BerandaInfo"Seni Merayu Tuhan" Ajak Penonton Memaknai Ikhlas

“Seni Merayu Tuhan” Ajak Penonton Memaknai Ikhlas

Jakarta, Mediaistana.com – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan tontonan yang mengangkat refleksi kehidupan dan spiritualitas, Film Seni Merayu Tuhan, adaptasi dari karya tulis motivasi Habib Jafar, siap menyapa penonton di seluruh bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026.

Dalam konferensi pers di Epicentrum XXI, Jakarta, para sineas dan pemain menjelaskan bahwa film produksi Wahana Kreator ini bukan sekadar drama keluarga, melainkan perjalanan batin seseorang yang berusaha berdamai dengan kehilangan, penyesalan, dan pencarian makna hidup.

Produser Salman Aristo mengatakan film ini sengaja dikemas dengan pendekatan coming-of-age karena proses menjadi pribadi yang lebih baik tidak pernah memiliki garis akhir, Menurutnya setiap orang akan terus belajar menerima kenyataan dan tumbuh melalui berbagai pengalaman hidup,”Film ini mengajak kita memahami bahwa tidak semua persoalan harus selesai hari ini,Yang terpenting adalah keberanian untuk terus memperbaiki diri dan melangkah menjadi manusia yang lebih baik,” ujar Salman.

Sutradara Cesa David Luckmansyah menambahkan, kisah dalam film tersebut lahir dari pengalaman spiritual yang juga ia rasakan dalam perjalanan hidupnya, Ia menilai proses pendewasaan bukan hanya dialami anak muda, tetapi juga dapat terjadi pada siapa pun, termasuk mereka yang telah melewati berbagai fase kehidupan.

Menurut Cesa, pesan yang dibawa film ini sangat dekat dengan realitas masyarakat saat ini, Di tengah kesibukan mengejar karier, pengakuan di media sosial, dan ambisi pribadi, banyak orang tanpa sadar mulai menjauh dari keluarga serta kehilangan ruang untuk mengenal dirinya sendiri.

Film Seni Merayu Tuhan dibintangi Ari Irham, Lutesha, Rieke Diah Pitaloka, dan Teuku Ryzki. Ceritanya mengikuti perjalanan Hikmah, seorang pemuda yang selama ini lebih mengutamakan pekerjaan dan kehidupan pribadinya hingga kehilangan sosok sang ibu, Peristiwa tersebut menjadi titik balik yang membawanya mencari arti keikhlasan, memperbaiki hubungan dengan orang-orang terdekat, serta mendekatkan diri kepada Tuhan.

Melalui cerita yang emosional namun penuh harapan, Seni Merayu Tuhan diharapkan menjadi film yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak penonton merenungkan pentingnya keluarga, keimanan, dan perjalanan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!