Beranda blog Halaman 70

SAMPAH DIDUGA MENUMPUK DI PINGGIR JALAN AHMAD MANUNGGAL, DLH KOTA TANGERANG DI MANA

0

MEDIAISTANA.COM – NEGLASARI, KOTA TANGERANG — 11 AGUSTUS 2026 – Persoalan kebersihan lingkungan kembali menjadi sorotan. Dugaan tumpukan sampah di pinggir Jalan Ahmad Manunggal x Gang Teratai No. 151, RT 003/RW 02, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, memunculkan pertanyaan tajam dari masyarakat: sejauh mana pengawasan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang terhadap kondisi lingkungan di wilayahnya?

Informasi mengenai dugaan keberadaan sampah tersebut disampaikan oleh seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan. Warga berharap persoalan tersebut segera ditindaklanjuti dan tidak dibiarkan berlarut-larut.

Keluhan warga kemudian mendapat perhatian dari Saipul Bahri, masyarakat pemerhati kebijakan pemerintah dan lingkungan, yang mengecam keras apabila kondisi tersebut benar tidak mendapatkan penanganan dari instansi terkait.

“Saya mengecam keras apabila sampah menumpuk di lingkungan masyarakat tetapi tidak mendapatkan perhatian serius. DLH harus turun langsung, jangan hanya menunggu laporan menjadi viral. Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan lingkungan masyarakat tetap bersih dan terawat,” tegas Saipul.

PERTANYAAN BESAR: SIAPA YANG MENGAWASI?

Persoalannya bukan hanya mengenai sampah yang diduga menumpuk. Pertanyaan yang lebih besar adalah bagaimana mekanisme pengawasan kebersihan lingkungan berjalan?

Apabila benar terdapat tumpukan sampah di lokasi tersebut, apakah petugas DLH tidak mengetahui kondisi itu? Apakah sudah ada laporan sebelumnya? Apakah lokasi tersebut masuk dalam rute pengangkutan sampah? Jika sudah pernah dibersihkan, mengapa sampah kembali muncul?

Pertanyaan tersebut penting dijawab secara terbuka agar masyarakat mengetahui sejauh mana pemerintah bekerja menangani persoalan lingkungan.

Saipul Bahri menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh hanya bergerak setelah persoalan mendapatkan sorotan media.

“Jangan tunggu masyarakat berteriak baru pemerintah bergerak. Jangan tunggu viral baru dilakukan pembersihan. Kalau memang ditemukan sampah, segera angkut. Kalau ada pihak yang membuang sembarangan, lakukan langkah sesuai aturan. Setelah dibersihkan, lakukan pengawasan agar tidak terulang,” ujarnya.

BUKAN SEKADAR ANGKUT SAMPAH

Menurut Saipul, penyelesaian persoalan sampah tidak boleh berhenti pada pengangkutan tumpukan sampah.

Pemerintah harus melihat akar persoalannya. Apakah terjadi pembuangan sampah sembarangan? Apakah pengangkutan tidak rutin? Apakah pengawasan lemah? Atau terdapat persoalan koordinasi di tingkat wilayah?

Jika hanya dibersihkan kemudian dibiarkan kembali, persoalan yang sama berpotensi terus berulang.

Karena itu, DLH diminta melakukan pengecekan, pembersihan, pengawasan, serta langkah pencegahan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

WARGA MINTA IDENTITAS DIRAHASIAKAN

Warga yang memberikan informasi memilih untuk tidak membuka identitasnya kepada publik. Permintaan tersebut dihormati redaksi.

Namun substansi laporan tetap perlu diverifikasi secara langsung oleh pihak berwenang. Redaksi tidak serta-merta menyimpulkan siapa yang bertanggung jawab atas munculnya sampah tersebut sebelum adanya pemeriksaan dan keterangan dari pihak terkait.

Di sinilah pentingnya DLH Kota Tangerang memberikan respons.

Jika laporan tersebut benar, masyarakat tentu menunggu tindakan nyata. Jika terdapat informasi yang tidak sesuai kondisi lapangan, DLH juga memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan menjelaskan fakta sebenarnya.

PUBLIK TAGIH BUKTI KERJA

Masyarakat tidak membutuhkan perang pernyataan. Yang dibutuhkan adalah bukti kerja di lapangan.

Apabila DLH menyatakan akan melakukan penanganan, publik tentu dapat melihat hasilnya: apakah lokasi diperiksa, apakah sampah dibersihkan, dan apakah terdapat pengawasan setelah pembersihan.

Saipul Bahri kembali meminta pemerintah tidak menganggap persoalan lingkungan sebagai persoalan kecil.

“Lingkungan adalah ruang hidup masyarakat. Kalau ada masalah kebersihan, jangan dianggap remeh. Kami meminta pemerintah hadir dan bekerja. Jangan sampai masyarakat merasa harus berjuang sendiri untuk mendapatkan lingkungan yang bersih,” tegasnya.

DLH KOTA TANGERANG DITANTANG BUKTIKAN RESPONS

Kini bola berada di tangan DLH Kota Tangerang.

Apakah laporan masyarakat akan segera diverifikasi?

Apakah petugas akan turun ke lokasi?

Apakah dugaan tumpukan sampah akan segera ditangani jika terbukti?

Dan yang tidak kalah penting, apakah akan ada pengawasan agar persoalan serupa tidak kembali terjadi?

Pertanyaan tersebut merupakan bagian dari hak publik untuk mengetahui bagaimana pelayanan kebersihan lingkungan dijalankan.

Hingga rilis ini diterbitkan, keterangan resmi DLH Kota Tangerang mengenai laporan tersebut masih diperlukan. Redaksi memberikan ruang seluas-luasnya kepada DLH maupun pihak terkait untuk menyampaikan klarifikasi, bantahan, maupun penjelasan berdasarkan fakta lapangan.

Jangan biarkan laporan warga berhenti di meja birokrasi. Jangan tunggu sampah menjadi gunung baru pemerintah bergerak. Masyarakat meminta satu hal: TURUN KE LAPANGAN DAN BUKTIKAN KERJANYA.

Redaksi David E,S.E.

Dugaan Bisnis Narkoba di Meteor KTV, Polisi sebut Hasil Razia Tak ada Barang Bukti.

0

Dugaan Bisnis Narkoba di Meteor KTV, Polisi sebut Hasil Razia tak ada Barang Bukti.

 Mediaistana.com JAKARTA PUSAT —(11/08/2026) Dugaan adanya aktivitas peredaran narkotika di Meteor KTV, lantai 10 ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat, kembali menjadi sorotan.

Salah satu sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengklaim, aktivitas tersebut disebut telah berlangsung sekitar tiga tahun. Sumber juga menyebut adanya istilah “Jimi” dan “Lohan” yang diduga digunakan sebagai kode dalam transaksi narkotika.

“Jimin itu sabu-sabu dan Lohan itu ekstasi, Bang. Banyak kok aparat sering ke sini. Ada brankas khusus, biasanya dia taruh barang. Kalau pulang, barang tersebut dibawa sama si bos,” ujar sumber kepada redaksi.

Sumber juga menyebut adanya pihak yang diduga mengantarkan barang ke lokasi. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti identitas maupun asal pihak tersebut.

“Barang biasanya ada oknum yang antar, tapi nggak tahu itu oknum dari mana. Bukan dari Polres Jakarta Pusat. Kadang dari Bonpis yang antar ke Meteor KTV, tapi saya juga nggak tahu itu siapa,” lanjutnya.

Keterangan tersebut masih merupakan klaim sumber dan belum dapat diverifikasi secara independen oleh redaksi. Redaksi juga tidak menyimpulkan adanya keterlibatan aparat maupun pihak tertentu dalam dugaan peredaran narkotika tersebut.

Polisi: Tidak Ditemukan Barang Bukti

Sebelumnya, redaksi telah melakukan konfirmasi kepada Polres Metro Jakarta Pusat terkait informasi tersebut.

Wakasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan razia di Meteor KTV pada 8 Agustus 2026 sekitar pukul 00.30 WIB.

“Sudah dilakukan razia di THM Meteor ITC Cempaka Putih pada hari Minggu 8 Agustus 2026, jam 00.30 WIB. Hasil tidak ditemukan barang bukti,” kata Wakasat Narkoba melalui pesan singkat.

Sementara itu, pihak pemilik atau pengelola Meteor KTV yang telah dikonfirmasi redaksi hingga Minggu (9/8/2026) belum memberikan tanggapan.

 

Pakar hukum Reno, S.H., menilai dugaan tersebut perlu ditelusuri secara serius apabila memang terdapat informasi dan bukti pendukung.

 

“Seharusnya peran penegak hukum untuk mengontrol aktivitas penjualan narkoba, bukan dijadikan tempat mereka untuk senang-senang juga,” kata Reno.

Perbedaan antara keterangan sumber dan hasil razia yang disampaikan kepolisian diharapkan dapat menjadi bahan bagi aparat untuk melakukan penelusuran lebih lanjut.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak Meteor KTV, pengelola ITC Cempaka Mas, kepolisian, maupun pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini.(Red)

Suryakencana Harus Tetap Bersih, Satpol PP Kota Bogor Tertibkan PKL

Dokumentasi Mediaistana.com

Kota Bogor, Jawa Barat || Mediaistana.com
Kawasan Jalan Suryakencana, Kota Bogor, kembali menjadi perhatian terkait persoalan ketertiban dan kebersihan lingkungan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor melaksanakan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) di kawasan tersebut. Selasa,11/08/2026.

Dalam kegiatan penertiban, petugas masih menemukan kondisi lingkungan yang kurang terjaga. Sejumlah sisa aktivitas berjualan turut berdampak terhadap kebersihan area, sehingga berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat yang beraktivitas maupun wisatawan yang berkunjung.

Penertiban dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Bogor menjaga ketertiban umum sekaligus menciptakan kawasan yang bersih, rapi dan nyaman.

Kawasan Suryakencana selama ini dikenal sebagai salah satu pusat kuliner dan aktivitas masyarakat di Kota Bogor. Karena itu, kebersihan dan ketertiban menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah maupun petugas di lapangan.

Aktivitas perdagangan menjadi bagian penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Namun, mencari rezeki juga perlu diiringi dengan kesadaran menjaga lingkungan.

Pedagang diharapkan tidak meninggalkan sampah maupun sisa aktivitas berjualan di lokasi, sementara masyarakat juga diimbau turut menjaga kebersihan kawasan.

“Mencari rezeki itu baik, tetapi mari bersama menjaga kebersihan dan ketertiban demi kenyamanan bersama.”

Dengan kolaborasi antara pemerintah, pedagang dan masyarakat, kawasan Suryakencana diharapkan tetap menjadi ruang publik yang nyaman, tertib, bersih, sekaligus menjadi salah satu wajah Kota Bogor yang menarik bagi warga maupun wisatawan.

Layanan One Day Service Kantah Tangsel Tuai Apresiasi Masyarakat, Bapak Ahmad: “Cepat dan Akurat”

0

mediaistana.com

Tangsel, 11 Agustus 2026 — Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen memberikan pelayanan pertanahan yang cepat, mudah, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Komitmen tersebut salah satunya tercermin melalui pelaksanaan layanan One Day Service di loket pelayanan Kantah Tangsel.

Dalam segmen KESAN (Komentar Edukasi & Saran) yang disampaikan pada Selasa (11/8/2026), masyarakat kembali memberikan apresiasi atas pengalaman mereka dalam memperoleh layanan pertanahan di Kantah Kota Tangerang Selatan.

Salah satunya disampaikan oleh Bapak Ahmad, warga Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat, yang baru saja menyelesaikan proses layanan pertanahan berupa produk peta bidang tanah.

“Saya Ahmad dari Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat. Produk peta bidang tanah sudah selesai. Pengukuran terjadwal, testimoni bagus, cepat dan akurat. Terima kasih Kantah Tangsel,” ujar Ahmad.

Testimoni tersebut menjadi salah satu bentuk kepercayaan masyarakat sekaligus penyemangat bagi jajaran Kantah Tangsel untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan, Seto Apriyadi, menegaskan bahwa kepuasan masyarakat merupakan salah satu indikator penting dalam peningkatan kualitas pelayanan pertanahan.

“Kami ingin setiap masyarakat yang datang mendapatkan pengalaman pelayanan yang baik, proses yang jelas, serta kepastian dalam setiap layanan yang diberikan. Apresiasi dari masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan standar pelayanan secara berkelanjutan.”

Seto menambahkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan tidak hanya dilakukan melalui percepatan proses, tetapi juga dengan membangun pelayanan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berintegritas. Hal tersebut sejalan dengan komitmen Kantah Tangsel dalam memperkuat kualitas pelayanan publik dan menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu datang dan mengurus kebutuhan pertanahannya secara langsung melalui kanal pelayanan resmi Kantor Pertanahan. Dengan mengurus sendiri, masyarakat dapat memperoleh informasi yang tepat sekaligus memastikan proses dan dokumen pertanahannya berada pada jalur pelayanan yang benar,” ungkap Seto.

Kantah Tangsel juga terus mengedukasi masyarakat agar menghindari praktik percaloan maupun pungutan di luar ketentuan. Seluruh pelayanan pertanahan dilaksanakan berdasarkan mekanisme dan tarif resmi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui berbagai inovasi dan penguatan budaya pelayanan, Kantah Kota Tangerang Selatan berkomitmen menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin mudah diakses, cepat, transparan, dan memberikan kepastian bagi masyarakat.

Kantah Tangsel mengajak seluruh masyarakat Kota Tangerang Selatan untuk mengurus sendiri kebutuhan pertanahannya melalui layanan resmi. Jangan ragu datang ke Kantor Pertanahan, rasakan kemudahan layanannya, dan pastikan urusan pertanahan Anda ditangani melalui jalur yang tepat.

Kantah Tangsel — Melayani dengan Cepat, Transparan, Profesional, dan Berintegritas.

(Rafiqi)

Pembersihan Sisa Penebangan Bambu di Jl. Dreded Bogor Selatan Terus Dilakukan

Dokumentasi Mediaistana.com

Kota Bogor, Jawa Barat || Mediaistana.com
Proses pembersihan sisa hasil penebangan pohon bambu di sekitar Jalan Dreded, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, terus dilakukan pada Selasa (11/08/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan sekaligus menciptakan suasana yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut. Petugas melakukan pembersihan terhadap material dan sisa penebangan bambu yang berada di sekitar lokasi. Penanganan dilakukan agar area tidak terlihat kumuh serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan.

Kegiatan pembersihan dilaksanakan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor sebagai bagian dari penataan dan pemeliharaan lingkungan di wilayah Kota Bogor. Pembersihan lingkungan menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kawasan perkotaan tetap tertata. Selain meningkatkan estetika lingkungan, kondisi area yang bersih juga diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga.

Masyarakat di sekitar lokasi pun diharapkan turut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta ikut memelihara lingkungan setelah proses pembersihan selesai. Dengan adanya kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Bogor melalui perangkat daerah terkait terus mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, rapi, aman, dan nyaman, khususnya di wilayah Kecamatan Bogor Selatan.

Upaya menjaga lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat agar kebersihan dan kenyamanan kawasan dapat dipertahankan secara berkelanjutan.

GOR GONDRONG DIKUASAI PKL? DUGAAN PUNGLI DAN “JATAH” LAPAK KEMBALI MENGEMUKA

0
Oplus_131072

MEDIAISTANA.COM – PENERTIBAN DIPERTANYAKAN, KOORDINATOR PKL BERINISIAL KSM DISEBUT, INSAN PERS DISEBUT MENDAPAT SOMASI. TANGERANG — 11 AGUSTUS 2026 – Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di kawasan GOR Gondrong, Kecamatan Cipondoh, kembali memantik sorotan publik. Lapak yang terus bermunculan di ruang publik membuat warga mempertanyakan efektivitas penertiban dan pengawasan pemerintah. Di tengah kondisi tersebut, muncul keterangan mengenai dugaan pungutan, pengaturan lapak, hingga pihak yang disebut berperan sebagai koordinator PKL.

Sejumlah pedagang yang mengaku terdampak menyebut adanya dugaan permintaan “jatah” terkait penggunaan atau sewa lapak. Nama berinisial KSM disebut sebagai pihak yang diduga berperan mengatur aktivitas PKL. Namun, informasi tersebut masih berupa dugaan dan membutuhkan pembuktian serta klarifikasi dari pihak yang bersangkutan.

Jika benar terdapat pungutan tanpa dasar hukum, persoalannya bukan lagi sekadar ketertiban PKL. Aparat perlu menelusuri siapa yang menarik uang, atas dasar apa pungutan dilakukan, berapa besarannya, siapa penerimanya, dan apakah terdapat bukti transaksi atau komunikasi yang dapat diperiksa.

INSAN PERS DISEBUT DISOMASI

Persoalan juga berkembang setelah pihak yang disebut berkaitan dengan dugaan pungutan tersebut dikabarkan melayangkan somasi kepada insan pers yang melakukan konfirmasi.

Somasi merupakan hak hukum pihak yang merasa dirugikan. Namun, konfirmasi jurnalistik terhadap dugaan persoalan yang menyangkut kepentingan publik merupakan bagian dari proses memperoleh informasi. Karena itu, substansi somasi dan materi konfirmasi perlu dilihat secara utuh.

Pihak yang merasa dirugikan tetap memiliki hak jawab dan hak koreksi. Di sisi lain, media berkewajiban memastikan setiap tudingan didukung keterangan dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

WARGA SOROT DUGAAN KETERLIBATAN OKNUM SATPOL PP

Sorotan warga semakin tajam setelah muncul tudingan mengenai dugaan adanya hubungan atau kerja sama antara pihak yang disebut sebagai koordinator PKL dengan oknum anggota Satpol PP.

Tudingan tersebut belum terverifikasi dan tidak dapat dianggap sebagai fakta tanpa pemeriksaan. Namun, karena menyangkut aparatur pemerintah, warga meminta persoalan tersebut diklarifikasi secara terbuka apabila terdapat laporan, saksi, atau bukti yang mendukung.

Pertanyaan warga sederhana: jika penertiban sudah dilakukan, mengapa aktivitas PKL kembali berlangsung?

Apakah pengawasan hanya berlangsung ketika petugas berada di lokasi?

Atau terdapat persoalan lain yang belum dibuka kepada publik?

“JANGAN SAMPAI PEMERINTAH KALAH”

Warga meminta pemerintah tidak hanya menertibkan pedagang sebagai lapisan paling bawah. Jika benar ada pihak yang mengatur lapak atau menarik keuntungan dari aktivitas PKL, pihak tersebut juga harus diperiksa berdasarkan bukti.

“Kami berharap penanganan pedagang kaki lima benar-benar tegas. Kalau memang melanggar aturan, harus ditindak dan ditertibkan sesuai ketentuan. Fasilitas umum bukan tempat untuk berjualan,” ujar warga.

Warga juga mengingatkan agar tidak muncul persepsi bahwa ruang publik dapat dikuasai oleh pihak tertentu.

Jangan sampai pemerintah justru terlihat tidak berdaya menghadapi pihak yang diduga mengatur aktivitas PKL.

Penertiban harus dilakukan secara konsisten. Jika fasilitas umum memang tidak diperbolehkan untuk kegiatan perdagangan, pemerintah harus memastikan fungsi ruang tersebut dikembalikan sebagaimana mestinya sesuai ketentuan yang berlaku.

PUBLIK TAGIH TINDAKAN, BUKAN SEKADAR PENERTIBAN

Persoalan GOR Gondrong tidak cukup diselesaikan dengan membongkar atau memindahkan lapak. Pemerintah perlu melihat seluruh rantai persoalan: keberadaan pedagang, pihak yang mengatur lapak, dugaan pungutan, mekanisme pembayaran, pengawasan aparat, hingga tindak lanjut terhadap laporan warga.

Jika dugaan pungli terbukti, proses hukum harus dilakukan.

Jika dugaan penyalahgunaan kewenangan aparat terbukti, pemeriksaan harus berjalan.

Jika tudingan tidak terbukti, pihak yang disebut harus diberi ruang klarifikasi.

Semua harus diuji berdasarkan bukti, bukan rumor maupun tekanan.

Hingga berita ini diterbitkan, dugaan pungutan, pengaturan sewa lapak, dugaan keterlibatan oknum aparat, serta peran pihak berinisial KSM masih merupakan informasi yang membutuhkan verifikasi dan klarifikasi resmi.

Media membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi KSM, Satpol PP, Pemerintah Kecamatan Cipondoh, Kelurahan Gondrong, maupun pihak lain yang disebut.

Kini publik menunggu jawaban atas tiga pertanyaan utama:

SIAPA YANG MENGATUR LAPAK?

SIAPA YANG MENERIMA PEMBAYARAN JIKA MEMANG ADA?

DAN MENGAPA AKTIVITAS TERSEBUT MASIH DAPAT BERLANGSUNG DI RUANG PUBLIK?

Jawaban atas pertanyaan tersebut hanya dapat diberikan melalui transparansi, pemeriksaan, dan tindakan nyata sesuai hukum.

Redd David E,S.E.

oplus_32

Gara-Gara Ucap “Otak Kamu Ada Gak”, Benny K. Harman Minta Maaf kepada Wartawan

Jakarta || Mediaistana.com

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K. Harman menyampaikan permintaan maaf setelah pernyataannya saat memberikan keterangan mengenai ketidakhadiran Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama MPR, DPR, dan DPD menuai sorotan. Selasa,11/08/2026.

Pernyataan Benny dinilai tidak pantas karena dianggap merendahkan profesi wartawan yang tengah menjalankan tugas jurnalistik. Sebelumnya, Benny menjelaskan bahwa SBY tidak menghadiri agenda kenegaraan tersebut karena masih menjalani pemeriksaan kesehatan atau check-up di Amerika Serikat. Pemeriksaan kesehatan itu disebut masih berlangsung hingga akhir Agustus 2026.

Penjelasan tersebut disampaikan Benny saat ditemui sejumlah wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Dalam sesi tanya jawab, seorang wartawan kembali menanyakan alasan SBY tidak menghadiri agenda kenegaraan pada 17 Agustus mendatang.

Benny kemudian memberikan respons dengan nada yang menjadi perhatian publik.

“Woi, kau otak kamu ada gak. Saya jelaskan gitu kok. Iya kan. Kalau dia sudah check-up di sana sampai akhir bulan kok masih nanya lagi, banyak wartawan yang aneh-aneh sekarang ini,” ujar Benny.

Pernyataan tersebut kemudian memicu polemik. Sejumlah pihak menilai pilihan kata yang digunakan Benny tidak semestinya disampaikan kepada wartawan, terlebih dalam konteks kegiatan peliputan di lingkungan parlemen.

Profesi wartawan memiliki fungsi penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Pertanyaan yang diajukan dalam sesi wawancara merupakan bagian dari proses kerja jurnalistik untuk memperoleh kejelasan dan memastikan informasi yang disampaikan kepada publik.

Benny Sampaikan Permintaan Maaf

Menyadari pernyataannya menimbulkan polemik, Benny K. Harman kemudian menyampaikan permintaan maaf. Ia mengakui bahwa respons yang disampaikannya kepada wartawan tidak seharusnya diutarakan dengan cara tersebut.

Permintaan maaf itu menjadi upaya Benny untuk meredam polemik yang muncul setelah pernyataannya tersebar dan mendapat perhatian. Terlepas dari alasan ketidakhadiran SBY, polemik tersebut kembali mengingatkan pentingnya komunikasi yang baik antara pejabat publik dan wartawan.

Dalam menjalankan tugasnya, wartawan memiliki hak untuk mengajukan pertanyaan dan melakukan konfirmasi terhadap informasi yang berkaitan dengan kepentingan publik.

Sementara bagi pejabat publik, setiap pernyataan yang disampaikan kepada media dapat menjadi konsumsi masyarakat luas dan berpotensi menimbulkan persepsi yang berbeda apabila disampaikan dengan pilihan kata yang dianggap tidak tepat.

Polda Lampung Berhasil Ungkap Dugaan Peredaran Narkoba di Lampung Tengah, Empat Terduga Pelaku Diamankan

0

Bandar Lampung l Mediaistana.com – Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika.

Tim Opsnal Subdit III Ditresnarkoba Polda Lampung mengamankan empat terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti yang diduga narkotika di Kabupaten Lampung Tengah.

Pengungkapan tersebut dilakukan pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di sebuah gubuk yang berada di kawasan Jembatan Lama, Gang Mawar, Desa Terbanggi Besar, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah.

Keempat terduga yang diamankan masing-masing berinisial H, AS, DBS, dan AZP. Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang menyebut lokasi tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkotika.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa 47 plastik klip bening kecil berisi kristal yang diduga sabu, 15 butir tablet yang diduga ekstasi (inex).

Seluruh terduga beserta barang bukti kemudian diamankan ke Markas Subdit III Ditresnarkoba Polda Lampung guna menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Yuni Iswandari Yuyun mengatakan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polda Lampung dalam menekan peredaran gelap narkotika hingga ke tingkat jaringan.

“Setiap informasi dari masyarakat menjadi perhatian serius bagi kami. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.

Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba di lingkungannya,” ujar Kombes Pol. Yuni.

Saat ini, penyidik Ditresnarkoba Polda Lampung masih melakukan pendalaman untuk mengungkap asal-usul barang bukti, kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas, serta peran masing-masing terduga dalam perkara tersebut.

Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan penindakan terhadap peredaran narkotika sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat dan penyelamatan generasi bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba.**

(R)

Air Bersih Mengalir, Senyum Anak-Anak Kampung Sesor Mengembang: Bukti Nyata TMMD Ke-129 Hadirkan Manfaat

0

Air Bersih Mengalir, Senyum Anak-Anak Kampung Sesor Mengembang: Bukti Nyata TMMD Ke-129 Hadirkan Manfaat

Jakarta -MEDIA ISTANA,Sorong Selatan – Kebahagiaan terpancar dari wajah anak-anak Kampung Sesor setelah dapat menikmati manfaat dari program TNI Manunggal Air Bersih yang dilaksanakan melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kampung Sesor, Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan, pada Selasa (11/8/2026), memasuki Hari H+26 (ke-27) pelaksanaan TMMD.

Program TNI Manunggal Air Bersih menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih yang layak dan mudah diakses. Kehadiran sarana tersebut kini mulai dirasakan manfaatnya oleh warga, termasuk anak-anak Kampung Sesor.

Suasana penuh keceriaan terlihat ketika anak-anak menikmati fasilitas air bersih yang telah dibangun oleh Satgas TMMD. Bagi mereka, hadirnya air bersih bukan hanya memberikan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menghadirkan rasa nyaman dan kegembiraan.

Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan menyampaikan bahwa kebahagiaan masyarakat, terutama anak-anak, menjadi salah satu motivasi bagi personel Satgas dalam menyelesaikan setiap sasaran TMMD.

> “Kami sangat bersyukur melihat masyarakat, khususnya anak-anak, sudah dapat menikmati manfaat dari sarana air bersih ini. Harapan kami, fasilitas yang telah dibangun dapat digunakan dan dirawat bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Dansatgas.

Pembangunan sarana air bersih tersebut sebelumnya dilaksanakan melalui kerja sama dan gotong royong antara personel Satgas TMMD dengan masyarakat. Selain pembangunan fasilitas utama, Satgas juga melakukan perbaikan jaringan pipanisasi untuk memastikan distribusi air dapat berjalan dengan baik.

Kehadiran TNI Manunggal Air Bersih di Kampung Sesor menjadi salah satu bukti bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat secara langsung.

Senyum dan keceriaan anak-anak yang menikmati manfaat air bersih menjadi gambaran sederhana namun bermakna dari keberhasilan program tersebut. Apa yang dibangun melalui TMMD diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga Kampung Sesor.

Melalui TMMD Ke-129 TA 2026, Satgas Kodim 1807/Sorong Selatan terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dengan menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (Kodim 1807/Sorsel)

Hamdan ❤️

Malam Ini Gratis! Konser Kemerdekaan Gita Bahana Nusantara 2026 Hadir di Pakansari

Dokumentasi Mediaistana.com

Kabupaten Bogor, Jawa Barat || Mediaistana.com
Warga Kabupaten Bogor tak perlu bingung mencari agenda untuk mengisi malam menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Konser Kemerdekaan Gita Bahana Nusantara 2026 siap digelar malam ini di Lapangan Panahan Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor.

Kabar baiknya, pertunjukan musik tersebut terbuka untuk masyarakat dan tidak dipungut biaya alias gratis.

Konser yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor ini menghadirkan penampilan para talenta muda Indonesia melalui kolaborasi 120 anggota paduan suara dan 62 pemain orkestra Gita Bahana Nusantara.

Pertunjukan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu suguhan seni dalam rangka menyemarakkan momentum kemerdekaan sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan di tengah masyarakat.

Malam pertunjukan akan semakin istimewa dengan hadirnya konduktor Vincent Wiguna yang memimpin jalannya orkestra. Penampilan tersebut juga akan diramaikan kolaborasi spesial bersama penyanyi Shabrina Leanor.

Alunan musik orkestra yang dipadukan dengan suara paduan suara diharapkan menghadirkan suasana penuh semangat nasionalisme melalui lagu-lagu kebangsaan dan karya musik bernuansa kemerdekaan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto untuk membangkitkan semangat nasionalisme serta memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Tanah Air.

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung, konser dijadwalkan berlangsung malam ini, Selasa (11/08/2026), mulai pukul 19.00 WIB di Lapangan Panahan Gelora Pakansari.

Masyarakat Kabupaten Bogor dan sekitarnya pun diajak untuk datang bersama keluarga maupun kerabat dan ikut meramaikan pertunjukan musik tersebut.

Dengan konsep pertunjukan yang melibatkan puluhan musisi dan ratusan anggota paduan suara, Konser Kemerdekaan Gita Bahana Nusantara 2026 diharapkan menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk menikmati seni sekaligus menghidupkan kembali semangat persatuan dan cinta Tanah Air.

Gratis, terbuka untuk umum, dan digelar malam ini. Jangan sampai ketinggalan!