Jakarta | Mediaistana.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mempertegas arah reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian ATR/BPN dengan membangun sistem pengembangan karier aparatur yang lebih profesional, transparan, dan terukur, Langkah tersebut menjadi bagian penting dari transformasi kelembagaan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat.
Dalam pembinaan kepada jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta dan Banten di Jakarta, Rabu (29/7/2026), Menteri Nusron menegaskan bahwa setiap jenjang jabatan harus diperoleh melalui proses yang jelas berdasarkan pengalaman, kompetensi, serta rekam jejak kinerja, bukan melalui jalur instan.
Menurutnya, penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu fondasi utama transformasi Kementerian ATR/BPN, selain pembenahan organisasi dan tata laksana, Karena itu setiap pegawai akan memiliki peta perjalanan karier yang terstruktur sehingga arah pengembangan diri menjadi lebih jelas dan terukur,”Setiap jabatan memiliki tahapan yang harus dilalui, Pengalaman memimpin di berbagai wilayah menjadi bekal penting untuk menduduki posisi yang lebih tinggi,” tegas Nusron.
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut akan diikuti dengan penyusunan peta jabatan, peningkatan kompetensi pegawai, serta rotasi dan mutasi yang dirancang untuk memperluas pengalaman aparatur di berbagai bidang tugas,Sistem ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang memiliki kemampuan manajerial sekaligus memahami persoalan pertanahan dari berbagai daerah.
Selain membahas reformasi karier, Menteri Nusron juga mengingatkan seluruh jajaran agar terus menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Menurutnya keberhasilan transformasi birokrasi tidak hanya bergantung pada perubahan regulasi, tetapi juga pada komitmen seluruh aparatur dalam membangun budaya kerja yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta, Erry Juliani Pasoreh, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, turut memaparkan capaian kinerja dan perkembangan pelayanan pertanahan di wilayah masing-masing sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan program transformasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Organisasi, Tata Laksana dan Manajemen Risiko Einstein Al Makarima, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Budi Santosa, serta Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Achmad yang bertindak sebagai moderator.
Melalui pembenahan pola karier yang lebih sistematis, Kementerian ATR/BPN menargetkan lahirnya aparatur yang kompeten, berintegritas, dan siap menjawab tantangan pelayanan pertanahan modern, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi terus meningkat.
Ketum Elang Tiga Hambalang Mendukung Serdik Sip Angkatan 56 Lemdik POLRI Dalam Kegiatan Santunan Dan Pembagian Sembako Di Panti Asuhan Mentawai
Bogor -mediaistana.com
Hambalang || Ketua Umum ELANG TIGA HAMBALANG menyampaikan dukungan yang tinggi kepada Alumni Serdik SIP Angkatan 56 Lemdik Polri atas kepedulian sosial yang diwujudkan melalui kegiatan santunan kepada anak-anak panti asuhan serta pembagian paket sembako di wilayah Mentawai, Sumatera Barat.
“Dedy Safrizal mengatakan ,Kegiatan sosial tersebut dinilai sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat yang mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan semangat gotong royong. Selain membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.
Ketua Umum ELANG TIGA HAMBALANG “Dedy Safrizal” berharap aksi sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan budaya saling membantu dan berbagi kepada sesama.
“Semoga semangat kepedulian sosial yang ditunjukkan Serdik SIP Angkatan 56 Lemdik Polri menjadi teladan dalam membangun kebersamaan, memperkuat solidaritas, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ketua Umum ELANG TIGA HAMBALANG.
Ketum ELANG TIGA HAMBALANG mendukung berbagai kegiatan sosial yang membawa manfaat bagi masyarakat serta memperkuat nilai persatuan, kepedulian, dan pengabdian kepada bangsa.
Jakarta, Mediaistana.com – Komitmen membangun birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik kembali ditegaskan Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara melalui pelaksanaan apel pagi rutin yang digelar di halaman kantor, Kamis (30/7/2026),Apel dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara, Uunk Din Parunggi, S.SiT., M.A.P., QRMP dan diikuti seluruh jajaran pegawai sebagai bagian dari penguatan budaya kerja yang disiplin, berintegritas, dan bertanggung jawab.
Dalam amanatnya, Uunk menekankan bahwa kedisiplinan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi utama dalam membangun institusi yang dipercaya masyarakat, Seluruh pegawai diingatkan untuk mematuhi aturan kedinasan, mulai dari kehadiran tepat waktu, mengikuti apel rutin, hingga larangan meninggalkan kantor tanpa surat tugas resmi.
Lebih dari sekadar penegakan disiplin internal, Uunk Din Parunggi,S.SiT., M.A.P., QRMP juga menegaskan bahwa seluruh jajaran harus menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin cepat, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar, Upaya percepatan layanan, termasuk penerapan fast track bagi kebutuhan khusus dan prioritas, disebut sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik yang terus diperkuat, Semangat peningkatan pelayanan ini juga sejalan dengan berbagai langkah reformasi yang sebelumnya dijalankan Kantah Jakarta Utara, termasuk penguatan kualitas layanan dan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Menurut Uunk, integritas aparatur menjadi modal utama dalam menghadirkan pelayanan yang memberikan kepastian, rasa aman, dan kepuasan bagi masyarakat, Karena itu, setiap pegawai dituntut menjaga profesionalisme serta menjadikan etika pelayanan sebagai budaya kerja sehari-hari.
Melalui sinergi antara disiplin kerja, pengawasan internal yang konsisten, serta manajemen beban kerja yang terukur, Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara optimistis mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berintegritas tinggi.
Langkah tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa reformasi birokrasi tidak hanya diwujudkan melalui inovasi layanan, tetapi juga dimulai dari komitmen setiap aparatur dalam menjaga kedisiplinan, integritas, dan kepercayaan publik terhadap pelayanan pertanahan.
Bupati AL Farlaky Lantik 21 Kepsek dan 8 Kapus Di Lingkungan Pemkab Atim
Aceh Timur –Mediaistana.com
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., kembali melantik dan mengambil sumpah jabatan 21 kepala sekolah serta 8 kepala UPTD Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Serbaguna Idi, Jumat (31/7/2026), didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Aceh Timur.
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari proses rotasi dan penyegaran jabatan yang sebelumnya telah dimulai pada 7 Juli 2026. Saat itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah melantik 122 kepala sekolah jenjang SD dan SMP, sementara rotasi kepala UPTD Puskesmas dilakukan secara bertahap karena menunggu selesainya proses administrasi.
Bupati Al-Farlaky menjelaskan bahwa pelantikan susulan ini murni disebabkan oleh proses administrasi yang dilakukan secara bergelombang.
“Sesungguhnya pelantikan hari ini merupakan bagian dari pelantikan yang telah kita laksanakan pada 7 Juli lalu. Ada 122 kepala sekolah yang telah kita usulkan untuk rotasi dan pergantian, begitu juga hampir 80 persen kepala UPTD Puskesmas. Namun secara administratif kita harus menunggu keluarnya pertek secara bertahap, sehingga hari ini baru dapat kita lantik,” ujar Al-Farlaky.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa seluruh pejabat yang baru dilantik akan menjalani masa evaluasi selama enam bulan. Ia meminta seluruh kepala sekolah dan kepala puskesmas menunjukkan kinerja terbaik serta mampu menjawab kepercayaan yang telah diberikan.
“Silakan bekerja dengan sebaik-baiknya. Enam bulan ke depan akan menjadi masa evaluasi. Tunjukkan dedikasi, tanggung jawab, dan hasil kerja yang nyata,” tegasnya.
Selain itu, Al-Farlaky menaruh perhatian besar terhadap kedisiplinan aparatur. Menurutnya, disiplin merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi yang profesional.
“Jangan pelihara penyakit kurang disiplin. Hal ini selalu saya ingatkan dalam setiap rapat, baik di tingkat kabupaten maupun saat turun ke kecamatan. Disiplin harus menjadi budaya kerja,” katanya.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kerja, baik di sekolah maupun puskesmas. Ia mengingatkan agar ruang pelayanan publik, ruang guru, hingga toilet selalu dalam kondisi bersih dan nyaman.
“WC di setiap puskesmas harus bersih. Ruang guru juga harus tertata dengan baik. Kebersihan adalah cerminan kualitas pelayanan dan manajemen,” ujarnya.
Di bidang administrasi, Al-Farlaky meminta seluruh kepala sekolah dan kepala puskesmas bekerja secara teliti serta mematuhi setiap ketentuan administrasi yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Khusus kepada kepala sekolah, Bupati meminta agar mampu membangun tata kelola sekolah yang profesional, memperkuat harmonisasi dengan seluruh tenaga pendidik, serta terus meningkatkan mutu pendidikan sehingga mampu melahirkan lulusan yang unggul dan berdaya saing.
Sementara kepada kepala puskesmas, ia menekankan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus ditingkatkan dengan mengedepankan profesionalisme, keramahan, serta pelayanan yang cepat dan berkualitas.
Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik membangun koordinasi yang baik dengan seluruh unsur lintas sektor serta mendukung program-program pembangunan daerah.
“Para ASN yang dilantik hari ini adalah perpanjangan tangan pemerintah daerah di lapangan. Bangun koordinasi yang baik, dukung kepemimpinan ini dengan bekerja sungguh-sungguh, dan sampaikan informasi kepada masyarakat berbagai capaian pembangunan yang telah dan sedang kita lakukan baik secara lisan dan lewat dunia media sosial dari berbagai platform,” pungkas Al-Farlaky.
LABUHANBATU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu diterpa masalah beredarnya foto bugil seorang wanita dengan Oknum Anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Inisial P.
Informasi di dapat awak media, Kamis (30/7/2026) dari sumber yang tidak mau disebutkan inisialnya, bahwa Oknum anggota DPRD kabupaten labuhanbatu yang berzona Dapil nya Kecamatan Panai Tengah dan Panai Hilir membenarkan ada hubungan dengan wanita tersebut.
Infonya bang wanita tersebut bekerja sebagai Bidan di salah satu puskemas di kecamatan bilah hilir, ucapnya.
Menurut sumber, bahwa kejadian tersebut sebelum Oknum Anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu sekarang.
Terkait hal tersebut, Indra Priadi Harahap, SH selaku Pemerhati Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu, Jum’at (31/7/2026) menyampaikan sangat disayangkan dan memalukan beredarnya foto tersebut.
Apa seperti ini kerjaan Oknum-oknum Anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu yang beredar foto tersebut, apalagi Anggota DPRD sering Bimtek keluar kota, ucapnya.
Terlihat dari foto yang beredar, Oknum Anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu itu sangat menikmati aksi wanita idamannya lagi bugil, ujar indra.
Lanjut indra, Ini memalukan Lembaga Negara bila oknum anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu seperti ini tingkahnya.
Kita minta secara tegas kepada Ketua Partainya maupun Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu segera panggil Oknum Anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu tersebut untuk diproses, ini tidak layak menjadi Anggota DPRD, tegas nya.
Disaat dikonfirmasi Oknum Anggota DPRD Kabupaten melalui WhatsApp pribadinya, Jum’at (31/7/2026) belum menjawab hingga dipublikasikan.***
Turnamen Futsal Sukarno Cup 2026 Diharapkan Menjadi Agenda Tahunan di Lampung Barat
Jakarta -MEDIA ISTANA,– Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus secara resmi membuka Turnamen Futsal Soekarno Cup 2026 di Lapangan Siliwangi, Pekon Puralaksana, Kecamatan Way Tenong, Jumat (31/07).
Acara pembukaan diawali dengan pertandingan eksibisi antara tim Bupati Lampung Barat melawan tim panitia, yang disambut antusias ratusan warga yang hadir.
Parosil Mabsus mengapresiasi penyelenggaraan Soekarno Cup oleh PDI Perjuangan. Menurutnya, kegiatan ini sangat tepat digelar pada bulan Juni yang bertepatan dengan bulan Bung Karno.
“Memang sudah seharusnya untuk memperingati bulan sang proklamator Soekarno kita menggelar kegiatan-kegiatan yang positif seperti ini,” ujarnya.
Ketua Pelaksana Turnamen, Yogi Mandala Putra, yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Lampung Barat periode 2024–2029 dari Fraksi PDI Perjuangan, mengatakan bahwa penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno sekaligus upaya mendorong tumbuhnya semangat sportivitas dan pembinaan generasi muda melalui olahraga.
“Turnamen ini kita gelar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, sekaligus membina dan menyalurkan hobi masyarakat di bidang olahraga. Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” ujar Yogi.
Ia menambahkan, Sukarno Cup 2026 merupakan penyelenggaraan perdana di Kabupaten Lampung Barat. Karena itu, panitia berkomitmen memberikan yang terbaik agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan sukses.
Menurutnya, apabila pelaksanaan tahun ini berjalan lancar dan memperoleh respons positif dari masyarakat, bukan tidak mungkin Turnamen Futsal Sukarno Cup akan ditetapkan sebagai agenda tahunan.
“Insyaallah, apabila semua berjalan lancar dan sukses, kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda tahunan. Harapan kami, turnamen ini dapat terus berkembang dan menjadi wadah lahirnya atlet-atlet futsal berprestasi dari Lampung Barat,” katanya.
Yogi juga berharap seluruh peserta, suporter, serta masyarakat dapat bersama-sama menjaga ketertiban dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama turnamen berlangsung. Ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya diukur dari kualitas pertandingan, tetapi juga dari kedewasaan seluruh pihak dalam menjaga keamanan dan persaudaraan.
Dalam kesempatan tersebut, Yogi Mandala Putra turut mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk aktif mengikuti kegiatan-kegiatan yang membawa manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mengikuti hal-hal yang positif dan menjauhi hal-hal yang negatif. Mari kita berkarya, berprestasi, dan bersama-sama mewujudkan Lampung Barat yang hebat,” pesannya.
Di akhir penyampaiannya, Yogi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Lampung Barat yang selama ini terus memberikan dukungan terhadap berbagai agenda dan kegiatan yang dilaksanakan.
“Secara khusus saya menyampaikan terima kasih kepada DPC PDI Perjuangan Lampung Barat yang senantiasa mendukung setiap agenda yang kami laksanakan. Semoga sinergi yang baik ini terus terjalin demi menghadirkan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.
Probolinggo, Mediaistana.com
Kuasa hukum Koperasi Sumber Jaya Makmur, Nanang Haryadi, S.H. (biasa di sapa Nanang) , membeberkan perkembangan penanganan kasus dugaan penggelapan dana yang dilakukan salah seorang karyawan koperasi berinisial MKL.
Hal itu disampaikan Nanang dalam wawancara khusus di kantor Polsek Kraksaan. Koperasi Sumber Jaya Makmur sendiri berkantor di Desa Sidopekso, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Kamis (30/7/2026).
Menurut Nanang, berdasarkan hasil audit dan pemeriksaan internal koprasi, awalnya ditemukan selisih perputaran dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan sekitar Rp109 juta.
Setelah dilakukan penghitungan dan Verifikasi lebih lanjut oleh pengurus koprasi, nilai kerugian yang harus dipertanggungjawabkan oleh MKL sebesar Rp 43 juta, jelasnya.
lanjut Nanang, pihak koprasi telah berulang kali menempuh jalur persuasif dengan meminta pertanggungjawaban kepada MKL. Namun prosesnya alot, sehingga kuasa hukum dilibatkan untuk mencari penyelesaian secara kekeluargaan.
Upaya mediasi akhirnya difasilitasi di Kantor Polsek Kraksaan pada 18 Juli 2026. Dalam mediasi tersebut MKL membuat dan menandatangani surat pernyataan bermaterai.
Isinya kesanggupan menjaminkan sertifikat untuk mengganti kerugian sesuai nominal yang disepakati, dengan batas waktu 15 hari kerja, ujarnya.
Namun komitmen itu tidak dipenuhi. Meski sudah diberi beberapa kali kesempatan, hingga batas waktu yang ditentukan kewajiban dalam surat pernyataan belum direalisasikan.
Karena itulah koperasi memutuskan menempuh jalur hukum, tegasnya.
Nanang menambahkan, berdasarkan hasil penyelidikan, pihak kepolisian menilai perbuatan MKL telah memenuhi unsur dugaan tindak pidana. MKL kemudian diproses hukum dan saat ini ditahan di Polsek Kraksaan.
Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Kraksaan, IPTU Syafri, membenarkan adanya penahanan terhadap MKL terkait perkara tersebut.
Diketahui, MKL merupakan warga Desa Randujalak, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo. Saat ini ia berdomisili di Desa Sentul, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, mengikuti tempat tinggal istrinya.
Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari penyidik. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
Probolinggo, Mediaistana.com
Fasilitator Parenting Kabupaten Probolinggo menggelar pendampingan edukasi pengasuhan anak yang sehat dan inklusif (parenting) bagi orang tua di sembilan Sekolah Dasar (SD) multigrade mitra INOVASI (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia) Kemitraan Indonesia–Australia di Kecamatan Sukapura. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pola asuh positif orang tua sebagai fondasi tumbuh kembang anak sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Pendampingan ini dirancang untuk membangun kesadaran bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya ditentukan oleh proses belajar di sekolah, tetapi juga dipengaruhi pola asuh yang diterapkan di lingkungan keluarga.
Program tersebut merupakan tindak lanjut dari workshop Fasilitator Parenting Kabupaten Probolinggo yang digelar di Surabaya pada Mei 2026. Program ini menjadi bagian dari pengembangan layanan pendidikan pengasuhan anak yang sehat dan inklusif (parenting) melalui perluasan program multigrade menjadi multilayanan hasil kolaborasi INOVASI bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.
Kegiatan dilaksanakan di SDN Sapikerep III, SDN Sukapura III, SDN Sariwani II, SDN Ngadisari II, SDN Sukapura IV, SDN Wonokerto II, SDN Ngadirejo, SDN Ngadisari I dan SDI Nurul Hikmah As Sholeh. Pada pelaksanaan tanggal 28 hingga 29 Juli 2026, pendampingan dipusatkan di SDN Sapikerep III, SDN Sukapura III dan SDN Sariwani II dengan melibatkan para wali murid sekolah multigrade.
Tim fasilitator terdiri atas unsur Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Probolinggo melalui PLKB Kecamatan Sukapura, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo melalui Puskesmas Sukapura, Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo melalui Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Dikdaya Kecamatan Sukapura.
Mengusung tema Mewujudkan Anak Sehat dan Cerdas Melalui Pola Asuh Positif, Sarapan Sehat dan Gizi Seimbang, para peserta mendapatkan berbagai materi mulai dari pengasuhan positif, mengenali tumbuh kembang anak sesuai usia, gizi seimbang, pentingnya sarapan, hak dan perlindungan anak, pencegahan kekerasan terhadap anak, pemilihan jajanan sehat hingga penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Materi tidak hanya disampaikan melalui ceramah, tetapi juga dikemas secara interaktif melalui praktik mencuci tangan yang benar, simulasi menyusun menu gizi seimbang serta diskusi mengenai penerapan pola asuh yang efektif di rumah.
Fasilitator Parenting Kabupaten Probolinggo Dwi Wahyuniawati mengatakan antusiasme para wali murid sangat tinggi selama mengikuti kegiatan. Pendekatan interaktif membuat peserta lebih mudah memahami materi sekaligus termotivasi untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Alhamdulillah antusias wali murid di tiga lembaga sangat luar biasa. Mereka tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif memberikan respons terhadap pembahasan pola asuh anak, pemberian gizi seimbang, pembiasaan hidup sehat di rumah hingga pentingnya sarapan. Kami juga mengadakan praktik mencuci tangan yang benar serta kegiatan memilah komponen makanan bergizi sehingga para wali murid merasa senang dan tidak bosan, katanya.
Sementara Korwil Bidang Dikdaya Kecamatan Sukapura Nur Chabibah Umaroh menjelaskan kegiatan parenting ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pola asuh positif sebagai fondasi pembentukan karakter anak.
Selain itu, para orang tua juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya sarapan sehat dalam meningkatkan konsentrasi belajar serta panduan praktis menyajikan makanan bergizi seimbang sesuai kebutuhan anak.
Kegiatan ini melibatkan Puskesmas, DP3AP2KB dan TP PKK sebagai narasumber. Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan bahwa mendidik dan mengawal tumbuh kembang anak merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya sekolah maupun orang tua, ujarnya.
Nur Chabibah menerangkan sasaran utama program parenting saat ini adalah sekolah-sekolah mitra INOVASI yang menerapkan sistem kelas rangkap (multigrade). Pendampingan tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas orang tua dalam mendampingi proses belajar anak di rumah sekaligus menciptakan lingkungan keluarga yang sehat, aman dan mendukung perkembangan anak.
Harapan kami, kegiatan parenting ini dapat memantik kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya pola asuh yang tepat sehingga mampu melahirkan generasi Kabupaten Probolinggo yang sehat, cerdas, unggul, berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan, pungkasnya.
Probolinggo, Mediaistana.com
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Probolinggo bersama Forum Kabupaten Probolinggo Sehat (FKPS) dengan didukung Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menggelar pelatihan dokter cilik 2026 bertema BELAJAR, PEDULI, SEHAT di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118 dan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026 tersebut diikuti oleh 178 siswa kelas IV dan V SD/MI dari berbagai kecamatan di Kabupaten Probolinggo.
Pelatihan dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur didampingi Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo, perwakilan Disdikdaya Kabupaten Probolinggo, Ketua IDI Cabang Kabupaten Probolinggo sekaligus Ketua FKPS dr. Syahrudi serta perwakilan sejumlah rumah sakit di Kabupaten Probolinggo.
Ketua IDI Cabang Kabupaten Probolinggo dr. Syahrudi mengatakan pelatihan dokter cilik tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan kesehatan para siswa, tetapi juga membentuk karakter, kepedulian sosial dan jiwa kepemimpinan sejak usia dini. Peserta dipilih dari siswa kelas IV dan V SD/MI agar sejak dini memiliki kesadaran pentingnya menjaga kesehatan serta menumbuhkan cita-cita menjadi tenaga kesehatan di masa depan.
Tujuan utama pelatihan dokter cilik ini adalah membentuk karakter anak sejak dini. Kami ingin mereka memiliki kepedulian terhadap kesehatan, bahkan bisa mulai tumbuh cita-cita menjadi seorang dokter, katanya.
Syahrudi menjelaskan para dokter cilik nantinya akan berperan aktif mendukung kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Dengan bekal pengetahuan yang diperoleh, mereka diharapkan mampu memberikan pertolongan pertama terhadap gangguan kesehatan ringan sebelum ditangani tenaga medis.
Dokter cilik nantinya menjadi bagian aktif di UKS. Jika ada teman yang mengalami masalah kesehatan di sekolah, mereka dapat memberikan pertolongan pertama sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan, jelasnya.
Selain itu jelas Syahrudi, para peserta diharapkan menjadi agen perubahan yang menyebarluaskan edukasi kesehatan kepada teman sebaya, keluarga hingga masyarakat. Materi yang diberikan meliputi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), gizi seimbang, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), bantuan hidup dasar hingga teknik pembidaian sederhana.
Kami berharap ilmu yang mereka dapatkan tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi bisa ditularkan kepada teman-teman di sekolah, keluarga hingga masyarakat sehingga kesadaran hidup sehat semakin meningkat, lanjutnya.
Syahrudi menambahkan pembinaan terhadap dokter cilik akan terus dilakukan melalui kerja sama dengan puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo. Bahkan, IDI merencanakan penyelenggaraan lomba dokter cilik pada tahun mendatang sebagai bentuk evaluasi sekaligus motivasi bagi sekolah-sekolah.
Pelatihan ini merupakan langkah awal. Setelah ini peserta akan dibimbing oleh puskesmas agar kemampuan mereka terus berkembang. Tahun depan kami juga merencanakan lomba dokter cilik agar program ini semakin luas manfaatnya, tegasnya.
Sementara Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur mengapresiasi inisiatif IDI Cabang Kabupaten Probolinggo yang terus berkomitmen membangun generasi sehat melalui program dokter cilik. Program tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk membangun budaya hidup bersih dan sehat sejak usia sekolah sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas dan berkarakter.
Pemerintah Kabupaten Probolinggo memberikan apresiasi kepada IDI beserta seluruh jajaran yang telah menginisiasi program dokter cilik. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, berkarakter serta peduli terhadap kesehatan diri, keluarga dan lingkungan, ujarnya.
Ghafur menegaskan tugas utama dokter cilik bukan mengobati penyakit, melainkan menjadi pelopor perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah maupun rumah. Menjadi dokter cilik bukan berarti harus mengobati semua penyakit. Yang paling penting adalah menjadi pelopor perilaku hidup bersih dan sehat, mengajak teman mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi, rajin berolahraga serta berani mengatakan tidak terhadap rokok, tegasnya.
Ia juga mengajak para peserta memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI) secara bijak sebagai sarana menambah wawasan tanpa mengabaikan peran guru, tenaga kesehatan, orang tua dan buku sebagai sumber belajar utama.
Saya berharap sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, sekolah dan orang tua terus diperkuat agar mampu mencetak generasi Kabupaten Probolinggo yang sehat, cerdas, berakhlak mulia dan berprestasi, harapnya.
Ghafur menambahkan peran orang tua, guru, tenaga kesehatan dan seluruh profesi sangat penting dalam mendampingi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia dan berprestasi. Mari bersama-sama kita wujudkan generasi Kabupaten Probolinggo yang sehat dan berprestasi, pungkasnya.
Penertiban PKL GOR Gondrong Dinilai Belum Memberikan Efek Jera, Publik Pertanyakan Konsistensi Penegakan Aturan
Kota Tangerang | 31 Juli 2026
Persoalan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan GOR Gondrong, Jalan Sawah Dalam 9, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah warga yang ditemui awak media menyampaikan aspirasi agar Pemerintah Kota Tangerang melalui Kecamatan Cipondoh, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan instansi terkait mengambil langkah yang lebih konsisten dalam melakukan penertiban sehingga tidak menimbulkan kesan penanganan yang hanya bersifat sementara.
Menurut sejumlah warga, berbagai kegiatan penertiban memang telah dilakukan dalam beberapa kesempatan. Namun, aktivitas PKL di sejumlah titik dinilai masih kembali muncul setelah penertiban selesai. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan masyarakat mengenai efektivitas pengawasan pascapenertiban.
«”Yang kami inginkan bukan sekadar penertiban sesaat. Kami berharap ada pengawasan rutin sehingga kawasan tetap tertib,” ujar salah seorang warga kepada awak media.»
Pertanyaan Mengenai Penegakan Aturan pada Akhir Pekan
Dalam upaya memperoleh informasi yang berimbang, awak media juga meminta konfirmasi kepada Camat Cipondoh, .
Menurut keterangan yang disampaikan kepada awak media, Marwan menjelaskan bahwa pada hari Sabtu dan Minggu Aparatur Sipil Negara (ASN) menjalani hari libur, sementara pelaksanaan tugas dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan jam kerja.
Namun, jawaban tersebut kemudian memunculkan pertanyaan lanjutan dari awak media.
Awak media mempertanyakan mengapa pengawasan terhadap PKL di kawasan Pasar Sipon disebut tetap berlangsung pada hari Sabtu dan Minggu, sementara masyarakat menilai kondisi di kawasan GOR Gondrong masih menjadi perhatian.
Perbedaan pola pengawasan tersebut menjadi bahan pertanyaan besar bagi publik yang berkembang di tengah masyarakat.
“Jika sama-sama merupakan persoalan ketertiban umum dan sama-sama berada dalam wilayah Kecamatan Cipondoh, apa yang menjadi perbedaan pola pengawasannya?” menjadi salah satu pertanyaan yang disampaikan awak media dalam proses konfirmasi.
Hingga berita ini disusun, pertanyaan tersebut masih menjadi bagian dari upaya konfirmasi kepada pihak terkait.
Aspirasi Masyarakat dan Tanggapan Kuasa Hukum
Menanggapi berbagai aspirasi warga, Advokat PERADI Nadya Bella, S.E., S.H., C.L.A., menyampaikan pandangannya kepada awak media pada Hari Jumat 31 Juli 2026 pukul 15:30 Wib
Menurut Nadya Bella, pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi terhadap efektivitas penataan kawasan GOR Gondrong agar persoalan yang sama tidak terus berulang.
Ia menyampaikan bahwa berdasarkan aspirasi masyarakat yang diterimanya, diperlukan langkah yang lebih konsisten dalam penegakan aturan dengan tetap memperhatikan aspek kemanusiaan dan perlindungan terhadap pelaku usaha kecil.
Nadya Bella juga menyatakan berencana menyampaikan surat terbuka kepada Menteri Dalam Negeri dan Presiden pada Senin, 3 Agustus 2026, sebagai bentuk penyampaian aspirasi agar dilakukan perhatian khusus terhadap efektivitas penataan kawasan tersebut.
Warga Minta Penegakan Aturan Dilakukan Secara Konsisten profesional dan komitmen,warga tidak butuh janji yang warga butuh bukti nyata kinerja pemerintah Cipondoh benar benar di buktikan dan bisa di rasakan pada masyarakat luas.
Sejumlah warga lainnya mengungkapkan bahwa keberadaan PKL pada titik-titik tertentu dinilai memengaruhi kenyamanan pengguna jalan serta fungsi fasilitas umum.
Masyarakat berharap pemerintah mampu menghadirkan keseimbangan antara penegakan peraturan daerah dengan perlindungan terhadap mata pencaharian masyarakat melalui solusi yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
«”Sebagai warga kami hanya ingin aturan ditegakkan secara konsisten. Kalau memang ada larangan berjualan di lokasi tertentu, penegakannya jangan hanya sesaat,” ujar warga lainnya.»
Selain itu, warga berharap koordinasi antara Kecamatan Cipondoh, Satpol PP Kota Tangerang, serta instansi terkait dapat terus ditingkatkan melalui pengawasan berkala, evaluasi lapangan, serta komunikasi yang lebih terbuka kepada masyarakat.
Menurut warga, setiap laporan yang disampaikan masyarakat diharapkan memperoleh tindak lanjut yang jelas sehingga dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses penataan kawasan.
Penataan PKL Membutuhkan Solusi Menyeluruh
Persoalan PKL pada dasarnya merupakan isu yang kompleks karena menyangkut kepentingan ketertiban umum sekaligus aspek sosial dan ekonomi masyarakat.
Karena itu, sejumlah warga berharap pemerintah tidak hanya mengedepankan langkah penertiban, tetapi juga memperkuat pendekatan persuasif, sosialisasi, dialog dengan para pedagang, serta apabila memungkinkan menyediakan lokasi usaha yang sesuai dengan kebijakan pemerintah daerah.
Pendekatan yang menyeluruh dinilai dapat menjadi salah satu solusi untuk menciptakan kawasan GOR Gondrong yang lebih tertib, aman, nyaman, sekaligus tetap memperhatikan aspek kemanusiaan.
Untuk menjaga prinsip keberimbangan sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, pihak Kecamatan Cipondoh, Satpol PP Kota Tangerang, Pemerintah Kota Tangerang maupun instansi terkait tetap memiliki hak memberikan klarifikasi, penjelasan, maupun hak jawab atas seluruh informasi dan aspirasi yang dimuat dalam pemberitaan ini.
Pemberitaan ini memuat aspirasi, pendapat, dan hasil wawancara dengan sejumlah warga serta pernyataan narasumber yang diperoleh awak media. Seluruh penilaian yang dimuat merupakan bagian dari penyampaian aspirasi publik dan tidak dimaksudkan sebagai kesimpulan bahwa telah terjadi pelanggaran hukum, penyalahgunaan wewenang, ataupun kelalaian oleh pihak tertentu. Apabila terdapat klarifikasi atau hak jawab dari pihak yang disebut dalam berita, redaksi akan memuatnya sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.