33.4 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 7

Unit Tiga Waiapo dan Pramoediya Ananta Toer, Sejarah Besar yang Dibiarkan Menghilang

0

Oleh: Drs. Muz Latuconsina, MF.

Di tengah hamparan ilalang yang bergoyang ditiup angin di Unit Tiga, Kecamatan Wailata, Kabupaten Buru, jejak sejarah itu nyaris tak lagi terlihat. Tak ada lagi barak, pagar kawat, atau tanda-tanda yang menunjukkan bahwa tempat sunyi ini pernah menjadi lokasi penahanan salah satu sastrawan terbesar Indonesia, Pramoedya Ananta Toer.

Kini, Unit Tiga hanya tinggal padang luas yang sepi—terbentang tanpa batas, dengan langit yang terasa terlalu tinggi dan sunyi yang seolah menekan. Berbeda dengan unit-unit lain di dataran Waiapo, Pulau Buru yang dulu juga difungsikan sebagai kamp tahanan, namun kini telah menjelma menjadi permukiman warga transmigrasi, Unit Tiga seperti tertinggal dalam waktu. Tanahnya keras, berdebu saat kemarau, dan berubah menjadi lumpur lengket saat hujan turun. Angin yang berhembus membawa suara gesekan ilalang, seperti bisikan panjang yang tak pernah selesai.

Di tempat inilah, puluhan tahun lalu, Pramoedya bersama ratusan tahanan politik lainnya menjalani hari-hari penuh keterbatasan. Mereka hidup di bawah pengawasan ketat, dengan ruang gerak yang sempit dan aturan yang tak memberi ruang bagi kebebasan. Kerja paksa menjadi rutinitas—membuka hutan, mengolah tanah, menahan lapar, menahan sakit, dan menahan rindu yang tak pernah sempat disuarakan. Malam hari bukanlah waktu istirahat yang menenangkan; dingin menggigit, nyamuk menyerbu tanpa henti, dan rasa cemas selalu menggantung di udara.

Keterasingan di Unit Tiga bukan hanya soal jarak geografis, tetapi juga keterputusan dari dunia luar. Kabar tak pernah pasti sampai, surat sering tak pernah tiba, dan harapan kerap menggantung tanpa kepastian. Banyak yang kehilangan arah, kehilangan keluarga, bahkan kehilangan dirinya sendiri di tengah sunyi yang berkepanjangan.

Namun justru dari keterbatasan yang begitu keras itulah lahir karya-karya besar. Tanpa mesin ketik, tanpa kertas yang memadai, bahkan pada awalnya tanpa alat tulis, Pramoedya merangkai cerita secara lisan kepada sesama tahanan. Kata demi kata dihafal, diulang, dan dijaga seperti nyawa. Dari proses panjang dan penuh risiko itu kemudian lahir mahakarya yang dikenal sebagai Tetralogi Buru: Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca. Selain itu, ia juga menulis karya lain seperti Nyanyi Sunyi Seorang Bisu yang merekam pengalaman pahitnya selama masa penahanan—sebuah kesaksian yang lahir dari luka dan kesunyian.

Untuk mencapai lokasi ini, perjalanan darat dari Namlea memakan waktu sekitar satu setengah jam. Namun perjalanan tersebut bukan tanpa tantangan. Jalanan yang rusak parah, berlubang, dan di beberapa titik nyaris tak bisa dilalui, membuat setiap kilometer terasa berat. Debu beterbangan saat kemarau, sementara saat hujan, kendaraan bisa terjebak berjam-jam di kubangan lumpur. Perjalanan menuju Unit Tiga seolah menjadi pengalaman kecil untuk memahami betapa terisolasinya tempat ini dahulu—sebuah ruang yang memang dirancang untuk menjauhkan manusia dari dunia.

Sesampainya di sana, tak ada penanda. Tak ada plakat, tak ada monumen, tak ada suara. Hanya ilalang yang tumbuh liar, menutupi sisa-sisa sejarah yang pernah hidup di sana. Kadang, jika berdiri cukup lama dan membiarkan angin menyapu wajah, ada perasaan seolah tempat ini masih menyimpan gema masa lalu—langkah kaki, suara perintah, bisikan cerita yang dulu disampaikan diam-diam di antara para tahanan.

Padahal, dari tempat terpencil inilah lahir karya sastra yang mengguncang dunia—membuka mata tentang kolonialisme, kemanusiaan, dan kebebasan. Sebuah ironi yang sunyi: dari ruang yang dimaksudkan untuk membungkam, justru lahir suara yang abadi.

Unit Tiga hari ini adalah ruang sunyi—lebih sunyi dari yang bisa dibayangkan. Tetapi justru dalam kesunyian itulah, ia menjadi pengingat yang kuat: bahwa bahkan di tempat paling terasing, dalam kondisi paling sulit, ketika tubuh dibatasi dan dunia terasa runtuh, pikiran manusia tetap bisa melampaui segalanya—melahirkan makna, melahirkan perlawanan, dan pada akhirnya, melahirkan keabadian.

Bekasi–Cikarang–Karawang Pantura Route Crowded, H-3 Idul Fitri Travelers Begin to Surge

0
oplus_32

Mediaistana.com – Selasa 17 Maret 2026 – Bekasi – Entering H-3 ahead of Idul Fitri 2026, the mudik (homecoming) traffic along the Pantura Route, particularly in Bekasi, Cikarang, and Karawang, has begun to experience significant congestion. Vehicle volume has increased sharply compared to normal days, dominated by private cars and motorcycles carrying families and their belongings.

Field observations show that congestion has been noticeable since this morning. Traffic bottlenecks are concentrated around the Bekasi Timur toll exit, the Cikarang toll gate, and the main Karawang route toward Cikampek. At certain points, vehicles are moving at only 20–30 km/h. Many travelers choose to depart earlier to avoid the peak mudik traffic, which is expected to occur on H-2 and H-1 of Idul Fitri.

Increase in Vehicle Traffic
The Bekasi Regency Transportation Office reported that since H-4 of Idul Fitri, the number of vehicles leaving Bekasi has increased by approximately 40 percent compared to normal daily traffic. Meanwhile, data from the Karawang Police Traffic Unit shows a surge of up to 45 percent for private vehicles and 25 percent for public transportation.

“Congestion has been noticeable since the morning, especially on routes leading to Pantura. We urge the public to remain patient, follow traffic regulations, and prioritize safety,” said Dedi Sutrisno, Head of the Bekasi Regency Transportation Office.

Traffic Management and Officer Preparations
To anticipate congestion, police officers from Bekasi, Karawang, and Cikarang have set up security posts at strategic points. Alternative routes via non-toll roads and several local arterial roads have been opened to ease traffic flow.

Mobile patrols are also deployed to assist travelers in need, including emergency health services.
The police also reminded drivers to follow safety regulations, particularly speed limits, helmet use for motorcyclists, and maintaining safe distances between vehicles.

Rest Areas and Supporting Facilities
Several rest areas and gas stations along the Pantura route are beginning to experience heavy traffic.

Many travelers are taking the opportunity to rest, refuel, and purchase travel supplies. Rest area managers anticipate that the number of visitors will continue to rise until H-1 of Idul Fitri, prompting them to increase staff and service facilities.

Weather and Road Conditions
The weather along the Pantura route is relatively clear, supporting smooth travel. However, the Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) has warned of the possibility of light rain in the afternoon to evening in several areas, including Karawang and Cikarang. Travelers are advised to monitor the latest weather updates to ensure safe journeys.

Safety Tips for Travelers
Bekasi Transportation Office and Karawang Police advise travelers to:
Ensure their vehicles are in good condition before the trip.

Bring sufficient supplies, especially water and snacks.
Use alternative routes if severe congestion occurs.
Plan departure times to avoid peak traffic.
Always follow road safety protocols.

With increasing mobility ahead of Idul Fitri, it is hoped that travelers can enjoy safe, comfortable, and smooth journeys. The peak of mudik traffic is expected to occur on H-2 and H-1, making careful travel planning crucial to avoid severe congestion.

If you want, I can also make a more “national news feature” English version with quotes from travelers and a more narrative style—like a full newspaper report. That would make it read more like an international press article. Do you want me to do that
Mediaistana com
David E SE

KAPOLDA SUMSEL DAN BHAYANGKARI CEK POS PENGAMANAN OPS KETUPAT 2026

0

mediaistana.com

Semangat pelayanan tanpa batas ditunjukkan Polda Sumatera Selatan melalui pengecekan Pos Pengamanan secara serentak di berbagai titik strategis, Selasa (17/3).

Berpusat di Pos Pelayanan Simpang 5 DPRD, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho memastikan kesiapsiagaan 39 personel gabungan serta kelayakan sarana patroli guna menjamin respon cepat bagi masyarakat.

Sinergi operasional ini tampil humanis dengan kehadiran Ketua dan Pengurus Bhayangkari yang mendampingi Pejabat Utama (PJU).

Sentuhan empati diberikan melalui pembagian tali asih kepada personel yang bertugas serta pembagian takjil kepada pengguna jalan sebagai bagian dari strategi Cooling System untuk mendinginkan suasana kamtibmas secara persuasif.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan komitmen gerak serentak ini. “Hari ini kita bergerak secara serentak di seluruh jajaran untuk memastikan tidak ada celah dalam pengamanan masyarakat. Pengecekan pos ini adalah bukti bahwa seluruh personel, mulai dari administrasi hingga armada patroli, berada dalam kondisi siap tempur untuk memberikan respons cepat di setiap sudut Sumatera Selatan,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.

Ia juga mengapresiasi misi kemanusiaan yang dijalankan bersama Bhayangkari. “Kegiatan serentak ini juga membawa misi kemanusiaan. Kami ingin menunjukkan bahwa di balik seragam ini, Polri tetap mengedepankan nilai kekeluargaan. Pembagian takjil serentak ini adalah cara kami menyapa masyarakat secara humanis, sekaligus mendinginkan suasana (cooling system) agar situasi Kamtibmas tetap kondusif dan hangat,” tambah Kapolda.

(fiqi)

Polda Metro Jaya Imbau Pemudik Prioritaskan Keselamatan: “Mudik Bukan Lomba Cepat”

0

mediaistana.com

JAKARTA, 17 Maret 2026 – Menjelang musim mudik tahun ini, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memberikan perhatian khusus terhadap lonjakan mobilitas masyarakat. Berdasarkan proyeksi dari Kementerian Perhubungan, DKI Jakarta menempati peringkat kedua sebagai provinsi asal pemudik terbanyak di Indonesia.

Kombes Pol. Komarudin, S.I.K., M.M., selaku Dirlantas Polda Metro Jaya, dalam keterangannya menekankan bahwa pertumbuhan jumlah kendaraan yang tinggi di Jakarta masih belum selaras dengan tingkat kepatuhan pengguna jalan. Beliau menyoroti pentingnya kesadaran individu untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas selama masa mudik.

“Beberapa pakar meyakini bahwa tidak ada satu pun kecelakaan yang tidak didahului oleh pelanggaran. Setiap kecelakaan pasti ada unsur pelanggaran di dalamnya,” ujar Kombes Pol. Komarudin.

Berdasarkan hasil pengecekan arus mudik dan aktivitas liburan yang rutin dilakukan, pihak kepolisian masih menemukan banyak perilaku pengemudi yang mengabaikan faktor keselamatan demi efisiensi waktu. Hal ini menjadi perhatian serius, terutama mengingat prediksi puncak arus mudik kedua yang diperkirakan terjadi pada tanggal 17-18 mendatang, di mana mobilisasi massa dalam skala besar akan terjadi.

Poin Utama Imbauan Keselamatan:

1. Tingkatkan Kepatuhan: Kesadaran setiap individu untuk menaati rambu dan aturan lalu lintas adalah kunci utama mencegah kecelakaan.

2. Waspadai Puncak Arus Mudik: Pemudik diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan bijak guna menghindari penumpukan kendaraan pada tanggal 17-18.

3. Ubah Pola Pikir: Ditlantas menegaskan bahwa mudik adalah perjalanan silaturahmi yang harus dilakukan dengan nyaman dan aman, bukan sebuah ajang kecepatan.

Polda Metro Jaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengusung semangat “Saling Menjaga, Saling Mengingatkan, Saling Menyelamatkan” demi mewujudkan jargon #MudikAmanKeluargaBahagia.

(fiqi)

Tegas! Kapolres Polman Larang Anggota “Main Narkoba” dan Terima Setoran, Pelanggar Siap Disikat

0

POLMAN, SULBAR — Kapolres Polewali Mandar (Polman), AKBP Anjar Purwoko, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan komitmen kuat dalam memberantas penyalahgunaan narkoba sekaligus membersihkan internal kepolisian dari praktik-praktik menyimpang.

Penegasan itu disampaikan langsung kepada seluruh personel Satuan Reserse Narkoba Polres Polman agar tidak terlibat dalam peredaran gelap narkotika, dalam bentuk apa pun.

Tidak boleh ada anggota yang bermain-main dengan narkoba. Jangan pernah menerima setoran atau menjadi perantara dari bandar maupun pelaku penyalahgunaan. Ini perintah tegas dan tidak bisa ditawar,” ujar Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga menekankan pentingnya pelaksanaan proses penyidikan yang profesional dan sesuai dengan prosedur hukum, dengan tetap mengedepankan prinsip Hak Asasi Manusia sebagaimana diatur dalam KUHP dan KUHAP.

Laksanakan penyidikan secara profesional, transparan, dan sesuai aturan hukum. Hindari segala bentuk penyalahgunaan kewenangan, dan jaga keselamatan saat bertugas. Ingat, keluarga menunggu di rumah,” tambahnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Polman, AKP Dr. Irman Setiawan, S.H., M.H., menyatakan kesiapan jajarannya untuk menjalankan perintah pimpinan secara konsisten dan bertanggung jawab.

Tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat narkoba. Kami berkomitmen menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap penanganan perkara,” tegasnya.

Ia juga memastikan seluruh personel bekerja sesuai aturan serta menjauhi praktik ilegal dalam bentuk apa pun.

Kami pastikan tidak ada anggota yang menerima setoran atau terlibat dalam jaringan narkoba. Proses hukum akan kami jalankan sesuai prosedur dengan tetap menjunjung tinggi HAM,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya menekankan pentingnya keselamatan personel di lapangan serta memperkuat koordinasi, baik antar unit maupun dengan Jaksa Penuntut Umum.

Koordinasi yang solid sangat penting agar penegakan hukum berjalan efektif. Di sisi lain, keselamatan anggota tetap menjadi prioritas,” tutupnya.

Penegasan ini menjadi langkah konkret Polres Polman dalam memperkuat pengawasan internal sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dalam upaya pemberantasan narkoba.

Kapolres Lampung Utara Bersama PJU dan Bhayangkari Kunjungi Pos Pam dan Pos Yan Ops Ketupat Krakatau 2026

0

Lampung Utara l Mediaistana.com – Dalam rangka mendukung kelancaran Operasi Ketupat Krakatau 2026, Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Lampung Utara, Pejabat Utama (PJU), serta anggota Bhayangkari, melakukan kunjungan ke sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan), Selasa (17/3/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian sekaligus pemberian motivasi kepada personel yang tengah melaksanakan tugas pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud dukungan moril kepada anggota yang bertugas di lapangan agar tetap semangat dalam menjalankan tugas.

“Kunjungan ini sebagai bentuk memberikan motivasi atau semangat kepada seluruh personel yang melaksanakan tugas, baik di Pos Pam maupun Pos Yan, agar tetap optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKBP Deddy.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres bersama rombongan juga menyerahkan bingkisan kepada personel yang berjaga sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.

Selain itu, Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik agar tidak ragu memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan oleh Polres Lampung Utara.

“Kami telah menyiapkan beberapa kantor polisi seperti Mako Brimob, Polsek Abung Selatan, dan Polsek Abung Barat sebagai rest area bagi para pemudik yang membutuhkan tempat istirahat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya menyediakan layanan hotline 110 bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan, baik terkait kemacetan maupun gangguan kamtibmas selama perjalanan mudik.

“Apabila masyarakat mengalami kendala di perjalanan, baik kemacetan atau gangguan keamanan, silakan menghubungi layanan hotline 110 yang siap melayani selama 24 jam,” tambahnya.

Tak hanya itu, Polres Lampung Utara juga membuka layanan penitipan barang gratis bagi masyarakat yang akan mudik, guna memberikan rasa aman selama meninggalkan rumah.

Dengan adanya berbagai layanan tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan lancar.**

(Red)

Wujudkan Mudik Aman dan Berkesan, Polres Cianjur Lepas Ratusan Peserta Program Mudik Gratis 2026

0

mediaistana.com

CIANJUR – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H dan mendukung kelancaran arus mudik, Kepolisian Resor (Polres) Cianjur resmi melepas keberangkatan rombongan program “Mudik Gratis Polres Cianjur 2026”. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Ketupat Lodaya 2026 dengan mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.

Acara pelepasan dipimpin langsung oleh Kapolres Cianjur, AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P. pada hari Selasa, 17 Maret 2026, bertempat di halaman Mapolres Cianjur.

Poin Utama Kegiatan:

1. Armada & Peserta: Polres Cianjur menyediakan sebanyak 5 unit bus eksekutif yang mengangkut sekitar 159 warga Cianjur yang ingin merayakan Idul Fitri di kampung halaman.

2. Rute Tujuan: Destinasi utama meliputi wilayah Jawa Tengah, dengan rute awal menuju Cilacap, serta titik penurunan di kota-kota lain seperti Solo dan Yogyakarta sesuai perkembangan kebutuhan penumpang.

3. Fasilitas Tambahan: Selain transportasi gratis, Polres Cianjur juga memberikan bingkisan makanan (bekal perjalanan) bagi para pemudik untuk memastikan kenyamanan selama di perjalanan.

Tujuan Program:

Dalam sambutannya, Kapolres Cianjur menyampaikan tiga tujuan utama dari penyelenggaraan mudik gratis ini:

1. Memudahkan Masyarakat: Membantu warga kurang mampu atau yang kesulitan mendapatkan tiket agar tetap bisa menjalankan tradisi mudik.

2. Menurunkan Kepadatan Jalan: Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor, demi menekan angka kecelakaan dan kepadatan lalu lintas.

3. Berbagi Kebahagiaan: Sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat untuk merayakan hari kemenangan bersama keluarga dengan rasa aman.

“Alhamdulillah, hari ini kami melepas saudara-saudara kita untuk mudik. Kami ingin memastikan warga Cianjur bisa pulang dengan nyaman tanpa perlu merasa terbebani biaya transportasi yang melonjak saat lebaran,” ujar Kapolres di sela-sela kegiatan.

Keamanan Terjamin

Sebelum diberangkatkan, seluruh armada bus telah menjalani pemeriksaan kelaikan kendaraan (Ramp Check) secara ketat oleh Sat Lantas Polres Cianjur bersama Dinas Perhubungan. Selain itu, para pengemudi juga menjalani pemeriksaan kesehatan guna memastikan mereka dalam kondisi prima selama mengantar penumpang sampai ke tujuan.

Salah satu peserta mudik, Ibu Santi, mengungkapkan rasa syukur atas program ini. “Biasanya macet dan susah cari tiket. Dengan bus gratis dari Polres ini, kami merasa sangat terbantu dan lebih aman karena dikawal petugas,” tuturnya.

Program Mudik Gratis ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi masyarakat untuk lebih memilih moda transportasi massal yang lebih aman dan terorganisir.

(fiqi)

Respons Keluhan Masyarakat, Polres Cianjur Tertibkan Belasan Knalpot Brong dalam Ops Ketupat Lodaya 2026

0

mediaistana.com

CIANJUR, 17 Maret 2026 – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Cianjur melaksanakan kegiatan penertiban kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau “knalpot brong”. Langkah ini diambil sebagai bagian dari rangkaian Operasi Ketupat Lodaya 2026 guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Kegiatan yang berlangsung di pusat keramaian Kabupaten Cianjur ini didasari oleh banyaknya aduan masyarakat yang merasa terganggu dengan kebisingan suara knalpot brong. Suara tersebut dinilai merusak kekhusyukan warga yang sedang menjalankan ibadah puasa serta mengganggu ketertiban umum di jalan raya.

Penindakan Humanis dan Terukur

Kapolres Cianjur melalui Kasat Lantas menegaskan bahwa penindakan dilakukan secara terukur, humanis, namun tetap tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami menerima banyak aspirasi dari masyarakat yang merasa tidak nyaman dengan maraknya knalpot brong. Oleh karena itu, melalui Ops Ketupat Lodaya 2026, kami melakukan penertiban agar tercipta suasana yang kondusif, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga Cianjur,” ujar perwakilan Sat Lantas Polres Cianjur di lokasi.

Petugas memberikan edukasi kepada para pengendara motor yang terjaring. Beberapa poin utama dalam penertiban ini meliputi:

Pemeriksaan Spesifikasi Kendaraan: Memastikan knalpot yang digunakan sesuai dengan standar pabrikan.

Pemberian Sanksi: Pengendara yang melanggar diminta untuk mengganti knalpotnya dan dilakukan pendataan secara administratif.

imbauan Keselamatan: Petugas juga mengingatkan pentingnya penggunaan helm dan kelengkapan surat berkendara.

Komitmen Menciptakan Kenyamanan Ibadah

Polres Cianjur berharap dengan adanya penertiban rutin ini, para pengendara motor dapat lebih sadar akan hak pengguna jalan lainnya. Dengan berkurangnya kebisingan di jalan raya, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih khusyuk hingga hari raya Idul Fitri mendatang.

Polres Cianjur akan terus menyiagakan personel di berbagai titik strategis, termasuk di Pos Terpadu, untuk memantau arus lalu lintas dan memastikan ketertiban wilayah tetap terjaga selama musim mudik Lebaran 2026.

(fiqi)

PESANTREN RAMADHAN DI LAPAS PONTIANAK DI TUTUP, KALAPAS AJAK WARGA BINAAN JADI PRIBADI LEBIH BAIK

0

Media istana. Com Pontianak, kalbar 17 Maret 2026

Kegiatan penutupan pesantren ramadhan 1447 hijriah di lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas IIA pontianak berlangsung dengan khidmat di masjid miftahul jannah. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh kalapas pontianak, pimpinan pondok pesantren ulil albab, perwakilan majelis ulama indonesia kalimantan barat, ketua BAZNAS kalbar, ketua LDK
muhammadiyah kalbar, perwakilan kementerian agama kota pontianak, perwakilan Wahdah Islamiyah pontianak, serta jajaran petugas lapas pontianak, Selasa (17/3).

Rangkaian kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menambah suasana religius dan penuh kekhusyukan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian laporan oleh ketua panitia sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan pesantren ramadhan yang telah berlangsung mulai dari 19 februari hingga 17 maret 2026.

Adapun beberapa rangkaian kegiatan yang diikuti oleh warga binaan dalam pesantren ramadhan ini diantaranya yaitu belajar mengaji, pembelajaran fardu kifayah, terapi asmaul husna, latihan alat musik hadrah, latihan da’i, hafalan doa, tausiyah keagamaan, shalat tarawih berjamaah beserta kultum, tadarus hingga penyaluran zakat fitrah.

Kalapas pontianak, ridha ansari mengawali sambutannya dengan penyampaian ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam menyukseskan kegiatan pesantren ramadhan 1447 hijriah ini. Ia juga berpesan kepada seluruh peserta pesantren yang merupakan warga binaan agar menjadikan momentum ini sebagai barometer dalam menjalani kehidupan sehari-hari, baik selama berada di dalam lapas maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.

Lebih lanjut, ridha menyampaikan motto yang menjadi semangat dalam kegiatan ini, yakni “masuk sebagai napi, keluar sebagai santri”, yang merupakan harapan agar seluruh warga binaan dapat mengalami perubahan ke arah yang lebih baik melalui pembinaan keagamaan yang telah diikuti.

“Jadikan apa yang telah didapat selama mengikuti kegiatan pesantren ramadhan ini sebagai pegangan hidup sehingga mampu memberikan dampak positif serta meningkatkan keimanan guna menjadi pribadi yang lebih baik dimasa mendatang” ujar kalapas.

Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 wib ini ditutup dengan penyampaian kultum, doa bersama serta menikmati menu berbuka puasa bersama.

Selanjutnya sebagai bentuk apresiasi, lapas pontianak memberikan sertifikat penghargaan kepada para narasumber yang telah memberi materi selama program ini berlangsung

Serta sertifikat penghargaan juga di berikan kepada 3 orang peserta terbaik selama mengikuti program pesantren ramadhan 1447 hijriah di lapas pontianak.

(Sy.husin)

Mensesneg Prasetyo Hadi Bagikan Parcel Lebaran Melalui Pengurus Partai Gerindra DPC Purworejo

0

PURWOREJO || Mediaistana.com – Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Purworejo, Hamdan Ashari, menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam dalam momentum menjelang Hari Raya Idulfitri pada kegiatan silaturahmi yang digelar Selasa, 17 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Ganeca Convention Hall tersebut dihadiri jajaran kader dan simpatisan Partai Gerindra dari berbagai tingkatan.

Dalam sambutannya, Hamdan Ashari mengapresiasi perhatian dari Prasetiyo Hadi Selaku Mentri Sekretaris Negara yang telah menginisiasi kegiatan silaturahmi menjelang Lebaran, meskipun diwakilkan oleh Agus Sugiyanto.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Heri Pudyiatmoko selaku Sekretaris DPD Propinsi Jawa Tengah yang turut berkontribusi dalam kegiatan tersebut melalui perwakilannya, Gerink.

Tak lupa, Hamdan Ashari juga mengucapkan terima kasih kepada Awan Yoga selaku Ketua Fraksi Gerindra Kabupaten Purworejo, serta seluruh Ketua PAC dan Ketua Ranting Partai Gerindra se-Kabupaten Purworejo yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan, termasuk dalam pembagian bingkisan parcel Lebaran kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Kegiatan silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujar Hamdan.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga bentuk nyata kepedulian Partai Gerindra terhadap masyarakat melalui pembagian bingkisan Lebaran.

Lebih lanjut, Hamdan Ashari mengajak seluruh kader untuk tetap solid dan kompak dalam menghadapi pemilu yang akan datang.

“Melalui momentum ini, mari kita satukan langkah dan tekad untuk memenangkan Bapak Prasetiyo Hadi dan Bapak Heri Pudyiatmoko pada pemilihan legislatif DPR Provinsi mendatang,” tegasnya.

Sementara itu, mantan Carik, Suyoto, yang berasal dari Desa Wonoroto turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kegiatan tersebut. Ia mengaku sangat terbantu dan merasa diperhatikan melalui pembagian bingkisan parcel Lebaran yang diberikan oleh Partai Gerindra.

“Saya menyambut dengan hangat bingkisan ini dan mengucapkan banyak terima kasih kepada Partai Gerindra, khususnya kepada Bapak Prasetiyo Hadi serta Bapak Heri Pudyiatmoko yang telah peduli kepada masyarakat kecil,” ujar Suyoto.

Ia berharap kegiatan berbagi seperti ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Harapan kami ke depan, kegiatan seperti ini bisa terus ada dan ditingkatkan. Kami juga memohon agar masyarakat kecil yang berada di bawah bisa terus diperhatikan dan dibantu,” tambahnya. ( Joko )