31.1 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 69

Proyek KMP Subang Disorot, Pekerja Ngaku Ditipu Pemborong Hingga Rugi Puluhan Juta

0

Mediaistana.com -Subang, Jawa Barat – Dugaan penipuan mencuat dalam proyek Koperasi Merah Putih (KMP) di Desa Sindangsari, Kecamatan Cikaum, Kabupaten Subang.

Seorang pekerja mengaku mengalami kerugian besar setelah pekerjaan yang telah diselesaikan tak kunjung dibayar.

Korban menyebut proyek mebel berupa pemasangan pintu folding gate tersebut bernilai sekitar Rp35 juta. Hingga lebih dari satu bulan setelah pekerjaan rampung, korban mengaku belum menerima pembayaran sama sekali.

Pekerjaan tersebut diperoleh melalui perantara bernama Asep, yang diketahui menerima proyek dari pemborong berinisial Basuki.

Dalam kesepakatan awal, pembayaran dijanjikan dalam dua tahap, yakni 50 persen untuk pembelian material di awal, dan 50 persen setelah pekerjaan selesai.

Namun, setelah material didatangkan dan pekerjaan diselesaikan, pihak pemborong disebut hanya memberikan janji-janji tanpa realisasi pembayaran.
Korban mengaku sangat dirugikan atas kejadian ini, mengingat seluruh pekerjaan telah dituntaskan sesuai kesepakatan.

Sementara itu, alasan yang disampaikan pihak pemborong adalah masih menunggu progres pencairan dari pihak Kodim Subang. Namun hingga kini belum ada kepastian terkait pembayaran tersebut.

Kasus ini menjadi sorotan dan memunculkan pertanyaan terkait transparansi serta tanggung jawab dalam pelaksanaan proyek KMP di daerah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemborong maupun pihak terkait lainnya.

Mediaistana com

DavidE.SE

Ramadhan Jadi Momentum Berbagi, Kapolres Aceh Timur Bantu Warga Huntara Idi

0

 

Aceh Timur-Mediaistana.com

Momentum Ramadhan dimanfaatkan jajaran Kepolisian Resor Aceh Timur untuk berbagi dengan warga terdampak bencana. Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. menyerahkan bantuan kebutuhan pokok serta perlengkapan ibadah kepada warga yang menghuni hunian sementara (huntara) korban bencana hidrometeorologi di Gampong Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Senin (16/03/2026) sore.

 

Kapolres Aceh Timur bersama Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Timur Ny. Zilka Irwan Kurniadi hadir langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang masih tinggal di huntara tersebut.

 

Bantuan yang disalurkan berupa 20 kantong beras premium kemasan 5 kilogram, 20 kilogram minyak makan, 20 kilogram gula pasir, lima dus susu saset, dua dus biskuit, 17 dus mi instan, tiga dus sarden, satu dus susu kental manis, serta 30 kilogram kurma.

 

Selain kebutuhan pokok, Kapolres juga menyerahkan perlengkapan ibadah berupa 40 sarung, 20 mukena, 22 baju koko, dan 20 mushaf Al Quran.

 

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Aceh Timur juga membagikan takjil untuk berbuka puasa berupa 90 nasi kotak kepada 24 kepala keluarga yang menghuni hunian sementara di kawasan tersebut.

 

Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi mengatakan, kegiatan berbagi di bulan Ramadhan 1447 Hijriah ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya warga yang sedang menghadapi masa sulit pascabencana.

 

“Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat kepedulian dan kebersamaan. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang saat ini masih tinggal di hunian sementara,” ujar Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.

 

Sementara itu, Koordinator Huntara Idi, Muhajir menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Aceh Timur beserta Bhayangkari yang telah memberikan perhatian kepada warga penghuni huntara.

 

Ia mengatakan bantuan tersebut sangat berarti bagi warga yang hingga kini masih berupaya bangkit setelah terdampak bencana hidrometeorologi.

 

“Terima kasih kepada Bapak Kapolres Aceh Timur dan Bhayangkari yang telah peduli kepada kami. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan warga di huntara,” ujarnya.

KAPOLRES BERAU RESMIKAN REVITALISASI JEMBATAN MERAH PUTIH DI GUNUNG TABUR

0

Media Istana

Berau, 17 Maret 2026

Dalam upaya mendukung peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat, Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto meresmikan revitalisasi Jembatan Merah Putih yang berlokasi di RT 06, Kelurahan Gunung Tabur, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, Selasa (17/3/2026) pukul 09.00 Wita. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polres Berau terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah Bumi Batiwakkal.

Kegiatan peresmian tersebut turut dihadiri oleh Kabag Ops Polres Berau AKP Kasiyono, Kasat Binmas AKP Agus Supriyono, Camat Gunung Tabur Lutfi Hidayat, perwakilan Danramil Gunung Tabur Serda Rudiansyah, Pemangku Adat Kesultanan Gunung Tabur Adji Hadie Ningrat, personel Polsek Gunung Tabur, Ketua RT 06, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Dalam sambutannya, Kapolsek Gunung Tabur menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Berau atas inisiasi program revitalisasi jembatan tersebut. Ia menilai keberadaan jembatan yang strategis, dekat dengan masjid dan sekolah, sangat membantu aktivitas masyarakat sehari-hari. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Berau atas program revitalisasi ini yang sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Partisipasi masyarakat juga menjadi kunci suksesnya pelaksanaan kegiatan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Gunung Tabur Lutfi Hidayat menyampaikan apresiasi kepada Polres Berau atas kontribusinya dalam pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Ia menilai revitalisasi jembatan ini memberikan dampak positif terhadap kelancaran mobilitas serta perekonomian masyarakat. “Program ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

“Kami berharap jembatan ini dapat menunjang aktivitas dan meningkatkan kesejahteraan warga,” lanjutnya.

Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto dalam sambutannya menegaskan bahwa revitalisasi jembatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat dalam proses pelaksanaan revitalisasi tersebut. “Walaupun jembatan ini tidak terlalu besar secara fisik, namun manfaatnya sangat signifikan bagi masyarakat,” ujarnya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan revitalisasi ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kapolres berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan dalam mendukung pembangunan di daerah. Ia menekankan bahwa revitalisasi jembatan ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kelayakan infrastruktur agar dapat digunakan secara aman, nyaman, dan berkelanjutan. “Kami berharap jembatan ini dapat memperlancar arus lalu lintas serta meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah,” tegasnya. “Semoga keberadaan jembatan ini memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” tandasnya.

Revitalisasi Jembatan Merah Putih tersebut diharapkan mampu meningkatkan keamanan, kenyamanan, serta mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan infrastruktur yang lebih baik, diharapkan pula dapat mendukung pertumbuhan ekonomi serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Berau.

Aroel Mandang

Harga LPG 3 Kg di Ngawi Tembus Rp35 Ribu Jelang Lebaran, Stok Pangkalan Disebut Kosong

0

Ngawi – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, harga gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram di sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan melonjak tajam hingga menyentuh Rp35 ribu per tabung di tingkat pengecer.

Kenaikan harga tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir menjelang Lebaran dan memicu keluhan masyarakat karena LPG 3 kg merupakan kebutuhan pokok rumah tangga untuk memasak sehari-hari.

Berdasarkan hasil penelusuran wartawan di lapangan, harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp20 ribu hingga Rp23 ribu per tabung, kini dijual antara Rp30 ribu hingga Rp35 ribu di sejumlah wilayah. Selasa, 17 Mart 2026.

Temuan tersebut dilaporkan terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten Ngawi.

Sejumlah warga di Desa Cepoko dan Desa Manisharjo, Kecamatan Ngrambe, mengaku terpaksa membeli gas dengan harga yang jauh lebih mahal dari biasanya.

“Biasanya Rp23 ribu, sekarang sudah Rp30 sampai Rp35 ribu. Mau tidak mau tetap beli karena untuk memasak,” ujar salah satu warga.

Warga juga menyebutkan bahwa pangkalan LPG di wilayah Ngompak, Desa Cepoko, sempat mengalami kekosongan stok. Kondisi tersebut membuat sebagian warga harus mencari gas hingga ke wilayah Walikukun, dengan harga mencapai Rp35 ribu per tabung.

Sementara itu, di wilayah Kecamatan Sine, harga LPG 3 kg di tingkat pengecer dilaporkan rata-rata berada di kisaran Rp30 ribu per tabung.

Distribusi LPG Bersubsidi Jadi Sorotan

Lonjakan harga LPG bersubsidi menjelang hari besar keagamaan bukanlah hal baru. Namun kondisi tersebut kembali menimbulkan perhatian terkait stabilitas distribusi gas subsidi di tingkat pangkalan dan pengecer.

Sebagaimana diketahui, LPG 3 kg merupakan barang subsidi pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan usaha mikro.

Harga gas tersebut juga telah memiliki Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah agar tetap terjangkau bagi masyarakat.

Apabila penjualan dilakukan jauh di atas harga tersebut, maka berpotensi tidak sesuai dengan ketentuan distribusi barang bersubsidi.

Pengaturan distribusi LPG bersubsidi di Indonesia diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 26 Tahun 2009 yang kemudian diperbarui melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2018 tentang penyediaan dan pendistribusian LPG.

Selain itu, perlindungan terhadap konsumen juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, yang menjamin masyarakat memperoleh barang dengan harga wajar dan tidak merugikan konsumen.

Pemerintah Diminta Perketat Pengawasan

Sejumlah pengamat menilai lonjakan harga LPG bersubsidi menjelang hari besar keagamaan seperti Idul Fitri kerap dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat.

Namun kondisi tersebut juga dinilai memerlukan pengawasan distribusi yang lebih ketat agar tidak terjadi kenaikan harga yang terlalu tinggi di tingkat pengecer.

Karena itu, masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat segera melakukan pemantauan distribusi LPG bersubsidi di wilayah Kabupaten Ngawi.

Selain memastikan harga tetap sesuai ketentuan, pemerintah juga diharapkan menjamin ketersediaan stok di pangkalan resmi, sehingga masyarakat tidak kesulitan mendapatkan gas bersubsidi menjelang Lebaran.

Masyarakat juga diimbau untuk membeli LPG di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

*Satgas Polda Metro Jaya Temukan Sejumlah Komoditas Pangan Dijual di Atas HET*

0

Jakarta,Mediaistana.Com-Satuan Tugas (Satgas) Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan di wilayah hukum Polda Metro Jaya menemukan sejumlah komoditas pangan yang masih dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) selama pemantauan di pasar pada Maret 2026.

Hal tersebut terungkap dalam kegiatan analisa dan evaluasi Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (16/3/2026).

Kasubdit 1 Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Dr. Muh Ardila Amry, mengatakan beberapa komoditas yang masih ditemukan dijual di atas harga ketentuan antara lain cabai rawit merah, minyak goreng Minyakita, serta gula konsumsi di beberapa wilayah.

“Untuk komoditas cabai rawit merah, hampir di seluruh wilayah pengecekan masih dijual di atas HET. Hal ini menjadi perhatian bersama agar segera dicarikan solusi untuk menstabilkan harga di pasar,” ujar Ardila.

Selain itu, Satgas juga menemukan masih adanya pedagang yang menjual minyak goreng Minyakita di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah. Sementara untuk gula konsumsi, tercatat masih ada empat wilayah yang menjual dengan harga melebihi ketentuan.

Ardila menambahkan, pihaknya juga memberikan perhatian khusus terhadap komoditas daging sapi yang saat ini menjadi atensi Badan Pangan Nasional (Bapanas). Dalam pemantauan, daging sapi kini diklasifikasikan dalam tiga kategori yakni paha depan, paha belakang, dan daging beku.

Tak hanya itu, dalam evaluasi tersebut juga disoroti penjualan ayam ras hidup (live bird) oleh rumah potong hewan (RPH) yang tidak sesuai dengan ketentuan.

“RPH tidak diperbolehkan menjual ayam dalam bentuk hidup. Jika masih ditemukan pelanggaran, kami sudah memberikan surat teguran kepada pihak terkait,” jelasnya.

Sebagai langkah pengawasan, Satgas juga melakukan intervensi di pasar dengan menempelkan stiker panduan harga acuan penjualan (HAP) atau HET kepada para pedagang.

Bagi pedagang yang terbukti menjual komoditas di atas harga yang ditentukan, petugas memberikan surat pernyataan disertai pemasangan stiker peringatan pada kios atau toko yang bersangkutan.

Lebih lanjut Ardila menegaskan, pedagang yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan tetap melanggar akan mendapatkan teguran dari dinas terkait.

“Jika pedagang memiliki NIB dan tetap menjual di atas HAP atau HET, maka akan direkomendasikan pencabutan izin usahanya kepada DPMPTSP,” tegasnya.

Satgas Saber Pangan Polda Metro Jaya akan terus melakukan pengecekan ke pasar-pasar guna memastikan stabilitas harga serta melindungi masyarakat dari praktik penjualan di atas ketentuan pemerintah.

“Kegiatan pengecekan akan terus dilakukan sampai ada perintah dari Satgas pusat untuk menghentikan kegiatan tersebut,” pungkas Ardila.

Kantah Provinsi Banten Tetap Buka Secara Terbatas Selama Libur Nyepi dan Idul Fitri 1447 H

0

mediaistana.com

Serang, 17 Maret 2026 — Dalam rangka libur Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, pelayanan pertanahan tetap dibuka secara terbatas pada seluruh Kantor Pertanahan di wilayah Provinsi Banten.

Kebijakan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nomor B/KP.06/331-100/III/2026 tentang penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan bagi Aparatur Sipil di Instansi pada masa libur nasional dan cuti bersama Hari Suci Nyepi dan (Tahun Baru Saka 1948) dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pelayanan terbatas ini bertujuan untuk memberikan fleksibilitas kepada masyarakat dalam memanfaatkan waktu selama libur panjang, khususnya bagi masyarakat yang tetap membutuhkan layanan pertanahan.

Adapun pelayanan terbatas dibuka pada pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, dan dilaksanakan di seluruh Kantor Pertanahan di Provinsi Banten, meliputi:
• Kabupaten Serang
• Kabupaten Pandeglang
• Kabupaten Lebak
• Kabupaten Tangerang
• Kota Tangerang
• Kota Tangerang Selatan
• Kota Cilegon
• Kota Serang

Melalui kebijakan ini, diharapkan masyarakat tetap dapat mengakses layanan pertanahan serta memanfaatkan kesempatan untuk mengurus sertipikat tanah secara mandiri dengan datang langsung ke kantor pertanahan setempat.

Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kelengkapan dokumen sebelum datang serta mengikuti ketentuan pelayanan yang berlaku di masing-masing kantor pertanahan.

Dengan tetap dibukanya pelayanan terbatas ini, BPN berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan publik yang adaptif, responsif, dan tetap optimal meskipun dalam masa libur nasional.

(fiqi)

Divpropam Mabes Polri Cek Pos Pelayanan Rest Area KM 215 B Trans Tol Sumatera

0

Tulang Bawang Barat l Mediaistana.com -Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Divisi Propam Polri melakukan pengecekan di Pos Pelayanan (Posyan) Rest Area 215 B Trans Sumatera Way Kenanga Lampung Operasi Ketupat Krakatau 2026 Polres Tulang Bawang Barat.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kombes Pol. Riko Junaldy, S.I.K., M.M selaku Kabag Gakkum Biroprovos Divpropam Polri dan didampingi oleh
Kasi Propam Polres Tubaba Iptu Sulistiawansyah Putra, S.H. mewakili Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni.S.I.K, M.I.K, pada Senin siang (16/03/2026).

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel yang bertugas, mulai dari kelengkapan administrasi, kekuatan personel, sikap tampang, kebersihan pos hingga sarana dan prasarana yang digunakan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026.

Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni.S.I.K, M.I.K, melalui Kasi Propam Iptu Sulistiawansyah Putra, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan sekaligus memastikan seluruh personel di lapangan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Tulang Bawang Barat.

Selain mengecek kesiapan personel, tim juga meninjau fasilitas yang tersedia di Pos Pelayanan meliputi layanan kesehatan, tempat istirahat bagi pemudik, serta kesiapan pengamanan arus lalu lintas.

Sementara itu, Kombes Pol. Riko Junaldy menegaskan kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2026 agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ia juga mengingatkan agar seluruh personel tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun dalam menjalankan tugas, serta terus meningkatkan kewaspadaan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama perayaan Idul Fitri 1447 H.” pungkasnya.**

*(humas_tubaba_R)*

KETIKA Doa dan Air Mata Bertemu di Malam Lailatul Qadar

0

Oleh: Muhamad Daniel Rigan

Malam itu tidak datang dengan gemuruh. Ia tiba diam-diam, seperti rahasia yang hanya dibisikkan kepada hati yang terjaga. Di antara malam-malam terakhir bulan suci, umat manusia menunggu sebuah waktu yang lebih berharga dari ribuan bulan: malam Lailatul Qadar.

Langit tampak sama bagi mata yang lalai, namun bagi jiwa yang mencari, malam terasa berbeda. Ada ketenangan yang turun perlahan, seakan bumi sedang diselimuti kasih sayang yang tak kasatmata. Dalam tradisi umat Islam, malam Lailatul Qadar diyakini sebagai saat ketika doa-doa diangkat, air mata menjadi saksi, dan harapan kembali menemukan rumahnya.

Pada malam itulah, menurut keyakinan umat, wahyu pertama dari Al‑Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad melalui perantara Malaikat Jibril. Peristiwa itu bukan sekadar awal turunnya kitab suci, tetapi juga awal cahaya yang menuntun manusia keluar dari kegelapan zaman.

Editorial ini mengingatkan kita bahwa keagungan malam tersebut tidak diukur oleh panjangnya waktu, tetapi oleh kedalaman keheningan yang kita ciptakan dalam diri. Di tengah dunia yang bergerak cepat—dengan hiruk pikuk berita, konflik, dan ambisi—Lailatul Qadar hadir sebagai jeda suci. Sebuah kesempatan untuk menimbang kembali arah hidup, membersihkan niat, dan merawat harapan yang mungkin lama terabaikan.

Di masjid-masjid yang tetap menyala hingga dini hari, di kamar-kamar sederhana tempat seseorang berdoa sendirian, hingga di sudut hati orang yang memohon dengan suara lirih—malam ini menyatukan semuanya dalam satu bahasa: kerendahan hati di hadapan Tuhan.

Barangkali inilah pesan terindah dari malam tersebut: bahwa dalam satu malam yang penuh rahmat, manusia diberi kesempatan untuk memulai kembali. Kesalahan masa lalu tidak lagi terasa seperti beban yang tak terangkat, melainkan pintu menuju pengampunan.

Dan ketika fajar perlahan datang, mereka yang terjaga sepanjang malam tidak hanya menyambut pagi. Mereka menyambut kemungkinan baru—bahwa hidup, betapapun beratnya, selalu memiliki ruang untuk cahaya.

Itulah keindahan Lailatul Qadar: malam yang sunyi, tetapi mengguncang jiwa; malam yang singkat, tetapi mengandung keabadian.

“Saat Ratu Horor Membalas Dendam:‘Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa’ Siap Mengguncang Bioskop Lebaran 2026”

0

Jakarta, Mediaistana.Com – Persaingan film Lebaran 2026 dipastikan berlangsung sengit,Di tengah banjir film keluarga dan komedi yang biasanya mendominasi layar lebar saat musim liburan, rumah produksi Soraya Intercine Films justru menghadirkan sesuatu yang berbeda, Lewat film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, penonton akan diajak menyelami kisah horor yang dipadukan dengan drama, aksi, serta konflik batin yang kuat.

Film yang dijadwalkan tayang mulai 18 Maret 2026 ini membawa sudut pandang baru terhadap sosok legenda horor Indonesia Suzzanna Martha Frederika van Osch, Tidak lagi sekadar menghadirkan sosok mistis yang menakutkan, film ini justru mengungkap sisi manusiawi dari karakter Suzzanna—seorang perempuan yang terluka, penuh amarah, namun tetap mencari makna cinta dan kemanusiaan.

Dalam film ini, aktris Luna Maya memerankan karakter Suzzanna yang hidup di sebuah desa di bawah kekuasaan Bisman, penguasa yang kejam dan ambisius,Bisman yang diperankan Clift Sangra, jatuh cinta kepada Suzzanna namun terhalang oleh ambisinya sendiri untuk menguasai desa tersebut.

Konflik memuncak ketika Bisman menyantet ayah Suzzanna hingga tewas, Tragedi itu memicu dendam mendalam dalam diri Suzzanna, Demi membalas kematian ayahnya, ia mempelajari ilmu santet dan bersiap menantang kekuatan Bisman yang ternyata jauh lebih berbahaya dari yang ia bayangkan.

Di tengah perjalanan balas dendamnya, Suzzanna justru menemukan cinta pada sosok Pramuja yang diperankan oleh Reza Rahadian. Pramuja digambarkan sebagai pria religius yang tulus, namun tidak mengetahui rahasia kelam yang disimpan oleh Suzzanna,Situasi itu membuat Suzzanna berada di persimpangan: mempertahankan dendam atau mempertaruhkan segalanya demi cinta.

“Film ini bukan hanya tentang santet atau horor,Ini tentang cinta, dendam, dan kemanusiaan,” ujar Reza Rahadian saat menghadiri press conference film tersebut di XXI Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (14/3/2026).

Reza mengungkapkan ketertarikannya pada tema perlawanan terhadap kekuasaan yang sewenang-wenang yang menjadi inti cerita film ini,Menurutnya film tersebut menyajikan konflik emosional yang kuat tanpa meninggalkan unsur hiburan yang spektakuler,Ia juga memuji konsistensi Soraya Intercine Films dalam mengembangkan warisan karakter Suzzanna sebagai bagian penting dari kekayaan intelektual perfilman Indonesia,“Pendekatan cerita kali ini sangat menarik karena memperlihatkan Suzzanna sebagai manusia yang sedang terluka, bukan sekadar sosok mistis,” jelas Reza.

Sutradara Azhar Kinoi Lubis turut memberikan ruang kreatif bagi para aktor untuk memperkaya karakter masing-masing,Melalui diskusi mendalam selama proses produksi, setiap adegan dibangun dengan emosi yang lebih hidup dan autentik.

Bagi Luna Maya sendiri, perannya kali ini terasa berbeda dibandingkan dua film sebelumnya, yakni Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018) dan Suzzanna: Malam Jumat Kliwon (2023),Dalam film terbaru ini, karakter Suzzanna tampil sebagai manusia sepenuhnya dari awal hingga akhir cerita, bukan sebagai sosok hantu legendaris seperti sundel bolong.

Sementara itu, produser Sunil Soraya menegaskan bahwa film ini dirancang sebagai tontonan besar untuk musim liburan Lebaran,“Lebaran adalah momen berkumpul bersama keluarga dan teman, Kami ingin memberikan tontonan yang seru, spektakuler, tetapi tetap memiliki pesan moral yang kuat,” ujar Sunil.

Selain Luna Maya, Reza Rahadian, dan Clift Sangra, film ini juga dibintangi oleh Iwa K, Restu Triandy, Adi Bing Slamet, serta Nunung,Dengan produksi berskala besar, jajaran pemain papan atas, serta cerita yang menawarkan perspektif baru terhadap legenda horor Indonesia, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa digadang-gadang menjadi salah satu film yang paling dinanti sekaligus berpotensi mendominasi layar bioskop pada musim Lebaran tahun ini.

BUKBER DI KANTOR PUSAT BANK KALBAR, BERSAMA MANAJEMEN, PEGAWAI AKTIF, PENSIUNAN DAN ANAK YATIM*

0

Media istana com Pontianak, Kalbar

Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama (Bukber) yang digelar oleh manajemen Bank Kalbar di ruang lantai 5 Kantor Pusat Bank Kalbar, Jalan Rahadi Usman, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (11/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam momentum bulan suci Ramadan tersebut dihadiri oleh jajaran direksi, pegawai aktif, para pensiunan karyawan, mantan kepala divisi, serta sejumlah undangan lainnya. Acara ini tidak hanya menjadi ajang berbuka puasa bersama, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antara keluarga besar Bank Kalbar lintas generasi.

Sebelum acara dimulai, Direktur Utama Bank Kalbar H. Rokidi, SE., MM menyampaikan sambutan sekaligus ungkapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur karena keluarga besar Bank Kalbar masih diberikan kesempatan untuk berkumpul dalam suasana Ramadan yang penuh berkah.

“Alhamdulillah, pada sore hari ini kita dapat berkumpul dalam kegiatan buka puasa bersama. Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu para pensiunan karyawan-karyawati Bank Kalbar, mantan kepala divisi, direksi, serta seluruh pegawai yang masih aktif yang telah berkenan hadir,” ujar Rokidi.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar acara buka puasa bersama, tetapi juga menjadi rangkaian kegiatan ibadah yang dilaksanakan secara berjamaah, mulai dari shalat Magrib, shalat Isya hingga shalat Tarawih.

Menurutnya, momentum ini juga berdekatan dengan peringatan Nuzulul Qur’an, sehingga menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah keluarga besar Bank Kalbar.

“Momentum ini juga berdekatan dengan peringatan Nuzulul Qur’an. Kita memahami bahwa Al-Qur’an diturunkan sebagai pedoman hidup bagi umat manusia, baik untuk kehidupan di dunia maupun di akhirat,” ungkapnya.

Rokidi berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara pegawai aktif dengan para pensiunan yang selama ini telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan Bank Kalbar.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus mempererat tali silaturahmi antara pegawai aktif dan bapak ibu yang telah memasuki masa pensiun. Kebersamaan seperti ini sangat penting untuk menjaga hubungan kekeluargaan yang telah terbangun sejak lama,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, kegiatan juga diisi dengan ceramah keagamaan yang disampaikan oleh Ustadz Habib Muhammad Iskandar yang memberikan tausiyah mengenai makna Nuzulul Qur’an serta pentingnya memperkuat keimanan dan kepedulian sosial di bulan Ramadan.

Selain itu, acara juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim, sebagai bentuk kepedulian sosial dan wujud berbagi keberkahan di bulan suci Ramadan.

Di tempat yang sama, Dra. Hj. Horiah Herman saat diwawancarai oleh awak media menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kekeluargaan antara jajaran manajemen, pegawai aktif, para pensiunan, serta anak-anak yatim yang turut diundang dalam kegiatan tersebut.

“Semoga dengan diadakannya kegiatan ini, Insya Allah membawa keberkahan bagi Bank Kalbar agar semakin maju dan berkembang. Kita juga berharap Allah SWT senantiasa menjaga lembaga ini serta seluruh jajaran manajemen dan pegawainya dalam perlindungan-Nya,” ujar Hj. Horiah.

Ia juga menambahkan bahwa bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah dan kesempatan untuk memperbanyak amal kebaikan, salah satunya dengan memberikan makanan bagi orang yang sedang berpuasa.

“Dalam siraman rohani yang disampaikan oleh ustadz tadi juga disebutkan bahwa siapa saja yang memberikan makanan kepada orang yang berpuasa, maka Allah SWT akan memberikan pahala dan keberkahan baginya,” tuturnya.

Menurutnya, kegiatan silaturahmi seperti ini memiliki nilai yang sangat baik, terlebih ketika dilaksanakan di bulan Ramadan yang penuh dengan keberkahan.

“Silaturahmi ini sangat baik, apalagi dilaksanakan di bulan Ramadan. Insya Allah, dengan mempererat silaturahmi kita akan mendapatkan pahala, diberikan kelapangan rezeki, kesehatan, serta umur yang penuh keberkahan,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa nilai kekeluargaan dan keakraban memang telah lama menjadi bagian dari budaya di lingkungan Bank Kalbar.

“Sejak dulu suasana kekeluargaan ini selalu dipelihara oleh Bank Kalbar. Sampai sekarang hubungan antara pegawai yang masih aktif dan yang sudah pensiun tetap terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, dilanjutkan dengan berbuka puasa, shalat berjamaah, ceramah keagamaan, serta ramah tamah antar seluruh tamu undangan yang hadir.

( Sy.husin alkadry )