Beranda blog Halaman 716

7 Unit Tronton muat kayu kertas lewati jalan provinsi

0

Sebanyak 7 unit tronton memuat kayu kertas melewati jalan provinsi poros Kampung Berantai  yang akan di bawa ke Logpond Tabalar Kecamatan Tabalar Kabupaten Berau.

Saat Media Istana lagi investigasi ke lapangan dan menuju ke arah Talisayan, mendapati sejumlah 7 unit Tronton satu persatu pada malam hari sekitar jam 9.00 WITA. Melewati jalan provinsi dengan membawa muatan kayu kertas. Tronton – tronton tersebut sempat di cegat dan ditanyain oleh Media Istana dan menanyakan ke sopir tronton tersebut. sopir tronton itu mengatakan kayu – kayu tersebut di bawa ke Logpond Tabalar.

Bahkan Media Istana meminta dan mengecek faktur surat jalan, sopir tersebut memperlihatkan faktur tersebut. Ketika di tanya Media Istana dari PT mana? sopir itu mengatakan dari PT Andalan Agri Mitra ( PT AAM ).

Melihat kondisi dilapangan bahwa tronton – tronton tersebut melewati jalan provinsi dan beraktivitas di malam hari menimbulkan pertanyaan dari warga Kampung Berantai. Kepada wartawan, warga Kampung Berantai memohon agar di viralkan.

Melihat kondisi yang ada dilapangan, ada unsur kesengajaan dengan menggunakan jalan pemerintah sebagai akses angkut kayu kertas menggunakan kendaraan tronton roda 10 bukan melewati jalan perusahan.

Aroel Mandang

 

 

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Resmikan RDMP Balikpapan, Tonggak Kemandirian Energi Nasional

0

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Resmikan RDMP Balikpapan, Tonggak Kemandirian Energi Nasional

Jakarta -MEDIA ISTANA (Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam peresmian infrastruktur energi terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang berlangsung di Kantor Besar PT Pertamina (Persero) Refinery Unit V, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026).

Peresmian proyek RDMP Balikpapan menjadi tonggak penting dalam penguatan ketahanan dan kedaulatan energi nasional. Proyek strategis ini merupakan wujud nyata kolaborasi sinergis antara pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendorong terwujudnya swasembada energi sekaligus meningkatkan nilai tambah industri pengolahan minyak nasional.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa peresmian RDMP Balikpapan merupakan momen bersejarah bagi bangsa Indonesia serta menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan proyek strategis nasional tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur, semua pihak, semua jajaran personalia yang bekerja keras sehingga kita berhasil mencapai hal ini. Para insinyur, para pekerja, aparat keamanan, pemerintah daerah, manajemen dan masyarakat Balikpapan, serta Kalimantan Timur. Ini adalah prestasi yang sangat penting bagi negara dan bangsa,” ucap Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kemandirian nasional merupakan fondasi utama dalam membangun kekuatan bangsa di tengah dinamika dan tantangan global yang semakin kompleks. “Di setiap bidang kehidupan kita harus menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang percaya diri, bangsa yang mampu berdiri di atas kaki kita sendiri,” tegasnya.

Proyek RDMP Balikpapan memiliki nilai investasi sebesar USD 7,4 miliar atau setara Rp123 triliun. Melalui proyek ini, kapasitas pengolahan minyak mentah meningkat signifikan dari sebelumnya 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari, sehingga diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak.

Kehadiran Panglima TNI dalam peresmian ini menegaskan komitmen TNI dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah, dalam kedaulatan dan penguatan energi nasional bagi kepentingan negara dan kesejahteraan rakyat.

HAMDAN

Warga Karangan mengeluh agar jalan provinsi segera dibuat agar kegiatan ekonomi lancar

0

Keluhan utama masyarakat di Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur memang terkait kondisi jalan yang memprihatinkan, khususnya jalan yang menghubungkan Kecamatan Kaubun dan Karangan yang merupakan jalan provinsi. Kondisi jalan tersebut rusak parah, terutama saat musim hujan, sehingga menghambat mobilitas masyarakat, meningkatkan harga komoditas pokok, dan menyulitkan pemasaran hasil pertanian.

Saat ditemui Media Istana ke Kepala Desa Karangan Seberang, A Mujahid Sip, menjelaskan mengenai persoalan jalan provinsi yang rusak dan berlubang, ” Meskipun telah ada beberapa kemajuan di Desa Karangan Seberang akan tetapi masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki dan dikembangkan agar kesejahteraan warga semakin terjamin. ” Ujar Kades A Mujahid

” Pemerintah, Kepala Desa, dan perusahaan seperti PT Telen serta PT GAM telah berkomitmen untuk menangani stunting dengan menjadi “orang tua asuh” anak berisiko, melalui program seperti pemberian makanan tambahan, pembangunan infrastruktur, dan pelatihan kader posyandu. ” Tambah Mujahid.

Hal senada juga di sampaikan oleh Sekdes Karangan Tengah Khairil Mugeni mewakili Kepala Desa yang lagi keluar kantor menjelaskan kepada Media Istana bahwa Desa Karangan Tengah ini sebelumnya adalah Desa Karangan. Akan tetapi setelah di mekarkan menjadi tiga desa.

” Permasalahan yang ada hanyalah jalan provinsi. Kita bisa lihat mulai dari Desa Karangan Seberang sudah dilakukan pengecoran jalan akan tetapi belum sepenuhnya dilakukan pengecoran. ” Kata Khairil ke Media Istana.

” Pengecoran jalan belum sepenuhnya di realisasikan. Masih ada spot – spot tempat masih rusak hingga ke tempat air panas. ” Tambah Sekdes Khairil.

Saat di pertanyakan mengenai selain permasalahan jalan, bagaimana dengan program ketahanan pangan yang di cetuskan oleh bapak Presiden RI, apakah sudah berjalan atau bagaimana??

Sekdes Khairil menjelaskan bahwa beberapa kelompok tani lagi mengembangkan komoditas seperti karet, kakao, dan jagung, yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu, ada rencana untuk mengembangkan produk kemasan air mineral lokal dan meningkatkan nilai jual kakao. Namun untuk melancarkan ekonomi Di desa Karangan ini, hanya di butuhkan akses jalan aja.

 ” Meskipun telah ada upaya untuk pembangunan jalan, kondisi jalan di beberapa wilayah masih memprihatinkan dan menjadi hambatan bagi mobilitas masyarakat dan pemasaran hasil pertanian. Beberapa desa masih mengusulkan semenisasi jalan, drainase, dan penimbunan jalan. ” Ungkap Sekdes Khairil

” Walau ada potensi ekonomi yang baik, petani masih membutuhkan pendampingan dari dinas terkait untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen. Selain itu, perlu dikembangkan lebih banyak usaha kecil dan menengah serta pasar yang dapat menyerap produk lokal.” Tambah Sekdes Khairil

Yang jelas bahwasanya masyarakat di Kecamatan Karangan dan Kecamatan Pesisir lainnya sangat membutuhkan perhatian baik dari Pemda Kutai Timur dan Pemrov Kaltim. Mengingat lancarnya usaha di pedesaan tergantung dari akses jalan yang di bangun. Selain itu turut memperlancar aktivitas masyarakat dalam menunjang perekonomian keluarga.

Aroel Mandang

 

 

Siaga 24 Jam, Kapolresta Banyuwangi Minta Warga Tidak Ragu Lapor ke Call Center 110*

0

BANYUWANGI – Media istana.com//Mengawali tugas barunya sebagai Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K. S.H., M.H., menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan kepolisian kepada masyarakat tanpa jeda.

Kombes Rofiq yang sebelumnya menjabat sebagai Dosen Utama Akpol Lemdiklat Polri itu meminta seluruh masyarakat Bumi Blambangan untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk tindak kejahatan.

“Jika mengalami atau mengetahui tindak kejahatan di Bumi Blambangan ini segera laporkan melalui layanan gratis Call Center 110 yang siaga selama 24 jam penuh,” tegas Kombes Rofiq, Selasa (13/1/26).

Kapolresta Banyuwangi mengajak seluruh warga Banyuwangi bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kombes Rofiq yang baru dilantik sebagai Kapolresta Banyuwangi oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto di Gedung Mahameru Polda Jatim, Senin (12/1) itu tetap berkomitmen untuk memberantas segala bentuk potensi tindak kejahatan.

Kombes Rofiq menambahkan, peran serta masyarakat dalam menjaga Kamtibmas sangat penting.

“Pentingnya peran serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, mulai dari lingkup keluarga hingga tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW),” terangnya.

Selain itu, Kapolresta Banyuwangi juga memberi beberapa imbauan dan pesan kepada warga diantaranya yakni, masyarakat diharapkan untuk waspada dan menjaga Kamtibmas.

Kedua pastikan keamanan rumah dan kendaraan saat ditinggalkan dan warga dimininta berhati-hati saat berada di jalan, serta menghindari penggunaan telepon genggam secara berlebihan yang dapat memicu aksi kejahatan.

“Upaya ini juga sebagai langkah preventif guna menekan angka kriminalitas di wilayah Banyuwangi,” pungkas Kombes Rofiq

Reporter (NURSALIM)

Dana Rehabilitasi jaringan Irigasi Utama  Rp 91Miliar

0

Dana Rehabilitasi jaringan Irigasi Utama  Rp 91Miliar sampai hari ini sebahagian belum siap dikerjakan Di Aceh Tenggara
Rapisal
2 Min Baca
13 Januari 2026 – 20 :24 WIB

Aceh Tenggara,media istana.com 13 januari 2026 media istana.com .Pekerjaan proyek yang menelan puluhan miliar ini belum selesai di akhir tahun,sebagai pertayaan kami haruskah dilakukan pemutusan kontrak?Dalam arti tanggal 31 desember pelaksanaan aktivitas anggaran pada tahun berkenan telah berakhir.

Media istana.com rapisal.menyampaikan Pekerjaan proyek peningkatan dan Rehabilitasi jaringan irigasi di  Kabupaten Aceh Tenggara, kembali menuai sorotan. Proyek yang seharusnya memperkuat sistem irigasi pertanian itu justru diduga dikerjakan tanpa memperhatikan ketentuan teknis bidang sumber daya air,  (13/1/2026).

Proyek dengan nama kegiatan “Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama”proyek ini dikerjakan oleh PT.Hutama Karya  dengan nilai kontrak mencapai Rp 91 Miliar lebih dan masa pelaksanaan selama 50 hari kalender. Namun yang janggal, papan proyek di lokasi tidak mencantumkan sumber dana, apakah bersumber dari APBD atau APBN. Padahal, informasi tersebut merupakan bagian dari kewajiban transparansi publik sebagaimana diatur dalam Permen PUPR Nomor 29 Tahun 2006 tentang Pedoman Teknis Papan Informasi Proyek pungkas rapisal.
Berdasarkan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Tahun Anggaran meliputi masa satu tahun, mulai dari tanggal 1 Januari sampai dengan tanggal 31 Desember.Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, Pasal 11 disebutkan bahwa Tahun anggaran meliputi masa satu tahun mulai dari tanggal 1 Januari sampai dengan 31 Desember.tendas rapisal

Di sisi lain, masih banyak pekerjaan yang belum dapat diselesaikan sampai dengan akhir tahun ini tepat nya hari ini pertanggal 13 januari 2026.apa yang menjadi masalah kami dari media istan.com dari Awal pelaksanan sudah kami monitor,kami bisa menilai pihak PT.Hutama Karya kurang  pokus mengerjakannya,
Awak media sudah berusaha ingin melakukan konfirmasi masalah proyek besar ini tetapi pihak kementerian pekerjaan umum Direktorat Jenderal sumber air tidak dapat di hubungi dan tidak di temukan di lapangan. Tutup rapisal

Tegas” Camat Tambun Utara: “Tangkap Pembuang Sampah, Serahkan ke Saya”

0


mediaistana.com  13 Januari 2026
Ruas jalan Tanggul Irigasi yang membentang dari Jalan H. Nausan menuju Perumahan Bumi Sakinah III hingga wilayah Desa Satria Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, diketahui kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah liar. Kondisi tersebut berdampak pada tersumbatnya saluran irigasi dan menurunnya kualitas lingkungan di sekitar kawasan tersebut.

Menindaklanjuti kondisi itu, Camat Tambun Utara, Najmudin, S.Ag., M.Ling., melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Minggu, 11 Januari 2026. Di tengah intensitas hujan yang cukup deras, Najmudin tetap hadir untuk melihat secara langsung proses normalisasi saluran irigasi yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat.

Dalam keterangannya kepada awak media, Najmudin mengapresiasi langkah dan kepedulian Kepala Desa Satria Mekar, Amben, beserta masyarakat RW 10 dan RW 12 yang telah bergerak aktif melakukan normalisasi saluran irigasi.

“Saya mengapresiasi kinerja Kades Amben yang menggerakkan warga RW 10 dan RW 12 untuk menormalisasi saluran irigasi yang sejatinya ini merupakan tanggung jawab PJT dan Dinas Lingkungan Hidup,” ujarnya.

Najmudin juga memberikan apresiasi khusus kepada warga RW 12 yang secara mandiri menyewa alat berat untuk mempercepat proses normalisasi. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Ini adalah bentuk kebersamaan antara pemerintah dengan masyarakat dalam menjaga lingkungan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Najmudin mengecam keras perilaku oknum masyarakat yang membuang sampah sembarangan, khususnya di sepanjang bantaran kali dan saluran irigasi. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum.

“Selaku Camat Tambun Utara, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat yang melintas di Jalan Tanggul dari arah Satria Mekar ke Satria Jaya untuk tidak membuang sampah di sepanjang jalan tersebut, terlebih lagi ke saluran irigasi. Perbuatan ini merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, khususnya Pasal 29 ayat (1) huruf e,” tegasnya.

Selain melanggar undang-undang, Najmudin menyebutkan bahwa tindakan tersebut juga bertentangan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi Nomor 4 Tahun 2012 tentang Ketertiban Umum. Ia bahkan meminta partisipasi aktif masyarakat dalam penegakan aturan tersebut.

“Jika ada yang memergoki pelaku pembuang sampah, tangkap dan bawa ke saya, dan akan saya beri hadiah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Satria Mekar, Amben, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga RW 12 yang dipimpin oleh Bahri atas kepeduliannya terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya saluran irigasi.

“Atas nama Pemerintah Desa Satria Mekar, kami siap membantu masyarakat untuk menormalisasi sungai hingga tuntas,” tegas Amben.

Amben menjelaskan bahwa kegiatan normalisasi irigasi tersebut berawal dari diskusi sederhana antara dirinya dengan Ketua RW 12. Dalam percakapan tersebut, Ketua RW 12 menyampaikan rencana warga untuk menyewa alat berat dengan biaya Rp3.000.000 per hari. Menanggapi hal tersebut, Amben menyatakan kesediaannya untuk menanggung biaya sewa alat berat dari dana pribadi.

“Hasil diskusi itulah yang kemudian ditindaklanjuti dengan pelaksanaan normalisasi saluran irigasi secara swadaya bersama Ketua RW 12, Ketua RW 10, Babinsa, Bimaspol dan masyarakat. Saya juga ikut menyumbang dari dana pribadi karena penggunaan anggaran desa harus melalui mekanisme Musdus dan Musdes serta menunggu anggaran tahun berikutnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Amben berharap adanya sinergi yang lebih kuat antara Pemerintah Desa dengan dinas terkait dalam pemeliharaan saluran irigasi agar tidak selalu bergantung pada swadaya masyarakat.

Hal senada disampaikan Ketua RW 12, Bahri. Ia berharap Perum Jasa Tirta (PJT) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dapat memberikan perhatian serius terhadap pemeliharaan saluran irigasi tersebut.

“Kami terpaksa patungan untuk normalisasi kali. Beruntung Pak Kades membantu, baik dari segi konsumsi maupun sewa alat berat, meskipun menggunakan dana pribadi karena belum dianggarkan. Kami berharap ke depan warga tidak lagi dibebani untuk mengurus sungai irigasi ini,” ungkapnya.

Di sisi lain, aktivis lingkungan sekaligus Ketua Umum Forum Penulis dan Wartawan Indonesia (FPWI), Rukmana, S.Pd.I., C.PLA., menyampaikan kekecewaannya terhadap lambannya respons PJT dan DLH terhadap keluhan warga.

“Sudah tiga minggu saya berkomunikasi dengan Camat Tambun Utara terkait solusi saluran irigasi yang dipenuhi sampah. Camat sangat responsif dan telah bersurat ke PJT dan DLH, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut. Akhirnya warga bersama Kades turun langsung melakukan normalisasi,” ungkap Rukmana.

Rukmana juga mempertanyakan efektivitas pengelolaan anggaran lingkungan di Kabupaten Bekasi.

“Kemana anggaran pengelolaan sampah Kabupaten Bekasi sebesar Rp152 miliar? Mengapa DLH terkesan membiarkan saluran irigasi dipenuhi sampah? Di mana peran Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi? Pada tahun 2025, realisasi normalisasi sungai hanya mencapai 54 titik dari target 65 titik,”

(Red/ilham)

AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., M.Med.Kom. Resmi Nakhodai Polres Purworejo

0

PURWOREJO | Mediaistana.com – Genderang tradisi Pedang Pora menggema di halaman Mapolres Purworejo pada Selasa (13/1), menandai babak baru kepemimpinan kepolisian di wilayah tersebut. AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., M.Med.Kom. resmi menakhodai Polres Purworejo menggantikan AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si.

Pergantian jabatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Kapolri tertanggal 15 Desember 2025. Prosesi serah terima jabatan (sertijab) sendiri telah dilaksanakan sebelumnya di Mapolda Jawa Tengah pada Senin (12/1), dipimpin langsung oleh Kapolda Jateng.

AKBP Windy Syafutra, yang sebelumnya memiliki rekam jejak mumpuni sebagai Kasubdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Timur, kini memikul amanah besar di “Kota Pejuang”. Sementara itu, AKBP Andry Agustiano yang telah memimpin Polres Purworejo dengan dedikasi tinggi sejak 2024, kini mendapatkan promosi jabatan sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadir Reskrimsus) Polda Jawa Tengah.

Rangkaian kegiatan di Mapolres Purworejo dimulai sejak pagi hari dengan prosesi penyambutan Kapolres baru. Suasana khidmat menyelimuti momen tersebut, yang kemudian dilanjutkan dengan apel Laporan Satuan (Lapsat). Dalam apel tersebut, AKBP Andry Agustiano memaparkan situasi wilayah dan progres kerja kepada kapolres baru guna memastikan kesinambungan program kerja Polri.

Di sela-sela sambutannya, AKBP Andry menyampaikan apresiasi mendalam serta permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya. Ia juga memohon doa restu kepada seluruh personel untuk mengemban tugas baru di Polda Jateng.

“Setiap masa ada orangnya, dan setiap orang ada masanya. Saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran anggota Polres Purworejo atas dedikasi dan kerja sama yang luar biasa selama saya menjabat. Tanpa bantuan rekan-rekan sekalian, tugas saya tidak akan berjalan maksimal,” ungkap AKBP Andry penuh haru.

Senada dengan itu, AKBP Windy Syafutra selaku pejabat baru memohon izin untuk bergabung dan meminta dukungan penuh dari seluruh personel dalam menjalankan amanah kedinasannya di Purworejo.

“Sebagai warga baru di Purworejo, saya mohon izin untuk bergabung dan melayani masyarakat di sini. Saya sadar bahwa tugas ke depan tidaklah mudah, maka saya memohon bantuan, dukungan, serta sinergitas dari seluruh personel dan masyarakat. Mari kita teruskan prestasi yang sudah ada dan tingkatkan pengabdian kita demi menjaga keamanan di Purworejo,” tegas AKBP Windy.

Pergantian ini bukan sekadar rotasi rutin, melainkan bagian dari dinamika organisasi Polri untuk penyegaran serta pembinaan karier personel. Langkah strategis ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepolisian bagi masyarakat di wilayah hukum Purworejo.(Joko)

AJB dan Terminal Tanjung Priok Perkuat Sinergi Media sebagai Kontrol Sosial Keamanan Kenyamanan Masyarakat

0

Jakarta ,Mediaistana.Com—Selasa (13/1/2026) Aliansi Jurnalis Bersatu (AJB) menegaskan peran media sebagai kontrol sosial dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat melalui pertemuan konsolidasi dan silaturahmi bersama Kepala Terminal Tanjung Priok, di wakil oleh Wakil Keterminal Mansyur, di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua Umum AJB Andi Mulyati Pananrangi, SE, Ketua DPD AJB DKI Jakarta Ibu Hajjah Mustika, serta jajaran pejabat Terminal Tanjung Priok. Konsolidasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara insan pers dan pemerintah dalam menciptakan pelayanan publik yang aman, nyaman, dan transparan bagi masyarakat.

Ketua Umum AJB Andi Mulyati Pananrangi, SE, menegaskan bahwa media memiliki peran penting tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai kontrol sosial yang konstruktif demi kepentingan publik.
“Media berfungsi sebagai mata dan telinga masyarakat. Melalui pemberitaan yang berimbang, objektif, dan bertanggung jawab, pers dapat membantu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara media dan pemerintah sangat dibutuhkan agar setiap kebijakan dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat diawasi secara terbuka serta terus dievaluasi demi perbaikan berkelanjutan.
Sementara itu, pihak Terminal Tanjung Priok menyambut baik peran aktif AJB dalam mendukung terciptanya situasi yang kondusif di kawasan terminal, yang merupakan salah satu pintu utama aktivitas logistik dan mobilitas masyarakat di Jakarta Utara.

Pertemuan konsolidasi dan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban, kondusif, dan produktif, dengan komitmen bersama untuk terus menjaga keamanan, kenyamanan, serta kepentingan masyarakat melalui kolaborasi yang sehat antara media dan pemerintah.

Ketua Umum AJB Andi Mulyati Pananrangi SE Komitmen Transparansi Kolaborasi Di Terminal Tanjung Priok

0

Jakarta, Mediaistana.Com-Selasa (13/1/2026)Andi Mulyati Pananrangi,SE selaku Ketua Umum Aliansi Jurnalis Bersatu (AJB) melakukan pertemuan dengan Kepala Terminal Tanjung Priok yang diwakili oleh Wakil Kepala Terminal Mansyur,Ketua DPD DKI Aliansi Jurnalis Bersatu (AJB) Hajjah Mustika serta jajaran lainnya dalam rangka konsolidasi dan silaturahmi dengan pejabat pemerintah di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Tujuan pertemuan ini adalah untuk mempererat hubungan dan kerja sama antara Aliansi Jurnalis Bersatu (AJB) dan pemerintah, khususnya dalam meningkatkan pelayanan publik di Terminal Tanjung Priok.

Andi Mulyati Panan rangi SE, menyatakan bahwa Aliansi Jurnalis Bersatu (AJB) berkomitmen untuk mendukung program positif dan perkembangan pelayanan publik di wilayah Tanjung Priok. “Pertemuan ini kami lakukan sebagai bentuk dukungan dan kolaborasi dengan pejabat baru di lingkungan Terminal Tanjung Priok,Semoga komunikasi dan kerja sama dapat terus dipererat kedepannya,” ungkapnya.

Pertemuan dan silaturahmi, berjalan dengan baik dan lancar serta kondusif.

“Proyek Siluman Tanpa Plang” Bronjong Jalan Onolalu Pakai Batu Kapur Disebabkan Penanganan Sementara

0

Nias Selatan•||mediaistana.com~Proyek siluman Pemasangan bronjong jalan Kecamatan Onolalu menuju desa Hilimondregeraya dikerjakan tanpa memasang plang atau papan proyek,di duga memakai batu asal asalan alias batu kapur ukuran batu mangga.

Proyek ini di Anggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Nias Selatan untuk pemasangan bronjong jalan, akibat longsor yang melandas Sumatera Utara, Aceh dan Sumatra Barat pada Bulan November 2025 yang lalu.

Proyek pemasangan Bronjong Jalan tersebut menuai sorotan dari warga Desa khususnya warga Desa di kecamatan Onolalu dimana pemasangan batu bronjong tersebut tidak memakai batu yang berkualitas seperti batu Kali atau batu gunung pecah, tetapi kontraktor justru memasang batu kapur dengan ukuran batu mangga.

Ada beberapa orang dari warga Desa Hilimondregeraya, salah satunya inisial SD mengatakan kepada mediaistana.com, kami warga kecamatan Onolalu awalnya senang dengan adanya perhatian Pemerintah Kabupaten Nias Selatan yang sangat sigap dan cepat bertindak untuk memperbaiki, karena hanya inilah jalan kami satu satunya masyarakat Kecamatan Onolalu untuk ke Kabupaten Nias Selatan. 

Lanjut, setelah diperbaiki oleh Kontraktor, kami melihat pelaksanaannya begitu sangat mengecewakan sekali,dimana batu yang digunakan sangat tidak masuk akal, masa dipakai batu kapur yang mudah hancur dan ukuran batunya lagi kecil kecil sebesar batu mangga sementara kedalaman Bronjong jalan ini diperkirakan ada sekitar 12 meter, “katanya SD”.

Mediaistana.com saat konfirmasi kepada kontraktor pembangunan Bronjong Jalan tersebut melalui pesan WhatsApp,bahwa penyampaian dari kontraktor yang digunakannya adalah Batu Gunung bukan Batu kapur dan pemasangan Bronjong tersebut hanya penanganan sementara, “tuturnya kontraktor saat dikonfirmasi awak media”.