32.1 C
Jakarta
BerandaBeritaDeteksi Dini PTM, Dinkes Probolinggo Skrining Kesehatan Ratusan ASN Lewat Program Selimut...

Deteksi Dini PTM, Dinkes Probolinggo Skrining Kesehatan Ratusan ASN Lewat Program Selimut ASN SAE

Probolinggo, Mediaistana.com
Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan _kick off_ program Sehatkan dan Lindungi untuk Mutu (Selimut) ASN SAE. Kegiatan berupa pemeriksaan kesehatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) digelar di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (7/5/2026).

Pemeriksaan kesehatan ini diikuti ASN di lingkungan Kantor Bupati Probolinggo. Pelayanan dilakukan petugas Puskesmas Kraksaan didampingi tim Dinkes Kabupaten Probolinggo.

Dalam skrining tersebut, ASN lebih dulu menjalani pendataan, pengukuran berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat, serta antropometri.

Petugas juga menyediakan layanan konsultasi bagi ASN yang hasil pemeriksaannya di atas normal. Hal ini untuk memastikan ASN mendapat edukasi dan tindak lanjut sejak dini.

Ke depan, pemeriksaan kesehatan ASN akan dilakukan serentak di masing-masing kecamatan. Pelayanan dilakukan petugas puskesmas setempat sesuai wilayah kerja.

Sementara ASN di lingkup OPD luar Kantor Bupati Probolinggo bisa berkoordinasi dengan puskesmas terdekat. Dengan begitu, seluruh ASN mendapat akses skrining kesehatan secara merata.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Nina Kartika mengatakan, Selimut ASN SAE merupakan inovasi Dinkes untuk meningkatkan kesadaran kesehatan ASN. Fokusnya deteksi dini penyakit tidak menular (PTM).

Tujuan program ini adalah screening dini terkait penyakit-penyakit, terutama hipertensi dan kencing manis. Harapannya produktivitas ASN meningkat karena waktu sakitnya bisa berkurang dan pembiayaan kesehatan juga dapat ditekan, kata Nina.

Menurut Nina, setiap ASN yang ikut skrining akan mendapat tindak lanjut sesuai kategori hasil pemeriksaan. Petugas sudah menyiapkan alur penanganan dengan kode warna hijau, kuning, hingga merah.

Kalau hasilnya normal atau hijau, ASN cukup meneruskan pola hidup sehat. Kalau kuning bisa konsultasi dan bila perlu diberikan obat-obatan. Sedangkan kalau merah dan butuh penanganan lanjutan akan dirujuk ke rumah sakit sesuai kondisinya, terangnya.

Nina berharap program Selimut ASN SAE berjalan berkelanjutan agar seluruh ASN makin peduli kesehatan. Sebelum sakit, ASN rutin periksa kesehatan minimal setahun sekali bagi yang normal. Yang sudah punya penyakit harus rutin kontrol setiap bulan, pungkasnya.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!