Beranda blog Halaman 58

PNBP Imigrasi Tembus Rp6,5 Triliun, Target Rp8,5 Triliun Dibidik

0

JAKARTA, Mediaistana.com — Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor keimigrasian menunjukkan kinerja kuat sepanjang 2026, Hingga 10 Agustus, Direktorat Jenderal Imigrasi mencatat penerimaan sekitar Rp6,5 triliun, atau telah mencapai lebih dari tiga perempat target tahunan yang ditetapkan pemerintah.

Capaian tersebut menjadi sinyal positif di tengah dinamika mobilitas masyarakat dan kondisi global yang turut memengaruhi arus orang keluar-masuk Indonesia.

Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Hendarsam Marantoko, mengungkapkan realisasi tersebut dalam Media Brief di Kantor Ditjen Imigrasi, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Menurut Hendarsam, angka Rp6,5 triliun itu mengalami pertumbuhan 6,68 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, Dengan target PNBP sebesar Rp8,5 triliun, realisasi hingga 10 Agustus telah mencapai sekitar 76,81 persen,
“Empat bulan terakhir merupakan waktu yang cukup produktif bagi kita di sektor PNBP,” ujar Hendarsam.

Visa Jadi Mesin Utama Penerimaan
Struktur penerimaan menunjukkan layanan visa masih menjadi sumber terbesar PNBP keimigrasian, Dari total penerimaan tersebut, layanan visa menyumbang sekitar Rp3,5 triliun atau 54,9 persen.

Kontribusi berikutnya berasal dari layanan paspor yang mencapai sekitar Rp1,6 triliun atau 24,6 persen,Adapun layanan keimigrasian lainnya memberikan kontribusi sekitar Rp1,3 triliun atau 20,5 persen.

Komposisi ini memperlihatkan bahwa aktivitas mobilitas internasional, khususnya layanan visa, memiliki peran besar dalam menopang penerimaan negara dari sektor keimigrasian.

Empat Bulan Jadi Penentu
Dengan masih tersisa sekitar empat bulan menuju akhir tahun, Ditjen Imigrasi optimistis target Rp8,5 triliun dapat direalisasikan.

Periode akhir tahun dinilai memiliki potensi besar karena bertepatan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat serta musim perjalanan yang biasanya mengalami lonjakan.

Optimisme tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi jajaran imigrasi untuk menjaga kualitas layanan di tengah potensi peningkatan volume pemohon.

Teknologi Jadi Kunci
Hendarsam juga menilai transformasi teknologi telah menjadi salah satu kekuatan pelayanan keimigrasian Indonesia,Ia bahkan menyebut layanan imigrasi Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara maju di kawasan Asia.

Namun menurutnya, Indonesia memiliki tantangan yang jauh lebih kompleks dibandingkan negara dengan wilayah geografis terbatas seperti Singapura.

Luas wilayah Indonesia, banyaknya pintu masuk dan keluar negara, serta tingginya mobilitas orang membuat penguatan teknologi dan sistem pelayanan menjadi kebutuhan strategis.

Karena itu, capaian PNBP Rp6,5 triliun bukan hanya berbicara mengenai besarnya uang yang masuk ke kas negara, Di balik angka tersebut terdapat aktivitas pelayanan visa, paspor, pengawasan lalu lintas orang, serta berbagai layanan keimigrasian yang terus bergerak mengikuti kebutuhan masyarakat.

Dengan target Rp8,5 triliun di depan mata, empat bulan terakhir 2026 akan menjadi fase penting untuk membuktikan apakah momentum pertumbuhan PNBP keimigrasian mampu dipertahankan hingga penghujung tahun.

*Layanan Samsat Keliling Bekasi Dipuji Warga, Urus Pajak Makin Gampang*

0

BEKASI” — Kehadiran Samsat Keliling di Kota Bekasi menuai respon positif dari warga. Prosesnya yang dinilai cepat, petugasnya ramah, dan lokasinya mudah dijangkau membuat masyarakat terbantu dalam membayar pajak kendaraan tahunan.

Salah satunya dirasakan oleh Rinhar, warga Bekasi. Ia memanfaatkan layanan tersebut pada Rabu (12/8/2026) dan mengaku puas dengan pelayanannya.
“Baru saja saya bayar pajak tahunan di Samsat Keliling. Alurnya cepat, nggak ribet. Petugasnya juga melayani dengan sopan,” kata Rinhar.

Menurutnya, adanya Samsat Keliling sangat meringankan. Warga tidak perlu lagi meluangkan waktu jauh-jauh ke kantor Samsat pusat hanya untuk urusan pajak tahunan.

Rinhar pun berharap layanan ini bisa diperluas lagi.
“Harapannya ke depan bisa hadir di tiap kelurahan. Jadi masyarakat makin dimudahkan untuk tertib bayar pajak,” harapnya.

Pihak *Kantor Bersama Samsat Induk Kota Bekasi di Bulak Kapal, Jl. Ir. H. Juanda No. 302, Bekasi Timur* juga menyampaikan hal serupa. Selain layanan keliling, kantor induk tetap melayani pengesahan STNK tahunan, ganti plat 5 tahunan, hingga proses balik nama kendaraan untuk wilayah Kota Bekasi.

“Layanan Samsat Keliling ini wujud komitmen kami mendekatkan pelayanan ke masyarakat. Tujuannya satu, agar pembayaran pajak jadi lebih cepat, mudah, dan kepatuhan warga meningkat,” ujar perwakilan Samsat.

Dengan pelayanan yang makin dekat dan efisien, diharapkan warga Kota Bekasi semakin semangat membayar pajak kendaraan tepat waktu.

Tiket Ludes, “Harusnya Horror” Buktikan Tawa Bisa Berujung Haru

0

JAKARTA I Mediaistana.com — Gelombang antusiasme penonton terhadap film Harusnya Horror mulai terasa sebelum film besutan Reza Oktovian atau Reza Arap itu resmi beredar di bioskop, Penjualan tiket awal dan rangkaian special screening di sejumlah kota dilaporkan mendapat sambutan kuat.

Film produksi Ess Jay Pictures tersebut dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 20 Agustus 2026, Antusiasme terlihat dalam agenda pemutaran khusus di Jakarta, Depok, Bekasi, Bali, Banjarmasin, Batam, Bogor, Jambi, Lampung, Palembang, Pekanbaru, Makassar, Samarinda hingga Pontianak.

Fenomena tersebut menjadi sinyal bahwa Harusnya Horror tidak sekadar menjual formula horor, Film ini justru menawarkan perpaduan komedi, kekacauan khas kelompok pertemanan, absurditas, sekaligus lapisan emosional yang membuat cerita bergerak lebih jauh dari sekadar menghadirkan ketakutan.

Yang menjadi daya tarik tersendiri adalah debut layar lebar para personel AAAClan, Reza Arap tampil bersama Tierison (Jot), Garry Ang, Yukatheo, Aldy Renaldy (King Aloy), Bravyson, Niko Junius, Ariyanto (Ibot), dan Teguh Prakoso (Tepe).

Kehadiran mereka membawa karakter yang dekat dengan kultur konten kreator dan generasi muda, Salah satunya King Aloy yang mendapat ruang dengan gimmick khas seorang kreator konten, sehingga berpotensi menjadi salah satu karakter yang mudah diingat penonton.

Namun, di balik kelucuan dan energi khas anak muda, Harusnya Horror menyimpan sisi emosional yang jauh lebih dalam,Film ini juga menjadi salah satu karya terakhir yang menampilkan mendiang Lula Lahfah.

Sosok Lula meninggalkan kesan kuat selama proses produksi, Reza Arap mengenang Lula sebagai pribadi yang tetap memberikan energi positif kepada orang-orang di sekitarnya, termasuk kebiasaannya memperhatikan kebutuhan kru dan pemain.

“Lula sangat besar ada di film ini,Dia tidak pernah mengeluh dalam keadaan apa pun, selalu bawakan makanan untuk seluruh kru dan pemain lainnya. Dia sangat loveable,” ujar Reza.

Kenangan tersebut terasa semakin kuat dalam rangkaian kegiatan promosi film, Kursi yang diperuntukkan bagi Lula dengan karangan bunga menjadi simbol penghormatan yang menyertai perjalanan promosi Harusnya Horror.

Bagi Reza, film ini juga menjadi ujian besar pertamanya sebagai sutradara,Ia mengibaratkan pengalaman tersebut seperti menjalani perkuliahan secara langsung di lokasi syuting, tetapi sekaligus harus menyelesaikan “skripsi” melalui sebuah film panjang,“Ini debut penyutradaraan saya, dan saya menganggapnya ini seperti kuliah saat syuting, tapi langsung skripsi,” kata Reza.

Pengalaman tersebut memperlihatkan perubahan posisi Reza dari sosok kreator yang terbiasa berada di depan kamera menjadi pengarah utama sebuah produksi film, Tantangan terbesar justru muncul sejak hari pertama ketika ia harus mengendalikan kru, pemain, sekaligus keseluruhan proses kreatif.

Dari sisi cerita, penulis skenario Rahabi turut membawa pengaruh kecintaannya terhadap anime One Piece,Kesamaan minat dengan Reza kemudian menjadi salah satu warna dalam proses menerjemahkan naskah ke layar.

Hasilnya bukan sekadar komedi,Di balik dialog dan tingkah para karakter, terselip gagasan mengenai persahabatan, kebersamaan, kehilangan dan cinta.

Selain jajaran AAAClan, film ini turut menghadirkan Ronny P. Tjandra, Malka Rafasya, serta penampilan spesial Yoshua Marcellos alias Celloz.

Film ini diproduseri David Suwarto, Sridhar Jetty, dan Jimmy Lalwani,Kehadiran jajaran pemain dan kreator dengan latar belakang dunia digital membuat Harusnya Horror memiliki identitas yang kuat sebagai film yang menyasar energi generasi muda.

Jika respons penjualan tiket awal menjadi indikator, Harusnya Horror kini tidak lagi sekadar menunggu penonton, Penonton justru sudah lebih dulu memburu kesempatan untuk menyaksikan bagaimana Reza Arap mengubah pengalaman, persahabatan, tawa, dan kehilangan menjadi sebuah cerita layar lebar.

Harusnya Horror akan mulai meneror sekaligus menghibur penonton Indonesia pada 20 Agustus 2026.

Dan kali ini, yang mungkin paling menakutkan bukan hantunya—melainkan ketika tawa perlahan berubah menjadi air mata.

Spektakuler! Warga Ciseeng Bikin Lorong Merah Putih Sepanjang 1.200 Meter Sambut HUT RI ke-81

Dokumentasi Mediaistana.com

Kabupaten Bogor, Jawa Barat || Mediaistana.com
Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Kampung Cibogo Parigi, RT.004 RW.004, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. Warga setempat menghias jalan di wilayah mereka dengan kain berwarna merah putih hingga membentuk lorong yang membentang lebih dari 1.200 meter. Jumat,14/08/2026.

Hiasan tersebut menjadi bagian dari persiapan masyarakat dalam menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Kain merah putih yang terpasang di sepanjang jalan membuat kawasan permukiman warga tampak lebih meriah sekaligus kental dengan nuansa nasionalisme.

Uniknya, persiapan lorong merah putih tersebut dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat selama kurang lebih satu bulan, sejak Juli 2026. Warga secara bergantian mengerjakan proses pembuatan dan menjahit kain merah putih, baik pada siang maupun malam hari. Kegiatan tersebut dilakukan secara swadaya dengan melibatkan masyarakat sekitar.

Tak hanya tenaga, seluruh biaya pembuatan lorong merah putih juga berasal dari hasil patungan warga. Semangat kebersamaan menjadi modal utama masyarakat untuk menghadirkan dekorasi kemerdekaan tersebut. Dengan panjang lebih dari 1.200 meter, lorong merah putih ini sekaligus menjadi gambaran kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat.

Warga berharap dekorasi tersebut tidak hanya menjadi pemanis lingkungan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga dapat menumbuhkan rasa cinta Tanah Air serta mempererat kebersamaan antarwarga.

Kegiatan sederhana yang lahir dari swadaya masyarakat itu menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan melalui kebersamaan, kreativitas, dan gotong royong dari lingkungan terkecil.

Keren! Kampung Cibogo Parigi Disulap Jadi Lorong Merah Putih Terpanjang, Warga Patungan dan Gotong Royong

Kabupaten Bogor, Jawa Barat || Mediaistana.com
Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Kampung Cibogo Parigi, RT 04/RW 04, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. Warga setempat menghias jalan di wilayah mereka dengan kain berwarna merah putih hingga membentuk lorong yang membentang lebih dari 1.200 meter. Jumat,14/08/2026.

Hiasan tersebut menjadi bagian dari persiapan masyarakat dalam menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Kain merah putih yang terpasang di sepanjang jalan membuat kawasan permukiman warga tampak lebih meriah sekaligus kental dengan nuansa nasionalisme. Uniknya, persiapan lorong merah putih tersebut dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat selama kurang lebih satu bulan, sejak Juli 2026.

Warga secara bergantian mengerjakan proses pembuatan dan menjahit kain merah putih, baik pada siang maupun malam hari. Kegiatan tersebut dilakukan secara swadaya dengan melibatkan masyarakat sekitar. Tak hanya tenaga, seluruh biaya pembuatan lorong merah putih juga berasal dari hasil patungan warga. Semangat kebersamaan menjadi modal utama masyarakat untuk menghadirkan dekorasi kemerdekaan tersebut.

Dengan panjang lebih dari 1.200 meter, lorong merah putih ini sekaligus menjadi gambaran kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat. Warga berharap dekorasi tersebut tidak hanya menjadi pemanis lingkungan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga dapat menumbuhkan rasa cinta Tanah Air serta mempererat kebersamaan antarwarga.

Kegiatan sederhana yang lahir dari swadaya masyarakat itu menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan melalui kebersamaan, kreativitas, dan gotong royong dari lingkungan terkecil.

PMK Polsek Seputih Banyak Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Dua Persoalan Langsung Dicarikan Solusi

0

Lampung Tengah l Mediaistana.com – Program Polsek Manjau di Kampung (PMK) Polsek Seputih Banyak kembali menunjukkan hasil nyata.

Keluhan warga saat kegiatan PMK di Kampung Sumber Bahagia (SB1), Kecamatan Seputih Banyak, langsung ditindaklanjuti melalui musyawarah bersama pihak terkait di Mako Polsek Seputih Banyak, pada Kamis (13/8/26).

Kapolsek Seputih Banyak AKP Hairil Rizal, S.H., M.H. bersama Forkopincam, aparatur kampung, tokoh masyarakat, pemilik usaha penginapan dan pengelola pabrik singkong membahas dua persoalan, yakni keberadaan usaha penginapan yang belum mendapat persetujuan lingkungan serta keluhan debu akibat kendaraan pengangkut singkong.

Hasilnya, pemilik rumah bersedia menutup usaha penginapan dan mencopot plang Losmen/Penginapan Kaisar.

Ke depan, rumah tersebut akan digunakan sebagai usaha rumah makan.

Sementara pengelola pabrik singkong berkomitmen melakukan penyiraman di jalur kendaraan untuk mengurangi debu yang mengganggu warga.

Respons cepat Kapolsek tersebut mendapat apresiasi dari warga dan aparatur Kampung Sumber Bahagia yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri dalam memberikan solusi atas persoalan masyarakat.

Mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., Kapolsek Seputih Banyak AKP Hairil Rizal mengatakan, PMK merupakan sarana untuk memastikan setiap keluhan masyarakat tidak hanya didengar, tetapi segera ditindaklanjuti bersama pihak terkait.

“Melalui PMK, setiap keluhan masyarakat kami tindak lanjuti untuk mencari solusi terbaik. Ini merupakan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya.**

(Humas LT_R)

Polres Probolinggo Sikat 4 Kasus Sekaligus, 3.170 Liter Miras Lintas Daerah Diamankan

0

Probolinggo, Mediaistana.com
Polres Probolinggo Polda Jatim berhasil mengungkap empat kasus tindak pidana sekaligus dalam sepekan terakhir. Kasus tersebut meliputi percobaan pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, peredaran minuman keras tanpa izin, hingga komplotan pencurian dengan kekerasan. Pengungkapan dilakukan jajaran Polres Probolinggo dan menjadi bukti keseriusan aparat dalam memberantas kejahatan yang meresahkan masyarakat, Kamis (13/8/2026).

Kasus pertama adalah percobaan pencurian dengan kekerasan di wilayah Kecamatan Kraksaan. Seorang pelaku berinisial R (16) diamankan petugas.Modusnya, pelaku berpura-pura menjadi korban penipuan untuk mendapat simpati. Korban yang iba kemudian bersedia mengantarkan pelaku.

Namun di jalan sepi, pelaku justru mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis karambit dan berupaya merampas sepeda motor Honda PCX milik korban. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit Honda PCX, BPKB, pakaian pelaku dan korban, serta satu buah karambit.

Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang tak dikenal.
Kami mengimbau agar tetap waspada, terlebih saat diminta mengantar ke tempat sepi. Rasa peduli harus disertai kewaspadaan, ujarnya.

Karena pelaku masih di bawah umur, proses hukum dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan perlindungan anak.

Kasus kedua adalah pencurian kendaraan bermotor di Kraksaan. Tersangka M.S (46) diamankan karena diduga mencuri motor yang terparkir dengan menggunakan kunci palsu dan merusak kunci kendaraan.
Polisi juga mengamankan STNK dan BPKB kendaraan sebagai barang bukti.
Kasus ketiga adalah peredaran minuman keras tanpa izin dalam jumlah besar. Petugas mengamankan 3.170,2 liter miras yang diangkut menggunakan dua bus antar kota antar provinsi.

Rinciannya, dari bus pertama disita 2.978 botol dan 33 jerigen dengan total 2.941,8 liter. Dari bus kedua disita 264 botol dan 2 jerigen dengan total 228,4 liter.
Miras tersebut diduga akan diedarkan ke wilayah Cirebon, Jawa Barat, dan Kediri, Jawa Timur.
Kami akan kembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan dan jalur distribusinya, tegasnya.

Kasus keempat adalah pencurian dengan kekerasan di Kecamatan Bantaran. Dua orang pelaku yakni M.M (27) dan A (25) berhasil diamankan. Keduanya diduga memepet korban di jalan, merampas ponsel, dan melakukan kekerasan hingga korban luka. Barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor Honda Beat dan satu unit ponsel merek Oppo.

Dari hasil pemeriksaan, polisi juga mendapatkan informasi adanya tindak pidana lain yang diduga dilakukan para pelaku dan masih dalam proses pendalaman. AKBP Rizki menegaskan Polres Probolinggo tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan. Kami akan tindak lanjuti setiap laporan dan melakukan pengungkapan secara profesional sesuai hukum yang berlaku, pungkasnya.

Rutan Kraksaan Bersihkan TMP Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI

0

Probolinggo, Mediaistana.com
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan menggelar aksi sosial dengan membersihkan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kraksaan, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya jajaran Rutan Kraksaan dalam memaknai momentum kemerdekaan melalui aksi nyata. Selain menjaga lingkungan makam tetap bersih dan tertata, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengenang serta menghormati perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya bagi bangsa Indonesia.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Kraksaan, M. Aziz Yulianto mengatakan kegiatan bersih-bersih Taman Makam Pahlawan memiliki makna lebih dari sekadar kegiatan menjaga kebersihan lingkungan.

Membersihkan dan merawat Taman Makam Pahlawan bukan sekadar menjaga kebersihan, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan kita terhadap perjuangan dan pengorbanan para pahlawan, ujarnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan perlu terus dipelihara, terutama oleh generasi saat ini. Semangat tersebut dapat diwujudkan melalui sikap peduli terhadap lingkungan, kebersamaan serta pengabdian kepada masyarakat dan negara. Semangat perjuangan tersebut harus terus kita jaga dan teladani, imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran petugas Rutan Kraksaan bekerja secara bersama-sama membersihkan berbagai bagian kawasan Taman Makam Pahlawan. Sejumlah aktivitas dilakukan, mulai dari merapikan lingkungan hingga memastikan area makam terlihat lebih bersih dan nyaman sebagai lokasi untuk mengenang jasa para pejuang bangsa.

IPB Dorong Pesantren di Probolinggo Jadi Pelopor Ketahanan Pangan

0

Probolinggo, Mediaistana.com
Institut Pertanian Bogor (IPB) mendorong pondok pesantren di Kabupaten Probolinggo menjadi pelopor kemandirian dan ketahanan pangan. Dorongan itu disampaikan dalam program DOSEN PULANG KAMPUNG 2026 di Pondok Pesantren Darut Tauhid, Desa Patemon, Kecamatan Krejengan, Kamis (13/8/2026).

Program bertema “Model Pesantren Mandiri Pangan melalui Pembelajaran Pertanian Berbasis Alam” ini mempertemukan perguruan tinggi, pemerintah daerah, pesantren, kelompok tani, dan masyarakat. Tujuannya memperkuat kapasitas pertanian sekaligus memperkenalkan metode ramah lingkungan.

Rombongan Guru Besar IPB dipimpin Prof. Dr. Ir. Abdul Munif. Kedatangan mereka disambut Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Probolinggo Abd. Ghafur, Pengasuh Ponpes Darut Tauhid KH. M. Syakur Dewa, Forkopimka, Dinas Pertanian, dan perwakilan 5 pondok pesantren.

Kegiatan diawali penanaman bibit pohon produktif di lingkungan pesantren. Para santri dan petani juga diperkenalkan pupuk organik dan biopestisida hasil riset IPB yang bahan bakunya mudah didapat di sekitar.

KH. M. Syakur Dewa mengatakan, ilmu pertanian penting diberikan kepada santri agar memiliki bekal menghadapi tantangan hidup.

Alhamdulillah hari ini kita kedatangan tamu dari IPB untuk memberikan wawasan pertanian yang baik kepada para santri dan masyarakat. Ke depan santri tidak hanya menguasai ilmu agama, tapi juga bisa berkembang di bidang pertanian, ujarnya.

Gus Dewa menambahkan, lahan pesantren yang terbatas tetap bisa produktif dengan teknologi dan pendampingan yang tepat. Ia berharap santri bisa memelopori gerakan pertanian di Kabupaten Probolinggo.

Senada, Ketua Tim Guru Besar IPB Prof. Abdul Munif menilai pesantren punya modal sosial kuat karena dekat dengan masyarakat desa dan aktivitas pertanian.

Kami memberikan gambaran tentang pentingnya ketahanan pangan, kemandirian pangan, dan regenerasi petani. Pembuatan pupuk organik ini sederhana dan berpotensi jadi sumber penghasilan tambahan, jelasnya.

Menurutnya, pertanian harus dipandang sebagai profesi yang menjanjikan, bukan pekerjaan tradisional. Pesantren adalah kelompok besar dan potensial menjadi pionir pembangunan desa melalui pertanian ramah lingkungan, tegasnya.

Asisten Kesra Abd. Ghafur menyambut baik program ini. Pemkab Probolinggo berencana meningkatkan kerja sama menjadi PKS agar pendampingan pertanian di pesantren berjalan berkelanjutan.

Dosen Pulang Kampung ini bentuk kolaborasi pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Harapannya kapasitas masyarakat di lingkungan pesantren, khususnya di bidang pertanian, semakin meningkat, ujarnya.

Melalui sinergi ini, IPB, Pemkab Probolinggo, dan pesantren berharap dapat melahirkan model pesantren mandiri pangan, memperkuat regenerasi petani, dan membuka peluang ekonomi baru bagi santri.

Budidaya Tebon Jagung Berhasil dilaksanakan oleh BUMDES desa Manyeti kec.Dawuan

0

.Kegiatan bertanam tebon jagung (batang dan daun jagung) yang dikaitkan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) umumnya bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan serta menyediakan pasokan hijauan pakan ternak seperti sapi.

 

Salah satu bukti keberhasilan budidaya Tebon Jagung ialah BUMDES desa Manyeti kecamatan Dawuan kabupaten Subang,Direktur Bumdes Bapak Ikin Hendrawan yang telah berhasil mendongkrak program budidaya Tebon Jagung di wilayah desa Manyeti.

 

Dalam keterangan kepada awak media Direktur Bumdes desa Manyeti Ikin Hendrawan mengatakan”kita mulai dari tahun 2024 bulan Januari langsung bekerjasama dengan perusahaan GDA (Global Dairi Alami) untuk budidaya Tebon jagung yang bisa dipanen setelah 90 hari atau lebih dan itu sangat menguntungkan bagi para petani”ungkapnya.

 

Saya mulai dari awal dengan 170 bata lahannya,bisa berkembang menjadi 1 hektar 200 bata lahannya,Alhamdulillah para petani sekarang sudah antusias untuk budidaya tebon jagung dan bisa mengikuti semua arahan arahan dari BUMDES desa Manyeti”ujar Ikin Hendrawan.

 

Untuk budidaya Tebon Jagung cukup simple disini tidak ada penyemprotan hama,pengolahan tanah tidak ada,dan memerlukan waktu perawatan itu hanya dua minggu setelah tanam lalu kita tinggal santai menunggu panen”ujarnya.

 

Yang MT satu itu bisa menghasilkan 54 ton per hektar,MT dua turun menjadi 52 ton 80 kilo per hektar,sedangkan MT tiga karena sekarang lagi musim kemarau pengaruh cuaca dan modal juga bertambah hasilnya 47 ton 7kwintal 20 kilo per hektar,itu karena faktor cuaca panas musim kemarau saat ini”imbuhnya

 

Saya berharap kepada pemerintahan Subang atau dari instansi terkait untuk membantu kami disaat seperti sekarang musim kemarau,saya berharap adanya bantuan berupa Pantek,pompa air,dan lainya untuk menunjang para petani tebon jagung,di desa Manyeti para petani tebon jagung sudah hampir 30% masyarakat yang melaksanakannya”ujarnya.

 

Para petani tebon jagung berharap ada perhatian untuk masalah pengairannya agar bisa dibantu oleh instansi terkait,supaya bisa mendongkrak para petani tebon jagung menjadi sejahtera dan mensukseskan program ketahanan pangan dari pemerintah pusat”pungkasnya.