Beranda blog Halaman 717

FBS UNIKAMA Sukses Gelar Kegiatan Pengabdian

0

Belajar Membatik, Merawat Identitas Bangsa dari Desa”

Mediaistana, com. Malang ,13/01/2026. Sejumlah Dosen Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas PGRI Kanjuruhan (UNIKAMA) Malang, sukses gelar Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), melalui pelatihan membatik kepada kelompok Ibu Rumah Tangga pada Tahun 2026

Kegiatan ini dilaksanakan  di Jalan Gondomono RT. 15 RW. 02, Sengguruh, Kepanjen, Malang. Pada  Senin,12 Januari 2026, yang  dihadiri langsung oleh Tim Pengabdian  FBS UNIKAMA yakni; Dr. Hadi Wardoyo, M, Pd., Dr. Teguh Sulistyo, M.Pd, Suryantoro, M.Pd,  Siane Herawati, M.Pd, Maria Purnawati, M.Pd., dan Muhammad Amirul Halim, M.Pd.

Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari salah satu dari tiga pilar utama Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT) yang diramu melalui program pemberdayaan masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan perekonomian ibu-ibu melalui pelatihan membatik, pelestarian budaya, dan penciptaan corak batik lokal. Hingga pendampingan berkelanjutan agar memberdayakan mereka secara ekonomi dan budaya. 

Selain itu, Kegiatan ini juga bukan hanya mengajarkan keterampilan, tapi di tangan ibu-ibu terampil, sehelai kain bukan sekadar hiasan, melainkan simbol jati diri bangsa, sekaligus bernilai cuan serta  menanamkan kebanggaan pada budaya sendiri.

Sementara itu, menurut Ketua Tim Pengabdian FBS UNIKAMA, Dr. Hadi Wardoyo, M,Pd, kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Kerjasama Desa Binaan antara FBS UNIKAMA dan Desa Glanggang  Pakisaji, Kabupaten Malang.

Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan, skill, maupun gairah kepada ibu-ibu untuk terus menekuni dunia batik yang menjanjikan kesempatan untuk berwirausaha. Pelatihan ini direncanakan akan dilakukan sebanyak empat kali, dan hari ini merupakan sesi pertama. Masih ada tiga sesi lainnya. Alhamdulillah, ibu-ibu sangat semangat dan cepat menerima ilmu membatik. “Semoga ini membawa manfaat yang maksimal”, Ungkap, Dr. Hadi Wardoyo”.

Untuk dapat diketahui bahwa, Batik Seng dipilih oleh Tim Pengabdian FBS UNIKAMA karena sudah banyak dikenal masyarakat sebagai sentra batik yang mapan dan secara berkesinambungan karena sudah menularkan ilmu membatik kepada siapa pun yang ingin belajar membatik.

Batik Seng juga merupakan brand yang dikembangkan rumah produksi Griya Batik Sengguruh yang berlokasi di Jalan Gondomono RT. 15 RW. 02, Sengguruh, Kepanjen, Malang dan dapat diakses pada link https://www.batiksengguruh.com/.

Hal lain yang tak kalah penting, pelatihan membatik ini dilatih langsung oleh  Evi Wahyu Astutik, selaku perintis sekaligus koordinator Griya Batik Sengguruh yang sudah berpengalaman dalam menjalankan usaha ini sejak tahun 2015. Dengan Moto “Kepuasan PELANGGAN merupakan apresiasi terbaik untuk kami”. Selain itu, merupakan brand batik yang sudah mendapatkan kepercayaan publik secara luas. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya penghargaan atas pencapaian kinerja usaha ini, baik dari pemerintah daerah setempat maupun berskala nasional.

Selaku pelatih, Evi Wahyu Astutik tetap optimis untuk terus memotivasi ibu-ibu peserta pelatihan untuk terus belajar membatik. Karena menurutnya, batik adalah identitas kebanggaan bangsa ini. Karena keberadaan Batik Seng sudah mendapatkan tempat khusus di hati masyarakat. Untuk itu, Ia terus membantu warga sekitar untuk terjun dan bekerja di dunia batik. “Saya bersyukur karena dapat membantu sesama mendapatkan rejeki melalui batik cantik”, Kata Evi”.

Sesuai pantauan media ini, di akhir kegiatan ini, Tim  Pengabdian bersama Pelatih melakukan pemantauan langsung ke showroom batik

sambil menunjukkan beberapa motif batik yang merupakan identitas batik khas Malang dengan berbagai warna menarik dan cantik.

 

Penulis,  Dr. Teguh.

 

Di Balik Aroma Busuk IPLT Kedawung: Investasi Miliaran rupiah di Segel Warga

0

Cilacap, Mediaistana.com – Pemandangan kontras tersaji di Desa Kedawung, Kecamatan Kroya.
Fasilitas Instalasi Pengelolaan Limbah Tinja (IPLT) yang sejatinya dibangun sebagai solusi sanitasi modern, kini justru bertransformasi menjadi sumber nestapa bagi masyarakat sekitar. Akibat aroma busuk yang menusuk indra penciuman dan ancaman kesehatan, sehingga memicu warga yang akhirnya mengambil langkah drastis dengan melakukan penyegelan pada Senin (12/01/2026).

​Di pintu masuk fasilitas tersebut, potongan bambu dan bentangan spanduk bertuliskan “Disegel Warga” menjadi simbol puncak kekecewaan masyarakat.

Fasilitas yang dibangun pada tahun 2022 dengan alokasi APBD Kabupaten Cilacap senilai Rp1,4 miliar ini kini tampak mangkrak.
Alih-alih berfungsi sebagai pengolah limbah, situs ini justru menjadi titik tumpukan sampah liar yang mencoreng citra Cilacap sebagai peraih penghargaan Adipura

​Kondisi teknis di lapangan menunjukkan adanya kegagalan struktural yang fatal. Tanggul sisi kanan kolam penampungan telah miring dan lebih rendah, mengakibatkan luapan air tinja yang tak terbendung.
Saat intensitas hujan meningkat, limbah tersebut mengalir deras ke lahan pertanian warga.
Dampaknya pun nyata; air yang tercemar tidak hanya menimbulkan bau menyengat, tetapi juga memicu rasa gatal yang hebat, membuat para petani terpaksa membiarkan sawah mereka terbengkalai.

​Kepala Desa Kedawung, Suwarso, melalui Kepala Dusun IV, Sunarto, tatkala dikonfirmasi di kantornya, mengungkapkan bahwa polemik ini bukanlah isu baru, masyarakat merasa aspirasi mereka selama ini hanya menguap di udara tanpa ada tindakan nyata dari instansi terkait (selasa, 13/01/2026)

“Masalah luapan limbah ini sudah berlangsung lama. Rencana awal pembangunan IPLT ini adalah untuk mengolah tinja menjadi pupuk organik, namun hingga detik ini, realisasi tersebut hanyalah angan-angan. Jangankan pengolahan, upaya pembersihan dasar pun tidak pernah dilakukan,” tegas Sunarto.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa intensitas pembuangan yang mencapai 3 hingga 4 kali sehari tidak sebanding dengan kapasitas kolam yang telah rusak. Kolam sisi timur dikabarkan pecah, sementara sisi barat yang miring menyebabkan limbah meluap bahkan di saat cuaca cerah sekalipun.

Penyegelan ini merupakan akumulasi kemarahan warga atas apa yang dinilai sebagai pembiaran sistematis oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) maupun Dinas PUPR Kabupaten Cilacap.
Investasi miliaran rupiah dari uang rakyat kini dianggap sia-sia dan justru merusak ekosistem lokal.

​Hingga berita ini diterbitkan, pihak Camat Kroya beserta jajaran dinas terkait masih belum memberikan konfirmasi resmi mengenai langkah mitigasi yang akan diambil untuk mengatasi krisis lingkungan di Desa Kedawung tersebut.
Masyarakat kini hanya bisa berharap agar keadilan bagi lingkungan dan kesehatan mereka segera dipulihkan. (Suliyo)

Wakil Panglima TNI Dampingi Menhan RI Pada Pertemuan2*2 Perdana Di Turki

0

Jakarta,Mediaistana com.
13 Januari 2026
Nomor: SP-7/I/2026/Peninter

Wakil Panglima TNI Dampingi Menhan RI Pada Pertemuan 2+2 Perdana Di Turki

(Puspen TNI). Pertemuan 2+2 Indonesia–Turki mempertemukan Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua Negara, sebagai wujud penguatan kemitraan strategis di bidang politik, pertahanan, dan keamanan. Pertemuan ini dihadiri delegasi Indonesia yang dipimpin Menlu RI Sugiono dan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin, dengan didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., serta delegasi Turki yang dipimpin Menlu Turki Hakan Fidan dan Menhan Nasional Turki Yaşar Güler, di Ankara, Turki, Jumat (9/1/2026).

Pertemuan 2+2 ini merupakan tindak lanjut langsung dari kesepakatan para Kepala Negara Indonesia dan Turki dalam Kerja Sama Strategis Tingkat Tinggi sebelumnya, serta menjadi forum penting untuk menyelaraskan kebijakan luar negeri dan pertahanan kedua negara dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis global.

Dalam pertemuan ini, kedua negara membahas perkembangan hubungan bilateral, isu-isu strategis regional dan global, serta arah penguatan kerja sama pertahanan dan industri pertahanan. Indonesia dan Turki menegaskan komitmen bersama untuk mendorong kemandirian pertahanan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan kerja sama industri pertahanan yang saling menguntungkan.

Pada kesempatan tersebut, Menhan RI menekankan bahwa sinergi antara diplomasi dan pertahanan merupakan elemen kunci dalam menjaga stabilitas regional dan global. Kerja sama pertahanan Indonesia–Turki diarahkan untuk meningkatkan interoperabilitas, kesiapan operasional, serta kontribusi aktif kedua negara dalam misi perdamaian dunia dan upaya kemanusiaan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana konstruktif dan penuh semangat kemitraan, serta mencerminkan komitmen kuat Indonesia dan Turki untuk menjadikan format dialog 2+2 sebagai mekanisme strategis berkelanjutan. Selanjutnya kedua pihak sepakat bahwa pertemuan 2+2 berikutnya akan diselenggarakan di Jakarta sebagai bagian dari kesinambungan dialog tingkat tinggi Indonesia–Turki.

Sumber: Biro Infohan Setjen Kemhan
Autentikasi:

Kabidpeninter Puspen TNI Letkol Inf. Dedi Akhiruddin, S.A.P., M.Han.

Wakil Panglima TNI Dampingi Menhan RI Pada Pertemuan 2*2 Perdana Mentri Di Turki.

0

Jakarta,Mediaistana com.
13 Januari 2026
Nomor: SP-7/I/2026/Peninter

Wakil Panglima TNI Dampingi Menhan RI Pada Pertemuan 2+2 Perdana Di Turki

(Puspen TNI). Pertemuan 2+2 Indonesia–Turki mempertemukan Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua Negara, sebagai wujud penguatan kemitraan strategis di bidang politik, pertahanan, dan keamanan. Pertemuan ini dihadiri delegasi Indonesia yang dipimpin Menlu RI Sugiono dan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin, dengan didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., serta delegasi Turki yang dipimpin Menlu Turki Hakan Fidan dan Menhan Nasional Turki Yaşar Güler, di Ankara, Turki, Jumat (9/1/2026).

Pertemuan 2+2 ini merupakan tindak lanjut langsung dari kesepakatan para Kepala Negara Indonesia dan Turki dalam Kerja Sama Strategis Tingkat Tinggi sebelumnya, serta menjadi forum penting untuk menyelaraskan kebijakan luar negeri dan pertahanan kedua negara dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis global.

Dalam pertemuan ini, kedua negara membahas perkembangan hubungan bilateral, isu-isu strategis regional dan global, serta arah penguatan kerja sama pertahanan dan industri pertahanan. Indonesia dan Turki menegaskan komitmen bersama untuk mendorong kemandirian pertahanan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan kerja sama industri pertahanan yang saling menguntungkan.

Pada kesempatan tersebut, Menhan RI menekankan bahwa sinergi antara diplomasi dan pertahanan merupakan elemen kunci dalam menjaga stabilitas regional dan global. Kerja sama pertahanan Indonesia–Turki diarahkan untuk meningkatkan interoperabilitas, kesiapan operasional, serta kontribusi aktif kedua negara dalam misi perdamaian dunia dan upaya kemanusiaan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana konstruktif dan penuh semangat kemitraan, serta mencerminkan komitmen kuat Indonesia dan Turki untuk menjadikan format dialog 2+2 sebagai mekanisme strategis berkelanjutan. Selanjutnya kedua pihak sepakat bahwa pertemuan 2+2 berikutnya akan diselenggarakan di Jakarta sebagai bagian dari kesinambungan dialog tingkat tinggi Indonesia–Turki.

Sumber: Biro Infohan Setjen Kemhan
Autentikasi:

Kabidpeninter Puspen TNI Letkol Inf. Dedi Akhiruddin, S.A.P., M.Han.

Wakil Panglima TNI Dampingi Nenhan RI Pada Pertemuan 2*2 Perdana Di Turki

0

Jakarta,Mediaistana com.
13 Januari 2026
Nomor: SP-7/I/2026/Peninter

Wakil Panglima TNI Dampingi Menhan RI Pada Pertemuan 2+2 Perdana Di Turki

(Puspen TNI). Pertemuan 2+2 Indonesia–Turki mempertemukan Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua Negara, sebagai wujud penguatan kemitraan strategis di bidang politik, pertahanan, dan keamanan. Pertemuan ini dihadiri delegasi Indonesia yang dipimpin Menlu RI Sugiono dan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin, dengan didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., serta delegasi Turki yang dipimpin Menlu Turki Hakan Fidan dan Menhan Nasional Turki Yaşar Güler, di Ankara, Turki, Jumat (9/1/2026).

Pertemuan 2+2 ini merupakan tindak lanjut langsung dari kesepakatan para Kepala Negara Indonesia dan Turki dalam Kerja Sama Strategis Tingkat Tinggi sebelumnya, serta menjadi forum penting untuk menyelaraskan kebijakan luar negeri dan pertahanan kedua negara dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis global.

Dalam pertemuan ini, kedua negara membahas perkembangan hubungan bilateral, isu-isu strategis regional dan global, serta arah penguatan kerja sama pertahanan dan industri pertahanan. Indonesia dan Turki menegaskan komitmen bersama untuk mendorong kemandirian pertahanan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan kerja sama industri pertahanan yang saling menguntungkan.

Pada kesempatan tersebut, Menhan RI menekankan bahwa sinergi antara diplomasi dan pertahanan merupakan elemen kunci dalam menjaga stabilitas regional dan global. Kerja sama pertahanan Indonesia–Turki diarahkan untuk meningkatkan interoperabilitas, kesiapan operasional, serta kontribusi aktif kedua negara dalam misi perdamaian dunia dan upaya kemanusiaan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana konstruktif dan penuh semangat kemitraan, serta mencerminkan komitmen kuat Indonesia dan Turki untuk menjadikan format dialog 2+2 sebagai mekanisme strategis berkelanjutan. Selanjutnya kedua pihak sepakat bahwa pertemuan 2+2 berikutnya akan diselenggarakan di Jakarta sebagai bagian dari kesinambungan dialog tingkat tinggi Indonesia–Turki.

Sumber: Biro Infohan Setjen Kemhan
Autentikasi:

Kabidpeninter Puspen TNI Letkol Inf. Dedi Akhiruddin, S.A.P., M.Han.

‎KAPOLSEK MEGAMENDUNG SAMBANG DENGAN KEPALA DESA GADOG DI KANTOR DESA GADOG

0

‎KAPOLSEK MEGAMENDUNG SAMBANG DENGAN KEPALA DESA GADOG DI KANTOR DESA GADOG

‎POLRES BOGOR -mediaistana.com

Polsek Megamendung Polres Bogor Polda Jabar Pada Hari Senin Tanggal 12 Januari 2026 Pukul 10.00 Wb s.d selesai; melaksanakan kegiatan Sambang dengan Kepala Desa Gadog Bapak Dedi di Kantor Desa Gadog Kp. Gadog RT.05 RW.03 Desa Gadog Kec. Megamendung Kab. Bogor.

‎Pada giat pagi ini dilaksanakannya sambang, diantaranya untuk meningkatkan hubungan antar instansi terkait dan mengontrol situasi Kamtibmas di wilayah hukum Megamendung.

‎Sepanjang giat sambang tersebut Pihak Polsek Megamendung Melakukan kegiatan tersebut demi menjaga Kamtibmas dan juga meningkatkan koordinasi antar instansi terkait dan juga melihat wilayah binaan Bhabinkamtibmas Gadog yang berada di wilayah hukum Polsek Megamendung, ujar Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana,S.H.,M.H.

‎Pada sambang pagi ini dijelaskan untuk menjaga Kondusifitas stabilitas lingkungan agar Situasi Kamtibmas di Kec. Megamendung masih dalam keadaan Aman kondusif, Tidak ditemukan adanya gangguan Kamtibmas maupun kejadian menonjol apapun, secara keseluruhan situasi wilayah hukum Polsek Megamendung masih dalam keadaan aman kondusif.

‎Kapolsek Megamendung AKP Desi pun menegaskan kepada warga Masyarakat untuk terus bisa bersinergi bersama – sama mencegah adanya gangguan ketertiban maupun adanya tindakan kriminalitas untuk bisa segera membantu Kepolisian dengan melaporkan apabila menemukan hal hal yang memang mencurigakan segera lapor pintu Polsek Megamendung selalu terbuka dan siap membantu dan menindak secara tegas apabila terbukti menyalahi aturan hukum akan kami tindak tegas, Tegas Kapolsek Megamendung AKP Desi.

‎Dipastikan bahwa selama beliau menjabat akan terus melakukan  penertiban terkait adanya gangguan kamtibmas di wilayah Kecamatan Megamendung kabupaten Bogor demi ketertiban keamanan keamanan serta Kondusifitas bagi wilayah dan warga masyarakat.

‎“sesuai dengan arahan Bapak Kapolres AKBP Wikha Ardilestanto, SH.,S.I.K.,M.Si melalui Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana,S.H.,M.H, dimana langkah ini diharapkan akan semakin memperkuat ikatan antara polisi dan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan setempat” ucapnya

‎“sehingga warga akan lebih mudah berkolaborasi dengan anggota dan turut serta menjaga Kamtibmas di lingkungan serta akan mudah mendapatkan informasi guna untuk ditindak lanjuti” terang kapolsek Megamendung AKP Desi

‎Kegiatan yg di laksanakan mempunyai tujuan agar masyarakat merasakan *Kehadiran POLRI yang mana Polri Untuk Masyarakat* dalam rangka memberi rasa aman kepada warga.

‎Diharapkan juga dengan koordinasi yang baik, ketertiban dan keamanan masyakarat dapat terus dijaga dan setiap potensi kriminalitas dapat dicegah. Sehingga segala pengaduan ketertiban lingkungan bisa diadukan melalui Desa, Babinsa atau Bhabinkamtibmas. Hal ini dilakukan untuk menjaga kekompakan bersama dalam keamanan dan kondisivitas di desa, tutupnya.

‎Dikesempatan lain Kapolsek Megamendung menyampaikan apabila warga masyarakat ada yang menemukan hal – hal yang mengganggu kamtibmas dan menemukan tindakan kriminalitas lainnya dan adanya perekrutan Tenaga kerja Ilegal dengan Menjanjikan Gaji besar akan tetapi tidak resmi payung hukumnya masuk dalam tindak pidana perdagangan orang TPPO segera adukan laporkan ke *Call Center (110)

Mediaistana reporter Maulana

Ganteng – Ganteng Manipulatif Di Balik Kokpit Dalam Sebuah Film Berjudul Penerbangan Terakhir

0

Jakarta, Mediaistana. Com -Senin (12/1/2026) XXI Episentrum Jakarta Selatan VMS Studio mempersembahkan sebuah karya Film drama berjudul Penerbangan Terakhir yang akan mulai ditayangkan di seluruh bioskop indonesia mulai 15 Januari 2026.

Film yang turut dibintangi oleh para pemain senior antara lain Jerome Kurnia, Nadya Arina, serta Aghni Hague dan di Sutradarai oleh Benni Setiawan,Tony Ramesh selaku Produser serta didukung Produser eksekutif Shalu T.M.

Film tersebut mengisahkan kisah tentang skandal dunia penerbangan serta mengajak penonton untuk dapat lebih jauh mengenali sosok laki-laki manipulatif, karakter Tiara yang diperankan (Nadia Arina)adalah seorang Pramugari baru yang belum memiliki pengalaman dalam dunia percintaan dengan perjuangan untuk bangkit saat menjadi korban laki-laki manipulatif.

Kapten Deva yang di perankan oleh (Jerome Kurnia) sebagai Pilot Muda menjadi sosok yang menjerat banyak perempuan termasuk Tiara dengan cara menunjukkan kegantengannya.

Film yang berlatar belakang dunia penerbangan menurutku secara cerita dan dinamika karakter akan banyak relate untuk penonton, cerita dalam film yang dialami Tiara bisa terjadi dimana Saja dan oleh siapa saja bahkan sering terjadi disekitar kita, Laki-laki yang sudah kasih pujian berlebihan Semua itu sudah wktunya untuk mundur perlahan agar tidak terjebak dalam hubungan yang manipulatif,”jelas Nadya Arina selaku pemeran Tiara.

Ada banyak roller coaster emosi dalam adegan film ini,”ujar Jerome Kurnia selaku pemeran Kapten muda Deva,salah satu yang paling sulit saat memohon-mohon agar cintanya dapat diterima kembali oleh Tiara, karakter kapten Deva ini memang sangat kompleks, kesulitan yang paling terbesar dalam adegan ini disaat adanya pertengkaran kapten deva dengan tiara karena disitu untuk mengatur turun naiknya emosi sangat sulit menyebabkan kamera anglenya susah,”tambahnya.

“Bagi kami VMS Studio cerita ini penting untuk di ceritakan, sebagai bagian dari edukasi yang belajar dari pengalaman, apapun kesalahan kita berusaha bangkit dari kesalahan tersebut ini terdapat dalam karakter Tiara, Film penerbangan terakhir mendapatkan sambutan yang sangat besar setelah terpilihnya sebagai salah satu Hot Picks oleh media Film Internasional Variety saat special Screening di 10 kota pada 10-11 Januari 2026 di Jakarta, Tangerang, Palembang, Bekasi, Malang, Bogor, Depok, Cirebon, Surabaya dan Makassar,”ungkap Tony Ramesh selaku Produser.

Jangan lewatnya kisah film drama Penerbangan Terakhir di bioskop Indonesia mulai 15 Januari 2026.

Genangan Air Di Terminal Tanjung Priok Akibat Curah Hujan Yang Cukup Tinggi 

0

Jakarta, Mediaistana.Com-Senin (12/1/2026)Curah Hujan yang cukup deras mengakibatkan Adanya genangan air di area pelataran parkir Kijang 6 Terminal Bus Tanjung Priok Jakarta Utara hujan yang sangat deras mulai turun sekitar pukul 03.00 WIB dan hingga pukul 10.05 WIB, Curah hujan yang tinggi menyebabkan terbentuknya genangan air di area yang menjadi titik kumpulan kendaraan bus pada terminal tersebut.

Informasi mengenai kondisi ini diterima melalui pembaruan status WhatsApp dari Kepala Terminal Tanjung Priok Sandi, situasi saat ini masih dalam kondisi aman dan terkendali, “Kami telah melakukan pemantauan secara berkala dan siap mengambil langkah antisipatif jika kondisi memburuk,” ujar Sandi selaku Kepala Terminal Tanjung Priok.

Jalur operasional bus pada terminal sebagian besar masih dapat berjalan dengan lancar, hanya saja terdapat beberapa penyesuaian pada area yang terkena genangan untuk memastikan keamanan perjalanan,Pihak pengelola juga mengimbau kepada para pengguna jasa transportasi umum khususnya para penumpang bus untuk tetap berhati-hati saat berada di sekitar area terminal, serta selalu mengikuti informasi terbaru yang akan disebarkan melalui papan informasi di lokasi, kanal resmi pengelola terminal, maupun pembaruan dari Kepala Terminal Sandi.

Perkembangan selanjutnya terkait kondisi cuaca dan genangan air akan diberitahukan kembali sesuai dengan perkembangan yang terjadi.

Pemekaran Buru Kaiely: Ikhtiar Keadilan Pembangunan dari Jantung Pulau Buru

0

Oleh: M. Taib Warhangan, SH. MH.

Pemekaran daerah bukan sekadar pemecahan wilayah administratif. Ia adalah ikhtiar menghadirkan keadilan, mendekatkan negara kepada rakyatnya, serta membuka jalan percepatan pembangunan yang selama ini terhambat oleh jarak, bentang geografis, dan keterbatasan rentang kendali pemerintahan. Dalam konteks inilah, aspirasi pemekaran di Provinsi Maluku menemukan relevansi dan urgensinya.

Hingga akhir 2025, tercatat sedikitnya 13 Calon Daerah Otonom Baru (CDOB) asal Maluku yang masuk dalam mekanisme Forum Komunikasi Nasional (Forkonas). Dari sekian usulan tersebut, Buru Kaiely tampil sebagai salah satu yang paling siap, paling rasional, dan paling strategis untuk segera diwujudkan.

Buru Kaiely: Bukan Sekadar Layak, tetapi Mendesak

Pulau Buru selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah dengan bentang alam luas, sumber daya alam melimpah, serta posisi strategis di Provinsi Maluku. Namun di balik kekayaan tersebut, terdapat tantangan serius berupa jauhnya akses layanan pemerintahan dan belum optimalnya pengelolaan potensi daerah.

Buru Kaiely hadir sebagai jawaban atas persoalan itu.

Secara administratif, dokumen usulan CDOB Buru Kaiely telah disiapkan secara matang dan resmi diserahkan kepada Senator DPD RI, M. Bisri Latuconsina, menandai kesiapan politik, teknokratis, dan sosial. Dukungan masyarakat adat, tokoh agama, pemuda, hingga pemerintah desa menunjukkan bahwa pemekaran ini bukan kehendak elit semata, melainkan aspirasi kolektif rakyat Pulau Buru.

Kekayaan Alam yang Tak Terbantahkan

Buru Kaiely memiliki fondasi ekonomi yang sangat kuat—bahkan dapat menjadi salah satu daerah otonom baru paling mandiri di Maluku.

Pertama, sektor pertambangan, khususnya emas, telah lama dikenal sebagai potensi unggulan Pulau Buru. Dengan tata kelola yang baik dan pengawasan negara yang kuat melalui pemerintahan baru, sektor ini dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan dan berkelanjutan.

Kedua, potensi energi panas bumi (geothermal) menjadikan Buru Kaiely sebagai wilayah prospektif dalam pengembangan energi baru terbarukan. Di tengah transisi energi nasional, Buru Kaiely memiliki peluang besar menjadi bagian penting dari peta ketahanan energi Indonesia timur.

Ketiga, pertanian. Tak berlebihan jika Pulau Buru dikenal sebagai lumbung padi Maluku. Hamparan sawah yang luas, tanah subur, dan budaya bertani yang mengakar kuat menjadikan Buru Kaiely sebagai penyangga ketahanan pangan regional. Ditopang dengan kehadiran bendungan raksasa yang kini dan terus dikembangkan, sistem irigasi pertanian akan semakin kokoh dan berkelanjutan.

Dengan pemekaran, sektor pertanian tidak lagi berjalan secara parsial, melainkan terintegrasi dari hulu ke hilir: produksi, pengolahan, hingga distribusi.

Pemekaran sebagai Jalan Pemerataan

Dalam wilayah kepulauan seperti Maluku, satuan pemerintahan yang terlalu besar justru melahirkan ketimpangan. Pemekaran Buru Kaiely akan memperpendek rentang kendali, mempercepat pengambilan keputusan, serta menghadirkan layanan publik yang lebih dekat, lebih cepat, dan lebih manusiawi.

Lebih dari itu, Buru Kaiely memiliki modal sosial yang kuat: masyarakat adat yang solid, nilai-nilai kearifan lokal yang hidup, serta semangat kolektif untuk membangun daerahnya sendiri.

Penutup: Momentum yang Tidak Boleh Terlewat

Di tengah wacana pemekaran daerah yang kerap dipandang skeptis, Buru Kaiely justru menghadirkan contoh ideal tentang bagaimana pemekaran dirancang: berbasis kebutuhan nyata, potensi riil, dan kesiapan menyeluruh.

Kini, bola berada di tangan pemerintah pusat. Jika keadilan pembangunan benar-benar ingin diwujudkan dari pinggiran, maka Buru Kaiely layak ditempatkan di barisan terdepan CDOB Maluku yang segera dimekarkan—bukan hanya demi Pulau Buru, tetapi demi masa depan Maluku dan Indonesia timur yang lebih berimbang.

Maluku Menuju Pemekaran: 6 Calon Daerah Otonom Baru Masih Tercatat di Forkonas

0

Oleh: Drs. Muz Latuconsina, MF. (Ketua Tim Pemekeran Buru Kaiely)

Jakarta — Seiring berjalannya proses pemekaran daerah di Tanah Air, aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah di Provinsi Maluku terus menguat. Hingga 31 Desember 2025, terdapat 13 usulan CDOB yang diajukan melalui mekanisme Forkonas, di mana beberapa di antaranya kini memasuki tahap pengusulan ke pemerintah pusat.

1. Buru Kaiely

Upaya pemekaran wilayah di Pulau Buru terus berlanjut. Dokumen usulan Buru Kaiely secara resmi diserahkan kepada Senator DPD RI, M. Bisri Latuconsina, oleh tim pemekaran wilayah. Penyerahan tersebut menunjukkan kesiapan administratif dan dukungan politik dari aktor-aktor lokal untuk mendorong CDOB ini maju ke tahapan evaluasi berikutnya di tingkat pusat.

2. Maluku Barat Daya (MBD)

Kabupaten ini menjadi salah satu daerah yang diajukan untuk dimekarkan ulang. Wacana pemekaran wilayah ini bahkan membuka peluang terbentuknya Calon Kabupaten Kepulauan Terselatan, yang mencakup beberapa kecamatan di bagian selatan wilayah MBD.

3. Tanimbar Utara

Sebagai bagian dari gugusan Kepulauan Tanimbar, aspirasi pemekaran Tanimbar Utara bertujuan untuk mendekatkan layanan pemerintahan kepada masyarakat di bagian utara kepulauan, yang selama ini mengalami tantangan geografis karena tersebar di laut. Upaya ini termasuk dalam daftar CDOB yang diusulkan dalam desain grand design penataan wilayah CDOB di Maluku.

4. Huamual

Usulan pembentukan CDOB Kota Kepulauan Huamual tercatat sebagai bagian dari upaya pemekaran yang sama, dengan tujuan memberikan otonomi lebih besar di kawasan kepulauan yang memiliki karakteristik budaya dan kebutuhan administratif tersendiri.

5. Talabatai

Calon kabupaten Talabatai semakin menarik perhatian. Beberapa kecamatan di Kabupaten Seram Bagian Barat telah diusulkan untuk bergabung dalam wilayah Talabatai jika pemekaran disetujui, memperkuat desakan lokal agar layanan publik dan pembangunan dapat dipercepat.

6. Provinsi Maluku Tenggara Raya (MTR)

Wacana pembentukan provinsi baru di timur Provinsi Maluku, dengan nama Maluku Tenggara Raya (MTR), masih menjadi sorotan utama. Konsep MTR mencakup beberapa kabupaten dan kota di kawasan Maluku tenggara (termasuk Maluku Tenggara, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar, MBD, dan Kota Tual), yang selama ini memiliki tantangan jarak dan layanan dari ibu kota provinsi di Ambon. Beberapa pihak bahkan melihat wilayah ini sebagai kawasan strategis nasional karena letaknya di jalur laut utama Indonesia.

Mengapa Pemekaran Ini Penting?

Para pengusul menjelaskan bahwa banyak wilayah di Maluku memiliki ciri geografis kepulauan yang luas dan terpisah-pisah, sehingga pemekaran dianggap solusi strategis untuk:

Memperpendek rentang kendali pemerintahan dan mempercepat pelayanan publik,

Meningkatkan pemerataan pembangunan,

Mengatasi tantangan jarak dan aksesibilitas antar pulau di wilayah tersebut.