PWRI BOGOR RAYA & RSUD LEUWILIANG BANGUN KOMUNIKASI TERBUKA: BUKAN OPOSISI, TAPI SINERGI

PWRI BOGOR RAYA & RSUD LEUWILIANG BANGUN KOMUNIKASI TERBUKA: BUKAN OPOSISI, TAPI SINERGI DEMI PELAYANAN WARGA

Bogor barat -mediaistana.com

LEUWILIANG, BOGOR — 8 Oktober 2026 — Perwakilan PWRI Bogor Raya diterima dalam pertemuan terbuka bersama jajaran pimpinan RSUD Leuwiliang. Meski sempat ada pertanyaan terkait ruang pertemuan dan jumlah peserta, pertemuan berakhir dengan kesepahaman: membangun kerja sama yang transparan, saling percaya, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

SIAPA YANG HADIR & DINAMIKA AWAL
Dalam pertemuan tersebut dijelaskan soal keanggotaan dan perwakilan:

Mang Ade — Koordinator Wilayah PWI Bogor Barat, mengoordinasikan rekan wartawan di wilayah tersebut
Perwakilan PWRI Bogor Raya hadir langsung mewakili jajaran organisasi
Jumlah peserta dibatasi bukan karena sedikit yang ingin hadir, melainkan keterbatasan ruangan:
“Kalau kami mau hadirkan seribu orang pun bisa datang, tempatnya saja yang tidak muat. Bukan berarti cuma sedikit yang peduli.”
Sempat ada catatan soal tempat pertemuan yang dianggap kurang layak bagi organisasi besar pers, namun akhirnya disepakati fokus pada isi dan tujuan, bukan tempatnya

BUKAN OPOSISI — TAPI SINERGI
Perwakilan PWRI menegaskan sikap tegas:
“Kami bukan oposisi. Kami justru punya data yang lengkap. Kami punya jaringan hingga ke tingkat bawah. Bukan untuk menjatuhkan, tetapi agar kita tahu apa yang terjadi di lapangan. Kalau ada yang kurang, kita perbaiki bersama. Kalau sudah baik, kita pertahankan.”

Disinggung soal kondisi hubungan media dan instansi saat ini:

Hubungan belum sepenuhnya kondusif, bergantung pada kedekatan pribadi atau kelompok
Perlu jalur resmi yang terbuka, bukan mengandalkan pertemanan perorangan
Transparansi keuangan & pengelolaan harus terjaga — tidak boleh ada yang tertutup atau dipisahkan

KUNCI KERJA SAMA KE DEPAN
Kedua pihak sepakat:
Tunjuk PIC Komunikasi — satu orang yang bisa dihubungi langsung, agar tidak berbelit-belit
Saling Percaya — media bukan musuh; keluhan warga disampaikan bukan untuk membesar-besarkan, melainkan dicarikan solusinya
Jelaskan Faktanya — kalau penuh, katakan penuh; kalau kurang tenaga, sampaikan jujur; warga akan mengerti
Perbaiki Bersama — temuan di lapangan disampaikan agar diperbaiki, bukan untuk dijadikan berita yang merugikan
Sinergi Bukan Kontra — tujuan sama: warga Bogor Barat mendapat pelayanan sebaik-baiknya

PWRI Bogor Raya hadir bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan setiap warga mendapat perlakuan yang sama — tanpa harus kenal siapa-siapa, tanpa harus melapor ke media dulu agar dilayani. Komunikasi yang jujur, terbuka, dan berkelanjutan adalah kunci. RSUD Leuwiliang milik rakyat, pengelolaannya harus terang, pelayanannya harus adil. Semoga ke depannya, tidak ada lagi warga yang merasa diabaikan, dan tidak ada lagi yang harus mencari perantara agar tertolong.

Tim Redaksi mediaistana.com — Maulana

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!