Beranda blog Halaman 691

Janangkok Lumban Raja Keberatan: Ukuran Tanah Berkurang 4 Meter, RT 04 Nasir Ambil Tindakan

0

Dumai,mediaistana.com Untuk mendapatkan Solusi terbaik terkait karena berkurangnya ukuran tanah Janangkok Lumban Raja 4 meter.tereletak di RT 04 kelurahan bukit batrem kecamatan Dumai timur. Janangkok Lumban Raja melapor kepada RT 04 didampingi Y LBH CCI kota Dumai Sabtu 24/1 .

Janangkok Lumban raja mohon pendampingan kepada Dewan Pimpinan Daerah ,Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Cenderawasih Celebes Indonesia ( DPD Y LBH CCI ) kota Dumai pada Sabtu 24/ 1 /2026. Dalam hal ini untuk mengurus penyelesaian masalah persoalan tanah milik Janangkok yang diduga ukuran nya berkurang 4 meter ,lantaran diduga di kuasai oleh sempadan. Sesuai surat tanah yang dimiliki Janangkok Lumbanraja ukuran tanah nya 17 meter X 34 meter.dam sesuai surat keterangan nomor 57 / Juli 1980.

bahkan menurut Janangkok Lumban Raja, bahwa tanaman pohon sawit jumlahnya beberapa batang turut di tumbang dan ditimbun tanah oleh Sempadan Janangkok Lumban raja berinisial R . hal itu dipaparkan Janangkok Lumban Raja kepada Ketua DPD Y LBH CCI kota Dumai ,dan kepada ketua RT 04 Nasir pada Sabtu 24/1 / 2026, ketika melaporkan ke pada RT Nasir Di kediamannya.

Oleh karena itu ,RT Nasir ketika di temui oleh DPD Y LBH CCI kota Dumai ,Sabtu 24/1 /2026 , RT 04 akan mengundang Pihak Sempadan Janangkok Lumban raja ,Babinsa, dan babinkamtibmas ,termasuk Tokoh Warga masyarakat setempat yang mengetahui historis soal ” keberadaan hamparan tanah tersebut”.. ujar Nasir pada Awak media.

Menurut RT Nasir, semua di undang untuk duduk bersama menyelesaikan permasalahan ukuran tanah Jangkok Lumban raja yang berkurang 4 meter. Yang seharus nya ukuran tanah Janangkok Lumban raja sesuai Surat tanah nya adalah 17 meter X 34 meter. Sekarang menjadi 13 meter X 34 meter.dalam pertemuan dimaksud , termasuk Pihak Ahliwaris dari Rusdi Musa bernama Dewi turut di hadirkan nanti dalam pertemuan itu kata RT Nasir.

Sementara itu, ketua DPD YLBH CCI Dumai ir Hamzah Simanjuntak CFLE didampingi Bid Investigasi DPD Y LBH CCI Kota Dumai mengatakan, kita Y LBH CCI Dumai, siap mendampingi Janangkok Lumban raja mengurus penyelesaian masalah ukuran tanah nya diduga “berkurang 4 meter. “.untuk masalah tersebut Y LBH CCI tetap mendampingi Janangkok Lumbanraja sampai masalah itu selesai dengan baik ujar nya.

Adapun terjadi berkurang ukuran tanah Janangkok Lumbanraja, diduga lantaran di kuasai pihak sempadan Janangkok Lumban raja.ini sesuai laporan Janangkok Lumban raja,serta sesuai fakta dilapangan ujar nya pada awak media Sabtu 24/1.

maka , DPD Y LBH CCI Dumai memohon kepada RT 04 kelurahan bukit agar masalah tersebut untuk dapat diselesaikan dengan baik secara musyawarah, duduk bersama dengan instansi terkait dan para pemilik tanah Sempadan Janangkok Lumbanraja tegas ketua DPD YLBH CCI Dumai itu mengahiri. ( RDS / AHS ).

LSM Tipikor Desak Polda Aceh Lidik Proyek Rehabilitasi RSUD H. Sahuddin, Diduga Masalah

0

Kutacane mediaistana.com

Proyek rehabilitasi ruang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Sahuddin Kutacane diduga sarat permasalahan. Selain disinyalir melampaui batas waktu kontrak, pekerjaan tersebut juga terindikasi bermasalah dari sisi kualitas pengerjaan.

Pekerjaan rehabilitasi yang seharusnya rampung pada November 2025, hingga awal Desember masih terlihat berlangsung di lokasi proyek. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar terkait pengawasan proyek serta penggunaan Anggaran negara.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Tindak Pidana Korupsi (LSM Tipikor) Aceh Tenggara, Jupri Yadi .R yang turun langsung ke lapangan, menilai keterlambatan tersebut sebagai pelanggaran serius.

“Kontrak sudah berakhir, tetapi pekerjaan masih terus dilanjutkan. Ini bukan sekadar keterlambatan biasa, melainkan indikasi kuat adanya penyalahgunaan wewenang dan anggaran. Ada apa sebenarnya?” tegas Jupri Yadi.R senin, 26/01/26

Selain persoalan waktu, Jupri juga menyoroti dugaan penyimpangan spesifikasi teknis pekerjaan. Menurutnya, sejumlah bagian bangunan dikerjakan tidak sesuai standar konstruksi, khususnya pada fasilitas kesehatan yang seharusnya mengutamakan kualitas dan keselamatan Masyarakat.

Ia mengungkapkan, salah satu temuan berada pada pekerjaan lantai. Material yang dipasang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi kontrak, baik dari jenis keramik atau granit hingga kualitas finishing yang dinilai asal-asalan.

“Ini menyangkut keselamatan pasien dan mutu pelayanan rumah sakit. Jangan sampai pengerjaan dilakukan hanya untuk mengejar formalitas. Kami menilai ini sebagai kecerobohan yang sangat fatal,” ujarnya.

Atas temuan tersebut, LSM Tipikor secara resmi meminta pihak Polda Aceh untuk melakukan penyelidikan terhadap proyek Rehabilitasi ruang RSUD H. Sahuddin Kutacane, Mereka juga mendesak pihak manajemen RSUD, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), agar memberikan penjelasan dan Bertanggung jawab dalam hal ini Baik itu secara hukum, guna untuk terbuka kepada publik terkait keterlambatan pekerjaan dan dugaan penyimpangan spesifikasi teknis.

Jupri Yadi.R menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada kejelasan Hukum dan transparansi Penggunaan Anggaran Negara Tentang Rehabilitasi RSUD H.Sahuddin Kutacane Tutur nya.

Camat Darul Hasanah Layangkan Surat Peringatan, Kades Lawe Setul

0

Camat Darul Hasanah Layangkan Surat Peringatan, Kades Lawe Setul Mangkir dari Panggilan Terkait Dana Desa
Aceh Tenggara – MediaIstana.com
Polemik dugaan persoalan Dana Desa di Desa Lawe Setul, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, kembali memanas. Kali ini, Camat Darul Hasanah dikabarkan telah melayangkan surat peringatan kepada Kepala Desa Lawe Setul, lantaran yang bersangkutan tidak menghadiri panggilan resmi ke kantor camat.
Menurut informasi yang dihimpun, pemanggilan tersebut dilakukan guna meminta klarifikasi terkait berbagai keluhan masyarakat mengenai pengelolaan Dana Desa. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, Kepala Desa Lawe Setul tidak hadir, sehingga pihak kecamatan mengambil langkah tegas dengan mengeluarkan surat peringatan.
“Sudah dipanggil untuk hadir dan memberikan penjelasan, tapi sampai sekarang tidak datang. Maka kami berikan surat peringatan,” ungkap sumber di lingkungan Kecamatan Darul Hasanah, Senin (tanggal menyesuaikan).
Belum Ada Titik Terang
Warga menilai ketidakhadiran Kepala Desa Lawe Setul membuat persoalan semakin tidak jelas dan memperkuat dugaan adanya ketidakberesan. Sejumlah masyarakat juga menyebut, sampai saat ini belum ada titik terang mengenai transparansi penggunaan Dana Desa.
“Masalah ini sudah lama. Tapi belum ada penyelesaian. Kami ingin kejelasan,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Warga Minta Pemeriksaan dan Audit
Sejumlah warga mendesak agar persoalan ini tidak hanya berhenti di tingkat kecamatan. Mereka meminta Inspektorat, DPMK, hingga aparat penegak hukum turun tangan melakukan pemeriksaan mendalam, termasuk kemungkinan audit anggaran Dana Desa.
Masyarakat berharap pemerintah daerah bertindak cepat agar tidak menimbulkan keresahan lebih luas dan memastikan Dana Desa benar-benar digunakan sesuai aturan dan kebutuhan warga.
Camat Diminta Tegas
Warga juga meminta Camat Darul Hasanah bersikap tegas dalam menindaklanjuti ketidakhadiran Kepala Desa Lawe Setul, termasuk apabila diperlukan dilakukan langkah administrasi lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Lawe Setul belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan keterangan resmi terkait ketidakhadiran dan persoalan yang tengah menjadi sorotan masyarakat.
(Tim MediaIstana.com

LSM Tipikor Tuding Pihak Tipidkor Polres Aceh Tenggara Bermain Mata Proyek Rehabilitasi RSUD H. Sahuddin,

0

LSM Tipikor Tuding Pihak Tipidkor Polres Aceh Tenggara Bermain Mata Proyek Rehabilitasi RSUD H. Sahuddin, Diduga Sarat Masalah.

.

Kutacane Media istana com.Proyek rehabilitasi ruang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Sahuddin Kutacane diduga sarat permasalahan. Selain disinyalir melampaui batas waktu kontrak, pekerjaan tersebut juga terindikasi bermasalah dari sisi kualitas pengerjaan.

Pekerjaan rehabilitasi yang seharusnya rampung pada November 2025, hingga awal Desember masih terlihat berlangsung di lokasi proyek. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar terkait pengawasan proyek serta penggunaan anggaran negara.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Tindak Pidana Korupsi (LSM Tipikor) Aceh Tenggara, Jupri Yadi .R yang turun langsung ke lapangan, menilai keterlambatan tersebut sebagai pelanggaran serius.

“Kontrak sudah berakhir, tetapi pekerjaan masih terus dilanjutkan. Ini bukan sekadar keterlambatan biasa, melainkan indikasi kuat adanya penyalahgunaan wewenang dan anggaran. Ada apa sebenarnya?” tegas Jupri Yadi.R senin, 26/01/26

Selain persoalan waktu, Jupri juga menyoroti dugaan penyimpangan spesifikasi teknis pekerjaan. Menurutnya, sejumlah bagian bangunan dikerjakan tidak sesuai standar konstruksi, khususnya pada fasilitas kesehatan yang seharusnya mengutamakan kualitas dan keselamatan Masyarakat.

Ia mengungkapkan, salah satu temuan berada pada pekerjaan lantai. Material yang dipasang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi kontrak, baik dari jenis keramik atau granit hingga kualitas finishing yang dinilai asal-asalan.

“Ini menyangkut keselamatan pasien dan mutu pelayanan rumah sakit. Jangan sampai pengerjaan dilakukan hanya untuk mengejar formalitas. Kami menilai ini sebagai kecerobohan yang sangat fatal,” ujarnya.

Atas temuan tersebut, LSM Tipikor secara resmi meminta pihak Tipidkor Polres Aceh Tenggara untuk melakukan penyelidikan Bukan Bermain Mata terhadap proyek rehabilitasi ruang RSUD H. Sahuddin Kutacane, Mereka juga mendesak pihak manajemen RSUD, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), agar memberikan penjelasan dan Bertanggung jawab dalam hal ini Baik itu secara hukum guna untuk terbuka kepada publik terkait keterlambatan pekerjaan dan dugaan penyimpangan spesifikasi teknis.

Jupri Yadi.R menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada kejelasan Hukum dan transparansi Penggunaan Anggaran Negara.

(AS/$E)

KAPOLDA JABAR UCAPKAN BELA SUNGKAWA ATAS GUGURNYA

0

 

KAPOLDA JABAR UCAPKAN BELA SUNGKAWA ATAS GUGURNYA DUA ANGGOTA SAAT JALANKAN TUGAS KEMANUSIAAN DALAM PENANGGULANGAN BENCANA DI DESA PASIRLANGU KAB BANDUNG BARAT

Kapolda Jabar -mediaistana.com

Kapolda Jabar Irjen
Pol. Rudi Setiawan menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya dua personel Polri yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas saat menjalankan tugas kemanusiaan dalam penanggulangan bencana.

“Ini merupakan kedukaan bagi kami semua, khususnya keluarga besar Kepolisian. Dua anggota kami gugur ketika terlibat langsung dalam upaya penanganan bencana dan menolong masyarakat,” ujar Kapolda Jabar, Minggu (25/1/2026)

Kapolda Jabar menjelaskan bahwa kedua personel tersebut telah dimakamkan dan atas pengabdian serta pengorbanannya, Kapolri memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat satu tingkat anumerta sebagai bentuk apresiasi negara atas dedikasi dalam tugas.

Lebih lanjut, Kapolda Jabar menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pencarian dan evakuasi para korban bencana. Ia menyampaikan bahwa hingga kini pihaknya belum dapat memastikan identitas para korban yang terdampak, karena proses pencarian dan pendataan masih terus berlangsung.

“Seperti yang disampaikan oleh Kepala Basarnas, saat ini tim gabungan masih mengupayakan evakuasi dan pencarian korban. Identitas korban akan kami sampaikan setelah ditemukan dan dilakukan proses identifikasi secara menyeluruh,” jelasnya.

Dalam penanganan bencana tersebut, Polda Jawa Barat mengerahkan personel untuk membantu Basarnas dan BNPB sesuai dengan ketentuan yang berlaku, baik dalam proses pencarian, evakuasi, pengamanan, maupun pendataan korban.

Kapolda Jabar menegaskan komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana, serta memastikan seluruh upaya kemanusiaan dilakukan secara maksimal dan terkoordinasi demi keselamatan warga.

Bandung 25 Januari 2026

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Mediaistana reporter Maulana

KAPOLDA JABAR UCAPKAN BELA SUNGKAWA ATAS GUGURNYA

0

 

KAPOLDA JABAR UCAPKAN BELA SUNGKAWA ATAS GUGURNYA DUA ANGGOTA SAAT JALANKAN TUGAS KEMANUSIAAN DALAM PENANGGULANGAN BENCANA DI DESA PASIRLANGU KAB BANDUNG BARAT

Kapolda Jabar -mediaistana.com

Kapolda Jabar Irjen
Pol. Rudi Setiawan menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya dua personel Polri yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas saat menjalankan tugas kemanusiaan dalam penanggulangan bencana.

“Ini merupakan kedukaan bagi kami semua, khususnya keluarga besar Kepolisian. Dua anggota kami gugur ketika terlibat langsung dalam upaya penanganan bencana dan menolong masyarakat,” ujar Kapolda Jabar, Minggu (25/1/2026)

Kapolda Jabar menjelaskan bahwa kedua personel tersebut telah dimakamkan dan atas pengabdian serta pengorbanannya, Kapolri memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat satu tingkat anumerta sebagai bentuk apresiasi negara atas dedikasi dalam tugas.

Lebih lanjut, Kapolda Jabar menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pencarian dan evakuasi para korban bencana. Ia menyampaikan bahwa hingga kini pihaknya belum dapat memastikan identitas para korban yang terdampak, karena proses pencarian dan pendataan masih terus berlangsung.

“Seperti yang disampaikan oleh Kepala Basarnas, saat ini tim gabungan masih mengupayakan evakuasi dan pencarian korban. Identitas korban akan kami sampaikan setelah ditemukan dan dilakukan proses identifikasi secara menyeluruh,” jelasnya.

Dalam penanganan bencana tersebut, Polda Jawa Barat mengerahkan personel untuk membantu Basarnas dan BNPB sesuai dengan ketentuan yang berlaku, baik dalam proses pencarian, evakuasi, pengamanan, maupun pendataan korban.

Kapolda Jabar menegaskan komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana, serta memastikan seluruh upaya kemanusiaan dilakukan secara maksimal dan terkoordinasi demi keselamatan warga.

Bandung 25 Januari 2026

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Mediaistana reporter Maulana

Polda Jabar Update Kembali Penanganan Korban Bencana Longsor Cisarua, Pos DVI Terima 25 Kantong Jenazah

0

 

Polda Jabar Update Kembali Penanganan Korban Bencana Longsor Cisarua, Pos DVI Terima 25 Kantong Jenazah

Polda Jabar -mediaistana com

Proses identifikasi korban longsor dan banjir bandang di Kec. Cisarua Kab. Bandung Barat masih terus berlangsung.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri menyampaikan perkembangan terbaru hasil proses identifikasi korban bencana berdasarkan data yang diterima di Pos DVI hingga pukul 17.00 WIB hari ini.

Pos DVI berfungsi sebagai tempat penampungan dan pemeriksaan jenazah hasil evakuasi yang dilakukan oleh tim SAR gabungan di lokasi bencana. Hingga saat ini, personel SAR masih terus berjibaku di lapangan untuk mengevakuasi korban yang tertimbun material bencana.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 25 kantong jenazah telah diterima di Pos DVI. Jumlah tersebut bertambah setelah ditemukan tiga jenasah utuh tambahan.

Dari jumlah tersebut, 11 jenazah berhasil diidentifikasi, terdiri dari 10 jenazah utuh dan satu potongan tubuh, sementara sisanya masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI melalui pemeriksaan post mortem dan ante mortem.

Adapun korban yang telah berhasil diidentifikasi adalah:
1. Suriana (L), 57 tahun
2. Jajang Tarta (L), 35 tahun
3. Dadang Apung (L), 80 tahun
4. Nining (P), 40 tahun
5. Nurhayati (P), 42 tahun
6. Lina Ismayanti (P), 43 tahun
7. M. Kori (L), 30 tahun (teridentifikasi dari satu potongan tubuh berupa tangan)
8. Al-Sumari (L), 35 tahun
9. Koswara (L), 40 tahun
10. Koswara (L), 26 tahun
11. Ayu Yuniarti (P), 31 tahun

“Proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh oleh tim DVI Polri bersama unsur terkait, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan ketelitian ilmiah.” ujar Kombes Hendra, Minggu (25/1/2026)

Sementara itu, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, serta unsur relawan lainnya menghentikan sementara proses pencarian dan evakuasi akibat kondisi lapangan. Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada esok hari. Hingga kini, masih terdapat korban yang diduga tertimbun dan belum berhasil dievakuasi.

Tim DVI menyampaikan bahwa proses identifikasi dapat dilakukan lebih cepat apabila kondisi jenazah dalam keadaan utuh dan memiliki identitas pendukung. Namun, untuk jenazah berupa potongan tubuh tertentu, seperti bagian kaki, diperlukan waktu lebih lama untuk proses pencocokan data ante mortem.

Kabid Humas Polda Jabar memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar seluruh personel SAR, TNI-Polri, tenaga medis, relawan, rekan media, serta keluarga korban yang menanti kabar diberikan kekuatan dan keselamatan selama proses kemanusiaan ini berlangsung.

Bandung 25 Januari 2026

Dikeluarkan oleh Bidhumas Polda Jabar

Mediaistana reporter Maulana

Ketua Umum Bhayangkari Salurkan Bantuan Lewat Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat

0

 

Ketua Umum Bhayangkari Salurkan Bantuan Lewat Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat untuk Korban Longsor di Cisarua

Polda Jabar -mediaidtana.com

Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sapta Dewi Magdalena atau yang sering disebut dengan Ny. Juliati Sigit Prabowo menyalurkan bantuan lewat Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat Ny. Diana Herutami Gastini atau yang dikenal dengan Ny. Diana Rudi Setiawan. bantuan yang disalurkan adalah bantuan kemanusiaan kepada para korban bencana tanah longsor dan banjir bandang di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap warga terdampak bencana, Minggu (25/1/2026)

Bantuan tersebut diserahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, khususnya bayi, anak-anak, dan keluarga yang terdampak langsung akibat bencana alam yang melanda wilayah tersebut. Paket bantuan yang diberikan meliputi berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan sehari-hari.

Adapun bantuan yang disalurkan antara lain pampers berbagai ukuran, susu bayi dan balita, makanan dan bubur bayi, vitamin anak, selimut, kasur, pakaian layak pakai anak-anak dan dewasa, kaos kaki anak, handuk, sabun mandi, sampo sachet, pembalut, minyak telon, minyak kayu putih, tolak angin, air mineral, serta makanan siap saji seperti pop mie goreng dan pop mie kuah.

Ketua Umum Bhayangkari lewat Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian Bhayangkari kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah, sekaligus bentuk dukungan moril agar para korban tetap kuat dan tabah menghadapi situasi sulit pascabencana.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban dan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa tanggap darurat,” ujarnya.

Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat juga menyatakan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi kebencanaan, sebagai bagian dari dukungan kemanusiaan dan pengabdian sosial.

Bandung, 26 Januari 2026

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Mediaistana reporter Maulana

Polsek Cisarua Lakukan Evakuasi Jembatan Alternatif Pasir Ipis yang Putus Akibat Curah Hujan Tinggi

0

Polsek Cisarua Lakukan Evakuasi Jembatan Alternatif Pasir Ipis yang Putus Akibat Curah Hujan Tinggi

Polres Bogor -mediaistana.com

Polsek Cisarua, Polres Bogor, melaksanakan kegiatan evakuasi terhadap jembatan alternatif yang putus di Kampung Pasir Ipis, Desa Batulayang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (24/1/2026) pagi.

Kegiatan evakuasi tersebut dilakukan menyusul adanya laporan masyarakat terkait putusnya jembatan alternatif penghubung antar kampung akibat tingginya curah hujan yang melanda wilayah Kecamatan Cisarua dalam beberapa hari terakhir.

Kapolsek Cisarua AKP Budi Suratman, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan evakuasi dimulai dari pagi hari dengan melibatkan personel gabungan dari unsur Polri, TNI, pemerintah desa, BPBD, Satpol PP, serta masyarakat setempat.

Berdasarkan hasil evakuasi di lokasi kejadian, diketahui bahwa jembatan alternatif tersebut putus akibat derasnya aliran sungai.

Informasi tersebut diperkuat oleh keterangan Kepala Dusun setempat yang menjelaskan bahwa sekitar pukul 02.00 WIB dini hari terdengar suara gemuruh dari arah sungai.

Saat dilakukan pemantauan pada pagi hari, jembatan alternatif yang menghubungkan Kampung Pasir Ipis dengan Kampung Ciburial diketahui telah terputus.

Di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah pohon yang tercabut dari akarnya dan terbawa arus sungai. Batang-batang pohon tersebut tersangkut di badan jembatan sehingga menekan konstruksi jembatan dan menyebabkan jembatan terputus.

Kapolsek Cisarua menegaskan bahwa dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Selain itu, kejadian ini tidak berdampak terhadap arus lalu lintas di jalur utama Puncak karena jembatan yang putus merupakan jalur alternatif dan bukan jalur utama yang aktif dilalui kendaraan.

Adapun personel gabungan yang terlibat dalam kegiatan evakuasi terdiri dari Kapolsek Cisarua, Kepala Desa Batulayang, tiga personel Polsek Cisarua, satu personel Koramil 0621-10, dua personel Satpol PP, lima personel BPBD, serta sekitar sepuluh orang unsur lingkungan dan warga masyarakat.

Sebagai langkah awal, petugas gabungan melakukan evakuasi material dengan membersihkan batang pohon yang menutup aliran sungai, termasuk memotong dan memindahkan kayu yang tersangkut di sekitar jembatan.

Sesuai arahan Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., jajaran Polsek Cisarua diminta untuk bertindak cepat, responsif, dan bersinergi dengan seluruh unsur terkait dalam penanganan bencana alam, serta memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.

Selain itu, Polsek Cisarua juga telah berkoordinasi dengan satuan atas dan instansi terkait guna penanganan lebih lanjut, termasuk rencana perbaikan jembatan alternatif yang terdampak.

Polsek Cisarua mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, mengingat intensitas curah hujan masih cukup tinggi, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan sekitar.

Mediaistana reporter Maulana

Kapolsek Kedokan Bunder, Turun Langsung Bersihkan Sampah Kali Irigasi, Antisipasi Banjir

0

Kapolsek Kedokan Turun Langsung, Bersihkan Sampah Kali Irigasi, Antisipasi Banjir

Indramayu-mediaistana.com
Kepedulian Polri terhadap masyarakat kembali ditunjukkan melalui keterlibatan langsung dalam penanganan bencana banjir di Desa Kedokan Bunder, kecamatan Kedokan bunder, Kabupaten Indramayu, Jabar.

Kapolsek Kedokan Bunder,IPDA. Eryana dan masyarakat setempat bahu-membahu melaksanakan kerja bakti pembersihan kali irigasi yang terdampak banjir, akibat sampah yang menyumbat saluran Irigasi.

Kegiatan ini di lakukan akibat intensitas hujan semakin tinggi, yang mengakibatkan beberapa rumah dan jalan raya di blok pipisan terendam banjir di akibatkan kali Irigasi meluap.

Langkah perspektif yang di lakukan oleh kapolsek dan jajarannya di bantu warga setempat, dan di saksikan Kuwu Kedokan Bunder M. Waskim.
IPDA. Eryana dengan masih memakai seragam dinas nya turun langsung atasi Sampah yang menyumbat di lokasi irigasi, Minggu ( 25/01/2026).

Kapolsek Kedokan bunder menyampaikan, bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat terdampak bencana merupakan wujud nyata pengabdian dan pelayanan tanpa sekat.

“Polri tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Dalam kondisi bencana seperti ini, Polri bersama unsur terkait turun langsung membantu warga, bekerja bersama, dan merasakan apa yang dirasakan masyarakat,” ujar IPDA. Eryana.

Ia menjelaskan, keterlibatan personel Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk empati dan kepedulian institusi terhadap keselamatan serta kenyamanan warga. Menurutnya, penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi dan kerja sama semua pihak, termasuk peran aktif masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak merasa sendiri. Polri akan terus berada di tengah-tengah warga, mendengarkan keluhan, dan membantu semaksimal mungkin agar aktivitas masyarakat bisa segera kembali normal,” tambahnya.

Seluruh kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat gotong royong antara aparat dan masyarakat.

Polsek Kedokan bunder bersama jajaran nya berkomitmen untuk terus mendukung upaya penanganan bencana dan pemulihan pascabencana, sebagai bagian dari tugas Polri yang humanis dan berorientasi pada keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.

IYONS74