Beranda blog Halaman 56

Dua Pelajar Aceh Timur Melaju ke O2SN Nasional, Al-Farlaky Janjikan Reward

0

 

Dua Pelajar Aceh Timur Melaju ke O2SN Nasional, Al-Farlaky Janjikan Reward

Aceh Timur —Mediaistana.com 

Dua pelajar sekolah dasar asal Kabupaten Aceh Timur akan membawa nama Aceh ke pentas nasional setelah terpilih mewakili provinsi pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional yang digelar di Jakarta, 17–23 Agustus 2026.

 

Keduanya adalah Muhammad Al Hafiz, atlet atletik putra dari SD Negeri 3 Darul Aman, serta Tasqia Zahira, siswi SD Negeri 3 Grong-Grong, Kecamatan Pante Bidari. Mereka akan bersaing dengan atlet-atlet pelajar terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.

 

Menjelang keberangkatan ke Jakarta, kedua atlet muda tersebut mendapat sambutan dan motivasi langsung dari Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si. Dalam kesempatan itu, Bupati menyerahkan uang pembinaan dan piagam penghargaan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap prestasi pelajar Aceh Timur.

 

Bupati Al-Farlaky menyampaikan apresiasi kepada kedua siswa yang telah berhasil menembus kompetisi nasional, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada para guru, kepala sekolah, dan pendamping yang telah membina mereka hingga mampu menjadi wakil Aceh.

 

“Terima kasih kepada dewan guru dan para pendamping yang telah membina anak-anak berprestasi ini. Keberhasilan mereka hingga menjadi wakil Aceh di tingkat nasional tentu tidak terlepas dari kerja keras dan kesabaran para guru,” ujar Al-Farlaky.

 

Ia juga meminta agar persiapan kedua atlet tetap dikawal secara serius hingga hari pertandingan. Menurutnya, persaingan di tingkat nasional jauh lebih ketat karena para peserta berasal dari daerah-daerah yang memiliki tradisi pembinaan olahraga pelajar yang kuat.

 

“Saya berharap selama jeda menuju nasional, latihan mereka tetap dikawal setiap hari. Event nasional tentu sangat berbeda. Anak-anak dari Pulau Jawa maupun dari wilayah Indonesia Timur seperti Ambon dan Papua memiliki persiapan yang sangat baik. Karena itu, kita harus memastikan anak-anak kita datang dengan kesiapan terbaik,” katanya.

 

Bupati menegaskan, keikutsertaan dua pelajar tersebut bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga mengharumkan nama sekolah, Kabupaten Aceh Timur, dan Provinsi Aceh di tingkat nasional.

 

Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap prestasi pendidikan dan olahraga, Al-Farlaky bahkan menjanjikan perhatian khusus apabila keduanya mampu menorehkan prestasi di Jakarta.

 

“Kalau mereka berhasil meraih prestasi di tingkat nasional, sekolahnya juga akan menjadi perhatian khusus. Kepala sekolah, sekolah, dan gurunya akan menjadi perhatian serius kami. Reward tentunya akan kita berikan,” tegas Bupati Al- Farlaky.

 

 

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur, Bustami, S.Pd., M.Si., mengatakan keberhasilan Muhammad Al Hafiz dan Tasqia Zahira menembus O2SN tingkat nasional merupakan buah dari proses panjang yang telah mereka lalui.

 

Menurutnya, kedua pelajar tersebut tidak serta-merta terpilih menjadi wakil Aceh. Mereka telah melewati berbagai tahapan seleksi, pembinaan, serta pertandingan hingga akhirnya mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan mendapatkan tiket untuk berlaga di tingkat nasional.

 

“Prestasi ini lahir dari sebuah proses yang panjang. Anak-anak ini sudah melewati berbagai tahapan, mulai dari seleksi, pembinaan hingga pertandingan. Mereka mampu bersaing dan menunjukkan kemampuan terbaiknya sehingga akhirnya dipercaya menjadi wakil Aceh di tingkat nasional,” kata Bustami.

 

Ia menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa pelajar Aceh Timur memiliki potensi besar di bidang olahraga apabila mendapatkan pembinaan yang konsisten dan berkelanjutan.

 

“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua. Mereka bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama sekolah, Aceh Timur dan Provinsi Aceh. Mudah-mudahan kesempatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka untuk terus berkembang dan berprestasi di masa yang akan datang,” ujarnya.

 

 

“Yang paling penting adalah bagaimana proses pembinaan ini terus kita kawal. Prestasi hari ini harus menjadi motivasi untuk melahirkan lebih banyak lagi atlet-atlet pelajar dari Aceh Timur. Kita berharap Muhammad Al Hafiz dan Tasqia Zahira dapat tampil maksimal, tetap percaya diri dan memberikan yang terbaik untuk Aceh,” pungkas Bustami.(TM)

Oleh: Dr. Suriyanto, Pd., S.H., M.H., M.Kn Praktisi Hukum, Akademisi, Ketua Umum PWRI

0

 

Oleh: Dr. Suriyanto, Pd., S.H., M.H., M.Kn
Praktisi Hukum, Akademisi, Ketua Umum PWRI

Kabupaten Bogor, mediaistana.com

14 Agustus 2026 81 tahun Indonesia merdeka. Namun sampai hari ini rakyat masih bertanya: kenapa harga tiket rute dalam negeri justru lebih mahal dibanding ke luar negeri? Contohnya tiket Jakarta–Pontianak bisa mencapai Rp3,5 juta pulang-pergi, sementara Jakarta–Singapura hanya sekitar Rp1,2 juta pulang-pergi. Apakah ada yang tidak beres di langit negeri sendiri?

Jawabannya sederhana namun menyakitkan: Bahan bakar pesawat atau avtur menyedot sekitar 40% biaya operasional maskapai. Kalau harga avtur mahal, harga tiket pasti ikut mencekik leher rakyat.

Per 1 April 2026, harga avtur di Bandara Soekarno-Hatta tembus Rp23.551 per liter. Bandingkan dengan Singapura yang hanya sekitar Rp13.000 per liter—selisih hampir 80%. Padahal Singapura adalah negara yang tidak memiliki sumber daya alam sama sekali. Bahkan CEO AirAsia Tony Fernandes pun sudah lama menyinggung, harga avtur di Indonesia rata-rata 28% lebih tinggi dibanding negara-negara ASEAN lainnya.

Akar Masalah: Monopoli & Aturan Usang
KPPU sudah membongkar penyebab utamanya: distribusi avtur di Indonesia masih dimonopoli. Aturan BPH Migas Nomor 13 Tahun 2008 menjadikan Pertamina sebagai satu-satunya pemain utama. Akibatnya, pelaku usaha lain sulit masuk kecuali bekerja sama dengan pihak tersebut. Pasar tertutup, tidak ada persaingan sehat, dan harga pun ditentukan sepihak.

KPPU juga menyoroti rumus perhitungan harga avtur yang sudah usang. Masih menggunakan konstanta Rp3.581 per liter ditambah acuan biaya transportasi yang paling mahal. Komponen yang tidak relevan tetap dipakai dan akhirnya dibebankan kepada konsumen lewat harga tiket.

Belum lagi industri penerbangan domestik yang bersifat oligopoli—dikuasai hanya oleh dua kelompok besar. Ketika pemain sedikit, harga mudah disamakan, sementara maskapai baru hampir mustahil masuk karena biaya awal yang sudah terlalu berat.

Beban yang Berlipat Ganda
Pada April 2026, pemerintah resmi menaikkan biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) hingga 38%, bahkan per Mei 2026 diizinkan mencapai 50% dari Tarif Batas Atas. Ditambah lagi PPN 11%, biaya pelayanan penumpang yang digabung ke tiket, dan tidak adanya subsidi bahan bakar. Padahal insentif PPN DTP senilai Rp2,6 triliun yang diberikan pemerintah hanya bersifat menahan sementara, bukan menyelesaikan akar masalah.

Kondisi ini menciptakan ketidakadilan yang nyata: Pesawat asing cukup mengisi avtur murah di luar negeri sekali jalan, sementara pesawat domestik harus membeli avtur mahal di beberapa titik di dalam negeri berulang kali. Apalagi untuk rute ke wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), biaya distribusi membuat harga tiket ke Papua, Maluku, atau Nusa Tenggara bisa mencapai Rp4–5 juta. Rakyat daerah justru yang paling menderita.

Merdeka yang Belum Penuh
Dampaknya terasa nyata: Mahasiswa batal pulang kampung, pedagang batal ikut pameran, pasien tertunda berobat ke kota besar. Mobilitas rakyat terhambat karena tiket tidak terjangkau.

Di usia 81 tahun kemerdekaan, ini adalah tamparan keras. Kita merdeka secara politik, namun masih dijajah secara ekonomi di langit sendiri. Kedaulatan yang belum utuh dirasakan langsung oleh rakyat kecil.

Solusinya sebenarnya sudah ada di atas meja KPPU: Buka pasar avtur, evaluasi rumus perhitungan harga, berikan insentif khusus wilayah timur, dan pecahkan oligopoli maskapai. Jangan tunggu sampai rakyat turun ke jalan menuntut keadilan karena tidak sanggup lagi terbang.

Kado terbaik untuk HUT RI ke-81 bukanlah upacara atau pesta, melainkan menurunkan harga tiket pesawat dengan cara membongkar monopoli avtur. Kembalikan langit Indonesia kepada rakyatnya. Karena merdeka yang sejati adalah ketika anak bangsa bisa pulang kampung tanpa harus menjual aset pribadi demi membeli tiket.

Maulana Mansur
Reporter mediaistana.com

OKNUM ANGGOTA DPRD LABUSEL LAPORKAN PENCURI SAWIT, WARGA: SEHARUSNYA EDUKASI BUKAN MAIN LAPOR

0

MEDIAISTANA.COM LABUSEL||– Tindakan seorang oknum Anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang melaporkan pencurian sawit ke Polsek Kampung Rakyat menuai sorotan warga. Pasalnya, sebagai wakil rakyat seharusnya lebih mengedepankan pembinaan dan edukasi kepada konstituen di Daerah Pemilihan (Dapil).

Sebagai anggota DPRD harusnya mampu memberikan edukasi dan menerapkan aturan di daerah pemilihan agar masyarakat dalam kondisi aman terkendali, sejahtera dan harmonis. Bukan main lapor-lapor ke polisi, seolah ada azas manfaat atas jabatannya sebagai pejabat publik, ujar salah satu warga yang tidak mau disebutkan identitasnya kepada Tnipolri news.com, Sabtu 9/8/2026

Hal itu disampaikan setelah diketahui pelaku pencurian sawit yang dilaporkan oknum dewan tersebut sudah mendatangi rumah sang anggota DPRD untuk meminta maaf.

Saya sudah ke rumahnya pak, mau minta izin dan berjanji tidak akan ulangi lagi perbuatan yang tak terpuji tersebut. Mudah-mudahan atas izinnya motor saya bisa dikeluarkan dari Polsek, ujar pelaku kepada awak media.

Upaya konfirmasi awak media MEDIAISTANA.COM melalui aplikasi WhatsApp kepada oknum Anggota DPRD Labusel tersebut belum mendapat jawaban. Setelah disapa “Alaikumsalam, maaf ini dengan siapa”, dan dijelaskan maksud konfirmasi, yang bersangkutan tidak lagi merespon baik melalui telepon maupun pesan WA.

DESAK SIKAT PENADAH, BUKAN CUMA PETANI

Tokoh masyarakat Kecamatan Kampung Rakyat menilai tindakan pelaporan tersebut tidak menyelesaikan akar masalah.

Banyak sudah masyarakat yang mencuri sawit di Kampung Rakyat ini yang sudah dilaporkan di Polsek Kampung Rakyat. Tapi mengapa sih, sebagai anggota DPRD Labusel tidak melakukan investigasi, monitoring terhadap toke-toke sawit penadah buah curian yang diduga juga tidak memiliki legalitas dalam pembelian buah sawit, ujarnya.

Menurutnya, selama masih ada penadah, maka pencurian akan terus terjadi.

Karena kalau buah curian tak ada yang membeli dan atau penadahnya tidak ada, bisa dipastikan tidak ada masyarakat yang mencuri buah sawit. Masyarakat Kampung Rakyat tidak semua mampu dalam ekonomi, dia mencuri pun sebatas untuk makannya. Sadarlah pak dewan, tegasnya.

TANGGAPAN ELANG MAS

Menanggapi hal ini, DPC LSM Elang Mas Labuhanbatu Raya meminta Aparat Penegak Hukum untuk menyasar ke hulu permasalahan.

“Dalam kasus seperti ini, kami DPC LSM Elang Mas Labuhanbatu Raya meminta kepada aparat penegak hukum khususnya wilayah hukum Polsek Kampung Rakyat agar sikat habis toke-toke sawit ilegal dan penadah buah sawit curian, agar meminimalisir pencurian sawit di Kampung Rakyat,” tutup Dariter Ritonga, Ketua DPC LSM Elang Mas Labuhanbatu Raya.

Hingga berita ini diturunkan, MEDIAISTANA. COM masih menunggu klarifikasi dari Polsek Kampung Rakyat dan Polres Labusel.

By  ;  DR.Ritonga/ Taem

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Bogor Hapus Denda PBB-P2 Sampai Tahun 2025, Berlaku 14–21 Agustus 2026

0

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Bogor Hapus Denda PBB-P2 Sampai Tahun 2025, Berlaku 14–21 Agustus 2026

Kabupaten Bogor mediaistana.com

Kabupaten Bogor, 14 Agustus 2026 Pemerintah Kabupaten Bogor meluncurkan program penghapusan denda Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026. Program ini berlaku mulai Jumat, 14 Agustus hingga 21 Agustus 2026.

Kebijakan ini ditetapkan Bupati Bogor, Rudy Susmanto ,S.Si. didampingi Wakil Bupati Bogor, H .Ade Ruhandi S.E ( Jaro ade )Dalam imbauannya, keduanya mengajak seluruh warga Kabupaten Bogor yang memiliki lahan maupun bangunan dan masih menunggak pajak PBB-P2 hingga tahun 2025, untuk segera melunasi kewajibannya.

“Manfaatkan kesempatan emas ini untuk melunasi tunggakan tanpa dikenakan denda. Pembayaran pajak yang lancar adalah bentuk dukungan nyata kita untuk memajukan pembangunan Kabupaten Bogor yang lebih baik dan sejahtera,” ajak Bupati Rudi Susmanto.

Maulana Mansur
Reporter mediaistana.com

Petugas Lapas Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Sabu yang Diselipkan di Karet Celana Pengunjung Wanita

0

MEDIAISTANA.COM | BANYUWANGI – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam lapas, Kamis (13/8). Seorang pengunjung wanita berinisial DAT ditangkap setelah nekat menyembunyikan paket diduga sabu seberat lima gram di dalam lipatan karet celananya.

 

Keberhasilan ini berkat kejelian, kewaspadaan, serta ketelitian petugas penggeledahan badan di pos pemeriksaan kunjungan wanita. DAT diketahui datang ke lapas dengan tujuan menjenguk kerabatnya, seorang warga binaan berinisial MKA yang sedang menjalani masa pidana.

 

Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, menjelaskan bahwa penangkapan bermula dari prosedur pemeriksaan rutin terhadap setiap pengunjung yang hendak masuk ke area kunjungan.

 

“Sesuai aturan yang berlaku, petugas kami memeriksa dengan ketat dan teliti setiap barang bawaan maupun badan pengunjung. Saat menggeledah bagian celana DAT, petugas meraba adanya benda keras yang mencurigakan di area karet pinggang,” ujar Solichin.

 

Selain mendapati keanehan fisik pada celana yang dikenakan, petugas juga melihat gelagat mencurigakan dan gestur gugup dari DAT. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih dalam di ruang khusus, petugas menemukan bungkusan plastik hitam memanjang yang diselipkan rapi di balik lipatan karet celana tersebut.

 

“Gelagat dari DAT menambah kecurigaan petugas, setelah diperiksa lebih lanjut, benar saja terdapat plastik hitam pada bagian kareta celana DAT,” ungkap Solichin.

 

Petugas langsung mengamankan DAT untuk dimintai keterangan. Tanpa bisa mengelak, DAT mengakui bahwa barang terlarang tersebut dibawa atas pesanan MKA. Petugas kemudian menjemput MKA dari blok hunian dan membuka bungkusan tersebut di hadapan kedua pelaku.

 

Saat dibuka, bungkusan tersebut berisi serbuk kristal putih diduga kuat narkotika jenis sabu seberat sekitar 5 gram yang dikemas dalam plastik bening. Baik DAT maupun MKA akhirnya tak mampu membantah dan mengakui peran masing-masing dalam rencana penyelundupan tersebut.

 

Guna penanganan hukum lebih lanjut, pihak Lapas Banyuwangi langsung berkoordinasi dan menyerahkan barang bukti beserta DAT kepada Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polresta Banyuwangi. Sementara itu, warga binaan MKA kini dijebloskan ke sel pengasingan (strafcell) untuk memudahkan proses penyidikan.

 

Solichin menegaskan, pihaknya tidak akan pernah membiarkan barang haram masuk ke lingkungan lapas dan siap menindak tegas siapa saja yang bermain-main dengan narkoba.

 

“Kami tidak akan memberikan celah sedikit pun kepada siapa pun yang mencoba terlibat dalam peredaran gelap narkoba di dalam lapas. Siapa pun yang terbukti, baik pengunjung maupun warga binaan, pasti kami proses tuntas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kapolres Lampung Utara Hadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD, Situasi Berlangsung Aman dan Kondusif

0

LAMPUNG UTARA l Mediaistana.com — Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K. menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Lampung Utara dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Lampung Utara tersebut dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara M. Yusrizal, S.T., bersama jajaran pimpinan DPRD.

Turut hadir Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., Wakil Bupati Lampung Utara Romli, S.Kom., S.H., M.H., unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, anggota DPRD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta para tamu undangan.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengikuti dan mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI secara virtual melalui Zoom. Rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib hingga rapat paripurna ditutup sekitar pukul 11.40 WIB.

Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K. melalui Kasi Humas IPTU Herawati mengatakan, kehadiran Kapolres merupakan bentuk dukungan Polri dalam menjaga kelancaran dan keamanan rangkaian kegiatan kenegaraan di daerah.

“Polres Lampung Utara menyiagakan personel untuk melaksanakan pengamanan secara terbuka maupun tertutup. Selain itu, personel juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan tertib,” ujar IPTU Herawati.

Ia menambahkan, jajaran Polres Lampung Utara juga berkoordinasi dengan Sekretariat DPRD dan instansi terkait guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk kepadatan kendaraan maupun kondisi peserta di dalam gedung.

“Kami terus melakukan deteksi dini terhadap potensi kerawanan dan memastikan pengamanan berjalan sesuai SOP. Kami juga mengimbau seluruh peserta dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi untuk bersama-sama menjaga ketertiban,” tambahnya.

Sekitar pukul 11.50 WIB, seluruh rangkaian Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Lampung Utara selesai dilaksanakan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.**

(R)

Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Wujudkan Kepedulian untuk Anak Asuhan Dinsos Sidoarjo

0

MEDIA ISTANA.COM | SIDOARJO – Kepedulian terhadap masyarakat kembali diwujudkan oleh peserta didik (Serdik) Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Tahun Anggaran 2026. Dalam rangka kegiatan Studi Lingkungan Management Training Course (MTC) Level III, para Serdik melaksanakan bakti sosial dengan mengunjungi Dinas Sosial UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita Sidoarjo, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para calon pemimpin Polri untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepedulian, pengabdian dan kemanusiaan di tengah masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, para Serdik menyerahkan bantuan untuk mendukung kebutuhan anak-anak yang berada dalam pengasuhan UPT Dinas Sosial. Bantuan yang diberikan antara lain susu formula, popok bayi, tisu serta sejumlah obat-obatan.

Salah satu Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67, Kompol Riki Donaire Piliang, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang ada di Dinas Sosial. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan membantu memenuhi kebutuhan mereka,” ujar Kompol Riki.

Menurutnya, kegiatan Studi Lingkungan MTC Level III tidak semata-mata menjadi sarana pembelajaran bagi para Serdik, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung berbagai persoalan sosial yang ada di masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pembelajaran penting mengenai bagaimana seorang pemimpin harus mampu membangun kepekaan sosial dan menghadirkan solusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami ingin kehadiran Polri dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Semoga kegiatan sederhana ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi anak-anak,” tambahnya.

Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban. Para Serdik berinteraksi dengan pengelola maupun anak-anak yang berada di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita Sidoarjo.

Kehadiran para Serdik juga memberikan nuansa berbeda bagi anak-anak yang berada dalam pengasuhan. Selain menyerahkan bantuan, interaksi secara langsung menjadi bagian dari kepedulian untuk memberikan perhatian dan semangat kepada mereka.

Bagi para Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67, kegiatan sosial tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman bahwa kepemimpinan di lingkungan Polri tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga menyangkut keteladanan, kepedulian dan kepekaan terhadap kondisi masyarakat.

Kegiatan bakti sosial ini menjadi salah satu bentuk implementasi semangat pengabdian kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara institusi Polri dengan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial semakin melekat dalam diri para Serdik sebagai calon pemimpin Polri di masa mendatang.

MEDIA ISTANA – Menyajikan Berita Akurat dan Berimbang

Kapolres Tubaba Hadiri Rapat Paripurna Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Semarak HUT RI ke-81

0

Tulang Bawang Barat l Mediaistana.com — Kapolres Tubaba Polda Lampung AKBP Himmawan Setiawan, S.I.K., M.Tr.Opsla.,
menghadiri Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI, Jumat (14/08/2026).

Bertempat di ruang sidang utama DPRD Tubaba, acara tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta para kepala OPD.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Tubaba AKBP Himmawan Setiawan,
menegaskan bahwa kehadirannya
menjadi bagian dari sinergi Polri bersama unsur pemerintahan dalam mengikuti rangkaian agenda kenegaraan sekaligus memperkuat semangat kebangsaan menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81.

Pidato kenegaraan menjadi salah satu momentum penting untuk menyimak arah kebijakan nasional sekaligus merefleksikan perjalanan bangsa dalam menjaga persatuan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan melanjutkan pembangunan.

Kapolres Tubaba menambahkan, momentum HUT Kemerdekaan menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan dan berkontribusi sesuai tugas serta perannya masing-masing.

“Kemerdekaan merupakan hasil perjuangan para pendahulu bangsa yang harus kita jaga bersama. Semangat kemerdekaan hendaknya diwujudkan melalui kerja nyata, menjaga persatuan dan menciptakan lingkungan yang aman serta kondusif bagi masyarakat,” ujar AKBP Himmawan Setiawan.

Kapolres Tubaba mengajak masyarakat menjadikan peringatan HUT RI ke-81 sebagai momentum memperkuat rasa persatuan dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Kemerdekaan bukan hanya untuk diperingati, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama untuk diisi dengan hal-hal positif. Mari menjaga persatuan, menghormati perbedaan dan bersama-sama menciptakan Kabupaten Tubaba yang aman, tertib dan kondusif,” tutup AKBP Himmawan Setiawan.**

*(humas_tubaba_R)*

Hari Pramuka 14 Agustus 2026: Kades Palasari Mantapkan Langkah Organisasi Dukung Kemandirian Pangan

0

Hari Pramuka 14 Agustus 2026: Kades Palasari Mantapkan Langkah Organisasi Dukung Kemandirian Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

Bogor mediaistana.com

Desa Palasari Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, 14 Agustus 2026 Kepala Desa Palasari, Aip Syaripudin, S.H., menyampaikan ucapan selamat Hari Pramuka yang jatuh pada Jumat, 14 Agustus 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan pentingnya pemantapan langkah organisasi di lingkungan desa untuk mendukung swasembada pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Selain mengajak seluruh elemen masyarakat merayakan momen kebangkitan generasi muda, Aip Syaripudin menekankan komitmen membangun lingkungan yang kondusif di Desa Palasari. Hal ini dilakukan guna menciptakan masyarakat Palasari yang maju, mandiri, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa serta negara.

“Melalui semangat kebersamaan dan kedisiplinan yang diusung Gerakan Pramuka, kita padukan langkah untuk mewujudkan ketahanan pangan di desa, sebagai bagian dari dukungan kita meraih cita-cita besar Indonesia Emas tahun 2045,” ujar Aip Syaripudin.

Maulana Mansur
Reporter mediaistana.com

Urusan Tanah Makin Mudah, Harison; Transformasi Layanan Pertanahan Butuh Komitmen Bersama

0

mediaistana.com

Serang – Kamis, (13/8/2026) Sejalan dengan semangat transformasi layanan pertanahan yang terus didorong Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, optimistis 100 persen layanan Pertanahan bisa terwujud.

Bertepatan dengan pelaksanaan uji coba layanan Peralihan Hak 10 Hari, Harison menjelaskan, percepatan layanan tidak dapat hanya mengandalkan BPN.

Diperlukan komitmen dan kolaborasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses tersebut, termasuk Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan pemerintah daerah. Tahapan seperti pembuatan akta dan validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) menjadi bagian penting yang turut menentukan kecepatan penyelesaian layanan.

“Kalau semuanya komit, saya 80, 90, bahkan 100 persen yakin itu akan terwujud,” kata Harison.

Menurut Harison, apabila seluruh tahapan berjalan sesuai target, rangkaian proses mulai dari pembuatan akta, validasi BPHTB, hingga peralihan hak di Kantor Pertanahan dapat diselesaikan maksimal dalam 10 hari. Masyarakat membutuhkan kepastian, bukan sekadar janji mengenai kecepatan layanan. Karena itu, Peralihan Hak 10 Hari harus dipandang sebagai sebuah sistem pelayanan yang melibatkan seluruh pihak.

Di Provinsi Banten, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan menjadi bagian dari pelaksanaan awal layanan tersebut. Selain itu, konsep kantor pertanahan berbasis wilayah akan memperkuat jangkauan pelayanan. Setiap kepala seksi memiliki peran dalam menangani wilayah sesuai pembagian kecamatan di kabupaten/kota.

“Ini akan menempatkan layanan BPN menjangkau lebih luas dan lebih cepat. Dengan pola tersebut, pelayanan menjadi lebih dekat dengan masyarakat,” tuturnya.

Transformasi tersebut sejalan dengan arahan Menteri Nusron yang menekankan bahwa setiap perubahan dalam pelayanan harus bermuara pada kepastian bagi masyarakat. “Semangat transformasi yang kita lakukan tujuannya untuk memberikan kepastian kepada masyarakat pemohon. Pasti, cepat, dan terukur, tetapi tetap compliance-nya terjaga,” ujar Nusron.

Selain Peralihan Hak 10 Hari, Kementerian ATR/BPN juga mendorong layanan pengukuran terjadwal yang ditargetkan selesai dalam waktu 12 hari, dengan masa tunggu penjadwalan paling lama tujuh hari. Hingga saat ini, layanan tersebut telah diterapkan di 400 dari 483 Kantor Pertanahan di Indonesia, termasuk di Provinsi Banten.

Bagi Harison, transformasi layanan ini menjadi bagian dari semangat memberikan kado terbaik bagi Indonesia di momentum kemerdekaan. Tidak hanya layanan pertanahan, BPN Banten juga terus mendorong penyelesaian agenda strategis, seperti pengadaan tanah untuk jalan tol dan waduk, percepatan sertipikasi aset pemerintah daerah serta kementerian/lembaga, dan sertipikasi tanah wakaf yang masih menyisakan sekitar 6.000 bidang, dengan 2.034 bidang ditargetkan selesai pada 2026.

“Ukuran keberhasilan ini bukan hanya seberapa banyak pekerjaan yang diselesaikan, tetapi seberapa besar kepastian pelayanan dapat dirasakan masyarakat,” tandasnya.

(Rafiqi)

Sumber: Humas BPN Banten