinan Presiden Republik Indonesia yang digelar secara nasional dalam rangka Peresmian dan Groundbreaking (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) SPPG Polri serta Peresmian Gudang Ketahanan Pangan bersama Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (HOR.) (Purn.) H. Prabowo Subianto. bertempat di Aula Sarja Arya Racana ( SAR ) Mapolres Tubaba, Jumat (13/02/2026)

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting yang menegaskan komitmen Polri dalam mendukung kebijakan nasional di bidang ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya sebagai bagian dari sinergi lintas sektor menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Zoom meeting ini diikuti langsung oleh Wakapolres Tubaba Kompol Zaini Dahlan, S.H., M.H. mewakil Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K. Bersama Unsur Forkompimda, Para Kepala OPD Pemkab Tubaba, Pejabat Utama (PJU) Polres Tubaba dan Pengurus Bhayangkari Cabang Tubaba.

Kehadiran unsur TNI dan pemerintah Daerah turut memperkuat makna kolaboratif kegiatan tersebut, sebagai wujud nyata soliditas dan sinergitas antarinstansi di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian zoom meeting berjalan dengan lancar, aman, dan tertib. Dari sisi teknis, kualitas audio dan video terpantau jernih dan stabil, sehingga seluruh peserta dapat mengikuti arahan dan sambutan pimpinan nasional secara utuh dan optimal.

Peresmian dan Groundbreaking SPPG Polri serta Peresmian Gudang Ketahanan Pangan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran Polri tidak hanya sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung program-program kemanusiaan dan pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang pemenuhan gizi dan ketahanan pangan.

Dengan keikutsertaan Polres Tubaba dalam kegiatan nasional ini, diharapkan sinergi lintas sektor di daerah semakin solid, serta mampu mendorong implementasi program SPPG Polri secara efektif dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat.

“Kegiatan diakhiri dengan pendokumentasian sebagai bahan laporan dan arsip satuan, serta menjadi bukti nyata kesiapan Polres Tubaba dalam mendukung penuh kebijakan strategis pimpinan nasional.” pungkasnya.**

*(humas_tubaba)*

Bintang yang Tidak Bergantung pada Jabatan

0

Oleh: Muhamad Daniel Rigan

Ada pemandangan yang kerap menyisakan getir: seorang politikus yang dulu bersinar terang, dielu-elukan dan diiringi sorak puja, tiba-tiba redup ketika jabatan terlepas dari tangannya. Seolah-olah cahaya itu bukan miliknya sendiri, melainkan pantulan dari singgasana yang ia duduki. Ketika kursi itu bergeser, cahaya pun ikut padam. Di sanalah kita belajar bahwa tidak semua kilau adalah cahaya sejati.

Politik, pada hakikatnya, hanyalah sarana. Ia bukan tujuan akhir, bukan pelita yang menyala dari dalam, apalagi mahkota yang melekat abadi. Politik adalah kendaraan—alat untuk menempuh perjalanan pengabdian kepada publik. Ia dipakai, bukan dimiliki. Ia dijalankan dengan tanggung jawab, bukan digenggam dengan hasrat kepemilikan. Jabatan bukan hak pribadi; ia adalah titipan rakyat. Maka ketika masa itu selesai, semestinya selesai pula segala rasa memiliki yang berlebihan.

Masalah muncul ketika politik diperlakukan sebagai sumber identitas. Ketika seseorang menggantungkan harga diri dan cahaya hidupnya pada jabatan, ia sedang membangun bintang di langit yang bukan miliknya. Selama berada di orbit kekuasaan, ia tampak gemilang. Namun begitu terlepas, ia terjatuh—dan sering kali tak lagi mengenali dirinya sendiri. Lebih menyedihkan lagi, ada yang tak mampu kembali ke garis awal kehidupan, karena seluruh investasinya hanya ditanam di ladang politik.

Karena itu, setiap orang yang memilih terjun ke dunia publik semestinya memiliki titik mula yang kokoh—sebuah fondasi yang dibangun dari kerja keras, usaha, karya, dan integritas pribadi. Entah melalui dunia usaha, profesi, keilmuan, atau bidang pengabdian lain, fondasi itu adalah “rumah” tempat kita kembali. Ia adalah kendaraan pribadi yang kita siapkan dengan jerih payah sendiri, bukan kendaraan umum yang sewaktu-waktu bisa berpindah tangan.

Dengan fondasi yang kuat, seseorang tidak akan terbebani oleh cahaya jabatan. Ia bersinar bukan karena menumpang, melainkan karena memang memiliki nyala dari dalam. Politik menjadi alat untuk memperluas manfaat, bukan panggung untuk mempertahankan eksistensi. Dan ketika waktunya tiba untuk turun, ia melangkah dengan kepala tegak—tanpa rasa kehilangan yang melumpuhkan.

Hikmatnya sederhana namun dalam: jangan pernah membangun seluruh makna hidup di atas sesuatu yang bukan milik kita. Jabatan adalah milik publik. Kekuasaan adalah amanah. Kendaraan itu bisa kita kemudikan, tetapi bukan untuk kita simpan di garasi pribadi. Ia ada untuk digunakan seperlunya, dalam batas kepentingan bersama.

Pada akhirnya, yang menentukan apakah seseorang tetap bercahaya bukanlah kursi yang ia duduki, melainkan karakter dan karya yang ia bangun sebelum, selama, dan sesudah ia berkuasa. Jika bintang itu ditempa dari integritas dan kerja nyata, ia tidak akan redup ketika jabatan dilepas. Ia akan tetap menyala—tenang, mandiri, dan utuh—karena cahayanya lahir dari dalam, bukan dari sorot lampu kekuasaan.

Kodim 0708 Purworejo Gelar Karya Bakti Bersihkan Pantai Pasir Puncu Keburuan

0

PURWOREJO  || Mediaistana.com – Aksi nyata kembali dilakukan jajaran Kodim 0708 Purworejo dalam mendukung program pemerintah terkait pembersihan objek wisata dan fasilitas umum. Kali ini, kegiatan karya bakti dilaksanakan di Pantai Pasir Puncu, Desa Keburuan, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan personel TNI, Polri, Pokdarwis, Pemerintah Desa Keburuan, serta para pelajar yang bersama-sama membersihkan kawasan pantai dari berbagai jenis sampah.

Danramil 15 Ngombol, Kapten CBA Purwoko, mewakili Dandim Purworejo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Prabowo Subianto selaku Presiden Republik Indonesia, terkait perintah pembersihan fasilitas umum di seluruh wilayah.

“Hari ini Kodim 0708 Purworejo melaksanakan karya bakti pembersihan Pantai Keburuan sebagai bentuk tindak lanjut perintah Bapak Presiden RI untuk melakukan pembersihan di fasilitas umum,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, para peserta karya bakti membersihkan area pantai dari sampah plastik, ranting kayu, serta berbagai jenis sampah lainnya. Upaya ini dilakukan guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, baik bagi masyarakat sekitar maupun wisatawan yang berkunjung.

Kapten Purwoko berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Semoga kegiatan ini memberikan semangat baru bagi masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan, baik fasilitas umum maupun lingkungan tempat tinggal. Kami juga berharap para pengunjung pantai dapat menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Keburuan, Trubus, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI yang telah menginisiasi kegiatan pembersihan Pantai Pasir Puncu. Pemerintah desa, kata dia, sangat mendukung kegiatan tersebut.

“Semoga kegiatan ini dapat berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan kunjungan masyarakat ke Pantai Pasir Puncu. Dengan lingkungan yang bersih, para wisatawan tentu akan merasa nyaman saat berkunjung ke objek wisata ini,” pungkasnya. (Joko)

Kodim 0708 Purworejo Gelar PSJM Prajurit Lewat Hanmars dan Repling di Sungai Bogowonto

0

PURWOREJO || Mediaistana.com – Kodim 0708 Purworejo menyelenggarakan kegiatan Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM) bagi seluruh anggota militer Kodim, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur sekaligus memelihara kemampuan fisik prajurit agar tetap prima dalam mendukung pelaksanaan tugas di wilayah.

Dalam pelaksanaannya, materi PSJM meliputi hanmars (jalan tempuh) sejauh 10 kilometer dan repling. Untuk kegiatan repling dilaksanakan di Jembatan Sungai Bogowonto yang berada di Jalan WR. Supratman, Kabupaten Purworejo, dengan memanfaatkan kondisi medan yang representatif dan menantang.

Kegiatan diawali dengan pengecekan pasukan guna memastikan kesiapan personel maupun perlengkapan. Selanjutnya seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai langkah antisipasi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama kegiatan berlangsung.

Setelah dinyatakan siap, peserta dilepas dari pintu masuk Makodim untuk menempuh rute hanmars sejauh 10 kilometer sesuai jalur yang telah ditentukan oleh panitia penyelenggara. Dengan penuh semangat dan disiplin, para prajurit menyelesaikan rute tersebut sebagai bagian dari pengujian ketahanan fisik dan mental.

Usai pelaksanaan hanmars, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi repling di lokasi yang telah ditentukan. Materi ini bertujuan untuk mengasah keterampilan prajurit dalam teknik turun tebing atau jembatan, yang menjadi salah satu kemampuan dasar militer dalam mendukung tugas di lapangan.

Serma Agus selaku Bintara Operasi Kodim 0708 Purworejo menyampaikan bahwa kegiatan PSJM merupakan program rutin yang wajib dilaksanakan oleh satuan sebagai sarana evaluasi kemampuan prajurit.

“Kegiatan ini merupakan program yang harus dilaksanakan oleh satuan untuk mengukur kemampuan prajurit sekaligus menjaga kebugaran dan kesiapan fisik prajurit dalam mendukung tugas pokok di wilayah,” ujarnya.

Melalui kegiatan PSJM ini, diharapkan seluruh prajurit Kodim 0708 Purworejo senantiasa memiliki kondisi fisik yang prima, disiplin yang tinggi, serta kesiapan optimal dalam menjalankan setiap tugas yang diamanahkan negara. (Joko)

Bupati dan Wakil Bupati Serahkan Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah kepada Warga Terdampak Bencana

0

 

Aceh Timur -Mediaistana.com 

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mengikuti penyerahan Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Rusak akibat bencana banjir hidrometeorologi yang digelar serentak secara daring, Jumat, 13 Februari 2026.

 

Kegiatan berlangsung di dua lokasi, yakni Pendopo Kabupaten Aceh Timur dan Kantor Camat Lokop, Kecamatan Serba Jadi. Di Lokop, acara dihadiri langsung Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin dan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky.

 

Sementara di pendopo diikuti Wakil Bupati Aceh Timur T. Zainal Abidin, bersama jajaran pemerintah daerah dan perwakilan masyarakat penerima bantuan.

 

Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari program pemulihan pascabencana banjir hidrometeorologi di wilayah Sumatera dan Aceh. Secara nasional, kegiatan dipusatkan di Tapanuli Utara dan diikuti daerah terdampak melalui sambungan virtual.

 

Sementara itu, di Aceh Tamiang, kegiatan dihadiri langsung Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian selaku Kepala Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera- Aceh.

 

Turut mendampingi Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah SE, Dewan Pengarah BNPB Pusat Isroil Samihardjo, Kasatgaswil Aceh Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Safrizal ZA, serta Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (P) Armia Pahmi. MH.

 

Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan masyarakat terdampak.

 

“Pemerintah bekerja keras membantu masyarakat terdampak banjir hidrometeorologi agar kehidupan mereka segera kembali normal,” Ungkapnya.

 

Ia juga mengapresiasi sinergi seluruh pihak, termasuk TNI dan Polri, yang dinilai sigap dalam penanganan bencana. Menurutnya, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh dan sejumlah wilayah Sumatera menjadi perhatian serius Presiden Prabowo Subianto.

 

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menyampaikan, pemerintah daerah telah membentuk tim verifikasi untuk memastikan akurasi data rumah warga terdampak.

 

“Untuk memastikan keakuratan kami melakukan verifikasi menyeluruh terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan ringan, sedang, hingga berat. Langkah ini penting agar data yang diajukan benar-benar sesuai kondisi di lapangan,” katanya.

 

Berdasarkan hasil verifikasi dan persetujuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, jumlah penerima bantuan perbaikan rumah di Aceh Timur tercatat 5.317 Kartu Keluarga. Data awal sebelumnya mencapai sekitar 8.417 calon penerima, namun disesuaikan setelah proses validasi.

 

Nilai bantuan stimulan ditetapkan sebesar Rp15.000.000 untuk kerusakan ringan dan Rp30.000.000 untuk kerusakan sedang per unit rumah.

 

Pemerintah berharap bantuan tersebut dapat mempercepat pemulihan, sekaligus membantu masyarakat memperbaiki hunian mereka secara mandiri, sehingga aktivitas sosial dan ekonomi warga terdampak dapat kembali berjalan normal. (TM) 

Polemik Pemagaran Lahan Berlanjut,Kuasa Hukum Tegaskan Sertifikat Resmi BPN Masih Berlaku

0

Jakarta, Mediaistana.Com– Jumat (13/2/2026) Rencana pemagaran lahan yang tengah menjadi sorotan publik dipastikan tetap berjalan.

Pihak pemegang sertifikat menegaskan bahwa seluruh langkah yang ditempuh mengacu pada dokumen resmi yang diterbitkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta didukung arsip administrasi lengkap.

Kuasa hukum pemilik sertifikat menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat satu pun putusan pengadilan yang membatalkan atau mencabut hak atas tanah kliennya, Karena itu rencana pemagaran dinilai sebagai langkah sah yang dilindungi hukum.

“Silakan menempuh proses hukum jika ada keberatan, agar persoalan ini menjadi jelas dan terbuka,” ujar perwakilan kuasa hukum kepada awak media.

Menurutnya, seluruh dokumen pertanahan telah terdaftar secara resmi di BPN dan menjadi dasar utama dalam setiap tindakan di lapangan,Selain sertifikat, pihaknya juga mengklaim memiliki riwayat surat-menyurat administrasi yang menunjukkan proses hukum yang telah berjalan.

Tunggu Proses di Direktorat Sengketa
Di sisi lain, pihak pemegang sertifikat juga melaporkan dugaan persoalan penyerobotan lahan dan kemungkinan penyalahgunaan wewenang ke internal BPN,Laporan tersebut saat ini disebut tengah dalam proses tindak lanjut di Direktorat Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan (PSKP).

Firman, perwakilan pihak pelapor, mengungkapkan bahwa sempat terjadi perbedaan persepsi terkait perhitungan 14 hari kerja sebagai batas waktu respons, Menurutnya laporan yang disampaikan pada 26 Januari baru dihitung efektif sejak 27 Januari sebagai hari kerja pertama.

“Memang secara administrasi dihitung sejak hari kerja berikutnya setelah surat diterima. Besok baru genap 14 hari kerja,” kata Firman.

Meski mengaku kecewa dengan lamanya proses, Firman menyebut petugas BPN telah memastikan laporan tersebut sedang ditangani divisi penelitian.

Soroti Dugaan Administrasi Janggal
Firman juga menyoroti dugaan kejanggalan administrasi di tingkat kelurahan, Ia menyebut tidak ditemukannya catatan tanah tertentu dalam buku register kelurahan yang ia periksa.

“Kami mempertanyakan karena dokumen di kelurahan tidak ada catatannya,Biasanya arsip lengkap tersimpan di lemari administrasi, tapi yang kami lihat hanya satu buku,” ungkapnya.

Pihaknya menduga terdapat potensi praktik penyerobotan lahan maupun penyalahgunaan kewenangan yang melibatkan oknum tertentu,Namun demikian, ia menegaskan seluruh tudingan tersebut telah disampaikan melalui mekanisme laporan resmi agar ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.

Pilih Jalur Hukum, Hindari Konfrontasi
Terkait kemungkinan adanya penolakan saat proses pemagaran berlangsung, kuasa hukum menyatakan tidak menyiapkan langkah konfrontatif, Fokus utama adalah menjalankan prosedur berdasarkan dokumen resmi serta menyerahkan penyelesaian sengketa kepada mekanisme hukum yang berlaku.
Sebelumnya, sempat muncul wacana penyelesaian melalui pendekatan restorative justice (RJ), Namun pihak pemegang sertifikat menilai pendekatan tersebut kurang relevan, mengingat tidak ada putusan hukum yang menyatakan kliennya bersalah ataupun mencabut hak kepemilikan yang telah terdaftar di BPN.

Kuasa hukum berharap proses hukum yang kini berjalan dapat memberikan kepastian dan mencegah konflik berkepanjangan di kemudian hari.

Kapolres Madiun Resmikan SPPG 2 & 3 di Desa Sogo, Perkuat Program Gizi dan Cegah Stunting

0
Oplus_131072

Madiun media istana.com
-Komitmen mendukung program peningkatan gizi dan pembangunan sumber daya manusia terus diwujudkan Polres Madiun. Kapolres Madiun meresmikan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 2 dan 3 di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jumat (13/2/2026).

Peresmian yang dipusatkan di SPPG ke-3 Desa Sogo tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara,, S.H., S.I.K., M.Si. dan dihadiri Bupati Madiun Hari Wuryanto, Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Wakil Bupati Madiun, unsur Forkopimda, pejabat utama Polres Madiun, Bhayangkari, Muspika Balerejo, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan guru dan warga Desa Sogo.

Dalam sambutannya, Kapolres Madiun menyampaikan bahwa launching SPPG ini merupakan bagian dari peluncuran serentak SPPG Polri yang juga dihadiri Presiden RI di SPPG Palmerah, Polres Jakarta Barat. Ia menegaskan bahwa pembangunan SPPG merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung program strategis nasional, khususnya pemenuhan gizi anak sekolah.

“Program ini adalah amanah dari Badan Gizi Nasional untuk membangun generasi emas Indonesia melalui peningkatan gizi anak sekolah. SPPG bukan sekadar dapur pelayanan, tetapi infrastruktur strategis yang berdampak pada pendidikan, kesehatan, dan penggerak ekonomi lokal,” tegas Kapolres.

Saat ini, Polres Madiun telah memiliki tiga SPPG yang bermitra dengan berbagai pihak. Kehadiran SPPG 2 di Kecamatan Pilangkenceng dan SPPG 3 di Desa Sogo, Balerejo, diharapkan mampu mendukung peningkatan gizi anak sekolah serta menyukseskan program pemerintah pusat. Kapolres juga menekankan pentingnya sinergi dengan seluruh stakeholder serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaannya.

Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto mengapresiasi langkah Polres Madiun yang aktif mendukung program sosial kemasyarakatan. Menurutnya, pembangunan SPPG bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Anak-anak yang sehat dan tercukupi gizinya hari ini adalah generasi unggul Kabupaten Madiun di masa depan. Keberadaan SPPG ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kabupaten Madiun yang Bersahaja – Bersih, Sehat, dan Sejahtera,” ungkap Bupati.

Dengan diresmikannya SPPG 2 dan 3, diharapkan pelayanan pemenuhan gizi di wilayah Kabupaten Madiun semakin optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak usia sekolah sebagai generasi penerus bangsa.

(Tukiyo)

Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Turut Serta Karya Bakti Bersama TNI–Polri dan  Wujudkan Lingkungan Bersih.

0

Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Turut Serta Karya Bakti Bersama TNI–Polri dan  Wujudkan Lingkungan Bersih.

Aceh Tenggara Media istana com.Dalam rangka mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara, dilaksanakan kegiatan karya bakti yang melibatkan unsur TNI, Polri, ASN, mahasiswa, pelajar, serta masyarakat setempat. Kegiatan gotong royong ini dipusatkan di seputaran Lapangan Pemuda, yang merupakan salah satu sarana olahraga yang kerap dimanfaatkan warga. 13 Februari 2026

Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan 83/WPS yang tengah melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Aceh Tenggara turut ambil bagian dalam kegiatan kurve (kerja bakti) tersebut. Kehadiran para mahasiswa STIK menjadi wujud nyata sinergitas antara aparat, pemerintah, dan elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dalam pelaksanaan kegiatan, para peserta karya bakti bersama-sama membersihkan area lapangan, memungut sampah, merapikan rumput, serta menata fasilitas umum di sekitar lokasi. Fokus utama pembersihan dilakukan pada titik-titik yang sering digunakan masyarakat untuk berolahraga, seperti lintasan lari, tribun, dan area taman.

Subsi Penmas Ipda Patar Erwinsyah Nababan, S.H menyampaikan bahwa karya bakti ini bukan hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga fasilitas umum.

“Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin kebersamaan serta kepedulian seluruh elemen terhadap kebersihan lingkungan, khususnya sarana olahraga yang menjadi pusat aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Masyarakat yang turut hadir menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka mengaku senang dan terbantu dengan keterlibatan TNI-Polri serta mahasiswa STIK yang turun langsung ke lapangan.

Dengan terlaksananya karya bakti ini, diharapkan Lapangan Pemuda Kabupaten Aceh Tenggara semakin nyaman, bersih, dan asri sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, sekaligus mempererat sinergi antara aparat negara dan warga dalam membangun lingkungan yang sehat.

(AS/$E)

Satbinmas Polres Pasuruan Gelar Istighotsyah dan Penyuluhan Harkamtibmas di SMPN 2 Beji

0

Polri,PASURUAN||mediaistana.com – Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Pasuruan menggelar kegiatan rutin program Cooling System melalui istighotsyah dan pembinaan penyuluhan (binluh) harkamtibmas di SMPN 2 Beji, Jumat (13/2/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.30 hingga 07.45 WIB itu dipimpin KBO Binmas Iptu Bambang Hariyadi, S.Sos, dan diikuti sekitar 800 siswa bersama dewan guru. Acara diawali dengan istighotsyah di halaman sekolah, kemudian dilanjutkan penyuluhan di lapangan sekolah.

Kasat Binmas Polres Pasuruan, AKP Sunarti, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di lingkungan pelajar.

“Melalui program Cooling System ini, kami ingin meningkatkan kesadaran pelajar tentang bahaya narkoba, bullying, gengster, hingga tindak pidana kriminalitas. Pencegahan harus dimulai sejak usia sekolah,” ujar AKP Sunarti, S.H, M.H

Dalam penyuluhan tersebut, petugas menyampaikan sejumlah materi, antara lain sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dan psikotropika, pencegahan bullying, larangan merokok, serta imbauan agar pelajar tidak terlibat gengster, perkelahian antar pelajar, maupun tindak pidana lainnya.
AKP Sunarti menegaskan bahwa pembinaan karakter menjadi fokus utama dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengajak para siswa untuk berani berkata tidak pada narkoba, tidak menjadi pelaku bullying, dan tidak mudah terpengaruh ajakan negatif. Pelajar harus fokus belajar dan menyiapkan masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab antara siswa dan petugas sebagai bentuk pendekatan humanis kepolisian kepada generasi muda.

Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan pihak sekolah dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Kami berkomitmen hadir di tengah pelajar untuk memberikan edukasi dan perlindungan. Sinergi antara polisi, sekolah, dan orang tua sangat penting untuk mencegah kenakalan remaja serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono.

Menurutnya, pendekatan persuasif dan pembinaan sejak dini merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan bertanggung jawab.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau tertib dan kondusif. Polres Pasuruan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen mewujudkan Pasuruan yang aman dan damai.

Selvia Latuconsina, Integritas dan Prestasi di Panggung Nasional

0

Oleh: Dr. Djuanaidi Raupele, SE, M.Si.

Di tengah dinamika dan kompetisi dunia kerja yang semakin ketat, lahirlah kisah yang bukan sekadar tentang kemenangan, tetapi tentang nilai, ketekunan, dan warisan integritas. Pada tanggal 12 Februari 2026, di Hotel Mulia, dalam ajang Awarding Karyawan BTN Terbaik/Berprestasi (Best Employee), sebuah nama terpatri sebagai simbol dedikasi dan kualitas: saudari Selvia Latuconsina

Meraih peringkat tiga besar dari 13.000 karyawan Bank Tabungan Negara se-Indonesia bukanlah capaian biasa. Ia adalah hasil dari perjalanan panjang yang ditempa oleh disiplin, kerja keras, konsistensi, serta keteguhan menjaga integritas dalam setiap amanah yang diemban. Prestasi ini bukan sekadar angka atau trofi, melainkan legitimasi atas kualitas sumber daya manusia Indonesia yang mampu bersaing secara sehat dan profesional di tingkat nasional.

Namun lebih dari itu, capaian ini memiliki resonansi emosional yang mendalam, khususnya bagi masyarakat Maluku dan jejaring perantau yang pernah menempuh pendidikan di Surabaya. Ada jejak nilai dan keteladanan yang menyertai keberhasilan ini. Sosok ayahanda, Bapak Basri Latuconsina, dikenal luas atas dedikasi dan kontribusinya dalam membimbing serta mengayomi mahasiswa Maluku yang menimba ilmu di Jawa Timur. Peran tersebut bukan sekadar dukungan moral, tetapi bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun kualitas generasi.

Keberhasilan Selvia Latuconsina hari ini seakan menjadi refleksi dari nilai-nilai yang tumbuh dalam keluarga: tentang pentingnya pendidikan, pengabdian, dan kepedulian terhadap sesama. Ia menunjukkan bahwa latar belakang daerah bukanlah batas, melainkan fondasi. Bahwa identitas lokal dapat menjadi kekuatan moral untuk menembus panggung nasional.

Prestasi ini juga membawa pesan kuat bagi generasi muda Indonesia: ruang dan kesempatan akan menemukan mereka yang siap. Kerja keras yang disertai doa, disiplin yang dijaga dengan konsisten, serta komitmen pada nilai-nilai kebaikan akan selalu membuka jalan menuju pengakuan.

Sebagaimana pepatah bijak mengatakan, “Prestasi bukanlah kebetulan, melainkan pertemuan antara kerja keras, doa, disiplin, dan keteguhan menjaga nilai dalam setiap langkah.”

Editorial ini bukan hanya tentang apresiasi terhadap satu individu, melainkan tentang harapan kolektif. Harapan bahwa semakin banyak putra-putri Maluku dan Indonesia pada umumnya berani bermimpi besar, bekerja dengan hati, dan menjaga nama baik daerah serta bangsa di manapun berada.

Semoga keberhasilan ini menjadi awal dari capaian-capaian berikutnya yang lebih gemilang. Dan semoga nilai-nilai pengabdian, integritas, serta keteladanan terus hidup, mengalir, dan memberi terang bagi generasi yang akan datang.