Beranda blog Halaman 151

Kehadiran TNI di SMA Muhammadiyah Banyuresmi, Memberikan Semangat Jiwa Nasionalisme

0

Garut, Mediaistana.com – Kehadiran Anggota TNI dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Muhammadiyah Banyuresmi, memberikan semangat jiwa nasionalisme dan motivasi bagi para peserta didik baru untuk membangun karakter disiplin sejak awal memasuki lingkungan sekolah, Jum’at (31/7/2026).

Dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Muhammadiyah Banyuresmi, dihadiri langsung Batuud (Bintara Tinggi Tata Urusan Dalam) Serka Khoirudin, Bati Wanwil (Bintara Tinggi Perlawanan Wilayah) Serka Antoni, Babinsa (Bintara Pembina Desa) Serka H. Toto Bustomi, dan Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Dr. H. Dodi Misbah Jalaludin, S. Ag., M.Pd.

Melalui kegiatan pembinaan karakter dan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang digelar pada Kamis (15/7/2026). Batuud Serka Khoirudin membekali para siswa dengan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, serta semangat cinta tanah air sebagai fondasi dalam menempuh pendidikan.

Materi disampaikan oleh Serka Khoirudin bersama anggota. Kegiatan berlangsung dengan pendampingan para guru dan diikuti antusias oleh seluruh peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Muhammadiyah Banyuresmi Garut.

Menurutnya penyampaian materi wawasan kebangsaan (Wasbang) bertujuan memberikan pembekalan kepada siswa baru, agar tahu dan mengerti tentang wawasan kebangsaan dan bela negara serta mengenal sejarah tentang terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selin itu, diharapkan agar para siswa-siswi tumbuh rasa cintanya terhadap tanah air, dan bangga sebagai warga Negara Republik Indonesia, siap untuk membela bangsa dan negara, tandasnya.

Berikut Materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) untuk Siswa, bertemakan “Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme, Disiplin, dan Cinta Tanah Air di Kalangan Generasi Muda Sebagai Siswa”

Pertama, pengertian wawasan kebangsaan. Wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya yang berlandaskan Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Kedua, memahami empat pilar kebangsaan, Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman hidup, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semangat persatuan dalam keberagaman.

Ketiga, memiliki nilai-nilai bela negara, cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila, rela berkorban demi bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan awal untuk berkontribusi sesuai peran masing-masing.

Keempat, tantangan generasi muda, untuk tidak percaya terhadap penyebaran hoaks dan ujaran kebencian. Waspada terhadap penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying) dan kekerasan, radikalisme dan intoleransi, serta penyalahgunaan media sosial.

Kelima, peran pelajar dalam menjaga NKRI; belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru, orang tua, dan sesama. Menjaga persatuan tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras, atau budaya, bijak menggunakan media sosial, dan aktif dalam kegiatan positif di sekolah dan masyarakat.

Keenam, sikap yang harus dimiliki pelajar ; disiplin, jujur, bertanggung jawab, peduli terhadap lingkungan, toleransi, gotong royong dan cinta tanah air.

Diakhir acara, Serka Khoirudin menyampaikan pesan khusus, sekaligus memberikan motivasi bagi para peserta MPLS, ingat masa depan Indonesia berada ditangan generasi muda. Wujudkan rasa cinta tanah air bukan hanya melalui kata-kata, tetapi dengan belajar sungguh-sungguh, berprestasi, menjaga persatuan, mentaati peraturan, dan menjadi pribadi yang berakhlak baik.

“Bangsa yang besar, adalah bangsa yang mampu menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan menyiapkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, serta cinta kepada Indonesia,” Pungkas Serka Khoirudin.

Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD., KD., C.BJ., C.EJ., C.In., C.Par).

Satgas TMMD ke-129 Kodim 1505/Tidore Kebut Pembangunan Sumur Bor, Warga Segera Nikmati Air Bersih

0

Satgas TMMD ke-129 Kodim 1505/Tidore Kebut Pembangunan Sumur Bor, Warga Segera Nikmati Air Bersih

Jakarta -MEDIA ISTANA,Halmahera Timur – Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1505/Tidore bersama masyarakat terus mempercepat pekerjaan fisik pembangunan sumur bor di Desa Bokimaake, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Sabtu (1/8/2026).

Semangat gotong royong tampak begitu kuat di lokasi pekerjaan. Personel Satgas TMMD dan warga bahu-membahu menyelesaikan pembangunan sumur bor agar manfaatnya segera dapat dirasakan oleh masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Dan SSK TMMD ke-129 Kodim 1505/Tidore, Kapten Inf Fardi Ruslan, mengatakan bahwa percepatan pekerjaan dilakukan agar kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih dapat segera terpenuhi.

“Kami terus kebut pekerjaan pembangunan sumur bor ini sehingga secepatnya masyarakat dapat menikmati air bersih yang telah bertahun-tahun mereka nantikan. Ini merupakan salah satu sasaran penting dalam program TMMD untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran sumur bor diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses air bersih yang selama ini dihadapi warga Desa Bokimaake. Dengan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat, seluruh pekerjaan ditargetkan selesai sesuai jadwal sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh warga, pungkas Fardi. (Pen Kodim 1505)

HAMDAN ❤️

Indonesia Open nenjadi Momentum PBTI Membangun Legacy Taekwondo Indonesia

0

Tak Sekadar Meraih Poin Olimpiade, Indonesia Open nenjadi Momentum PBTI Membangun Legacy Taekwondo Indonesia

Jakarta -MEDIA ISTANA- Ketua PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon menilai keberhasilan bukan hanya dihitung dari jumlah medali, tetapi dari sistem yang mampu melahirkan juara lintas generasi menuju Olimpiade.

Di balik penyelenggaraan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026, Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) tengah mengusung misi yang jauh lebih besar daripada sekadar menjadi tuan rumah kejuaraan internasional. Bagi Ketua Umum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon, Indonesia Open merupakan bagian dari fondasi membangun legacy taekwondo Indonesia demi membuka kembali jalan menuju panggung Olimpiade.

Sebanyak 478 taekwondoin dari 36 negara akan bertanding di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, 1–5 Agustus 2026 dalam turnamen berstatus World Taekwondo G2 yang menjadi salah satu pengumpulan poin ranking dunia menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Namun bagi PBTI, nilai terbesar bukan hanya terletak pada perebutan medali maupun poin ranking dunia, melainkan pada kesempatan membangun ekosistem taekwondo yang semakin Kompetitif dan berstandar Internasional.

“Kalau berbicara target, tentu Indonesia harus naik podium. Namun yang sedang kami bangun jauh lebih besar karena prestasi tidak lahir dalam semalam. Prestasi lahir dari sistem yang kuat, kompetisi yang berkelanjutan, pembinaan yang terarah, dan keberanian mengukur kemampuan di level dunia,” kata Ketum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon.

Sejak dipercaya memimpin PBTI pada September 2023, Richard membawa visi besar untuk mengembalikan taekwondo Indonesia ke panggung Olimpiade yang sudah absen di lima Olimpiade terakhir.

Untuk mewujudkan target tersebut, PBTI melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap sistem pelatnas. PBTI kini menerapkan sistem pelatnas berjenjang yang melibatkan atlet senior dan atlet muda sebagai bagian dari regenerasi menuju siklus Olimpiade berikutnya.

Penjaringan atlet pelatnas juga dilakukan secara objective. PBTI mulai membangun jalur pembinaan yang lebih terstruktur, seperti Ksatria Nusantara Series sebagai sistem seleksi nasional. PBTI juga menunjuk pelatih asal Iran untuk menangani disiplin kyorugi untuk menggantikan pelatih sebelumnya yang berasal dari Korea Selatan sebagai bagian dari peningkatan kualitas kepelatihan nasional.

“Legacy yang ingin kami tinggalkan bukan hanya medali. Legacy itu adalah sistem yang terus berjalan, yang mampu melahirkan juara-juara baru, bahkan ketika kepengurusan ini sudah selesai,” ujar Ketum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon

Indonesia Open 2026 menjadi implementasi nyata dari visi tersebut. PBTI menurunkan 31 atlet pelatnas, terdiri atas 20 atlet kyorugi dan 11 atlet poomsae, yang merupakan hasil seleksi dari rangkaian Ksatria Nusantara Series. Mereka akan menghadapi persaingan ketat dari atlet-atlet dunia sekaligus menjadikan turnamen ini sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dan perjalanan panjang menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Lebih dari sekadar mengejar podium, Richard berharap Indonesia Open mampu meninggalkan warisan yang lebih luas bagi taekwondo nasional. Kejuaraan ini diharapkan meningkatkan kualitas atlet, pelatih, wasit, perangkat pertandingan, hingga kapasitas Indonesia sebagai penyelenggara event olahraga internasional.

“LA 2028 memang menjadi target kami. Namun yang lebih penting adalah memastikan Indonesia memiliki sistem yang terus melahirkan atlet-atlet berprestasi. Karena pada akhirnya, itulah legacy yang sesungguhnya,” tutur Bapak Richard.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBTI sekaligus Ketua Panitia Indonesia Open, Rafael Siagian, mengatakan kesiapan penyelenggaraan telah mencapai 98 persen. Seluruh aspek kini memasuki tahap finalisasi.

“Dengan 478 atlet dari 36 negara, Indonesia Open tahun ini memiliki tingkat persaingan dan kompleksitas penyelenggaraan yang tinggi. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk datang mendukung langsung atlet-atlet terbaik bangsa di Tennis Indoor Senayan secara gratis,” kata Rafael.

Indonesia Open akan mempertandingkan poomsae pada 1–2 Agustus, sedangkan kategori kyorugi digelar pada 3–5 Agustus 2026. Pembukaan dijadwalkan berlangsung Minggu (2/8) pagi. (PBTI)

HAMDAN ❤️

Satlap Tri Cakti Bersama Intel Korem 045/Garuda Jaya Berhasil Menggagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal

0

Satlap Tri Cakti Bersama Intel Korem 045/Garuda Jaya Berhasil Menggagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal

Jakarta -MEDIA ISTANA,Bangka – Satlap Tri Cakti bersama Intel Korem 045/Garuda Jaya (045/GY) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas praktik penyelundupan dan perdagangan bijih timah ilegal di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Berbekal informasi intelijen yang dikembangkan secara bersama, pada Jumat (31/6/2026), tim gabungan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bijih timah di wilayah Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa bijih timah dengan berat total 7.937 kilogram yang diangkut menggunakan tiga unit kendaraan double cabin. Seluruh muatan dikemas menggunakan kampil berlapis (double kampil) yang dijahit dengan rapi sebagai upaya untuk menyamarkan dan mempermudah proses pengangkutan secara ilegal.

Keberhasilan pengungkapan ini tidak hanya menggagalkan upaya penyelundupan bijih timah, tetapi juga berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara yang diperkirakan mencapai Rp6.746.450.000. Tindakan penyelundupan mineral strategis seperti bijih timah merupakan kejahatan yang merugikan negara karena menghilangkan potensi penerimaan negara, merusak tata niaga pertambangan, serta mengancam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Seluruh barang bukti berupa bijih timah telah diamankan dan dititipkan di Gudang Bijih Timah (GBT) Sungailiat guna mendukung proses penyelidikan dan penegakan hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sinergi antara Satlap Tri Cakti dan Intel Korem 045/Garuda Jaya merupakan bentuk nyata implementasi kebijakan pemerintah dalam memperkuat pengamanan sumber daya alam nasional, mencegah kebocoran keuangan negara, serta menindak tegas setiap bentuk penyelundupan dan perdagangan mineral secara ilegal.

Satlap Tri Cakti bersama Intel Korem 045/Garuda Jaya menegaskan bahwa upaya pemberantasan penyelundupan bijih timah akan terus dilakukan secara berkesinambungan melalui penguatan kegiatan intelijen, patroli, dan penindakan terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam jaringan perdagangan ilegal. Pendalaman terhadap aktor intelektual, pemodal, pemilik barang, maupun jaringan distribusi terus dilakukan guna memutus mata rantai penyelundupan bijih timah di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak terlibat dalam kegiatan penambangan tanpa izin, pengangkutan, penyimpanan, maupun perdagangan bijih timah ilegal. Partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi kepada aparat penegak hukum sangat diperlukan agar sumber daya alam Indonesia dapat dikelola secara sah, memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi negara dan kesejahteraan masyarakat.

HAMDAN ❤️

Karyawan Koperasi di Kraksaan Dijebloskan ke Jeruji Besi Polsek Kraksaan

0

Probolinggo, Mediaistana.com
Kuasa hukum Koperasi Sumber Jaya Makmur, Nanang Haryadi, S.H. (biasa di sapa Nanang) , membeberkan perkembangan penanganan kasus dugaan penggelapan dana yang dilakukan salah seorang karyawan koperasi berinisial MKL.

Hal itu disampaikan Nanang dalam wawancara khusus di kantor Polsek Kraksaan. Koperasi Sumber Jaya Makmur sendiri berkantor di Desa Sidopekso, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Kamis (30/7/2026).

Menurut Nanang, berdasarkan hasil audit dan pemeriksaan internal koprasi, awalnya ditemukan selisih perputaran dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan sekitar Rp109 juta.

Setelah dilakukan penghitungan dan Verifikasi lebih lanjut oleh pengurus koprasi, nilai kerugian yang harus dipertanggungjawabkan oleh MKL sebesar Rp 43 juta, jelasnya.

lanjut Nanang, pihak koprasi telah berulang kali menempuh jalur persuasif dengan meminta pertanggungjawaban kepada MKL. Namun prosesnya alot, sehingga kuasa hukum dilibatkan untuk mencari penyelesaian secara kekeluargaan.

Upaya mediasi akhirnya difasilitasi di Kantor Polsek Kraksaan pada 18 Juli 2026. Dalam mediasi tersebut MKL membuat dan menandatangani surat pernyataan bermaterai.
Isinya kesanggupan menjaminkan sertifikat untuk mengganti kerugian sesuai nominal yang disepakati, dengan batas waktu 15 hari kerja, ujarnya.

Namun komitmen itu tidak dipenuhi. Meski sudah diberi beberapa kali kesempatan, hingga batas waktu yang ditentukan kewajiban dalam surat pernyataan belum direalisasikan.
Karena itulah koperasi memutuskan menempuh jalur hukum, tegasnya.

Nanang menambahkan, berdasarkan hasil penyelidikan, pihak kepolisian menilai perbuatan MKL telah memenuhi unsur dugaan tindak pidana. MKL kemudian diproses hukum dan saat ini ditahan di Polsek Kraksaan.

Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Kraksaan, IPTU Syafri, membenarkan adanya penahanan terhadap MKL terkait perkara tersebut.

Diketahui, MKL merupakan warga Desa Randujalak, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo. Saat ini ia berdomisili di Desa Sentul, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, mengikuti tempat tinggal istrinya.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari penyidik. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

GOR GONDRONG, KETIKA NEGARA GAGAL JAGA RUANG PUBLIK MENJADI RUANG PKL

0

Mediaistana.com – Penertiban Berulang, Dugaan Pungli Meningkat, Warga Tuntut Kepastian Hukum_
TANGERANG – 1 Agustus 2026 – Trotoar yang seharusnya untuk pejalan kaki kini penuh lapak. Lampu GOR yang seharusnya terang kini temaram. Dan janji penertiban yang seharusnya final,, kini hanya jadi rutinitas tanpa akhir omon – omon

Inilah potret GOR Gondrong, Jalan Sawah Dalam 9, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, 30 Juli 2026. Kawasan yang dulu jadi ruang publik, kini berubah jadi arena perebutan antara aturan dan pembiaran.

RUANG PUBLIK DIRAMPAS, ATURAN DIPERMAINKAN,
GOR Gondrong dibangun dengan uang rakyat. Fungsinya jelas di Perda: fasilitas olahraga dan ruang terbuka hijau.

Kenyataannya, sejak sore hingga malam, kawasan ini dikuasai pedagang kaki lima. Akses pejalan kaki Menjadi sempit,Sampah menumpuk. Pengguna GOR terpaksa turun ke jalan raya.

Pemerintah Kota Tangerang mengklaim sudah beberapa kali melakukan penertiban. Satpol PP turun, spanduk dicopot, lapak digusur. Tapi beberapa jam kemudian, semuanya kembali seperti semula seakan di duga ada permainan oknum dan kordinator oknum preman pungli

Warga mulai bertanya: untuk siapa penertiban itu.kapan Negara Hadir,Jagan rakyat yang selalu di jadikan korban politik,di saat di butuhkan ke mana negara untuk rakyat,apa arti sesungguhnya kemerdekaan republik Indonesia,dan sila ke 5 keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kepada media, sejumlah warga menyampaikan dugaan adanya pungutan liar oleh segelintir oknum yang mengatasnamakan “keamanan lingkungan, sewa lapak dan uang Sampa”. Ada juga keluhan meningkatnya aksi premanisme dan kriminalitas di jam malam.
Pencurian listrik PLN dari Gedung olahraga untuk di jadikan bisnis oleh segelintir oknum ke pada Pedagang kaki lima.

“Yang kami lawan bukan pedagangnya. Kami lawan sistem yang membiarkan ini terus terjadi. Kami butuh kepastian, bukan operasi pencitraan,” ujar salah seorang warga.

ADV PERADI Nadya Bella, S.E., S.H., C.L.A., menyebut ini sebagai bentuk kelalaian negara.
“Negara punya kewajiban konstitusional untuk menjamin ruang publik. Jika aturan ditegakkan tebang pilih, maka itu pelanggaran. Hukum harus jadi panglima, bukan kepentingan,” tegasnya.

JANGAN JADIKAN SANDIWARA PENERTIBAN DAN UJIAN KONSISTENSI
Masalahnya bukan tidak pernah ditertibkan. Masalahnya: tidak pernah selesai.

Pola di GOR Gondrong sudah hafal: Razia → Bersih → Sepi → Kembali Lagi. Tidak ada evaluasi, tidak ada pengawasan lanjutan, tidak ada solusi.

Padahal di sisi lain, PKL juga manusia. Mereka butuh makan. Mereka butuh tempat usaha.

“Negara jangan benturkan warga dengan warga. Cari jalan tengah. Tertibkan, tapi sediakan juga solusi. Jangan main gusur,” kata warga lainnya.

Di titik inilah akuntabilitas pemerintah diuji. Apakah negara hanya kuat saat razia dan foto? Atau kuat juga saat harus duduk, mendata, dan membuat kebijakan jangka panjang

Nadya Bella menilai pembiaran adalah bentuk lain dari pelanggaran.
“Kalau ada hambatan di lapangan, jelaskan ke publik. Jangan diam. Diam itu melukai rasa keadilan masyarakat,” ujarnya.

Ia bahkan menyatakan akan melayangkan ,surat terbuka kepada Presiden RI dan Mendagri,untuk meminta evaluasi nasional terhadap carut-marut penataan ruang publik yang berulang di daerah dan kinerja ASN ( aparatur sipil negara) yang di nilai melalaikan tugas negara.Aspirasi Masarakat di abaikan.

MENAGIH JAWABAN, MENUNTUT AKUNTABILITAS
Sudah cukup wacana. Warga GOR Gondrong hari ini menuntut 4 hal konkret

1. Audit dan Transparansi Buka ke publik, siapa yang bertanggung jawab, berapa kali ditertibkan, dan kenapa gagal.
2. Penegakan Hukum Usut tuntas jika terbukti ada dugaan pungli dan pembeking. Jangan ada kebal hukum.
3. Pengawasan Berkelanjutan,Jangan hanya operasi. Bangun sistem patroli, CCTV, dan penerangan.
4. Solusi Manusiawi Sediakan lokasi relokasi yang layak bagi PKL agar hak ekonomi dan hak publik bisa jalan beriringan.

“Ruang publik bukan milik kelompok. Ruang publik milik semua. Dan hukum bukan untuk ditawar,” tegas Nadya Bella.

Hingga berita ini diturunkan, media ini membuka *ruang hak jawab seluas-luasnya* kepada Pemerintah Kota Tangerang, Kecamatan Cipondoh, Satpol PP, dan Kepolisian. Publik berhak tahu langkah konkret selanjutnya.

Karena satu hal pasti: Ketika negara abai menjaga ruang publik sekecil GOR Gondrong, maka jangan harap rakyat percaya negara bisa menjaga hal yang lebih besar.

Laporan disusun berdasarkan wawancara langsung dengan warga, keterangan narasumber, dan observasi lapangan pada Juli 2026. Segala bentuk “dugaan” yang termuat adalah pernyataan narasumber. Media menjunjung UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Red David E, S.E.

Akibat viral di Medsos Kapus Puskesmas Tanjung Haloban Jalani pemeriksaan inspektorat Labuhanbatu

0

MEDIAISTANA.COM Labuhanbatu||–  Terkait Viralnya Puskesmas Tanjung Haloban Kecamatatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatra utara ,inspektorat Kabupaten Labuhanbatu Melakukan Pemeriksaan terhadap kepala Puskesmas (Kapus) Susyani SK MKM.

Kejadian Viralnya puskesmas Tanjung Haloban di Media Sosial, kapus tersebut telah di periksa Inspektorat Kabupaten Labuhanbatu, menerima informasi tersebut Awak media coba menelusuri serta menghimpun informasi kebenaranya.

Untuk mengetahui kebenaran informasi tersebut Awak Media coba mengkomfirmasi Kepala Inspektorat Kabupaten Labuhanbatu Ahlan Taruna Ritonga melalui Hp selulernya Via Whasap app mengaminkan (benar).

Ahlan” benar bang ini sedang kami Proses dan kami tindak lanjuti sampai selesai biar tidak ada masalah lagi” tulisnya.

Kurang puas kebenaran tersebut awak media juga mengkomfirmasi Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Labuhanbatu Hj Tuti Noprida Ritonga S.Si Apt MM melalui Hp selulernya Via Whasappnya juga membenarkan bahwasanya kapus tanjung Haloban sudah di periksa inspektorat Kabupaten Kabuhanbatu awak Media juga mempertanyakan jabatan kapusnya.

Tuti ” benar bang sedang dalam proses pemeriksaan inspektorat agar puskesmas Tanjung Haloban berjalan dengan baik dan siap melayani masyarakat dan merasa nyaman,tentang jabatanya  Untuk prosedur pencopotan jabatan kapus Semua harus dengan proses dan prosedur sesuai peraturan yang berlaku” tuturnya.

By ;  Dariter Ritonga

Nusron Benahi Karier ASN ATR/BPN, Promosi Jabatan Kini Berbasis Kompetensi

0

Jakarta | Mediaistana.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mempertegas arah reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian ATR/BPN dengan membangun sistem pengembangan karier aparatur yang lebih profesional, transparan, dan terukur, Langkah tersebut menjadi bagian penting dari transformasi kelembagaan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat.

Dalam pembinaan kepada jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta dan Banten di Jakarta, Rabu (29/7/2026), Menteri Nusron menegaskan bahwa setiap jenjang jabatan harus diperoleh melalui proses yang jelas berdasarkan pengalaman, kompetensi, serta rekam jejak kinerja, bukan melalui jalur instan.

Menurutnya, penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu fondasi utama transformasi Kementerian ATR/BPN, selain pembenahan organisasi dan tata laksana, Karena itu setiap pegawai akan memiliki peta perjalanan karier yang terstruktur sehingga arah pengembangan diri menjadi lebih jelas dan terukur,”Setiap jabatan memiliki tahapan yang harus dilalui, Pengalaman memimpin di berbagai wilayah menjadi bekal penting untuk menduduki posisi yang lebih tinggi,” tegas Nusron.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut akan diikuti dengan penyusunan peta jabatan, peningkatan kompetensi pegawai, serta rotasi dan mutasi yang dirancang untuk memperluas pengalaman aparatur di berbagai bidang tugas,Sistem ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang memiliki kemampuan manajerial sekaligus memahami persoalan pertanahan dari berbagai daerah.

Selain membahas reformasi karier, Menteri Nusron juga mengingatkan seluruh jajaran agar terus menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Menurutnya keberhasilan transformasi birokrasi tidak hanya bergantung pada perubahan regulasi, tetapi juga pada komitmen seluruh aparatur dalam membangun budaya kerja yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta, Erry Juliani Pasoreh, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, turut memaparkan capaian kinerja dan perkembangan pelayanan pertanahan di wilayah masing-masing sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan program transformasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Organisasi, Tata Laksana dan Manajemen Risiko Einstein Al Makarima, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Budi Santosa, serta Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Achmad yang bertindak sebagai moderator.

Melalui pembenahan pola karier yang lebih sistematis, Kementerian ATR/BPN menargetkan lahirnya aparatur yang kompeten, berintegritas, dan siap menjawab tantangan pelayanan pertanahan modern, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi terus meningkat.

Ketum Elang Tiga Hambalang Mendukung Serdik Sip Angkatan 56 Lemdik POLRI

0

Ketum Elang Tiga Hambalang Mendukung Serdik Sip Angkatan 56 Lemdik POLRI Dalam Kegiatan Santunan Dan Pembagian Sembako Di Panti Asuhan Mentawai

Bogor -mediaistana.com
Hambalang || Ketua Umum ELANG TIGA HAMBALANG menyampaikan dukungan yang tinggi kepada Alumni Serdik SIP Angkatan 56 Lemdik Polri atas kepedulian sosial yang diwujudkan melalui kegiatan santunan kepada anak-anak panti asuhan serta pembagian paket sembako di wilayah Mentawai, Sumatera Barat.

“Dedy Safrizal mengatakan ,Kegiatan sosial tersebut dinilai sebagai  bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat yang mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan semangat gotong royong. Selain membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.

Ketua Umum ELANG TIGA HAMBALANG “Dedy Safrizal” berharap aksi sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan budaya saling membantu dan berbagi kepada sesama.

“Semoga semangat kepedulian sosial yang ditunjukkan Serdik SIP Angkatan 56 Lemdik Polri menjadi teladan dalam membangun kebersamaan, memperkuat solidaritas, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ketua Umum ELANG TIGA HAMBALANG.

Ketum ELANG TIGA HAMBALANG mendukung berbagai kegiatan sosial yang membawa manfaat bagi masyarakat serta memperkuat nilai persatuan, kepedulian, dan pengabdian kepada bangsa.

Reporter Maulana mediaistana com

Uunk Din Parunggi: Disiplin Dan Anti-Pungli Harga Mati Di Kantah Jakarta Utara

0

Jakarta, Mediaistana.com – Komitmen membangun birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik kembali ditegaskan Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara melalui pelaksanaan apel pagi rutin yang digelar di halaman kantor, Kamis (30/7/2026),Apel dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara, Uunk Din Parunggi, S.SiT., M.A.P., QRMP dan diikuti seluruh jajaran pegawai sebagai bagian dari penguatan budaya kerja yang disiplin, berintegritas, dan bertanggung jawab.

Dalam amanatnya, Uunk menekankan bahwa kedisiplinan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi utama dalam membangun institusi yang dipercaya masyarakat, Seluruh pegawai diingatkan untuk mematuhi aturan kedinasan, mulai dari kehadiran tepat waktu, mengikuti apel rutin, hingga larangan meninggalkan kantor tanpa surat tugas resmi.

Lebih dari sekadar penegakan disiplin internal, Uunk Din Parunggi,S.SiT., M.A.P., QRMP juga menegaskan bahwa seluruh jajaran harus menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin cepat, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar, Upaya percepatan layanan, termasuk penerapan fast track bagi kebutuhan khusus dan prioritas, disebut sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik yang terus diperkuat, Semangat peningkatan pelayanan ini juga sejalan dengan berbagai langkah reformasi yang sebelumnya dijalankan Kantah Jakarta Utara, termasuk penguatan kualitas layanan dan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Menurut Uunk, integritas aparatur menjadi modal utama dalam menghadirkan pelayanan yang memberikan kepastian, rasa aman, dan kepuasan bagi masyarakat, Karena itu, setiap pegawai dituntut menjaga profesionalisme serta menjadikan etika pelayanan sebagai budaya kerja sehari-hari.

Melalui sinergi antara disiplin kerja, pengawasan internal yang konsisten, serta manajemen beban kerja yang terukur, Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara optimistis mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berintegritas tinggi.

Langkah tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa reformasi birokrasi tidak hanya diwujudkan melalui inovasi layanan, tetapi juga dimulai dari komitmen setiap aparatur dalam menjaga kedisiplinan, integritas, dan kepercayaan publik terhadap pelayanan pertanahan.