Beranda blog Halaman 16

Festival Merah Putih: Saat Perempuan Bersatu Merawat Budaya dan Menggerakkan Ekonomi

0

Mediaistans.com | JAKARTA – Semangat persatuan dan kolaborasi perempuan Indonesia diwujudkan melalui Festival Merah Putih yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Minggu (23/8/2026). Kegiatan yang mempertemukan Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), Perkumpulan Perempuan Indonesia Maju (PIM), dan Perkumpulan Perempuan Minang Indonesia (PPMI) tersebut mengangkat pelestarian budaya, pemberdayaan perempuan, serta penguatan ekonomi UMKM.

Festival Merah Putih dihadiri sejumlah pimpinan dan tokoh organisasi perempuan, di antaranya Ketua Umum KOWANI Periode 2024–2029 Nannie Hadi Tjahjanto, Ketua Umum PIM Lana T. Koentjoro, S.H., M.Kn., Ketua Umum PPMI Bundo Suherni Syam, Pembina DPP PIM Tantri Relatami, Rektor UNIPI sekaligus Dewan Pembina DPP PIM Prof. Dr. Francisca Sestri, Dewan Pengawas DPP PIM Soraya Togas, serta Ketua Umum BPP HIPMI Womenpreneur Aisyah Melissa Hamid. Sejumlah perwakilan panitia, mitra pendukung, desainer, dan juri fashion show dan mendukung kegiatan tersebut, di antaranya Bhyandha by Halida Noor, MIWA Pattern by Mira Hoeng, Enny Collection by Enny, Edith House by Edita, Imogen by Sasa, Rizz Ashar by Fariz Ashar, Meemaa Style, Rakuna by Ratna Kurnia, Opie Ovie, dan Lenny Agustin.

Rangkaian Festival Merah Putih diisi Parade Kebaya Merah Putih, talk show, pertunjukan seni, special show, dan fashion show yang melibatkan berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak dan generasi muda.

Kolaborasi Perempuan untuk Gerakan Bersama

Ketua Umum PIM Lana T. Koentjoro mengatakan Festival Merah Putih menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan kerja sama antarelemen perempuan Indonesia. Menurutnya, perbedaan latar belakang organisasi dapat menjadi kekuatan ketika disatukan dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ketika perempuan dari berbagai latar belakang dan organisasi dapat duduk bersama, bekerja bersama, dan menghadirkan kegiatan yang positif, tentu akan memberikan energi yang besar bagi kemajuan perempuan dan bangsa Indonesia,” ujar Lana.

Ia menuturkan, gagasan Festival Merah Putih bermula dari komunikasi dengan Ketua Umum PPMI Bundo Suherni Syam. Dari komunikasi tersebut, kolaborasi kemudian dikembangkan menjadi rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai unsur organisasi perempuan.

 

Festival tidak hanya menghadirkan Parade Kebaya Merah Putih, tetapi juga talk show, special show, pertunjukan seni, serta kegiatan yang melibatkan anak-anak dan generasi muda.

 

Lana menilai keterlibatan anak-anak dan generasi muda menjadi bagian penting karena mereka memiliki peran strategis dalam meneruskan nilai-nilai budaya Indonesia kepada generasi berikutnya.

“Melalui kegiatan seperti ini kita ingin menanamkan rasa cinta terhadap budaya, persatuan, dan Indonesia sejak dini,” katanya.

KOWANI: Kebaya Punya Potensi Ekonomi

Ketua Umum KOWANI Periode 2024–2029 Nannie Hadi Tjahjanto mengatakan pelestarian kebaya tidak sebatas menjaga warisan budaya. Kebaya juga memiliki potensi untuk menggerakkan ekonomi melalui keterlibatan pengrajin, penjahit, desainer, dan pelaku UMKM.

Menurut Nannie, pengembangan kebaya berkaitan dengan berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, kewirausahaan, industri kreatif hingga penguatan ekonomi masyarakat.

“Saya yakin kegiatan seperti ini memberikan dampak yang kuat, terutama karena tidak hanya berbicara tentang kebaya dan budaya, tetapi juga berkaitan erat dengan pemberdayaan perempuan, UMKM, pendidikan, kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat,” ujar Nannie.

Ia mengapresiasi para desainer dan pelaku industri kreatif yang terus mengembangkan kebaya dan busana Indonesia. Menurutnya, parade, pameran, dan kegiatan budaya dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan karya sekaligus membuka peluang pasar bagi pelaku UMKM.

Karena itu, Nannie mendorong agar gerakan berkebaya tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dikembangkan secara berkelanjutan dan diperluas ke berbagai daerah.

“Kita harus terus bersinergi dan berkolaborasi. Kegiatan-kegiatan seperti ini jangan berhenti hanya pada satu acara, tetapi harus terus dilanjutkan, dikembangkan, dan dibawa ke berbagai daerah agar manfaatnya semakin luas,” katanya.

Nannie juga menilai pemberdayaan UMKM perempuan perlu dibarengi edukasi dan inovasi. Pelaku usaha, kata dia, perlu memiliki kemampuan dalam melakukan diversifikasi produk, mengembangkan usaha, memanfaatkan teknologi, hingga menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Di sisi lain, ia menilai pengenalan kebaya tidak harus dilakukan melalui kewajiban. Yang lebih penting adalah membangun kesadaran dan kebanggaan masyarakat terhadap kebaya sebagai bagian dari identitas bangsa.

“Kita tidak harus selalu mewajibkan perempuan memakai kebaya. Yang jauh lebih penting adalah membangun kesadaran dan kebanggaan. Ketika perempuan Indonesia melihat bahwa kebaya itu cantik, anggun, nyaman, dan bisa digunakan dalam berbagai kesempatan, saya yakin mereka akan dengan sendirinya tertarik untuk mengenakannya,” jelasnya.

Menurut Nannie, semakin banyak perempuan mengenakan kebaya, semakin besar pula peluang ekonomi yang terbuka bagi pengrajin, penjahit, desainer, dan pelaku UMKM.

“Kita sekaligus memberikan kesempatan kepada UMKM, pengrajin, penjahit, dan para desainer kebaya untuk terus tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengenalan kebaya kepada generasi muda perlu dilakukan sejak dini, termasuk melalui lingkungan pendidikan. Salah satunya dengan mengenalkan penggunaan kebaya pada hari tertentu di sekolah agar anak-anak terbiasa melihat dan mengenal busana tradisional Indonesia.

“Kalau anak-anak kita sudah terbiasa melihat, mengenal, dan memakai kebaya, mereka akan tumbuh dengan rasa bangga terhadap budaya Indonesia,” tuturnya.

Nannie menegaskan pelestarian kebaya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari organisasi perempuan, pelaku UMKM, desainer, dunia pendidikan hingga masyarakat.

“Kebaya bukan sekadar busana. Kebaya adalah identitas, budaya, sejarah, sekaligus peluang ekonomi bagi perempuan Indonesia,” pungkas Nannie.

PPMI Dorong Perempuan Mandiri dan Berdaya Saing

Ketua Umum PPMI Bundo Suherni Syam mengapresiasi kolaborasi yang terbangun antara PPMI dan PIM. Menurutnya, kerja sama antarlembaga perempuan menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang tidak menjadi penghalang untuk membangun gerakan bersama.

Ia menilai perempuan Indonesia memiliki kekuatan besar ketika mampu bersatu, membangun jejaring, dan saling mendukung dalam berbagai bidang.

“Kaum perempuan kalau bersatu, kita akan kuat. Melalui festival ini, jaringan UMKM perempuan di bawah naungan PPMI juga turut dilibatkan untuk diangkat derajat ekonominya secara nyata,” ujar Bundo Suherni.

Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui peringatan sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga melalui langkah nyata menggerakkan ekonomi kerakyatan, memperkuat kemandirian perempuan, serta menjaga keberagaman dan kekayaan budaya Nusantara.

Melalui Festival Merah Putih, PPMI mendorong perempuan Indonesia agar semakin mandiri, tangguh, kreatif, dan memiliki daya saing. Perempuan dinilai memiliki posisi strategis dalam membangun keluarga, menggerakkan perekonomian, sekaligus menjaga nilai-nilai budaya dan keberagaman Indonesia.

Bundo Suherni berharap kolaborasi antarlembaga perempuan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas.

“Semoga kolaborasi ini membawa keberkahan, menguatkan cita-cita bersama, serta menjadi inspirasi bagi semakin banyak perempuan Indonesia untuk terus berkarya, berdaya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” katanya.

Festival Merah Putih turut mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya Sudin dan Wanda, Bank Jakarta, serta Hotel Borobudur Jakarta.

PIM Perkuat Perlindungan Perempuan dan Jejaring Digital

Kolaborasi yang dibangun melalui Festival Merah Putih juga diarahkan pada penguatan program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan perempuan dan anak.

Lana mengatakan PIM telah memiliki Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PIM yang memberikan pendampingan dan bantuan hukum bagi perempuan dan anak.

Selain itu, PIM memperbarui website resminya untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi mengenai profil organisasi, kegiatan, dan program. Platform tersebut juga menjadi sarana promosi bagi UMKM sekaligus mendukung perluasan jejaring organisasi perempuan secara nasional.

“Kita juga mengajak seluruh organisasi perempuan untuk saling mendukung melalui berbagai kanal komunikasi dan media sosial. Mari kita follow, like, dan sebarkan berbagai kegiatan positif yang dilakukan organisasi perempuan di Indonesia,” ujar Lana.

Menurutnya, berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem perempuan yang lebih kuat, tidak hanya dalam bidang budaya, tetapi juga hukum, ekonomi, teknologi, dan pendidikan.

Festival Merah Putih menunjukkan bahwa kolaborasi organisasi perempuan dapat diarahkan pada berbagai agenda sekaligus. Pelestarian budaya, penguatan UMKM, perlindungan perempuan dan anak, serta peningkatan kapasitas generasi muda dapat berjalan dalam satu semangat kebersamaan.

“Tujuan kita sama, yaitu membangun persatuan, memperkuat peran perempuan, dan bersama-sama memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia yang kita cintai,” kata Lana.

(red)

Jalan Surya Kencana Bogor Padat & Trotoar Dipenuhi PKL, DKD PWRI Minta Penataan Berkelanjutan

0

Jalan Surya Kencana Bogor Padat & Trotoar Dipenuhi PKL, DKD PWRI Minta Penataan Berkelanjutan

Kota Bogor – mediaistana.com

Jalan Surya Kencana (Surken), salah satu ikon kuliner dan wisata Kota Bogor, kembali menjadi sorotan. Hasil pemantauan pada Minggu (23/8/2026) menunjukkan kemacetan mengular hampir di sepanjang ruas jalan. Di sisi lain, trotoar yang seharusnya menjadi hak pejalan kaki justru dipenuhi aktivitas pedagang kaki lima, sehingga ruang publik semakin menyempit dan membahayakan pengguna jalan.

Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Ketua Dewan Kehormatan Daerah (DKD) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kota Bogor, Peniel Zebua. Saat meninjau langsung lokasi, ia menilai penataan kawasan Surya Kencana tidak bisa lagi ditunda karena menyangkut ketertiban, keselamatan masyarakat, serta citra Kota Bogor sebagai destinasi wisata.

“Trotoar adalah fasilitas umum yang harus dikembalikan kepada fungsinya. Kami meminta Satpol PP Kota Bogor segera mengambil langkah tegas namun tetap humanis untuk menertibkan PKL di sepanjang Surya Kencana, agar pejalan kaki merasa aman dan arus lalu lintas menjadi lebih tertib,” tegas Peniel Zebua.

Keluhan serupa juga disampaikan pengemudi kendaraan yang melintas. “Macetnya sudah parah. Pejalan kaki sampai turun ke badan jalan karena trotoarnya dipakai aktivitas lain. Kami berharap pemerintah segera menata kawasan ini,” ujarnya.

Sebagai kawasan kuliner, perdagangan, dan wisata kebanggaan Kota Bogor, Surya Kencana dinilai membutuhkan penataan yang berkelanjutan. DKD PWRI Kota Bogor berharap pemerintah tidak hanya melakukan penertiban sesaat, melainkan menghadirkan solusi adil bagi para pedagang, sehingga roda ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan hak masyarakat atas ruang publik yang aman, nyaman, dan tertib.

Maulana | Reporter mediaistana.com

Eratkan Silaturahmi, Wabup Aceh Timur dan H. Sulaiman Tole Takziah ke Rumah Ketua Baitul Mal Aceh

0

 

Eratkan Silaturahmi, Wabup Aceh Timur dan H. Sulaiman Tole Takziah ke Rumah Ketua Baitul Mal Aceh

 

Aceh Timur —Mediaistana.com

Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, S.Pd.I., MH, bersama H. Sulaiman Tole melaksanakan kunjungan takziah ke rumah duka Rubiah di Gampong Senembok Baroh, Kecamatan Darul Aman, Sabtu (23/8/2026).

 

Kedatangan Wakil Bupati dan H. Sulaiman Tole disambut oleh keluarga almarhumah Rubiah beserta perangkat gampong. Dalam kesempatan itu, keduanya menyampaikan belasungkawa dan mendoakan almarhumah agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan pribadi, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhumah diampuni segala dosanya, dilapangkan kuburnya, dan ditempatkan di surga-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ujar T. Zainal Abidin, S.Pd.I., MH.

 

Senada dengan itu, H. Sulaiman Tole juga menyampaikan doa dan penguatan kepada keluarga duka.

 

“Kami turut berduka. Mari kita doakan bersama agar amal ibadah almarhumah diterima Allah SWT. Semoga keluarga diberikan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” ungkapnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyerahkan santunan kepada keluarga duka sebagai bentuk kepedulian dan empati Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.

 

Kehadiran pimpinan daerah ini diapresiasi oleh Keuchik dan warga Gampong Senembok Baroh. Mereka menilai kunjungan tersebut menjadi motivasi dan penguat bagi keluarga yang sedang berduka.

 

Turut hadir mendampingi dalam takziah tersebut unsur Muspika Kecamatan Darul Aman dan perangkat gampong setempat.

Semarak Lomba Rakyat Turnamen Gaple, Nurwayah Cup GOR Balai Rakyat JU,Warga Gembira Pererat Silaturahmi

0

MEDIA ISTANA.COM

Jakarta, Minggu,23 Agustus 2026
Suasana penuh kegembiraan menyelimuti Acara Di GOR Balai Rakyat hari ini, saat puluhan warga berkumpul meramaikan Turnamen Gaple Cup Nurwayah Spd Lomba Rakyat. Kegiatan yang digelar untuk mempererat tali persaudaraan antar warga ini berjalan meriah dan penuh semangat
kebersamaan.
🎉 Antusiasme Warga Luar Biasa
Sejak pukul 08.00 pagi, lokasi lomba sudah dipadati peserta dan penonton. Sebanyak,300 [peserta terdaftar untuk bertanding 198 Orang memperebutkan piala dan hadiah utama. Tidak hanya peserta yang tampil serius, para penonton pun tak kalah antusias, memberikan dukungan dan tepuk tangan di setiap putaran pertandingan yang berlangsung sengit namun tetap santun.

“Gaple bukan sekadar permainan, ini warisan budaya kita. Lewat lomba ini, warga bisa berkumpul, bercengkrama, dan saling mengenal lebih dekat,” ujar [Nurwayah Spd Ketua Panitia/Penyelenggara “Tujuan utama kami bukan hanya mencari juara, tapi memperkuat kerukunan antar warga.”

🃏 Pertandingan Sengit Penuh Sportivitas

Turnamen ini menggunakan sistem gugur tunggal, dengan peserta dibagi ke dalam beberapa meja. Setiap pasangan atau pemain harus mengandalkan strategi, ketelitian, dan keberuntungan untuk mengalahkan lawan. Meskipun persaingan berlangsung ketat, semangat sportivitas tetap terjaga sepanjang acara. Saling menghormati, senyum, dan canda selalu menyertai setiap giliran permainan.

Peserta datang dari berbagai usia, mulai dari orang dewasa hingga lansia yang piawai memainkan kartu domino. Banyak peserta mengaku senang karena bisa mengisi waktu luang dengan kegiatan positif sekaligus melestarikan permainan tradisional yang mulai jarang dimainkan generasi muda.

Setelah berjuang seharian melewati babak penyisihan hingga babak final yang berlangsung seru, akhirnya terpilih para pemenang:

Selain juara utama, sejumlah hadiah hiburan juga dibagikan untuk peserta lainnya sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Suasana semakin hangat saat para juara naik ke depan menerima hadiah disambut tepuk tangan meriah seluruh warga yang hadir.
💡 Lebih dari Sekadar Permainan

Warga berharap kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan. “Semoga tahun depan bisa lebih meriah, lebih banyak peserta, dan lebih banyak lagi warga yang terlibat,” ungkap salah satu peserta. Lomba gaple rakyat ini membuktikan bahwa permainan tradisional tetap relevan dan mampu menjadi sarana perekat hubungan sosial, melahirkan lingkungan yang rukun, damai, dan bersahabat.

Aristono

Gebyar HUT RI ke-81, Pentas Seni Tenggumung Baru Mulya Surabaya Hipnotis Ratusan Warga Hingga Dini Hari

0

MEDIAISTANA.COM | SURABAYA – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 berlangsung meriah di wilayah Tenggumung Baru Mulya RT 06 RW 09, Kelurahan Pegirian Kecamatan Semampir Surabaya. Warga berbondong-bondong memadati lokasi acara untuk menyaksikan panggung pentas seni dan deretan pertunjukan menarik yang menyajikan kebahagiaan bagi seluruh elemen masyarakat.

​Acara diawali dengan prosesi penyambutan Ketua RW beserta perwakilan pejabat Kelurahan Pegirian yang diiringi oleh indahnya gerak Tarian Remo. Selain dihadiri oleh ratusan warga, kegiatan ini turut disaksikan oleh jajaran pengurus kampung RT/RW hingga tokoh masyarakat setempat.

​Ketua Panitia, Teguh, tampil membakar semangat di hadapan para hadirin saat memberikan sambutan di atas panggung. Ia mengingatkan pentingnya merawat kemerdekaan sebagai bentuk rasa syukur atas jasa para pahlawan.

​”Kemerdekaan ini harus kita syukuri dan kita jaga bersama. Ini adalah hasil perjuangan dari para pejuang dan leluhur kita yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi NKRI,” tegas Teguh.

​Apresiasi mendalam juga disampaikan oleh Ketua RT 06, Kemijo. Ia mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas partisipasi aktif dan dukungan penuh seluruh warga RT 06 dalam menyukseskan gebyar seni tahunan ini. Nada serupa disampaikan Ketua RW 09, Pak Bowo, yang memuji bakat seni anak-anak usia dini hingga penampilan kreatif ibu-ibu PKK RT 06. Dalam pidatonya, Pak Bowo juga berpesan agar warga senantiasa menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

​Suasana puncak acara kian memukau saat penampilan teatrikal dibawakan. Pertunjukan tersebut sukses menghipnotis penonton yang larut dalam cerita perjuangan. Kemeriahan kemudian ditutup dengan hiburan musik dangdut yang mengajak warga bersuka ria hingga acara usai sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

​Melalui suksesnya panggung seni ini, Ketua RT 06 berharap kebersamaan warga Tenggumung Baru Mulya terus terjalin erat.

​”Semoga warga senantiasa diberikan kesehatan dan kekompakan, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan bersama,” pungkas Kemijo.
(Redho)

Festival Merah Putih “Satukan Kebinekaan” Semarakkan Lapangan Sempur Kota Bogor

Dokumentasi Mediaistana.com

Kota Bogor, Jawa Barat || Mediaistana.com
‎Semangat persatuan dalam keberagaman hadir di tengah masyarakat melalui Festival Merah Putih bertajuk “Merah Putih Satukan Kebinekaan” yang digelar di Area Lapangan Sempur, Kota Bogor. Minggu, 23/08/2026.

‎Festival yang terbuka untuk umum ini berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan beragam potensi kuliner, produk kerajinan, UMKM, hingga hiburan musik yang dapat dinikmati masyarakat.

‎Pengunjung tidak hanya disuguhkan suasana perayaan kemerdekaan, tetapi juga dapat mengenal dan menikmati berbagai produk lokal. Salah satunya Festival Kopi Legendaris yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.

‎Beragam produk kuliner dan kerajinan turut meramaikan festival, mulai dari minuman jamu tradisional, suvenir berbahan bambu, produk benang rajut, hingga Laksa Ingin Cihideung yang dikenal sejak 1953.

‎Selain itu, pengunjung juga dapat melihat dan membeli produk handmade keramik Kundhika yang menambah warna keberagaman produk kreatif dalam festival tersebut.

‎Berbagai sajian dan produk lokal itu menjadi gambaran bahwa keberagaman bukan hanya tercermin dari budaya dan tradisi, tetapi juga melalui karya, kuliner, serta kreativitas masyarakat.

‎Suasana festival semakin meriah dengan hadirnya hiburan musik yang dapat dinikmati pengunjung selama kegiatan berlangsung.

‎Digelar di salah satu ruang publik Kota Bogor, Festival Merah Putih “Merah Putih Satukan Kebinekaan” menjadi ruang pertemuan masyarakat sekaligus momentum untuk memperkuat semangat persatuan melalui keberagaman.

‎Masyarakat yang ingin menikmati festival tersebut masih dapat berkunjung hingga 23 Agustus 2026 di Area Lapangan Sempur, Kota Bogor.

INSAN PERS BERSATU — KAWAL ASTA CITA, JAGA NKRI, MENUJU INDONESIA EMAS TEGUH PROGRAM ASTA CITA PRESIDEN

0

MEDIAISTANA.COM — JAKARTA — PEKANBARU, RIAU — 23 AGUSTUS 2026
Dari jantung Kota Pekanbaru, ibu kota Provinsi Riau yang kaya akan sumber daya dan semangat juang masyarakatnya, bergema sebuah pernyataan tegas dan bersejarah dari kalangan insan pers. Nyonya Yanti Than, Pimpinan Redaksi TopRiau.News, media yang telah lama dipercaya masyarakat Riau sebagai mitra informasi yang independen dan berintegritas, hari ini menyampaikan dukungan bulat sekaligus komitmen tak tergoyahkan dari seluruh jajaran insan pers di wilayah Riau untuk mengawal setiap langkah pelaksanaan program strategis Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

DUKUNGAN BUKAN BERARTI BUTA — KAWAL DENGAN KEJUJURAN, AWASI DENGAN KETEGASAN

Dalam sebuah pernyataan pers yang disampaikan di kantor pusat TopRiau.News, Nyonya Yanti Than menegaskan bahwa dukungan insan pers terhadap program Asta Cita bukanlah dukungan buta atau tanpa syarat. Justru sebaliknya, dukungan ini dibarengi dengan komitmen pengawasan yang paling ketat, transparan, dan akuntabel.

“Kami insan pers di tanah Riau tidak akan berpaling dari amanat rakyat. Kami berdiri tegak di garis depan — kami mengawal dengan jujur, kami menyuarakan kebenaran meski tak mudah didengar, kami menyoroti keberhasilan dengan bangga, dan kami bongkar penyimpangan tanpa ragu. Program Asta Cita bukan sekadar dokumen pemerintahan atau janji kampanye yang perlahan dilupakan — ia adalah harapan nyata jutaan rakyat Indonesia yang menanti perubahan. Dan kami, media yang diamanatkan kebebasan pers oleh konstitusi, adalah saksi sekaligus pengawal agar janji itu ditepati, bukan dikhianati oleh oknum-oknum yang hanya mementingkan diri sendiri.”

— Yanti Than, Pimpinan Redaksi TopRiau.News

✊ INSAN PERS: MATA, TELINGA, DAN SUARA RAKYAT YANG TAK BISA DIBISUKAN

Di tengah gelombang besar pembangunan nasional dan perubahan strategis yang sedang dijalankan oleh Kabinet Merah Putih, peran insan pers menempati posisi yang sangat vital dan strategis. Media bukan sekadar penyampai informasi — melainkan mitra kritis pemerintah sekaligus pengawal akuntabilitas tertinggi atas nama rakyat.

Dari ujung paling barat di Sabang hingga perbatasan timur di Merauke, dari pegunungan Aceh hingga pesisir Selatan Jawa, seluruh awak media yang berintegritas berdiri dalam satu barisan kokoh:

Mengawal setiap program agar tepat sasaran — tidak ada lagi proyek yang mangkrak, tidak ada anggaran yang melayang, tidak ada kebijakan yang hanya menguntungkan segelintir pihak
Mengawasi agar tidak ada kebocoran, penyimpangan, atau ketidakadilan — setiap rupiah uang rakyat harus dipertanggungjawabkan, setiap kebijakan harus dirasakan dampaknya oleh masyarakat luas
Menyuarakan aspirasi rakyat yang sering tak didengar — suara kecil di pelosok desa, keluhan pedagang kecil di pasar, harapan pemuda di kota — semuanya adalah suara yang harus didengar oleh pengambil kebijakan
Memberikan apresiasi saat ada kemajuan, dan mengkritik tajam saat ada kegagalan — pujian kami tulus untuk keberhasilan, kritik kami tajam untuk kelalaian. Keduanya adalah bentuk cinta kami kepada bangsa ini

TOPRIAU.NEWS: BERSAMA RAKYAT, UNTUK KEBENARAN — TANPA TAKUT, TANPA PIHAK

TopRiau.News di bawah kepemimpinan Yanti Than telah lama menjadi kebanggaan masyarakat Riau. Selama bertahun-tahun, media ini hadir bukan di ruang-ruang mewah pejabat, melainkan di tengah rakyat — di pasar, di ladang, di pinggiran sungai, di ruang rapat warga. Liputan-liputannya selalu berakar pada realitas lapangan, dan tak pernah gentar menyuarakan kebenaran meski pahit, meski berisiko, meski tak populer.

Hari ini, Yanti Than kembali menegaskan posisi tegas media ini:

“Presiden Prabowo Subianto telah menaruh kepercayaan yang sangat besar kepada seluruh rakyat Indonesia. Beliau menawarkan visi besar: Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkeadilan sosial. Maka kami pun menaruh kepercayaan itu — namun kepercayaan itu bukan berarti kami menutup mata. Justru karena kami percaya pada visi ini, kami akan mengawasi pelaksanaannya dengan ketat. Jika Asta Cita berjalan baik, kami sorot keberhasilannya hingga ke penjuru negeri. Jika terhambat oleh birokrasi yang lambat, oleh oknum yang korup, oleh kebijakan yang keliru — kami bongkar penghambatnya, kami suarakan masalahnya, kami tuntut perbaikannya. Itulah tugas suci kami sebagai insan pers. Itulah sumpah kami sebagai pejuang kebenaran.”

— Yanti Than, Pimpinan Redaksi TopRiau.News

SATU NUSANTARA, SATU TUJUAN — PERS BERSATU, BANGSA MAJU

Semangat yang bergema dari Pekanbaru ini bukan sekadar suara satu media. Ini adalah cerminan hati seluruh insan pers yang berintegritas di seluruh penjuru tanah air. Tidak ada jarak yang memisahkan, tidak ada perbedaan yang memecah — dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote, seluruh awak media yang menjunjung tinggi kebenaran berdiri dalam satu barisan:

Mendukung kemajuan yang nyata, mengawal keadilan yang dirasakan semua lapisan masyarakat, menegakkan kebenaran tanpa pandang bulu.

Kepada seluruh insan pers di Indonesia: Tetaplah menyala! Jangan pernah padam api kebenaran di dada kalian. Rakyat menanti suara kalian. Negara butuh pengawasan kalian. Asta Cita akan terwujud bukan hanya karena kebijakan yang baik, tetapi karena ada kita — mata dan suara rakyat — yang mengawasi setiap langkahnya.

Kepada Ibu Yanti Than dan seluruh rekan-rekan insan pers di Provinsi Riau: Terima kasih atas ketegasan, keberanian, dan komitmen Anda! Semangat Anda adalah semangat kebebasan pers, semangat demokrasi, dan semangat kemajuan bangsa. Tetap teguh pendirian, tetap independen, tetap menyala dalam kebenaran! 🔥✊🇮🇩

Diterbitkan oleh: TopRiau.News | Pimpinan Redaksi: Yanti Than | Tanggal: 23 Agustus 2026
TopRiau.News — Berita Terpercaya Riau. Kebenaran Selalu Terungkap. Mengawal Riau, Mengawal Indonesia.

SALAM KEBERSAMAAN DARI MEDIAISTANA.COM — BERSATU MENCAPAI INDONESIA EMAS

Seluruh jajaran MediaIstana.com menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan salam hangat persaudaraan kepada Ibu Yanti Than, rekan-rekan di TopRiau.News, serta seluruh insan pers di tanah Riau!

“Kita adalah satu keluarga besar pers nasional. Tidak ada jarak yang memisahkan — apa yang diperjuangkan di Pekanbaru, adalah juga perjuangan kami di Jakarta. Apa yang dijaga di Riau, adalah juga yang kami pelihara di seluruh penjuru negeri.”

✊ BERSATU MENJAGA NKRI — KUNCI INDONESIA EMAS

Di momen bersejarah ini, kami tegaskan bersama:

– 🤝 Kesatuan dan Persatuan NKRI adalah harga mati. Tidak ada kompromi atas keutuhan negara. Kita adalah satu bangsa, satu bahasa, satu tanah air — Indonesia.
– 📰 Insan Pers adalah perekat bangsa. Melalui tulisan, liputan, dan kebenaran yang kami sampaikan setiap hari, kita menjaga agar rakyat tetap bersatu, tetap berdaulat, tetap maju.
– Menuju Indonesia Emas 2045 bukan mimpi — itu tujuan yang kita raih bersama. Satu langkah di Riau, satu langkah di Jakarta, satu langkah di setiap provinsi — langkah kecil kita bersatu menjadi langkah besar bangsa.

PESAN KAMI UNTUK SEMUA INSAN PERS DI INDONESIA:

Tetaplah semangat, rekan-rekan! Jangan pernah lelah menjadi suara yang jujur, mata yang waspada, dan jantung yang berdetak untuk kemajuan bangsa. Menjaga persatuan bukan sekadar slogan — itu tugas kita setiap hari dalam setiap berita yang kita tulis.

Bersama-sama, kita kawal Asta Cita, kita jaga NKRI, kita bangun fondasi yang kokoh — agar nanti, ketika Indonesia Emas tiba, kita bisa berkata dengan bangga: “Kami ada di sana. Kami bagian dari perjuangan ini.”

Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melindungi langkah kita semua, memberkati perjuangan kita, dan mempersatukan hati kita dalam cinta kepada tanah air tercinta — Republik Indonesia. 🇮🇩

Dari kami, Insan Pers MediaIstana.com — Bersama Riau, Bersama Seluruh Indonesia, Menuju Indonesia Emas!

Diterbitkan oleh: MediaIstana.com | Tanggal: 23 Agustus 2026
MediaIstana.com — Suara Persatuan, Cahaya Kebenaran. Mengawal Indonesia Menuju Emas.

PERS BERSATU, INDONESIA MAJU

Kedua pernyataan ini merupakan bukti nyata bahwa di tengah perbedaan wilayah dan latar belakang, seluruh insan pers di Indonesia memiliki satu tekad yang sama: Mendukung kemajuan bangsa, mengawal jalannya pemerintahan dengan jujur, menjaga kesatuan NKRI, dan berjalan bersama-sama menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.

Pers yang kuat adalah pers yang bersatu dalam kebenaran, beragam dalam liputan, namun satu dalam tujuan — kemajuan Indonesia yang berkeadilan bagi seluruh rakyatnya. 🇮🇩✊🔥

Red David E,S.E.

Warga Kecewa, Program Bantuan ( PKH) dan Bantuan ( BPNT) Blok Bedeng ( Bulak), Jatibarang Tidak Konsisten

0

Warga Kecewa, Program Bantuan ( PKH) dan Bantuan ( BPNT) Blok Bedeng ( Bulak), Jatibarang Tidak Konsisten

INDRAMAYU |MEDIA ISTANA.COM
Warga Blok Bedeng, Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, mengaku Kecewa terkait penyaluran bantuan sosial pemerintah berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Sabtu (22/8/2026).

Kekecewaan warga muncul karena penyaluran bantuan tersebut dinilai belum sepenuhnya sepadan dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut. Sejumlah warga mempertanyakan adanya penerima bantuan yang dianggap masih mampu secara ekonomi, sementara masyarakat yang dinilai lebih membutuhkan justru belum menerima bantuan.

Warga berharap pemerintah desa dan instansi terkait dapat melakukan pendataan ulang serta verifikasi secara transparan terhadap calon maupun penerima manfaat PKH dan BPNT. Dengan demikian, bantuan pemerintah dapat benar-benar diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria dan membutuhkan.

Selain itu, warga meminta agar proses penetapan penerima bantuan dilakukan secara adil, terbuka, dan sesuai dengan kondisi nyata penduduk di lapangan.

Keresahan ini menjadi perhatian masyarakat karena bantuan sosial PKH dan BPNT sejatinya diharapkan dapat membantu keluarga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan hidup serta meningkatkan kesejahteraan.

Warga berharap pihak terkait segera memberikan penjelasan dan melakukan evaluasi terhadap data penerima bantuan agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat.

“Kami berharap bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran dan diberikan kepada warga yang memang membutuhkan,” menjadi harapan yang disampaikan sejumlah warga. (IYONS74)

Dipimpin IPDA Aries Munandar, Polsek Pamulang Gelar Patroli Cipta Kondisi hingga Dini Hari

0

mediaistana.com

Pamulang, 23 Agustus 2026 – Dipimpin Panit Reskrim Polsek Pamulang IPDA Aries Munandar, S.H., personel Polsek Pamulang melaksanakan patroli cipta kondisi pada Sabtu (22/8/2026) hingga dini hari.

Patroli tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah hukum Polsek Pamulang.

Dalam kegiatan tersebut, personel menyasar sejumlah titik rawan 3C (curat, curas, dan curanmor), kejahatan jalanan, tawuran, serta balap liar.

Patroli dilakukan dengan menyusuri jalur utama, sentra ekonomi, objek vital hingga kawasan permukiman warga. Petugas juga melaksanakan strong point di sejumlah lokasi yang dianggap rawan gangguan kamtibmas.

Selain itu, personel melakukan pemeriksaan secara selektif terhadap kelompok remaja yang masih berkumpul hingga larut malam sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tawuran maupun gangguan keamanan lainnya.

Petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

Panit Reskrim Polsek Pamulang IPDA Aries Munandar, S.H., mengatakan patroli cipta kondisi merupakan bentuk kehadiran kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Patroli ini kami laksanakan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya 3C, kejahatan jalanan, tawuran dan balap liar. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujar IPDA Aries Munandar.

Ia menambahkan, patroli akan terus ditingkatkan, terutama pada waktu dan lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Kehadiran anggota di lapangan merupakan bagian dari upaya pencegahan agar situasi kamtibmas di wilayah Pamulang tetap aman dan kondusif,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Pamulang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat serta melakukan langkah preventif dalam mencegah berbagai bentuk gangguan kamtibmas.

(Rafiqi)

Polsek Pamulang Dipimpin IPDA Aries Munandar Redam Keributan di Sekolah Swasta Pamulang

0

mediastana.com

Pamulang – Personel Polsek Pamulang di bawah pimpinan Panit Reskrim IPDA Aries Munandar, S.H., bergerak cepat mengamankan situasi menyusul adanya keributan di salah satu sekolah swasta di wilayah Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (22/8/2026).

Pengamanan dilakukan di lingkungan TK Islam Pembangunan dan SD Islam Pembangunan setelah sejumlah orang mendatangi lokasi. Kehadiran massa tersebut sempat memicu situasi tegang sehingga personel kepolisian langsung diterjunkan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

IPDA Aries Munandar mengatakan, pihaknya langsung melakukan langkah pengamanan dan pemantauan di lokasi untuk memastikan tidak terjadi tindakan yang dapat memperbesar persoalan.

“Kerusuhan indikasinya dari para pihak yang bersengketa. Kami belum ada data spesifiknya, tapi yang beredar di media sosial bisa jadi acuan,” ujar IPDA Aries Munandar.

Sejumlah orang yang berada di lokasi terlihat berkumpul di halaman sekolah dan sempat berupaya mendobrak pagar. Polisi kemudian melakukan pengamanan sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya benturan antara pihak-pihak yang terlibat.

Terkait adanya informasi bahwa massa tersebut diduga merupakan orang suruhan dari salah satu kampus negeri di Tangerang Selatan, IPDA Aries menegaskan bahwa informasi tersebut masih dalam proses pendalaman.

“Untuk informasi mengenai pihak-pihak yang terlibat maupun latar belakang persoalan, masih kami dalami. Kami tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum seluruh fakta dan informasi dapat dipastikan,” jelasnya.

Penanganan situasi turut mendapat perhatian langsung dari Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo, yang turun ke lokasi untuk melakukan mediasi terhadap pihak-pihak yang bersengketa.

Mediasi dilakukan sebagai upaya kepolisian mengedepankan penyelesaian secara damai sekaligus mencegah persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

AKBP Boy Jumalolo menyampaikan bahwa kehadiran polisi di lapangan tidak hanya bertujuan mengamankan situasi, tetapi juga memastikan setiap persoalan dapat diselesaikan secara tertib.

“Kami hadir untuk memastikan situasi tetap aman dan memberikan ruang kepada para pihak untuk menyelesaikan persoalan secara baik. Kami meminta semua pihak menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan,” ujar AKBP Boy Jumalolo.

Setelah mediasi dilakukan, situasi di sekitar sekolah berangsur kondusif. Massa yang masih berada di lokasi kemudian dipulangkan ke rumah masing-masing menggunakan kendaraan milik Polres Tangerang Selatan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kembali keributan maupun gesekan setelah proses mediasi.

IPDA Aries Munandar memastikan jajaran Polsek Pamulang akan terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi.

“Kondisi saat ini alhamdulillah sudah kondusif dan aman terkendali,” ungkap IPDA Aries Munandar.

Polsek Pamulang juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta menyerahkan proses penyelesaian persoalan kepada pihak yang berwenang.

Dengan respons cepat personel Polsek Pamulang di bawah koordinasi IPDA Aries Munandar, situasi di sekolah swasta wilayah Pamulang berhasil dikendalikan. Kepolisian memastikan pengamanan dan pemantauan tetap dilakukan guna menjaga wilayah hukum Polsek Pamulang tetap aman dan kondusif.

(Rafiqi)