33.7 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 70

Divpropam Mabes Polri Cek Pos Pelayanan Rest Area KM 215 B Trans Tol Sumatera

0

Tulang Bawang Barat l Mediaistana.com -Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Divisi Propam Polri melakukan pengecekan di Pos Pelayanan (Posyan) Rest Area 215 B Trans Sumatera Way Kenanga Lampung Operasi Ketupat Krakatau 2026 Polres Tulang Bawang Barat.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kombes Pol. Riko Junaldy, S.I.K., M.M selaku Kabag Gakkum Biroprovos Divpropam Polri dan didampingi oleh
Kasi Propam Polres Tubaba Iptu Sulistiawansyah Putra, S.H. mewakili Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni.S.I.K, M.I.K, pada Senin siang (16/03/2026).

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel yang bertugas, mulai dari kelengkapan administrasi, kekuatan personel, sikap tampang, kebersihan pos hingga sarana dan prasarana yang digunakan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026.

Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni.S.I.K, M.I.K, melalui Kasi Propam Iptu Sulistiawansyah Putra, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan sekaligus memastikan seluruh personel di lapangan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Tulang Bawang Barat.

Selain mengecek kesiapan personel, tim juga meninjau fasilitas yang tersedia di Pos Pelayanan meliputi layanan kesehatan, tempat istirahat bagi pemudik, serta kesiapan pengamanan arus lalu lintas.

Sementara itu, Kombes Pol. Riko Junaldy menegaskan kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2026 agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ia juga mengingatkan agar seluruh personel tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun dalam menjalankan tugas, serta terus meningkatkan kewaspadaan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama perayaan Idul Fitri 1447 H.” pungkasnya.**

*(humas_tubaba_R)*

KETIKA Doa dan Air Mata Bertemu di Malam Lailatul Qadar

0

Oleh: Muhamad Daniel Rigan

Malam itu tidak datang dengan gemuruh. Ia tiba diam-diam, seperti rahasia yang hanya dibisikkan kepada hati yang terjaga. Di antara malam-malam terakhir bulan suci, umat manusia menunggu sebuah waktu yang lebih berharga dari ribuan bulan: malam Lailatul Qadar.

Langit tampak sama bagi mata yang lalai, namun bagi jiwa yang mencari, malam terasa berbeda. Ada ketenangan yang turun perlahan, seakan bumi sedang diselimuti kasih sayang yang tak kasatmata. Dalam tradisi umat Islam, malam Lailatul Qadar diyakini sebagai saat ketika doa-doa diangkat, air mata menjadi saksi, dan harapan kembali menemukan rumahnya.

Pada malam itulah, menurut keyakinan umat, wahyu pertama dari Al‑Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad melalui perantara Malaikat Jibril. Peristiwa itu bukan sekadar awal turunnya kitab suci, tetapi juga awal cahaya yang menuntun manusia keluar dari kegelapan zaman.

Editorial ini mengingatkan kita bahwa keagungan malam tersebut tidak diukur oleh panjangnya waktu, tetapi oleh kedalaman keheningan yang kita ciptakan dalam diri. Di tengah dunia yang bergerak cepat—dengan hiruk pikuk berita, konflik, dan ambisi—Lailatul Qadar hadir sebagai jeda suci. Sebuah kesempatan untuk menimbang kembali arah hidup, membersihkan niat, dan merawat harapan yang mungkin lama terabaikan.

Di masjid-masjid yang tetap menyala hingga dini hari, di kamar-kamar sederhana tempat seseorang berdoa sendirian, hingga di sudut hati orang yang memohon dengan suara lirih—malam ini menyatukan semuanya dalam satu bahasa: kerendahan hati di hadapan Tuhan.

Barangkali inilah pesan terindah dari malam tersebut: bahwa dalam satu malam yang penuh rahmat, manusia diberi kesempatan untuk memulai kembali. Kesalahan masa lalu tidak lagi terasa seperti beban yang tak terangkat, melainkan pintu menuju pengampunan.

Dan ketika fajar perlahan datang, mereka yang terjaga sepanjang malam tidak hanya menyambut pagi. Mereka menyambut kemungkinan baru—bahwa hidup, betapapun beratnya, selalu memiliki ruang untuk cahaya.

Itulah keindahan Lailatul Qadar: malam yang sunyi, tetapi mengguncang jiwa; malam yang singkat, tetapi mengandung keabadian.

“Saat Ratu Horor Membalas Dendam:‘Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa’ Siap Mengguncang Bioskop Lebaran 2026”

0

Jakarta, Mediaistana.Com – Persaingan film Lebaran 2026 dipastikan berlangsung sengit,Di tengah banjir film keluarga dan komedi yang biasanya mendominasi layar lebar saat musim liburan, rumah produksi Soraya Intercine Films justru menghadirkan sesuatu yang berbeda, Lewat film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, penonton akan diajak menyelami kisah horor yang dipadukan dengan drama, aksi, serta konflik batin yang kuat.

Film yang dijadwalkan tayang mulai 18 Maret 2026 ini membawa sudut pandang baru terhadap sosok legenda horor Indonesia Suzzanna Martha Frederika van Osch, Tidak lagi sekadar menghadirkan sosok mistis yang menakutkan, film ini justru mengungkap sisi manusiawi dari karakter Suzzanna—seorang perempuan yang terluka, penuh amarah, namun tetap mencari makna cinta dan kemanusiaan.

Dalam film ini, aktris Luna Maya memerankan karakter Suzzanna yang hidup di sebuah desa di bawah kekuasaan Bisman, penguasa yang kejam dan ambisius,Bisman yang diperankan Clift Sangra, jatuh cinta kepada Suzzanna namun terhalang oleh ambisinya sendiri untuk menguasai desa tersebut.

Konflik memuncak ketika Bisman menyantet ayah Suzzanna hingga tewas, Tragedi itu memicu dendam mendalam dalam diri Suzzanna, Demi membalas kematian ayahnya, ia mempelajari ilmu santet dan bersiap menantang kekuatan Bisman yang ternyata jauh lebih berbahaya dari yang ia bayangkan.

Di tengah perjalanan balas dendamnya, Suzzanna justru menemukan cinta pada sosok Pramuja yang diperankan oleh Reza Rahadian. Pramuja digambarkan sebagai pria religius yang tulus, namun tidak mengetahui rahasia kelam yang disimpan oleh Suzzanna,Situasi itu membuat Suzzanna berada di persimpangan: mempertahankan dendam atau mempertaruhkan segalanya demi cinta.

“Film ini bukan hanya tentang santet atau horor,Ini tentang cinta, dendam, dan kemanusiaan,” ujar Reza Rahadian saat menghadiri press conference film tersebut di XXI Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (14/3/2026).

Reza mengungkapkan ketertarikannya pada tema perlawanan terhadap kekuasaan yang sewenang-wenang yang menjadi inti cerita film ini,Menurutnya film tersebut menyajikan konflik emosional yang kuat tanpa meninggalkan unsur hiburan yang spektakuler,Ia juga memuji konsistensi Soraya Intercine Films dalam mengembangkan warisan karakter Suzzanna sebagai bagian penting dari kekayaan intelektual perfilman Indonesia,“Pendekatan cerita kali ini sangat menarik karena memperlihatkan Suzzanna sebagai manusia yang sedang terluka, bukan sekadar sosok mistis,” jelas Reza.

Sutradara Azhar Kinoi Lubis turut memberikan ruang kreatif bagi para aktor untuk memperkaya karakter masing-masing,Melalui diskusi mendalam selama proses produksi, setiap adegan dibangun dengan emosi yang lebih hidup dan autentik.

Bagi Luna Maya sendiri, perannya kali ini terasa berbeda dibandingkan dua film sebelumnya, yakni Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018) dan Suzzanna: Malam Jumat Kliwon (2023),Dalam film terbaru ini, karakter Suzzanna tampil sebagai manusia sepenuhnya dari awal hingga akhir cerita, bukan sebagai sosok hantu legendaris seperti sundel bolong.

Sementara itu, produser Sunil Soraya menegaskan bahwa film ini dirancang sebagai tontonan besar untuk musim liburan Lebaran,“Lebaran adalah momen berkumpul bersama keluarga dan teman, Kami ingin memberikan tontonan yang seru, spektakuler, tetapi tetap memiliki pesan moral yang kuat,” ujar Sunil.

Selain Luna Maya, Reza Rahadian, dan Clift Sangra, film ini juga dibintangi oleh Iwa K, Restu Triandy, Adi Bing Slamet, serta Nunung,Dengan produksi berskala besar, jajaran pemain papan atas, serta cerita yang menawarkan perspektif baru terhadap legenda horor Indonesia, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa digadang-gadang menjadi salah satu film yang paling dinanti sekaligus berpotensi mendominasi layar bioskop pada musim Lebaran tahun ini.

BUKBER DI KANTOR PUSAT BANK KALBAR, BERSAMA MANAJEMEN, PEGAWAI AKTIF, PENSIUNAN DAN ANAK YATIM*

0

Media istana com Pontianak, Kalbar

Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama (Bukber) yang digelar oleh manajemen Bank Kalbar di ruang lantai 5 Kantor Pusat Bank Kalbar, Jalan Rahadi Usman, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (11/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam momentum bulan suci Ramadan tersebut dihadiri oleh jajaran direksi, pegawai aktif, para pensiunan karyawan, mantan kepala divisi, serta sejumlah undangan lainnya. Acara ini tidak hanya menjadi ajang berbuka puasa bersama, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antara keluarga besar Bank Kalbar lintas generasi.

Sebelum acara dimulai, Direktur Utama Bank Kalbar H. Rokidi, SE., MM menyampaikan sambutan sekaligus ungkapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur karena keluarga besar Bank Kalbar masih diberikan kesempatan untuk berkumpul dalam suasana Ramadan yang penuh berkah.

“Alhamdulillah, pada sore hari ini kita dapat berkumpul dalam kegiatan buka puasa bersama. Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu para pensiunan karyawan-karyawati Bank Kalbar, mantan kepala divisi, direksi, serta seluruh pegawai yang masih aktif yang telah berkenan hadir,” ujar Rokidi.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar acara buka puasa bersama, tetapi juga menjadi rangkaian kegiatan ibadah yang dilaksanakan secara berjamaah, mulai dari shalat Magrib, shalat Isya hingga shalat Tarawih.

Menurutnya, momentum ini juga berdekatan dengan peringatan Nuzulul Qur’an, sehingga menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah keluarga besar Bank Kalbar.

“Momentum ini juga berdekatan dengan peringatan Nuzulul Qur’an. Kita memahami bahwa Al-Qur’an diturunkan sebagai pedoman hidup bagi umat manusia, baik untuk kehidupan di dunia maupun di akhirat,” ungkapnya.

Rokidi berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara pegawai aktif dengan para pensiunan yang selama ini telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan Bank Kalbar.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus mempererat tali silaturahmi antara pegawai aktif dan bapak ibu yang telah memasuki masa pensiun. Kebersamaan seperti ini sangat penting untuk menjaga hubungan kekeluargaan yang telah terbangun sejak lama,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, kegiatan juga diisi dengan ceramah keagamaan yang disampaikan oleh Ustadz Habib Muhammad Iskandar yang memberikan tausiyah mengenai makna Nuzulul Qur’an serta pentingnya memperkuat keimanan dan kepedulian sosial di bulan Ramadan.

Selain itu, acara juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim, sebagai bentuk kepedulian sosial dan wujud berbagi keberkahan di bulan suci Ramadan.

Di tempat yang sama, Dra. Hj. Horiah Herman saat diwawancarai oleh awak media menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kekeluargaan antara jajaran manajemen, pegawai aktif, para pensiunan, serta anak-anak yatim yang turut diundang dalam kegiatan tersebut.

“Semoga dengan diadakannya kegiatan ini, Insya Allah membawa keberkahan bagi Bank Kalbar agar semakin maju dan berkembang. Kita juga berharap Allah SWT senantiasa menjaga lembaga ini serta seluruh jajaran manajemen dan pegawainya dalam perlindungan-Nya,” ujar Hj. Horiah.

Ia juga menambahkan bahwa bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah dan kesempatan untuk memperbanyak amal kebaikan, salah satunya dengan memberikan makanan bagi orang yang sedang berpuasa.

“Dalam siraman rohani yang disampaikan oleh ustadz tadi juga disebutkan bahwa siapa saja yang memberikan makanan kepada orang yang berpuasa, maka Allah SWT akan memberikan pahala dan keberkahan baginya,” tuturnya.

Menurutnya, kegiatan silaturahmi seperti ini memiliki nilai yang sangat baik, terlebih ketika dilaksanakan di bulan Ramadan yang penuh dengan keberkahan.

“Silaturahmi ini sangat baik, apalagi dilaksanakan di bulan Ramadan. Insya Allah, dengan mempererat silaturahmi kita akan mendapatkan pahala, diberikan kelapangan rezeki, kesehatan, serta umur yang penuh keberkahan,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa nilai kekeluargaan dan keakraban memang telah lama menjadi bagian dari budaya di lingkungan Bank Kalbar.

“Sejak dulu suasana kekeluargaan ini selalu dipelihara oleh Bank Kalbar. Sampai sekarang hubungan antara pegawai yang masih aktif dan yang sudah pensiun tetap terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, dilanjutkan dengan berbuka puasa, shalat berjamaah, ceramah keagamaan, serta ramah tamah antar seluruh tamu undangan yang hadir.

( Sy.husin alkadry )

Dari hobi hingga bisnis:kisah Cita Putri karisma Sari dan batik Buana sakar kedaton

0

Batik Buana Sekar Kedaton merupakan usaha kerajinan batik cap handmade yang berasal dari Kota Solo, salah satu pusat budaya dan sentra batik terbaik di Indonesia. Usaha ini menghadirkan produk batik berkualitas premium berstandar ekspor yang dikerjakan dengan ketelitian tinggi oleh para pengrajin berpengalaman, sehingga menghasilkan karya batik yang indah, rapi, serta memiliki nilai seni yang tinggi.
Perjalanan Batik Buana Sekar Kedaton dimulai pada tahun 2011, berawal dari kecintaan terhadap dunia fashion dan keindahan batik Nusantara. Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya pengalaman, usaha ini terus berkembang hingga pada tahun 2022 mulai memproduksi batik cap secara mandiri. Hingga tahun 2026, Batik Buana Sekar Kedaton telah menjalani perjalanan usaha selama 15 tahun, dengan 4 tahun pengalaman memproduksi batik cap handmade sendiri.
Sebagai batik cap handmade asli Solo, Batik Buana Sekar Kedaton mengangkat berbagai inspirasi motif alam yang menghadirkan keindahan yang alami dan elegan. Setiap motif dirancang dengan sentuhan estetika yang khas, sehingga menghasilkan corak batik yang cantik, berkarakter, serta memiliki daya tarik tersendiri.
Produk yang dihasilkan sangat beragam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, di antaranya celana pendek, celana panjang, daster, dress, piyama, pajamas, gamis, mukena, hingga produk terbaru yaitu kemeja pria berbahan cotton export yang berkualitas, adem, dan nyaman digunakan dalam berbagai aktivitas.
Keunggulan produk Batik Buana Sekar Kedaton tidak hanya terletak pada desainnya yang indah, tetapi juga pada kualitas bahan yang terjamin. Produk kami tidak luntur, tidak mengkerut, tidak menyusut, serta memiliki tekstur bahan yang adem dan nyaman dipakai, sehingga sangat cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Harga yang ditawarkan merupakan harga langsung dari produksi, sehingga lebih terjangkau dengan kisaran Rp40.000 hingga Rp150.000. Dengan harga tersebut, produk Batik Buana Sekar Kedaton sangat berpotensi untuk dijual kembali, sehingga membuka peluang bagi para ibu rumah tangga maupun masyarakat yang ingin menambah kesibukan positif sekaligus membantu meningkatkan perekonomian keluarga.
Dalam hal pemasaran, Batik Buana Sekar Kedaton telah menjangkau berbagai kota besar di Indonesia seperti Surabaya dan wilayah Sumatra. Tidak hanya itu, berkat kualitas produk yang terus dijaga, Batik Buana Sekar Kedaton juga telah memiliki pangsa pasar internasional, dengan produk yang telah dipasarkan hingga Jepang dan Hong Kong.
Dengan semangat melestarikan budaya batik sekaligus memberdayakan masyarakat, Batik Buana Sekar Kedaton terus berkomitmen menghadirkan karya batik berkualitas yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi banyak orang serta membawa keindahan batik Indonesia semakin dikenal di dunia internasional.

Wakapolres Bersama Ibu Wakil Kunjungi Pospam Islamic Center dan Pulung Kencana Ops Ketupat Krakatau 2026

0

Tulang Bawang Barat l Mediaistana.com — Sebagai wujud kepedulian dan dukungan terhadap seluruh personel gabungan yang terlibat dalam Ops Ketupat Krakatau 2026, Wakapolres Tubaba Kompol Zaini Dahlan, S.H., M.H. bersama Ibu Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Tubaba Ny. Herni Zaini didampingi para PJU dan pengurus Bhayangkari melakukan kunjungan ke Pospam Islamic center dan Pospam Pulung Kencana Kec. Tulang Bawang Tengah Kab. Tulang Bawang Barat, Senin (16/03/2026)

Selain kunjungan, kegiatan juga disertai dengan pemberian bingkisan oleh Wakapolres beserta Ibu Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Tubaba sebagai bentuk perhatian pimpinan terhadap personel yang sedang melaksanakan tugas kemanusiaan, dalam rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Pada kesempatan tersebut, Wakapolres menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel di lapangan, sekaligus memberikan motivasi dan semangat kepada mereka yang sedang bertugas.

“Ini adalah wujud kepedulian kami terhadap seluruh personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Nakes dan lainnya, dalam rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447” kata Wakapolres.

“Kami berharap, kegiatan ini dapat memberikan semangat dan motivasi bagi rekan-rekan yang sedang bertugas, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama moment perayaan Nataru,” imbuhnya.

Wakapolres berpesan kepada seluruh personel untuk tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional dan humanis.

“Tugas kita tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Saya berharap seluruh personel tetap fokus dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, serta mengedepankan langkah-langkah prediktif dan deteksi dini agar operasi ini berjalan dengan aman dan lancar,” ungkapnya.

“Wakapolres juga menekankan pentingnya sinergitas, kerjasama yang solid antar instansi yang terlibat, dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama pelaksanaan operasi.” pungkasnya**

*(humas_tubaba_R)*

Polsek Banyuresmi Polres Garut Gelar Operasi Ketupat Lodaya 2026, Menuju Mudik Aman Keluarga Bahagia

0

Garut, mediaistana.com – Oprasi Ketupat Lodaya 2006, merupakan operasi kepolisian terpusat di wilayah hukum Kecamatan Banyuresmi, Polres Garut, Polda Jabar mulai sejak (13–25 Maret 2026) untuk menjamin keamanan, keselamatan, dan kelancaran arus mudik-balik serta perayaan Idul Fitri 1447 H.

“Kegiatan disiap siagakan dibeberapa titik strategis, mulai dari tim medis dan satgas khusus, dengan tujuan agar mudik aman, dan keluarga bahagia, hari ini fokus bertempat di pos pengamanan objek wisata situ bagendit,” ucap Kapolsek Banyuresmi. Senin (16/03/2026).

Menurut Kapolsek Banyuresmi AKP. Usep Heryaman, S.IP, S.Pd.i., poin-poin penting mengenai operasi ketupat lodaya, untuk menciptakan situasi aman, tertib, dan kondusif, ucapnya.

Selain itu pengamanan arus lalu lintas dijalur mudik dan rawan macet, patroli intensif kepemukiman, pengamanan masjid, pusat perbelanjaan, dan objek wisata, yang berlangsung selama 13 hari.

Lanjut Kapolsek Banyuresmi, situasi yang terlihat masih dalam keadaan normal, karena secara bertahap pemudik berdatangan, sehingga tidak membuat kemacetan, mungkin diperkirakan nanti hari H (malam takbir), umumnya di wilayah hukum Kecamatan Banyuresmi.

“Sinergitas kegiatan oprasi lodaya ini, melibatkan personel gabungan Polri, TNI, Instansi Pemerintah, dan tenaga medis dari puskesmas. Selain itu bentuk persiapan atau melayani kepada masyarakat, dipersiapkan jas hujan, mobil patroli, ambulans dan nomor penting saat terjadi bencana alam,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini dihimbau kepada masyarakat, saat pulang mudik, untuk mematuhi semua peraturan lalulintas, berkendaraan tidak melebihi kapasitas, dan tetap berkonsentrasi saat menjalankan kendaraan motor maupun mobil, tandasnya.

“Polri menyiagakan personel gabungan (TNI-Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan) untuk menjaga situasi kondusif selama takbiran dan shalat Idul Fitri,” jelasnya.

Selain itu, diharapkan kepada masyarakat tidak perlu ada takbiran keliling, lebih baik takbir di masjid masing-masing saja, karena di kota Garut akan diadakan pengamanan malam takbiran menjelang Hari Raya Idul Fitri, Car Free Night (malam takbiran) pada tahun 2026 difokuskan pada pengamanan wilayah, kelancaran lalu lintas, dan ketertiban umum, pungkasnya.

Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD., KD., C.BJ., C.EJ., C.In., C.Par).

LBB Jordan Foundation Center Gelar Aksi Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan

0

Mediaistana.com

Banyuwangi – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ditunjukkan oleh Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) Jordan Foundation Center dengan menggelar kegiatan pembagian takjil gratis kepada para pengguna jalan. Kegiatan tersebut berlangsung di depan SPBU Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, pada Minggu (15/3/2026) sore.

 

Sebanyak 300 minuman segar dibagikan kepada para pengendara yang melintas di jalan raya. Aksi sosial yang dimulai tepat pukul 16.30 WIB ini berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme dari para peserta maupun masyarakat.

 

Ketua LBB Jordan Foundation Center, Bu Rika, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan berbagi takjil tersebut dapat terlaksana dengan baik. Ia juga mengapresiasi keterlibatan para murid serta orang tua yang ikut serta meramaikan kegiatan sosial tersebut.

 

Menurut salah satu tutor LBB Jordan Foundation Center, Bunga Wahyu Nirwana, kegiatan ini tidak hanya sekadar berbagi makanan berbuka, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa.

 

“Kegiatan ini mengajarkan anak-anak untuk menanamkan rasa peduli serta semangat berbagi kepada sesama, terutama di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah dan ampunan,” ujarnya.

 

Salah satu peserta kegiatan, Bu Lika, juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin.

 

“Momentum berbagi seperti ini semoga bisa menjadi agenda tahunan LBB Jordan Foundation Center sebagai bagian dari proses pembelajaran yang membangun pendidikan berkarakter bagi anak-anak,” ungkapnya.

 

Setelah kegiatan berbagi takjil selesai, para siswa bersama tutor dan wali murid melaksanakan salat berjamaah di mushola setempat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama yang berlangsung penuh kebersamaan.

 

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus pembelajaran bagi para siswa untuk menumbuhkan nilai-nilai empati, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama di tengah masyarakat.

 

Narasumber : Mozha  Rika

 

 

Diduga Bekengi PETI, Oknum TNI Berseragam Dinas Terlihat Beraktivitas di Gunung Botak

0

Namlea, 16 Maret 2026 – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru, hingga kini masih berlangsung nyaris tanpa hambatan. Di tengah berbagai operasi penertiban yang pernah digelar, tambang liar tersebut tetap beroperasi. Ironisnya, muncul dugaan keterlibatan oknum aparat yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga hukum dan keamanan.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber di lapangan menyebutkan adanya oknum anggota TNI yang diduga terlibat dalam pengawasan aktivitas tambang ilegal tersebut. Oknum tersebut bahkan disebut sering terlihat menggunakan seragam dinas ketika berada di sekitar lokasi tambang.

Kehadiran aparat berseragam di lokasi yang jelas-jelas merupakan aktivitas ilegal memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat. Alih-alih menghentikan aktivitas PETI yang merusak lingkungan, oknum tersebut justru diduga memberikan ruang dan perlindungan agar kegiatan penambangan tetap berjalan.

Beberapa saksi mata menyebutkan bahwa oknum tersebut tidak hanya sekadar berada di lokasi, tetapi juga diduga turut mengatur pengamanan aktivitas tambang, termasuk menjaga jalur keluar masuk kendaraan pengangkut material tambang serta membantu kelancaran distribusi logistik bagi para penambang.

Sebagai imbalan, oknum tersebut diduga menerima bagian keuntungan dari aktivitas tambang ilegal yang setiap harinya menghasilkan emas dari kawasan Gunung Botak.

Jika dugaan ini terbukti, maka hal tersebut tidak hanya melanggar hukum pertambangan, tetapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap institusi militer yang selama ini diharapkan menjadi pelindung masyarakat.

Selain persoalan hukum, aktivitas PETI di Gunung Botak juga menimbulkan ancaman serius bagi lingkungan. Penggunaan bahan kimia berbahaya, penggundulan hutan, serta pencemaran sumber air menjadi risiko nyata yang dapat berdampak panjang bagi masyarakat sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI maupun instansi terkait mengenai dugaan keterlibatan oknum aparat dalam aktivitas tambang ilegal tersebut.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum dan pimpinan TNI segera melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap kebenaran informasi yang beredar. Jika terbukti, publik menuntut tindakan tegas tanpa kompromi terhadap siapa pun yang terlibat, termasuk oknum aparat yang menyalahgunakan kewenangannya.

Sebab, hukum seharusnya berdiri sama tinggi bagi semua pihak — tanpa terkecuali.

Polres Purworejo Jaring 14 Tersangka Dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Candi 2026

0

PURWOREJO || Mediaistana.com – Polres Purworejo menggelar konferensi pers terkait hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Candi 2026, yang berlangsung di Mapolres Purworejo, Senin (16/03/2026). Konferensi pers dihadiri oleh Waka Polres Purworejo Kompol Nana Edi Sugito, S.H., Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Dwiyono, S.H., M.H., dan Kasi Humas Polres Purworejo AKP Ida Widaastuti, S.H., M.A.P.

Dalam kesempatan tersebut, Satreskrim Polres Purworejo memaparkan pengungkapan kasus perjudian yang terjadi di wilayah hukum Polres Purworejo. Hasilnya, sebanyak 5 perkara berhasil diungkap dengan penangkapan 14 tersangka. Pengungkapan ini merupakan bagian dari kegiatan Operasi Pekat Candi 2026.

Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra melalui Kompol Nana Edi Sugito menjelaskan lokasi pengungkapan tersebar di beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Purwodadi, Grabag, Bayan, Bruno, dan Pituruh. Dari 14 tersangka, identitas yang disebutkan antara lain: SHJ dan AFW (satu perkara), WIS (satu perkara), SU, PON, EP, MR, SU, dan SLA (satu perkara), IS dan SHR (satu perkara), serta WA dan SE (satu perkara).

Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Dwiyono menjelaskan, perjudian yang dilakukan para pelaku tidak hanya berupa judi online, tetapi juga perjudian kartu remi.

Waka Polres Purworejo Kompol Nana Edi Sugito mengimbau masyarakat untuk terus mendukung upaya kepolisian dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menekankan agar masyarakat segera melapor apabila mengetahui praktik perjudian di sekitarnya.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 426 Ayat (1) Huruf B Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana penjara hingga 9 tahun. Saat ini, seluruh tersangka masih dalam proses penyidikan di Polres Purworejo.(Joko)